Awas!! Di-banned Akun Anda atas Pembelanjaan di Shopee

Dalam beberapa hari ini saya memang sedang mencari sepeda di belanja online, namun baru pertama kalinya saya belanja online di Shopee mendapatkan kesan yang tidak mengenakan. Sebelumnya pernah belanja online di tempat lain tidak seperti ini.

Kronologinya singkatnya seperti ini, saya belanja sebuah sepeda online di Shopee. Setelah penjual Ok saya membayar dengan mobile banking. Dengan minim pengetahuan saya dan tidak ada pemberitahuan lanjutan bahwa ada verifikasi code lewat WhatsApp resmi dari Shopee selang beberapa menit masuk dengan nomer hp 085213051939 dengan gambar profil Shopee dan mengaku Shopee menyuruh untuk mengklik tautan web yang diberikan agar belanjaan anda dapat segera dikirim.

Setelah saya klik mendapatkan kode verifikasi dan dari situlah akun saya di-banned. Saya curiga akun saya dihack karena pembelian sepeda saya sebesar Rp 1.775000 ada yang membatalkan tanpa sepengetahuan saya. Dan saya beberapa kali menelpon CS Shopee untuk memastikan apakah memang ada verifikasi lewat WhatsApp dan CS Shopee pun menjawab ada akan tetapi tidak memberi tahu WhatsApp verifikasi yang resmi seperti apa?

Saya menceritakan kronologi saya ke CS Shopee bahwa saya tidak pernah membatalkan belanjaan saya dan CS Shopee pun hanya menjawab kami akan follow up kebagian terkait.

Sampai besok harinya saya buka aplikasi Shopee akun saya tidak bisa terbuka tanpa ada pemberitahuan sebelum atau sesudahnya pemblokiran tersebut dari pihak Shopee, dan saya makin panik saya terus menghubungi CS Shopee dan email pengaduan ini sampai 3 hari bagaimana dana saya yang pembelanjaan sepeda yang telah dibatalkan tanpa sepengetahuan saya masuk ke dana shopepay. CS Shopee hanya menjawab kami akan follow up kebagian terkait.

Sampai akhirnya Jumat malam tgl 10 Juli saya baru dapat email dari pihak Shopee. Bahwa akun saya di-banned dan dana tersebut tidak dapat dikembalikan karena si pengguna akun membelikan pulsa sebesar dana tersebut.

Kemudian saya email kembali pihak Shopee “Apakah ada petunjuk atau pemberitahuan dari pihak Shopee apabila pembayaran akan dikirimkan WhatsApp dan WhatsApp Shopee resmi seperti apa?”.

Dari pengalaman ini saya sangat kecewa dan tidak ingin belanja online di Shopee sudah diblokir tanpa pemberitahuan sedikitpun dan dana shopepay pun tidak dapat dikembalikan.

Mohon untuk yang lainnya pembelajaran bagi kalian.

Muamar Fauzi
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:16    Rata-Rata: 3.4/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

28 komentar untuk “Awas!! Di-banned Akun Anda atas Pembelanjaan di Shopee

  • 12 Juli 2020 - (09:24 WIB)
    Permalink

    Turut berduka ya, jadi akun anda kena hack dan dipakai org tidak bertanggung-jawab. Masalahnya dari link yg anda klik dari pembobol akun anda. Berhati-hatilah dan bijaklah dalam berinternet. Ini bukan hanya di Shopee tapi di semua situs, toko dan perbankan online. Sama seperti ATM, kalau dicuri orang dan PIN dibobol, dana hilang, bank juga tidak bisa apa2, karena pada prinsipnya keamanan kartu tanggung jawab pribadi. Saya cuman saran satu saja…karena sudah buka link dari hape, hp anda kemungkinan sudah terinstall trojan dan sudah compromised, segeralah direset total.

      • 13 Juli 2020 - (01:32 WIB)
        Permalink

        Apakah toko yang bapak beli sudah ada penjualan atau rating toko?atau toko tsb menjual produk lebih murah dari toko yang lain?Ditakutkan toko penipuan dgn modus berjualan agar dapat no hp pembeli, dan melakukan phising spt kasus bapak.

