Tagihan MNC Vision yang Sangat Merepotkan

Mohon perhatian bagi MNC Vision,

Surat ini saya tujukan kepada anda agar diperhatikan dengan seksama. Surat ini adalah wujud dari kekesalan saya akibat kinerja anda yang AMAT SANGAT LUAR BIASA TIDAK PROFESIONAL!!!

Terhitung sejak bulan Desember 2019 sampai hari ini saya kirimkan surat ini, entah sudah berapa kali saya menghubungi Anda untuk menyampaikan keluhan mengenai nilai tagihan bulanan yang tidak benar.

Setiap bulan, nilai tagihan saya selalu bertambah dengan alasan macam-macam; biaya administrasi atau biaya kirim billing atau biaya aktivasi ulang atau biaya keterlambatan atau bahkan biaya yang sudah dihapus atas tagihan beberapa bulan sebelumnya yang Anda cantumkan kembali.

Setiap ditelpon Anda hanya meminta maaf karena ada kesalahan sistem dan mengoreksi nilai tagihan tersebut menjadi normal, tetapi tidak lama kemudian tagihan tersebut berubah kembali jika tidak cepat saya bayarkan. Pada tagihan berikutnya semua nilai terhapus pada bulan sebelumnya tertagih kembali bahkan dari bulan-bulan sebelumnya dan harus saya komplain ulang agar dapat segera anda koreksi kembali.

Saya baru menghubungi anda minggu kemarin, dan baru anda koreksi beberapa hari lalu DAN HARI INI NILAI TAGIHAN YANG MUNCUL KEMBALI ADALAH NILAI TAGIHAN YANG SALAH. Padahal baru seminggu lalu anda mengkoreksi, tetapi hari ini saat hendak saya bayar sudah berubah kembali.

Menurut Anda, berapa besar kerugian saya secara materi dan non materi atas pekerjaan anda yang SANGAT TIDAK PROFESIONAL tersebut?

Apabila Anda sudah tidak mampu untuk menjaga kualitas pekerjaan anda dengan tidak menghargai lama waktu berlangganan saya yang sudah mencapai BELASAN TAHUN, maka saya dengan senang hati dan tidak keberatan untuk berhenti berlangganan produk anda mengingat masih banyak kompetitor Anda yang memiliki performance lebih baik.

Bayangkan jika saya membayar produk anda dengan metode autodebit setiap bulan sehingga dengan percaya saya tidak memonitor nominal yang saya bayarkan tersebut, sungguh tidak terbayang betapa sulitnya untuk saya bisa mendapatkan kompensasi atau mungkin pengembalian selisih pembayaran tersebut.

Saya tunggu tanggapan Anda berikut dengan segala alasan yang akan Anda buat.

Daniel Johanes
Jln. Gunung Sahari
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan MNC Vision atas Surat Bapak Daniel Johanes

Jakarta – Menanggapi surat pembaca yang ditulis oleh Bapak Daniel Johanes melalui mediakonsumen.com yang tayang pada Rabu (11/03/2020), perkenankan kami...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Hahaha, walaupun saya tidak berlangganan, tapi saya mesti bayarin keluarga yang "terpaksa" berlangganan karena ada channel yang kepingin ditonton.
    & saya awalnya juga heran, kok bisa tagihan bulanan naik turun, kadang ada biaya admin, kadang tidak ada & kemudian dirapel di bulan depannya.
    Saya juga sudah pernah komplen, karena heran aja, kok bisa biaya abonemen kok naik turun. Sementara di TV sebelah (yang saya pasang di rumah saya) biaya fixed setiap bulan. Waktu itu sih tanggapannya ya gitu2 aja.

    Tapi untungnya memang naik turun cuma gara2 biaya admin, gak sampe ada yang lain2. Kalau pendapat saya sih memang perusahaan ini sistem billing-nya agak primitif, bahkan mungkin manual, lah soalnya kok kadang bisa kelupaan masukin biaya admin. Kalau otomatis pake sistem komputerisasi kan gak mungkin kelupaan wkwkwk.
    Mana pengecekan pembayarannya gak realtime lagi. Jadi kalau terlalu ngepas tanggalnya, TV bisa terlanjur kena blokir padahal sebetulnya sudah bayar.

    Soal autodebet, inilah salah 1 alasan kenapa saya memaksa diri tertib bayar manual aja setiap bulan untuk segala tagihan. Daripada ribet belakangan. Terus terang saya masih kurang percaya, baik pada perusahaan yang nagih bill, maupun juga ke sistem bank yang kadang ada aja keluhan soal autodebet yang gak terbayar ataupun kedobelan, bahkan ada yang sudah berhenti berlangganan tapi ternyata autodebet bisa terus dijalankan.

  • Yang bikin kesel komitmen awal berubah dulu sales datang dengan sejuta rayuan dan muka memelas katanya bisa uji coba dulu kalo cocok bisa lanjut ga cocok cut... alhasil ane coba tuh buat kontrak setengah tahun ehh nyatanya setelah 1/2 tahun diteleponin mulu saya bilang alat mau saya beli eh katanya harus langgangan 1 tahun dulu apa itu bukan penipuan .....