Hilang Uang 7,5 Juta Rupiah akibat Skimming Kartu ATM Bank BNI Syariah

Saya di sini ingin menyampaikan apa yang saya alami. Saya menjadi korban skimming kartu ATM Bank BNI Syariah. Kejadiannya tanggal 4 Desember 2020, uang saya sejumlah Rp7.500.000 raib tanpa sepengetahuan saya. Uang tersebut berhasil didebit 3 kali dengan lokasi penarikan di Surabaya.

Lokasi tinggal saya saat ini berada di kota Sleman, Yogyakarta. Saya tidak melakukan perjalanan keluar kota, ATM saya pun tidak berpindah ke lain tangan. Namun, saya melakukan transaksi tarik tunai di ATM SPBU Pedak jalan Kaliurang, Yogyakarta.

Saat saya melapor, dari pihak bank mengatakan bahwa ini bisa jadi kesalahan saya, karena dari bukti rekening koran merupakan transaksi normal. Namun saya berkilah karena saya tidak bepergian. Pihak Bank BNI syariah, tidak menyatakan uang saya akan kembali. Mereka hanya mengatakan bahwa mereka akan menyelidiki kasus ini.

Saya sudah melakukan pengaduan melalui berbagai sosmed, tapi respon mereka hanya disuruh untuk melakukan pemblokiran kartu, padahal uang saya sudah hilang. Beberapa korban yang senasib juga merasakan hal yang sama. Namun ada satu korban, dengan total kerugian mencapai 20 juta, kasusnya uang dikembalikan tidak sampai 20 hari karena sudah blow up di Twitter.

Dengan ini saya meminta tolong kepada Media Konsumen agar kasus ini dapat ditayangkan, agar semakin banyak korban yang bisa kembali uangnya.

Conita
Sleman, Yogyakarta


Update (14 Desember 2020): Penulis memberikan apresiasi kepada BNI Syariah yang telah mengembalikan saldo yang hilang sbb:

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai BNI Syariah:
[Total:11    Rata-Rata: 1.6/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

7 komentar untuk “Hilang Uang 7,5 Juta Rupiah akibat Skimming Kartu ATM Bank BNI Syariah

  • 13 Desember 2020 - (11:20 WIB)
    Permalink

    Halo, untuk para pembaca. Uang saya alhamdulillah sudah dikembali kan oleh pihak bank BNI Syariah secara utuh tanpa kurang sepeser pun. Mereka sangat bertanggung jawab terhadap kasus ini. Tetap follow up, dan berhati hati.
    Surat ini saya sent 12 dec dan terposting 13 dec siang.
    Saya berterima kasih kepada BNI syariah yang sudah proses pengembalian dengan cepat.

      • 17 Februari 2021 - (23:41 WIB)
        Permalink

        Wah, istri saya alami hal begini juga.
        Cuma nilainya sebesar Rp. 500.000,-.

        Tapi tanggapan berbeda, malah CS nya telepon istri, sambil nyalah²i.

        D katakan ini tarikan tunai biasa. ATM ibuk d kasi k keluarga. Semua seperti kemungkinan2 yang sudah pasti bukan seperti yang d duga².

        Seandainya biasa, ngapai kami harus repot lapor², tunggu antrian panjang buat lapor.
        Sampai 3 kali datang ke BNI, menanyakan perkembangan laporan, dan d suruh menunggu saja d rumah, sampai dapat kabar dari buk CS nya.

        Dan seandainya niatnya nipu, kenapa saldo tidak kami tarik habis, kemudian kami laporkan??

        Lapor sejak 13 Desember 2020, sehari setelah sadar saldo sudah berkurang karena cek m banking ( kehilangan 24 November 2020 ),
        baru dapat kabar sore ini 17 Februari 2021, dengan jawaban seperti di atas.

        Mengesalkan ya.
        Salam Hasanah

  • 13 Desember 2020 - (14:31 WIB)
    Permalink

    Lain kali harus berhati-hati tarik uang di ATM, perhatikan lokasi ATM, kalau lokasi ATM agak sepi atau tidak ada penjagaan, lebih baik tidak menggunakan ATM tersebut, khawatir ada yang pasang skimming di mesin ATM tersebut. Berhati-hati lebih baik daripada kehilangan uang!

  • 13 Desember 2020 - (17:11 WIB)
    Permalink

    Salah satu aplikasi mbanking swasta sudah ada yg menerapkan tarik dan stor tunai tanpa kartu, menurut saya ini lebih aman dan lebih simpel, hanya dgn no hp, dan kode otp saja, bisa meminimalisir juga kalau lupa cabut kartu atau kartu tertelan

  • 16 Desember 2020 - (19:47 WIB)
    Permalink

    Bu Conita, transaksi di mesin ATM itu rawan kejahatan skimming, apalagi jenis kartu yang masih magnetic stripe (belum pakai chip). Saran saya hindari menggunakan ATM di sembarang tempat, apalagi yang sepi. Sekarang ini sudah banyak bank yang menerapkan penarikan uang tanpa kartu (cardless), seperti BRI, CIMB Niaga, dll. Saya kurang tahu dengan BNI Syariah, tapi seandainya tidak ada, harap lebih berhati-hati. Anda sangat beruntung uang yang dicuri bisa dikembalikan oleh bank.

 Apa Komentar Anda mengenai BNI Syariah?

Ada 7 komentar sampai saat ini..

Hilang Uang 7,5 Juta Rupiah akibat Skimming Kartu ATM Bank BNI Syariah…

oleh Co dibaca dalam: 1 menit
7