Acer Masih Tidak Menanggapi Keluhan Saya Mengenai Perbaikan Laptop yang Tidak Professional

Pada tanggal surat ini dibuat, merupakan kurang lebih hampir 2 tahun tahun sejak permasalahan saya dengan Acer. Saya sudah membuat surat pembaca pada tanggal 4 Oktober 2020, yang berisi kronologi permasalahan yang disebabkan oleh servis resmi dari Acer Indonesia, serta kurang lebih 1,5 bulan dari surat kedua yang saya buat, dimana saya kembali menunggu itikad baik dari Acer Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan saya. Kali ini saya juga akan memberikan kembali rangkuman kronologi kejadian dari awal hingga sekarang.

Pada awal tahun 2020, saya terlibat dalam tabrakan sepeda motor, dimana saya dalam kondisi membawa laptop di dalam tas, yang mengakibatkan layar dari laptop mengalami kerusakan akibat tertindih.Kemudian saya membawa laptop ke servis resmi terdekat yakni ASP Lippo Karawaci, dimana dari pihak ASP mengestimasi perbaikan sekitar Rp1.5 juta dan akan diganti part yang sama persis dengan yang aslinya.

Setelah itu beberapa minggu setelahnya dikabari bahwa laptop telah selesai diperbaiki dan dapat diambil. Kemudian saat saya datang untuk mengambil, saya kaget karena kondisi laptop ketika datang masih mulus tanpa cacat (bahkan dari pihak ASP mengatakan bahwa laptop tidak seperti jatuh dan lebih seperti dipukul dari depan layar), tapi saat saya cek terdapat retakan di casing bawah laptop. Hal ini  mengindikasikan bahwa terjadi sesuatu pada laptop saya saat ditinggal di ASP untuk dilakukan perbaikan.

Kemudian saya melakukan protes kepada pihak ASP dan setelah berargumen mereka menyetujui untuk mengganti part yang rusak tersebut secara gratis. Saat itu pun mereka masih mengakui bahwa itu bukan kesalahan mereka dan karena terjadi miss saat pemeriksaan unit pertama datang. Lalu beberapa minggu setelahnya, saya dikabari kembali bahwa unit telah diperbaiki dan kemudian saya pun mengambilnya.

Beberapa minggu kemudian, saat saya akan menggunakan laptop, tiba-tiba laptop tidak dapat menyala dan lampu charge juga tidak menyala. Kemudian saya kembali mengontak ke pihak ASP dan mereka mengatakan untuk membawa kembali laptop untuk diperiksa. Pihak ASP mengatakan bahwa ada kerusakan di mainboard-nya, dimana mereka tidak akan mencover untuk hal ini.

Kemudian saya melaporkan kepada Acer Indonesia melalui Twitter. Setelah mengirimkan bukti serta kronologinya akhirnya sepakat untuk dilakukan penggantian mainboard, dengan saya membayar sebesar 1.3 juta rupiah dan membawanya ke ACSC Mangga Dua (yang memakan waktu 4 jam pulang pergi dari dimana saya tinggal).

Setelah dilakukan perbaikan, saat saya cek ternyata ada kesalahan dalam penggantian part, dimana yang seharusnya menggunakan VGA GTX 1050 Ti, tapi diganti dengan GTX 1050 biasa. Pihak ACSC mengatakan bahwa dalam sistem merupakan GTX 1050 dan ternyata setelah diperiksa dengan dusnya ada perbedaan nomor seri. Saya curiga  diakibatkan saat penggantian casing belakang.

Setelah itu dari pihak ACSC mengganti mainboard ke part yang sesuai dan mengatakan untuk komplain dari serial number untuk kembali menghubungi Acer Indonesia. Namun saya malah dilempar lagi untuk kembali ke ACSC yang berlokasi sangat jauh

Saat itu juga saya menyadari (setelah mengecek lebih lanjut) bahwa layar LCD yang diganti ke laptop saya berbeda dengan yang asli. Seharusnya IPS, tetapi malah diganti dengan TN yang harganya setengah dari yang IPS. Padahal saya saat itu membayar full Rp1.5 juta untuk layar IPS. Penggantian komponen yang tidak sesuai itu juga, mulai merambat ke part lain yaitu list/bezel dari layarnya yang patah karena engselnya yang tidak terpasang dengan baik di LCD-nya.

Setelah penulisan surat pertama ada pihak Acer Indonesia yang menelpon dan meminta untuk menceritakan kronologinya serta tuntutan yang saya inginkan. Saat itu saya meminta antara perbaikan penuh segala kerusakan yang ditimbulkan (serta bagaimana caranya agar serial number saya bisa diperbaiki tanpa saya harus bolak balik untuk ke ACSC) atau penggantian unit baru yang setara spesifikasinya dengan laptop yang saya miliki.

