Permohonan Relaksasi atau Penangguhan Pembayaran Kredivo

Sehubungan dengan wabah Covid-19. Saya mengajukan permohonan relaksasi ke pihak Kredivo, untuk bulan depan sampai situasi normal kembali, karena sudah dipastikan hotel tempat saya bekerja akan tutup sementara. Berulang kali saya sampaikan meminta petunjuk dan prosedur teknis cara pengajuannya melalui chat aplikasi tapi seakan tidak dihiraukan. Jawaban pihak Kredivo hanya menyarankan untuk tetap bayar seperti biasa sebelum jatuh tempo untuk menghindari biaya keterlambatan 4% dan bunga sebesar 6%. Kalau begitu seakan tidak peduli akan situasi saat ini.

Sebagai catatan saya tidak pernah telat bayar tapi kembali saya sampaikan ini himbauan dari pemerintah jadi hotel saya bekerja tutup sementara. Lalu mau bayar dari mana? Sedangkan gaji sudah dipastikan tidak akan mencukupi untuk bulan depan.

Mohon tanggapi ini dan berikan solusi, saya selaku warga negara yang baik ikut anjuran pemerintah dan pihak Kredivo sudah sepatutnya ikut peduli Akan situasi seperti ini, tidak dda yang menginginkan situasi ini terjadi.

Muhammad Ikbalul Khoer
Cibeureum, Cimahi Selatan
Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Kredivo atas Surat Bapak Muhammad Ikbalul Khoer

Menanggapi surat konsumen yang ditulis oleh Bapak Muhammad Ikbalul Khoer di Media Konsumen tanggal 3 April 2020 yang berjudul “Permohonan...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Sama.. Restoran saya yg biasa kirim kirim barang juga tutup libur
    Tapi pihak kredivo gak mau tau
    Malah dibilang suruh lunasin tepat waktu.
    Harusnya dikasih kelonggaran
    Lagian bukan sengaja gak mau bayar..
    Satu satunya penghasilan dari itu aja. Malah dibilang kalau telat akan kena bunga sama didatengin debtcolector. Cape deh kena bencana begini pun gak mau ngerti bgt. Malah mengcekik pula.

    • Ko g da keringanan banget ya mba..pdhl kan bkn kemauan qt bwat libur krj ..perusahaan pun ttp krn memang sudah d beri surat edaran dr pemerintah..

      • Semoga CS Kredivo Mendapatkan Hidayah, Dibukakan Mata Hatinya, Agar Bisa Merasakan Kesulitan Orang Lain

    • Sama,dimasa pendemi kyak gini,fintecth sebesar Kredivo,gk punya rasa kasihan sama sekali,tp fintecth lain ada yg memberi keringanan potongan pembayaran loh,sumpah,w abis di kredivo selesai,w mau tutup akun di kredivo

    • Yaampun ternyata bukan saya saja yang setiap hari di terror sampe mental saya terganggu. Sebelumnya saya tidak pernah ada riwayat telat dan bukannya mau kabur. Tapi gimana? Pekerjaan saya di bidang jasa dan suami dirumahkan. Apakah ada info terbaru terkait ini??? Saya sudah stress menghadapi debt collectornya. Kesannya memaksa sampai whatsapp2. Suruh saya usaha2. Dikira mereka kita diem2 aja kali?

    • Saya juga memohon keringanan dari pihak kredivo untuk cicilannya agar ditangguhkan dahulu sementara atau dendanya tolong dihentikan.
      Kredit online lain ada kok yg bisa dihapus dendanya (H**E C***IT) dengan cara debt collectornya langsung dtng ke rmh saat pembayaran sekalian ngapus dendanya agar kami para peminjam dapat agak lega. Denda + Bunga yg kalian tetapkan itu sangat² memberatkan. Hitung 1 bulan sih masih bisa ditolerir tapi kalo yg udha masuk hitungan 2 sampe 3 bulan dendanya jadi berlapis². Saya sangat sangat diberatkan.

      Saya mohon kepada pihak kredivo dibuka hatinya dan mohon pengertiannya kepada kami, apa kalian tdk punya perasaan? Kita semua terkena dampak pandemi ini. Jadi saya mohon agar para pemimpin² kedivo itu berikan solusi terbaik dengan berikan kami keringanan. Seperti yg saya bilang di atas yaitu "penangguhan pembayaran" sampe beberapa bulan ke depan. Atau "hapus denda" di setiap tagihan cicilannya. Terima kasih

  • Suatu permasalahan yg ga mau dijamah pemerintah sepertinya..karena,tangan kanan pemerintah OJK yg menaunginya juga cuma cuci tangan..inilah negara dengan aturan jelas,pemimpin jelas,pemangku amanah ,ga mau buat jelas..kalo sudah ramai,dan berefek negatif,baru nanti keluar bicara gaya retorika...

