Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Paulina Viartiek

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com,

Sehubungan dengan keluhan dari Ibu Paulina Viartiek di MediaKonsumen.com pada 19 April 2020 di kolom Surat Pembaca dengan judul “Penagihan Home Credit Indonesia Tak Mengenal Waktu” maka dengan ini kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Ibu Paulina.

Tim Layanan Pelanggan kami telah melakukan penyelidikan lebih lanjut sehubungan dengan keluhan yang disampaikan oleh Ibu Paulina, yakni terkait dengan kegiatan penagihan yang kurang berkenan.

Tim Layanan Pelanggan kami telah mencoba menghubungi Ibu Paulina melalui email untuk meminta penjelasan atas keluhan yang disampaikan. Melalui email tersebut, Tim Layanan Pelanggan kami meminta penjelasan dengan detail terkait dengan kronologi panggilan penagihan yang dianggap kurang berkenan, sehingga ke depannya bisa menjadi bahan evaluasi kami dalam meningkatkan kualitas layanan.

Namun demikian, sampai dengan dimuatnya tanggapan ini, kami belum mendapatkan balasan email dari Ibu Paulina. Dapat kami sampaikan juga bahwa Tim Layanan Pelanggan kami telah menghentikan aktivitas panggilan penagihan kepada Ibu Paulina selama waktu yang ditentukan secara internal.

Kami terus berusaha untuk memperkuat kualitas pelayanan kami. Apabila Ibu Paulina masih memiliki pertanyaan, silakan menghubungi melalui email ke care@homecredit.co.id atau melalui media sosial resmi kami @homecreditid.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, atas perhatian dan dimuatnya surat tanggapan ini kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,

PT Home Credit Indonesia
Nur Rahmah Sari
PR and Communications Manager

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tanggapan Home Credit:
[Total:166    Rata-Rata: 1.5/5]
Penagihan Home Credit Indonesia Tak Mengenal Waktu

Singkat cerita, awal-awal saya selalu membayar cicilan,namun tanpa diduga saya mengalami kesulitan ekonomi dan kondisi keuangan saya tidak stabil dan...
Baca Selengkapnya

Loading...

28 komentar untuk “Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Paulina Viartiek

  • 23 April 2020 - (02:06 WIB)
    Permalink

    Saya salah punya cicilan d hci.
    Angsuran saya 15 kali.
    Angsuran telah sayat bayar selama 14 kali.
    Setiap angsuran 792.600.
    D angsuran terakhir saya tidak sanggup bayar.
    Tanggal 7 April jatuh tempo pembayaran.
    Tanggal 6 April saya sudah kirim Gmail sama hci tetapi tidak d tanggapin.
    Sampai hati ini tanggal 23 April cicilan saya skrg naik 2x lipat menjadi 1.6jutaan.
    Dalam waktu 1 hari bisa d telepon 10 SD 20 kali.
    Para penagih uanh juga kasar tidal sopan juga ancam akan membawa orang lapangan turun.

    • 23 April 2020 - (09:46 WIB)
      Permalink

      ia sama pa demikian jg sy di telpon berulang2 dah di jelasjan di telpon minta penundaan, ga di tanggapi, ga punya perikemanusiaan, malah di bungakan yg ckp besar, ga ubadah ga ada iman

      • 23 April 2020 - (23:32 WIB)
        Permalink

        Homecredit raja tega, gk ngerti klo situasi saat ini bgmna kita aja mau makan sehari-hari ama anak istri belepotan eh justru memaksa untuk membayar itupun dia nyuru ngutang dulu ke tetangga atau kerabat buat bayar cicilannya itu bkn untuk memberi solusi tpi mencari masalah agar kita harus nyari mati. Konyol benar HOMECREDIT.

        • 24 April 2020 - (07:25 WIB)
          Permalink

          Saat ini bkn cuma hci doang yg ga pnya hati pinjaman yg lain jg sama,maksa kita suruh bayar,dan ssuruh kita pinjam ke yg lain cm tuk byr mreka,kita lagi pada ssh,msh bisa mkn aja bersyukur,itu para pegawainya knpa ga pada punya pikiran ya ap krna mreka ga kena imbasnya

      • 23 Juli 2020 - (07:06 WIB)
        Permalink

        Iya bener emang ga sopan banget.. sy ga pnah telat byr cm krn pandemi ini ada keterlambatan dan sy udah minta keringanan jg. Solusinya apa??? Dikurangin 100rb / bln tp cicilan ditambah bulan nya. Gila ga coba??? Pake ngancam nama baik jelek. Tolong ya home credit silahkan nama sy jelek jg. Sy ga akan pnah mau berhub dgn home credit lg. Cb pikirin. Telepon jam 7 krg sampe ke rmh sgala. Pcuma kaya gt org uangnya ga ada. Sy cm minta keringanan bkn ga mau byr.