      • 13 Juli 2020 - (23:10 WIB)
        Permalink

        Pokoknya jangan klik link link dah dari email atau WA atau SMS, itu pas klik link langsung ke hack akunnya. Pelajari link itu berbahaya atau gak,
        apakah typo, misal Sophee harusnya shopee. Trus http harusnya https, domain yg aneh .it, bukan .com, coba googling link yg didapat dengan mengetikan ”link apa ini ……” di google searching kolom.

  • 12 Juli 2020 - (10:25 WIB)
    Permalink

    Sebegitunya penjahat merajalela… yaaa mau gimana lagi… penegak hukum jg keasyikan tidur… Secara mengaktifkan SIM card aja mesti registrasi data pakai NIK … Berarti data pemilik kartu sudah jelas datanya…kok masih bebas…

    • 12 Juli 2020 - (13:52 WIB)
      Permalink

      hati2 kalo belanja di shopee apalagi punya saldo shopeepay rawan suspen sama shopee saya kejadian 2x disuspen ini aneh orang belanja kok di suspen dengan alasan yg ga jelas dari shopee mohon saldo dikosongkan aja lebih aman sitaruh di bank aja kejadian kedua pembayaran scan barcode uang hilang lapor cs ga bisa menanggapi akhirnya uang hilang disarankan untuk pembayaran eror jangan diteruskan dana akan hilang

  • 12 Juli 2020 - (11:26 WIB)
    Permalink

    Ya Allah RT turut berduka pak semoga orang yg melakukan kejahatan mendapat balasan yg setimpal karena telah mengambil hak orang lain dengan cara yg keji . …untuk bapak lain kali hati2 ya pak

    • 22 Juli 2020 - (00:03 WIB)
      Permalink

      Kejadian yang dialami bapak muamar fauzi sangat mirip dengan kejadian yang di alami istri saya.
      Pada tanggal 13 Juli 2020 Pk. 17.50 istri saya membeli sepeda juga dengan menggunakan shopee pay sebesar Rp. 1,010.491 (no transaksi 055314887949174803), setelah di lakukan pembayaran ke esokan hari nya akun shopee istri saya di blokir. Tanggal 14 Juli 2020 istri saya melaporkan tentang pemblokiran akun nya kepada CS Shopee, tapi konfirmasi yang di terima dari CS shopee di minta untuk menunggu pemberitahuan yang akan di sampaikan lewat email. Pada tanggal 16 Juli 2020 istri saya membuka aplikasi shopee nya dan ternyata akun nya sudah di buka. Tapi istri saya kaget melihat riwayat yang terdapat di menu shopee pay nya, ternyata pembelian sepeda anak saya telah di batalkan oleh penjual dan penjual mengembalikan dananya pada tanggal 13 Juli 2020 pk.18.02. Dan pengembalian dana tsb dilakukan transaksi gelap pembelian Pulsa tanggal 13 Juli 2020 Pk.18.06 (No Transaksi 061391232946078671) sebesar Rp. 985.391 dan Transaksi pembelian pulsa kedua (No transaksi 000080139948604069) sebesar Rp. 30,000
      Padahal setelah istri saya membayarkan pesanan sepeda dengan shopee pay tersebut akun nya di blokir dan tidak bisa dibuka.

      Pada tanggal 16 Juli 2020 istri saya melaporkan hal ini kepada CS shopee dan Halo Choki, namun jawaban nya akan di proses dan diminta tunggu email pemberitahuan dari shopee.

      Pada tanggal 21 Juli 2020 pk. 10.19 pihak shopee mengirimkan email permohonan maaf saja kepada istri saya dan tidak bertanggung jawab atas penggelapan saldo shopee pay istri saya saat akunnya di blokir oleh shopee.

      Jika tidak ada tanggapan dari pihak shopee, saya selaku kepala rumah tangga akan mengambil langkah hukum untuk mendapatkan tanggung jawab dan respon dari pihak shopee, supaya pengguna shopee tidak mengalami kerugian seperti yang di alami oleh istri saya dan bapak muamar fahmi. Selain itu saya akan menginformasikan masalah ini ke grup2 WA dan medsos supaya tidak ada korban-korban berikut nya.