  • Betul.kenapa perorangan tidak ditolong kenapa harus ukm.padahal kita malah butuh karna tidak usaha.harusnya lebih di prioritaskan peminjam pinjol legal ojk.
    Saya dikategorikan orang yang terlilit pinjaman online yang terdaftar di ojk.sudah mencoba ajukan keringanan berupa cicilan namun mereka tetap mengharuskan membayar lunas atau memperpanjangnya untuk menghentikan denda yang berjalan setiap harinya.lalu bagaimana solusinya.di platform sendiri tidak memberikannya.memang ada satu yang mau memberikan keringanan namun dalam kondisi dampak wabah saya berhenti kerja dan tidak ada penghasilan namun ia tak bisa mengerti harus tetap dicicil.harapan saya agar diadakannya surat resmi dari ojk untuk orang seperti saya yaitu surat hak mencicil untuk memperkuat kami yang gagal bayar agar tetap dapat mencicilnya.saya bukan debitur nakal pinjam satu untuk bayar lainnya.namun secara sadar saya bahwa pinjaman online itu terlalu instan karna semua orang butuh uang.ketika seseorang sangat membutuhkan uang dan susah mencari pinjaman offline akan berpikir ke online.dan ketika pinjam pun merasa sanggup untuk bayar dan alhasil dana tidak cukup akhirnya susah cari pinjaman offline untuk gali lobang jadi ke online.mudah-mudahan kedepannya agar diberlakukan aturan baru pinjol legal agar menghapus tenor hari dan menjadi bulan misal 3bulan 6 bulan dst.hal ini saya rasa penting mengingat banyak sekali yang senasib seperti saya gali lubang tutup lubang akhirnya kandas ditengah dan jual aset bahkan gaji hanya untuk bayar dan belum juga lunas.korban berjatuhan.maaf maaf pinjol memang menguntungkan didepan namun tak lain bukanlah memerangi rentenir offline namun sekarang sudah seperti pengembangan saja.menjadi online.maaf hanya gambaran saya saja sebagai peminjam.apabila ada kesalahan mohon dikoreksi.apabila dari kata-kata saya ada yang pas mohon segera dipercepat perubahannya agar tidak semakin banyak yang stress,jual tanah,perhiasan,bahkan bunuh diri.tujuannya kemajuan ekonomi menjadi penyebab ekonomi

    • Semoga aja karyawan kredivo bisa merasakan efek dari pandemi covid ini, kalau gak positive virusnya ya dirumahkan juga gitu, minimal kena pemotongan gaji dari perusahaannya. Agar tau bagaimana menderitanya para konsumen yang sudah mereka zholimi. Setelah wabah ini selesai semoga gak akan ada yg pernah pakai aplikasi kredivo lagi. Apalagi masalah penyebaran data konsumen. Harus diberi hukuman juga itu kepada debt colectornnya. Mudah mudahan aja nasib debt collector sm seperti nasib konsumen yg teraniaya oleh prilaku debt colector . Mudah mudahan aja doa org yg teraniaya terkabulkan.amin! ( Memang si hutang harus dibayar,tapi jika tidak punya penghasilan akibat covid 19 terus dirumahkan,mau makan aja binggung sehari hari,apalagi bayar hutang? )

      • Kolektor juga manusia, tp kadang gk prikemanusiaan. Berharap pihak OJk atau pemerintah yg berhak meninjklanjuti masalah ini.
        Hanya mementingkan keuntungan dn menindas masyarakt.
        Smoga hati nuraninya bisa cepat tobat

        • Sama saya juga pak , saya di datangin dc kredivo malah bilang ke admin kerjaan saya bahwa saya sudah nunggak pembayaran kredivo dan dc bilang juga sama bos saya melalui telepon dc ke bos saya , jadi di sini juga bingung takut gaji saya ke pending gara2 dc kredivo bilang k bos saya gara-gara saya nunggak pembayaran

      • iya teraniaya, tapi lu juga ngutang ada sistem riba berarti lu salah juga....