    • 23 April 2020 - (12:29 WIB)
      Permalink

      Jangan takut pak kalo ada orang lapangan kerumah tinggal foto orangnya kirim ke OJK karena OJK dah mengeluarkan kalo ada DC ke rumah suruh foto dan kasih keterangan dari leasing atau perusahaan mana nanti akan di tindak OJK

      • 23 April 2020 - (23:50 WIB)
        Permalink

        Homecredit blm ada bantuan buat yg membutuhkan dlm covid19, baik berupa barang maupun materi. Blm ada yg terdengar dan terbaca dan melihat secara langsung di lapangan, makanya homecredit itu RAJA TEGA.

    • 24 April 2020 - (11:55 WIB)
      Permalink

      Cara hci menagih sdah di luar kewajaran dan tidaķ mau tau dgn kondisi kita yg skrng sdah sangat kesusahan akibat pandemi covid 19, lebih baik kedepannya kita gak usah lgi memakai pinjaman apapun melaui hci dgn berbagai program y.sy sdah kapoook dan tidak mau lagi berurusan dgn hci yg sdah sangat meyebalkan.

    • 24 April 2020 - (23:24 WIB)
      Permalink

      Denda bisa mencapai 2x lipat ???????
      WOWWWW….HCI bner” RENTENIR…LINTAH YANG TAK HENTI”NYA MENGHISAP DARAH PARA KONSUMEN..

  • 23 April 2020 - (07:24 WIB)
    Permalink

    Kepada tim HCI saya rasa gak ush pake ngmng “tim kami akan menyelidiki lebih lanjut krn setau saya itu sdh terbiasa d lakukan sma tim HCI dr jaman dlu & sampai skrg berarti tdk ada perubahan wlwpun bnyk dr customer yg komplain.
    Sehari bisa 1000x dgn no berbeda pdhal stiap tlp jg dh d angkt tp tlp ttp aja smp budek, apa d sistem gak kliatan kl tlp sdh d ksh jwban mndng kl telat kdng wkt msh kurang seminggu jg tlp tiap hari bisa 1000x,,ngalah2n kita mnum obt dr dokter. Itu mah yg ada dh OD (over dosis).
    HCI jgn ngmng aja perbaiki kinerja ny.

    • 24 April 2020 - (23:39 WIB)
      Permalink

      Mohon segera ditindak lanjuti OJK dn AFPI dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini jangan dijadikan sapi perah dan pembiaran atas intimidasi dr para fintek para konsumen maupun nasabah yg sdh mengambil pinjaman di Pinjol pasti ada alasannya bila galbay, tidak mungkin mereka tidak mau bayar angsuran/ pinjaman krn kondisi yg sangat sulit seprti sekarang ini sesuai aturan dn himbauan OJK, POJK No. 11/POJK.03/2020 tentang stimulus dampak covid 19
      Tindak tegas Pinjol /Fintec yg melanggar.

  • 23 April 2020 - (07:26 WIB)
    Permalink

    Saya janda 3 anak . Saya punya cicilan HCI
    Mohon maaf sama pihak hci kalau saya belum bisa bayar .berhubung karna covib,19.
    Tolong batasi sedikit . Dan tolong mengerti akan kami sedikit saja . Selama ini saya tidak pernah telat . Saya sadar kalau saya punya tanggung jawap . Tapi mintak tolong lah selama pendemi ini …
    Jagan paksa kami untuk meminjam ketetangga . Atau pun saudra kami.
    Kerna saya paham betul dengan tanggung jawap saya . Berilah kami waktu luang sedikit . Terimakasih banyak atas perhatian hci. Hormat saya DEWI Sri supiyani be surbakti

    • 23 April 2020 - (12:44 WIB)
      Permalink

      Orang”yg ada di home credit itu kayaknya cuma wujut aja manusia..prilakuma bukan…mana ada perubhan lebih baik..udah ratusan ribu orang bilang masih ada gak ada perubahan..jatoh tempo masih 6 hari aja udah tlp”mulu..
      Kurang ajar ganggu orang mulu..

  • 23 April 2020 - (13:26 WIB)
    Permalink

    Home credit knp g serentak aja memberikan kelonggaran u nasabah-y….tunggu masuk media baru ada itikad baik #kocak

  • 23 April 2020 - (16:06 WIB)
    Permalink

    Dari sekian banyak anggota APPI,Home Credit yg masih keras kepala tidak memberikan keringanan/restrukutrisasi apalagi memberikan penangguhan cicilan seperti yg dilakukan oleh temen2nya.
    Dari kondisi yg sekarang sedang terjadi dan dari reaksi2 para PUJK kita bisa memilih mana yg layak untuk menjadi sumber pembiayaan.
    Ribet di pengajuan awal gk masalah,tp setidaknya yg ribet di awal masih punya hati disaat seperti ini.