      Dan secara pribadi mulai hari ini saya sekeluarga tidak akan menggunakan aplikasi shopee lagi, karena keamanan nya kurang dan pelayanan kepada konsumen tidak seperti yang di harapkan.

  • 12 Juli 2020 - (12:01 WIB)
    Permalink

    Sama mba saya juga kemarin tgl 11 saya di telpon di bilang kata nya dr shopeepay saya dapet uang casbak 1 jt dan saya di suru buka no OTP yg masuk dr kotak masuk SMS hp saya. trs dia suru buka M-bking saya pas saya buka dan suru masukin kode dan gtw nya pas saya cek saldo saya hilang 1 jt di M-bking saya. Setelah itu dia bilang uang pasti kembali kata nya to hrs isi saldo shopeepay harga 300 ribu dan saya bayar lewat alfa dan gtw nya saldo saya GX ada di aflikasi dan uang saya hilang lg di M-bking 600 ribu dan saldo jg hilang dia bilang Dr shopeepay lgsung Krn dia kirim no otp nya melalui sms

  • 12 Juli 2020 - (12:51 WIB)
    Permalink

    Teknik yang digunakan pelaku untuk memancing Penulis ini disebut dengan Phising. Phising adalah teknik dimana pelaku memancing korban untuk mengunjungi website palsu yang sangat mirip dengan website asli, untuk korbannya memasukkan username dan password yang kemudian digunakan pelaku untuk masuk ke dalam akun Penulis ini.

    Perlu dipahami bahwa “Verifikasi code lewat WhatsApp resmi dari Shopee selang beberapa menit masuk dengan nomer hp 085213051939” yang Anda sampikan adalah celah penipu untuk memancing Anda meng-klik tautan palsu. Tautan tersebut yang mengarahkan Anda ke website lain yang digunakan untuk mencuri USERNAME dan PASSWORD Anda. Dan akhirnya pelaku bisa masuk ke Akun Anda dan melakukan tindakan yang Anda sebutkan diatas.

    Apa yang bisa kita lakukan sebagai korban ? No HP Korban sudah diketahui pak, segera laporkan ke pihak kepolisian dengan bukti NO HP tersebut. Pihak kepolisian juga bisa berkoordinasi dengan Shopee untuk melacak lokasi pelaku dengan sangat akurat yang login ke akun Anda, dan dengan segera bisa dibekuk.
    Semoga beruntung..

  • 12 Juli 2020 - (13:41 WIB)
    Permalink

    Jadilah smart buyer. Sudah jelas ini kasus keteledoran dari pihak buyer yang tidak hati-hati dalam memilih seller dan transaksi. Padahal jenis penipuan seperti ini sering dibahas di forum sepeda.

  • 12 Juli 2020 - (14:46 WIB)
    Permalink

    Tidak! Menurut saya ini bukan salah Shopee, tetapi kecerobohan pembeli karena mengikuti instruksi dari nomor tidak dikenali. Model penipuan seperti itu kan sudah sangat banyak… apa gak pernah baca berita?

    Pertama: pembeli sendiri mengakui bahwa “dirinya minim pengetahuan”, maka dia mengikuti apa yang disuruh oleh WA dari nomor tidak dikenal.

    Kedua: pembeli sendiri mengakui bahwa “tidak ada pemberitahuan lanjutan bahwa ada verifikasi code lewat WhatsApp resmi dari Shopee”. Ya kan Shopee gak bilang akan ada verifikasi code lewat WA, dan itu sudah benar khan?

    Lalu letak salah Shopee di mana?

    Saya paham koq, kehilangan duit segitu ya menyakitkan, tetapi tidak berarti lalu kemudian mencari kambing hitam atas kesalahan diri sendiri untuk bisa mendapat ganti atas kerugian tersebut.
    Tentu tidak fair bagi Shopee, jika Shopee harus menanggung kerugian yang terjadi atas kesalahan pembeli.