        • ya lu pinjemin dong, biar gak riba, jgn cuma bisa ketik komen doang, gw juga bisa ni kan

  • Satu2 nya cara penagihan yang tidak ada etika ada KREDIVO , seperti mengajak berantem dan mengata2i orang di telp , dan percakapan Di WA juga tidak menyenangkan , harap OJK memantau perijinan KREDIVO , bila dibutuhkan bukti saya ada bukti percakapan WA dan sms dari kredivo yang sangat tidak beretika, sebenarnya KREDIVO perusahaan besar cuma memperkerjakan orang2 yang tidak tepat secara komunikasi dan attidue

    • Setuju sekali, cara penagihan premanisme! Tiap hr yg nagih Gonta ganti, gmn mau update lah wong yg nagih aja ganti Mulu, buat smua korban Kredivo jgn tkt Ama DC lawan balik aja klo smpe mrka dtg n ancem2 lapor ke polisi.

  • Hi Muhammad Ikbalul Khoer,

    Maaf atas ketidaknyamanan yang kamu alami. Terkait kendala yang Bapak Muhammad Ikbalul Khoer alami dan untuk pengecekan lebih lanjut oleh tim kami, mohon bantuanya untuk informasikan nomer ponsel yang terdaftar dan dapat di kirimkan ke email kami di support@kredivo.com dengan subjek “Konfirmasi Media Konsumen” agar kami dapat menjelaskan terkait kendala yang Bapak Muhammad Ikbalul Khoer alami.

    Salam Hangat :)
    Tim Kredivo

    • Bapak Muhammad Ikbalul Khoer alami adalah salah satu konsumen dr sekian banyak konsumen yg mengalami nasib yg sama dengan beliau...buka mata lebar2 mas..dan buka nurani org2 di kredivo..

    • Halah mana mau anda menolong kami smua. Kita udh kirim email ke team support kalian eeh jwbn nya template bgt. Udh kecewa dgn Kredivo TDK ada winwin solution!

  • Sya pengguna setia kerdivo,pasca wabah covid-19 sya bnar kecewa dgn pihak kredivo,pinjol yg lumayan punya nma besar seakan2 tutup mata dengan keadaan,disaat smua pihak saling membantu untuk meringankn beban tp KREDIVO tidk peduli dengn keadaan,sudh di jelaskn dgn baik2 bhwa saya dirumhkn,bukn tidk mau mmbayar hanya minta menunda bayr cicilan smpe keadaan normal,tp pihak kredivo tdk mau tau.sekelas pinjol kredivo Mlah justru tdk punya etika dn kepedulian trhadap konsumeny,mengenaskn.

      • Iya tolong dong dimengerti dalam keadaan seperti ini pihak kredivo bisa menangguhkan dulu untuk cicilan karna keadaan yg tida diinginkan krjaanpun dlburkan.dari mana harus bayar cicilannya

    • Betul sekali...cs nya bicara dgn nada dan kata2 yg krg mengenakan..brsn br dpt tlp nya..ya tuhan sudah d jls kan baik2 klo krj sudah d libur kan dr sebulan lalu...krn ada nya virus corona ..tp jawabanya ketus dgn nada tinggii. Masa ga paham sih. Sm keadaan skr ini..

  • Sama. . Saya selama ini juga bayar gak pernah terlambat. Cuma karena wabah memohon keringanan tapi gak ada solusi sama sekali.

  • Pihak kredivo sudah tumpul perikemanusiaannya menganggap semua masalah adanya pandemi covid 19 yang melanda di seluruh dunia itu bukan urusan pihak kredivo bagi pihak kredivo utang tetap lah hutang yg harus di bayar pas jatuh tempo coba coba nunggak siap siap denda berjalan serta di teror cs baik lewat mesin atau pun telepon ,sepertinya pihak kredivo tidak mengindahkan sekalipun himbauannya datang dari presiden di negara ini dan pihak OJK serta AFPI seolah tutup mata cuci tangan dengan dalih itu kembali ke kebijakan masing masing fintech lending,sedangkan pihak fintech lending (kredivo) yg tidak mau tau masalah yg di hadapi orang/bangsa ini

    • saya ragu dengan kewarganegaraan nya para owner kredivo..kalo mereka wna..jangan2 mau menjajah kita..kalo mereka wni..berarti mo jajah bangsa sendiri...

  • Saya stuju harus ya kreditvo ada penanguhan untuk peduli..karna wabah covit_19 ini smua org jdi susah..eh malah gx ada pedulinya biari tar bangkrut loh klo gx ada yg make kreditvo lgi..