  • 23 April 2020 - (17:10 WIB)
    Permalink

    Semua orang yang punya kredit ke HCI mohon untuk bersabar dan berdoa semoga hati para pimpinan HCI bisa di sadarkan ,apalagi saya merasa terjebak dengan pinjaman dana multiguna dari home credit bunganya sampai 300%, tapi apa daya nasi sudah menjadi bubur semua sudah terlanjur saya ambil dan saya berusaha membayar meski keberatan ,untuk saat ini semua orang terdampak Covid19 ,tetapi HCI bukan lembaga keuangan pemerintah makanya mereka menekan harus dan harus membayar tidak peduli orang sedang kelaparan.

  • 23 April 2020 - (19:08 WIB)
    Permalink

    Pembiayaan 25 juta admin 250.000 total pengembalian 53 juta lebih . Tidak masuk diakal HCI ini. Cepat sekali kirim DC ke rumah.

    Keuntungan 100% lebih.

    Mengalahkan ketentuan OJK.

    Salut sama HCI

    • 24 April 2020 - (00:21 WIB)
      Permalink

      Saya ambil 20juta, pengembalian 40jutaan. 2x lipat luaaar biasaaaa..
      Harus bagaimana seharusnya kita menghadapi hci, kok sudah terlalu lama hci menetapkan bunga yg begitu tinggi?
      Tp belom ada pihak yg bertindak atas bunga yg ditetapkan mereka???

    • 17 Mei 2020 - (12:53 WIB)
      Permalink

      HCI melebihi RENTENIR LINTAH DARAT..!!!!!!HCi gk akan berhenti sbelum “Mereka” Muntah mkan Uang Riba/Haram..

  • 23 April 2020 - (20:21 WIB)
    Permalink

    Saya malah sdh mengajukan relaksasi waktu angsuran, jwbn nya kn termasuk yg d berikan keringanan (gojek), klu mau cari yg terdampak covid 19 tuh bkn cuma gojek saja, semua usaha terdampak jgn yg usaha kecil, usaha besar skrg aja bnyk yg gulung tikar…
    Bkn nya berempati krn kita sama2 sdg dlm masa yg sulit malah mrka menekankan HARUS bayar tepat waktu…
    Mau pinjam k mna? Krn semua org pun bernasib sama.

    • 23 April 2020 - (22:36 WIB)
      Permalink

      Semua komentar temen” diatas bener sekali, gak ada 1 pun yg meleset.

      *jatoh tempo msh 4 hr lg udah di tlp” terus
      *tlp gk liat waktu, pagi” jm 7 udah tlp, padahal di jm” tsb jm yg krusial org” ada yg baru bangun, lg ribet aktifitas antar anak sklh, berangkat krj dll.
      *tata bahasa penagihan selalu memaksa

      Dari sy pribadi 1 kata utk HCI “KAPOK”

  • 23 April 2020 - (23:27 WIB)
    Permalink

    Sy jg dah kirim email ke care@homecredit.co.id mengenai relaksasi byr cicilan sesuai ptunjuk yg ada di web homecredit tp blm ada respon. Kbtln sy jg punya cicilqn angsuran peminjaman uang tinggal 20x lg. Klo ga gini aja deh dr saya punya saran drpd capek cuap2 di kolom komen sama cuap2 krim ke emailnya, gimana klo dtg ke kntr HCI nanyain lsg mengenai no kntrak cicilan masing2 tuk bnr-bnr bisa ditangguhkan atw tdknya selama pandemi corona. Kali aja dgn dtg ke kntr HCI bisa lsg tahu jwbnnya dgn jelas n detail. Gmn mnurut pndapat kalian ?

  • 23 April 2020 - (23:28 WIB)
    Permalink

    Iyaaa nagih ga Ada waktu, saudara saya pinjam di hci Dan kasian tmpat kerjanya baru tutup uda 1bulan lbh, tp ditagih² trus pdhl kalo ga tutup jg biasanya bayar tepat waktu. Saya sndiri ambil di hci alhamdulillah uda lunas Dan minta di terbitkan Surat pelunasan tdk pernah Ada konfirmasi.

  • 24 April 2020 - (02:50 WIB)
    Permalink

    Banyak keluhan2 untuk cara penagihan home kredit namun sepertinya OJK tidak bergeming.
    Ingat ya home kredit bisa besar karena kepercayaan konsumen tapi begitu konsumen sudah tidak percaya lagi selesai.

    • 24 April 2020 - (14:12 WIB)
      Permalink

      Banyak mngeluhkan pinjaman d HCI ya,mnding gk usah d bayar cicilanx krcuali klo blm nyampe dari pokok pinjaman,klo byrnya lebih dari pokok pinjaman ntar jadi *RIBA*

    • 24 April 2020 - (23:31 WIB)
      Permalink

      HCI mah RENTENIR KELAS KAKAP , IBARAT LINTAH YANG SELALU HAUS DARAH PARA KONSUMEN , UNTUNG BANYAK REKOMENDASI TEMEN AGAR GAK PAKE HCI…

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Home Credit?

Ada 28 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Paulina Viartiek

oleh Home Credit Indonesia dibaca dalam: 1 min
28