    • 12 Juli 2020 - (22:52 WIB)
      Permalink

      Mohon maaf sekali saya sebelum klik link tersebut saya menelpon CS shopee bahwa benar ada konfirmasi dari WA akan tetapi tidak diberitahukan Wa resmi seperti apa?saya tidak minta ganti rugi kisana ke shopee saya minta dana tersebut diamankan sebelum saya mengetahui dana saya sudah habis dan memang saya sangat kesal dan saya inginkan pihak ketiga atau shopee harusnya menginformasikani juga semua pengguna bukan saya saja termasuk anda apabila terjadi seperti ini. Pihak shopee infokan sedetil mungkin bukan hanya diblokir selama 3 hari akunnyaterus gak ada informasi dan saya Tlp CS dia tidak mengetahui hanya bagian terkait yg mengetahui setiap saya Tlp CSnya dan menunggu sampai 3 hari kemudian dari email . hanya menulis artikel ini Pembelajaran untuk semua agar tidak terulang seperti saya ataupun yg lain.

      • 13 Juli 2020 - (08:33 WIB)
        Permalink

        Setau kami, tidak ada konfirmasi lewat WA untuk pesanan di Shopee mbak. Mereka kan sudah punya sistemnya di dalam aplikasi, tidak perlu konfirmasi lewat WA. Dipahami itu dulu aja, selebihnya nomor WA yang mengontak Anda bisa segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

        Tidak ada orang yang benar – benar bisa menghapus jejak digital setelah melakukan kejahatan. Pasti bisa ditangkap kog kalo kita tahu pihak mana yang punya otorisasi dalam memproses hukum, dalam hal ini kepolisian. Sebagai masyarakat cerdas kita harus tau bagaimana harus bertindak ketika kita menjadi korban penipuan.

        • 17 Juli 2020 - (11:01 WIB)
          Permalink

          Betul. tidak pernah ada verifikasi pembelian via WA oleh Shopee, dan memang tidak perlu, karena Shopee (dan atau market place lainnya).
          Proses belanja di Shopee dan market place lain sebetulnya sangat simple.

          1. Pembeli melakukan pembelian dan pembayaran.
          2. Uang pembayaran masuk ke Shopee, ditahan oleh shopee.
          3. Barang dikirim penjual (terverifikasi dari data jasa kirim:J&T, JNE, Anteraja, Sicepat, Ninja, dll)
          4. Barang diterima pembeli (terverifikasi dari konfirmasi pembeli/atau sampai batas jatuh tempo terhitung sejak jasa kirim mengkonformasi barang sudah delivered).
          5. Uang pembayaran dilepaskan ke penjual.

          Jika pembayaran sudah dilakukan, lalu buat apa lagi shopee melakukan verifikasi?
          Verifikasi hanya masuk akal untuk memvalidasi pembayaran (seperti contohnya ketika kita akan beli paket di operator seluler, kita menerima SMS untuk mereply dengan YA agar pembayaran dilanjutkan.

          Sebetulnya ada yang KURANG JELAS dari yang disampaikan penulis, yakni apa yang terjadi setelah dirinya mengklik LINK via WA tersebut. Apakah ada popup window atau membuka halaman web tertentu? Lalu apakah penulis sempat melakukan proses lain (semisal login atau mengautorisasi sesuatu) setelah mengklik link tersebut.

      • 17 Juli 2020 - (10:50 WIB)
        Permalink

        Jika saya boleh bertanya lebih dalam, anda melakukan searching/survey harga sepeda yang anda inginkan tersebut, berapa HARGA PASARAN dari sepeda dengan tipe tersebut? Apakah pada kisaran harga yang ditawarkan oleh toko yang menipu anda tersebut (sekitar 1,7 juta) atau jauh di atas harga tersebut (mungkin 2,5 juta ke atas), karena dari capture yang anda berikan (walau terpotong), saya coba check, sepertinya harga pasaran sepeda tersebut rata-rata sekitar 2,8 juta.