Saya harap surat saya yang ketiga ini betul-betul ditanggapi oleh pihak Acer dengan sungguh-sungguh dan masalah ini tidak berlarut larut, bukan hanya kata-kata manis “Akan disampaikan kepada tim terkait”. Berikut saya lampirkan juga kerusakan serta part yang tidak sesuai:

  • Gambar 1 dan 2 adalah perbedaan serial number setelah penggantian back cover laptop dari yang ada dari dus dan laptop.
  • Gambar 3 dan 4 adalah menunjukan bahwa layar yang diganti ke laptop saya merupakan TN dari seharusnya IPS (dengan ciri-ciri buram jika dilihat dari sudut), dimana saat penggantian di Karawaci dijanjikan untuk spare part yang sama dimana TN setengah harga dari IPS. sedangkan harga yang saya bayarkan adalah harga pergantian IPS.
  • Gambar 5 adalah dimana drat dari engsel sudah rusak yang diakibatkan pemaksaan untuk menggunakan spare part yang tidak sesuai.
  • Gambar paling atas adalah akibat dari gambar ke-5 sebelumnya dimana sebelum frame LCD patah saya sudah menghubungi acer agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut.
  • Gambar 6 adalah dimana body menjadi bengkok, sudah ada dari servis di Karawaci, juga back cover pecah.

Terima kasih.

Avellino Vincent Juwono
Tangerang Selatan, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Acer Indonesia:
[Total:20    Rata-Rata: 1.3/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

17 komentar untuk “Acer Masih Tidak Menanggapi Keluhan Saya Mengenai Perbaikan Laptop yang Tidak Professional

    • 6 Juli 2021 - (15:10 WIB)
      Permalink

      Coba saya perjelas ya saat setelah pembuatan surat pertama saya mendapatkan telepon dari pihak acer perihal surat yang saya buat serta meminta kronologi kejadian. Disitu saya ceritakan mulai dari penggantian layar, body bawah pecah dst kemudian dari pihak acer mengatakan untuk membawa laptop ke ACSC Mangga Dua untuk lebih lanjutnya, tapi dikarenakan covid yang sedang besar besarnya di Jakarta pada saat itu sampai sekarang sekalipun saya menolak dan meminta untuk ada teknisi yang kerumah dimana Acer juga menawarkan layanan seperti itu tetapi dari pihal Acer yang menghubungi saya meminta untuk saya membayar biaya untuk teknisi datang saya lupa kisaran berapa jumlahnya. Kemudian saya menolak dan dari pihak Acer menanyakan tuntutan seperti apa yang saya mau dimana saya meminta untuk perbaikan total segala kerusakan, part yang salah dll tanpa saya perlu pulang pergi ke ACSC yang menghabiskan waktu 4 jam untuk di perjalanan saja atau saya meminta Acer untuk mengganti unit saya dengan yang setara spesifikasi nya dan kemudian dari pihak Acer yang menghubungi saya mengatakan akan menghubungi kembali dan menyampaikan tuntutan saya ke tim yang terkait. jadi pembuatan surat tanggapan itu tanpa klarifikasi sama sekali kepada saya dan sampai sekarang pihak yang waktu itu menghubungi saya belum lagi menghubungi kembali.

      2
      2
    • 7 Juli 2021 - (21:10 WIB)
      Permalink

      Emang *** kalo begini, diservis malah tambah bobrok. Gara² masalah begini bisa jadi beban pikiran.

      Laptop saya sekarang ini juga sedang trobel yang membuat saya stres karna dibeli baru 4 bulan, walaupun bukan acer. Akibatnya menghambat pekerjaan. Saya sudah kontak layanan premium care tapi belum ada solusi juga walaupun sudah direspon.

      Sebelumnya saya juga punya masalah laptop tp dengan merk yg berbeda. Sampai skrg saya blm meraskan laptop merk acer, dell. Saya tadinya mau beli acer tapi ternyata ada bobroknya juga ya disini. Saya bingung mau beli merk yang mana.

      • 7 Juli 2021 - (23:03 WIB)
        Permalink

        kalau dari yang saya liat liat merk hp sekarang sudah mulai berbenah walau dulu laptopnya sering trouble sekarang sudah cukup baik harganya juga lumayan murah

  • 6 Juli 2021 - (15:10 WIB)
    Permalink

    Coba saya perjelas ya saat setelah pembuatan surat pertama saya mendapatkan telepon dari pihak acer perihal surat yang saya buat serta meminta kronologi kejadian. Disitu saya ceritakan mulai dari penggantian layar, body bawah pecah dst kemudian dari pihak acer mengatakan untuk membawa laptop ke ACSC Mangga Dua untuk lebih lanjutnya, tapi dikarenakan covid yang sedang besar besarnya di Jakarta pada saat itu sampai sekarang sekalipun saya menolak dan meminta untuk ada teknisi yang kerumah dimana Acer juga menawarkan layanan seperti itu tetapi dari pihal Acer yang menghubungi saya meminta untuk saya membayar biaya untuk teknisi datang saya lupa kisaran berapa jumlahnya. Kemudian saya menolak dan dari pihak Acer menanyakan tuntutan seperti apa yang saya mau dimana saya meminta untuk perbaikan total segala kerusakan, part yang salah dll tanpa saya perlu pulang pergi ke ACSC yang menghabiskan waktu 4 jam untuk di perjalanan saja atau saya meminta Acer untuk mengganti unit saya dengan yang setara spesifikasi nya dan kemudian dari pihak Acer yang menghubungi saya mengatakan akan menghubungi kembali dan menyampaikan tuntutan saya ke tim yang terkait. jadi pembuatan surat tanggapan itu tanpa klarifikasi sama sekali kepada saya dan sampai sekarang pihak yang waktu itu menghubungi saya belum lagi menghubungi kembali.

