Tegangan Listrik Turun Hingga 194 Volt, PLN Tidak Melakukan Perbaikan

Yth. Media Konsumen,

Mohon kesediaan Media Konsumen untuk menayangkan keluhan saya terkait layanan PLN regional Mataram-Lombok. Tegangan listrik di rumah saya dan rumah tetangga sekitarnya (sekitar 30 rumah) saat ini drop hingga 194 volt, sedangkan tegangan standar adalah 220 volt.

Akibat turunnya tegangan ini adalah rusaknya beberapa peralatan elektronika dan membuat pemakaian listrik bertambah boros, karena dengan tegangan yang turun maka kuat arus (ampere) akan naik. Keluhan ini sudah saya sampaikan kepada pihak PLN melalui akun Instagram pln123_official dan aplikasi PLN mobile. Sudah ditanggapi dengan menurunkan petugas PLN melakukan pengecekan di lokasi.

Menurut petugas yang datang, turunnya tegangan akibat listrik diambil dari satu titik sumber dan dialirkan ke rumah-rumah yang terlalu banyak. Petugas mengatakan harus dilakukan perubahan jalur pengambilan sumber listriknya. Akan tetapi hingga saat ini sudah satu bulan belum ada tindak lanjutnya.

Ini adalah hal yang aneh, sudah tahu jalur tersebut kelebihan beban, kenapa dulu masih diambilkan dari jalur tersebut? Saya kembali menyampaikan laporan kepada PLN melalui PLN mobile, tetapi belum ditanggapi dan laporan saya sudah dirubah statusnya menjadi SELESAI.

Pertanyaan saya, jika harus dilakukan perubahan jalur kabel yang berada sebelum meter listrik menjadi tanggung jawab siapa? Apakah PLN atau konsumen? Jika tanggung jawab PLN mengapa belum dilakukan? Bahkan seakan-akan petugas menggiring supaya konsumen yang harus menanggung biaya perubahan jalur ini berupa pembelian kabel dan ongkos kerja.

Di mana hak konsumen untuk mendapatkan kualitas layanan listrik sesuai standar 220 volt? Bukankah kewajiban konsumen telah dipenuhi dengan membayar listrik bahkan sebelum menggunakan (prabayar)? Mengapa yang seharusnya menjadi kewajiban PLN dibebankan lagi kepada konsumen?

Demikian keluhan yang dapat saya sampaikan. Terima kasih kepada Media Konsumen yang telah berkenan menayangkan keluhan saya ini.

I Nengah Wiarnanta
Mataram, Nusa Tenggara Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai PLN:
[Total:10    Rata-Rata: 1.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

4 komentar untuk “Tegangan Listrik Turun Hingga 194 Volt, PLN Tidak Melakukan Perbaikan

  • 16 November 2020 - (09:31 WIB)
    Permalink

    Lha dulu anda pasangnya gimana? Karena harusnya 1 jalur itu max hanya 2-3 rumah. Saudara saya mau pasang susah jalurnya sudah, harus narik kabel sendiri krn jalur yg ada sdh penuh 3 rumah. Sedang jarak ke tiang listrik 100an meter. Jd ya terpaksa narik sendiri bayar lbh mahal. Kedua wilayah yg listriknya naik turun tegangganya itu kalau tdk salah perlu dipasang trafo untuk menstabilkan. Dan listrik itu tdk bisa stabil 220v, rentang normalnya 215-225v. Dibawah atau diatas itu tdk normal. Sehingga untuk peralatan listrik, terutama komputer butuh yg namanya stabilizer.

  • 19 September 2021 - (05:35 WIB)
    Permalink

    tegangan rumah saya juga drop sampe 160 bahkan sesekali saya cek bisa sampe 105

    hari ini sabtu, 18 September 2021 tegangan listrik di rumah saya drop dari siang, ac tidak bisa bekerja dengan seharusnya, anak saya bayi rewel.
    singkat cerita sehabis pulang dari warung karna saya jualan, saya pengaduan ke pln lewat aplikasi pln pukul 20.35 ,
    sekitar pukul 23.00 petugas pln datang,
    petugas bilang tegangan drop karna saluran kabel diatas rumah ada korosi (belum naik atap rumah)
    lalu petugas menyuruh saya mencari tangga BI, saya cari ke sebelah tidak ada karna tetangga sudah pada istirahat.
    alasan kedua tidak berani naik karna harus melalui atap tetangga, pekewuh, padahal saya pernah ada tukang bisa naik ke atap rumah saya langsung karna rumah saya pendek kecil,
    alasan lagi tidak berani karna sudah malam.
    terakhir bilang mau kesini besok pagi “diusahakan” , padal dari siang ini anak saya rewel butuh ac karna udara hari ini panas.
    maaf pak sedikit saya curhat dan bertanya
    apakah memang petugas pln tidak dibekali tangga BI yang khusus naik ke atap rumah? karna mereka bilang tangga yg dibawa khusus untuk naik ke tiang.
    apakah kalau dalam kondisi urgent petugas pln tidak bisa bantu di malam hari sekalipun?
    lokasi di Semarang

  • 26 November 2021 - (10:11 WIB)
    Permalink

    Perangkat elektronik sekarang sudah dirancang mampu beroperasi lancar meski dibawah tegangan 220, batas bawahnya ya kisaran 190-200.

    Tapi klo listrik dirumah Anda sama seperti dirumah saya di kelurahan padurenan, kecamatan gunung sindur,Bogor yaitu sering drop hingga 100an, dan pada kondisi normal ada di angka 170an saja, mau semahal apa peralatan elektroniknya tetap gak dirancang utk turun sejauh itu. Stabilizer central bukan solusi krn seharusnya idealnya di 1 rumah itu cukup 1 stabilizer saja kapasitas 500va kebawah, yaitu utk perangkat tertentu saja.

    Klo dalam kasus saya dan warga1 disini dimana tegangan cuma dapat 170an paling bagus iru artinya butuh stabilizer kapasitas besar yg juga pemasangannya beda lg, mungkin sebelum atau sesudah MCB.

 Apa Komentar Anda mengenai PLN?

Ada 4 komentar sampai saat ini..

Tegangan Listrik Turun Hingga 194 Volt, PLN Tidak Melakukan Perbaikan…

oleh Nengah dibaca dalam: 1 menit
4