  • 12 Juli 2020 - (16:45 WIB)
    Permalink

    +62838-0316-8047 no Wa
    +62 818-0840-3461 no Wa
    0812-1898-1046 no telponya
    0856-0956-8568 no telponya
    Ini no hp orang² penipu dia bekerja sama dalam hitungan jam di telpon dalam no yg berbeda

  • 12 Juli 2020 - (16:45 WIB)
    Permalink

    Pembeli salah dr awal, seprtinya tergiur harga murah dan logika sdh tdk bermain lg, minim pengetahuan sehingga mudah tertipu dan walaupun begitu shopee dan marketplace lain shrsnya terus berbenah tuk minimalisir hal ini, karna dari semua mrktplce blm ada terobosan tentang keamanaan sejak banyaknya penipuan yg merajalela. Minimal beri selalu peringatan ketika pembeli akan lakukan checkout, dan ada divisi cs khusus fraud yg memiliki otorisasi khusus sehibgga bs cepat bertindak bila ada laporan.

    Dan pemerintah entah siapa itu, dulu berjanji klo no hp diregistrasi akan dijamin terhindar seminim mungkin dr penipuan via no hp, bebas dr spam dll tapi buktinya malah semakin merajalela dan tidak ada perlindungan sama sekali.

  • 12 Juli 2020 - (20:01 WIB)
    Permalink

    saya sering belanja di shopee dan ga pernah harus melakukan verifikasi via WA samasekali
    biasanya masalah yg sy hadapi kalo belanja online ya berkisar dr ekspedisi yg lambat, barang yg nyasar dan barang yg dibeli ga sesuai.
    belajar dari pengalaman, kalo belanja di shopee pilihlah penjual yang star seller dan lokasinya ga terlalu jauh dr kita agar ongkir nya ga kemahalan.
    umumnya star seller bisa lebih dipercaya dibandingkan yg bukan star seller

  • 13 Juli 2020 - (21:05 WIB)
    Permalink

    emang pembeli yg awam sehingga tertipu dan akunnya kena hack.
    tapi respon shopee (ataupun toko online lain) dlm menangani kasus2 seperti ini luar biasa lambat, bisa dikatakan masa bodoh.
    sangat tidak pantas.

  • 14 Juli 2020 - (01:14 WIB)
    Permalink

    akun shopee anda yg kena bobol, mungkin anda biasa login shopee dari link2 phising ,,sehingga pelaku dapat username dan sandi akun shopee..

    Saya akan menunggu anda untuk melakukan pembelian,, setelahnya saya akan membatalkan pembelian itu, dan meminta pengembalian dana,, setelah dana itu masuk ke saldo shopee,, saya kemudian melakukan pembelian pulsa …

    Pulsa sudah masuk, saya tinggal melanggar aturan shopee sehingga akun anda kena banned

    #seandainya saya pelakunya

    • 17 Juli 2020 - (11:06 WIB)
      Permalink

      Saya justru bertanya-tanya, apa yang terjadi setelah mengklik link tersebut. Link tersebut kan pasti mengarah ke suatu tempat atau memanggil sebuah proses. Karena bukan tidak mugkin, penulis tanpa sadar melakukan proses authorisasi.

      Jika kita masih ingat dengan kasus kilkbca (bukan klikbca ya) dimana orang membuat sebuat website muka yang sama persis dengan web klikbca, lalu ketika orang melakukan login, akan muncul gagal login, tetapi data login sudah dicapture oleh hacker. Kemudian digunakan untuk login ke halaman asli klikbca. Setelah kasus tersebut, baru kemudian BCA memberlakukan token BCA.

  • 14 Juli 2020 - (06:54 WIB)
    Permalink

    Lain kali kalo mau belanja online lihat dulu reputasi penjual dari review2 pembeli sebelumnya. Jangan tergiur harga murah di luar kewajaran, dan jangan terpancing untuk berkomunikasi di luar platform aplikasi marketplace tsb.

 Apa Komentar Anda?

Ada 28 komentar sampai saat ini..

Awas!! Di-banned Akun Anda atas Pembelanjaan di Shopee

oleh MegaMuamar dibaca dalam: 1 min
28