    • 6 Juli 2021 - (18:11 WIB)
      Permalink

      belum baru saja akhirnya dari acer ada yang menelpon kita tunggu saja benar benar akan diselesaikan tidak

      • 6 Juli 2021 - (18:26 WIB)
        Permalink

        Saya juga mengikuti perkembangan kasus ini. Ternyata masih CLBK, Case Lama Belum Kelar.
        Hahahaha… Acer, aku cerharu

  • 6 Juli 2021 - (21:20 WIB)
    Permalink

    Saya pernah menambahkan ram d sc acer mangga 2, kondisi laptop saya baik tidak ada masalah bahkan setelah di cek, pas dibongkar pun kondisinya aman lalu pas di pasang kembali laptop saya dipatahin sama orang teknisinya trus orangnya ngak mau tanggung jawab alhasil saya yang suruh ganti casing yg patah, padahal bukan saya yang patahin. Acer kalo udah salah langsung angkat tangan padahal bukan konsumen yang salah.

    Mikir dua kali kalau mau beli produk Acer. Kalau kurang beruntung bisa2 apes dua kali.

    • 6 Juli 2021 - (22:51 WIB)
      Permalink

      wah ternyata bukan cuma rekanan ASP aja ya yang bobrok ternyata ACSC juga begitu. Emang bahaya sih merk satu ini iklan sama endorse aja gila gilaan tapi begitu after sales kacau. Saya juga udh gk pernah rekomendasiin merk laptop ini apalagi service centernya, banyak tempat servis biasa yang lebih becus daripada ini. Kalau gampang cari partnya saat itu saya ganti sendiri layarnya kalau tau bakal begini

  • 7 Juli 2021 - (00:46 WIB)
    Permalink

    Saya punya jenis laptop yang sama. Dulu beli tahun 2017 karena cuma ini laptop yang pakai i7 dan 1050 Ti seharga 14 juta. Kerusakan yang saya alami karena kesalahan pribadi, patah engsel dan mati total di awal tahun ini. Saya servis di ACSC Surabaya disuruh nunggu sparepart selama sebulan, dengan biaya 3 juta karena masa garansi sudah habis. Saya bawa ke tempat servis tidak resmi cuma nunggu waktu seminggu dan biaya 1,5 juta. Sudah cukup pengalaman dengan laptop Acer, laptop berikutnya jangan beli Acer lagi.

    • 7 Juli 2021 - (14:26 WIB)
      Permalink

      yap betul sekali itu juga dulu kenapa saya milih laptop ini karena dibanding merk lain dapet spek lebih. Ternyata dibalik harga murah ada yang dikorbankan yakni after salesnya saya juga sudah kapok gk akan sentuh lagi ini merk

  • 7 Juli 2021 - (08:35 WIB)
    Permalink

    Acer after salesnya jelek sekali. Laptopnya memang sengaja dibikin spec tinggi harga murah. Tapi ntar kalau ada apa2 aja, udah deh kayak orang ngemis2 ke service center, padahal bayar juga.

    • 7 Juli 2021 - (14:20 WIB)
      Permalink

      Saya dulu jaman kuliah pernah beli Acer harga 14jt di tahun 2006-2007, dipake main games overheat terus. Ampe bolak-balik ke service center 4x + habis waktu selama 6 bulan dan itupun masalah gak beres.

      Semenjak itu selalu pilih merek lain kalo beli laptop atau komputer. Acer, never again! Utk kategori laptop murah(an) mungkin Acer bisa bersaing tapi utk laptop mahal dgn spek gahar, mending pilih merek sebelah.

      • 7 Juli 2021 - (14:27 WIB)
        Permalink

        sekarang untuk laptop ane lebih mengarah ke hp laptopnya bandel harga lumayan kualitas juga top acer selama ini selamat karena tipe predatornya aja yang di endorse kesana sini

    • 7 Juli 2021 - (14:28 WIB)
      Permalink

      acer selamat berkat endorse jor jor an aja kalau berdasarkan pengalaman pengalaman yang sudah saya liat pasti gk bakal rekomendasiin ini merk

 Apa Komentar Anda mengenai Acer Indonesia?

Ada 17 komentar sampai saat ini..

Acer Masih Tidak Menanggapi Keluhan Saya Mengenai Perbaikan Laptop yan…

oleh Vincent dibaca dalam: 3 menit
17