Penyalahgunaan Data Saya untuk Melakukan Kredit Barang ke AEON

Awal cerita saya, Kristin Natalia sedang mengajukan data untuk pengambilan rumah. Lalu ternyata dari pihak bank menemukan BI Checking col 4 dari AEON sebesar Rp770.000. Saya kaget karena saya gak pernah sekalipun untuk mengajukan kredit apapun pakai AEON.

Keesokan harinya saya langsung dateng ke kantor pusat AEON di Rasuna Said dan ternyata karena PPKM tidak ada yang standby di kantor. Lalu saya lanjut via email karena by call center tidak ada pilihan yang bisa bicara langsung dengan operatornya. Lalu saya email pertama melampirkan foto KTP saya bertanya apa benar saya ada pemakaian dana AEON? Dan jika saya mau bayar bagaimana? Saya gak bisa bayar karena nomor kontraknya pun saya gak tahu.

Lalu AEON balas katanya saya ada ambil hp Samsung. Lalu AEON memberikan nomor kontrak dan nominalnya sudah bertambah menjadi 1.050.000 karena jatuh tempo setiap tanggal 2. Lalu saya balas saya gak merasa ambil atau mengajukan barang tersebut. Mereka memberi solusi untuk tulis surat keterangan dengan materai. Saya balas dengan solusi yang mereka berikan dengan membuat surat keterangan penyalahgunaan data dengan materai dan foto bersama dengan surat tersebut. Tapi lalu mereka jawab bahwa datanya sesuai dengan saat pengajuan.

Naaaah yang saya heran kok mereka bodoh banget gitu, yang namanya data saya disalahgunakan ya pasti sama lah dengan data yang saya berikan. Maksud saya apa mereka tidak verifikasi data memakai wajah kah? Finger print kah? Atau apapun bentuk yang tidak bisa dimanipulasi.

Saya di sini niatnya baik kalu soal mau melunasi mah mudah aja, tapi bagaimana dengan surat keterangan lunasnya sedangkan kantor mereka masih tutup dan saya butuh surat itu untuk kelancaran data saya mengambil kredit rumah dan agar BI Checking saya kembali bersih kembali.

Saya sangat mengharapkan melalui media konsumen dapat bantu saya untuk hal ini, karena ternyata di youtube banyak sekali kejadian seperti ini, data KK dan KTP diperjual belikan dan disalah gunakan. Saya mendapati cara mereka membeli nomor baru dan meregistrasi nomor mereka memakai NIK KTP dan NIK kartu keluarga yang mereka dapat lalu mengajukan pinjaman atau apapun bentuknya yang bsa mendapatkan uang.

Semoga gak semakin banyak korban-korban selanjutnya seperti saya. Saya minta tolong yah melalui Media Konsumen, terima kasih sebelumnya.

Kristin Natalia
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai AEON Credit Service:
[Total:33    Rata-Rata: 3.7/5]
Tanggapan AEON Credit Service Indonesia atas Surat Ibu Kristin Natalia

Sehubungan dengan surat Ibu Kristin Natalia di MediaKonsumen.com tertanggal 17 Agustus 2021 dengan judul: “Penyalahgunaan Data Saya untuk Melakukan Kredit...
Baca Selengkapnya

9 komentar untuk “Penyalahgunaan Data Saya untuk Melakukan Kredit Barang ke AEON

    • 17 Agustus 2021 - (21:55 WIB)
      Permalink

      Beteee sama polisi indonesia kaya polisi india, lelet kalo ga ada selipan uang ga akan jalan

      5
      2
  • 17 Agustus 2021 - (18:47 WIB)
    Permalink

    klo anda gak merasa ambil kredit di AEON kenapa harus melunasi yg gak anda ambil
    langsung aja laporin kepihak berwajib dan surat pernyataan klo data anda disalahgunakan.bukan masalah anda gampang buat bayarnya tp biar gak disalahgunakan dikemudian hari

    • 17 Agustus 2021 - (21:59 WIB)
      Permalink

      Pengen nya gitu ka, tapi saya butuh cepet untuk urus data bersih dulu biar prngambilan rumah saya lancar, nah tp saya juga ada kepikiran bagaimana kalo data saya terus”an di salahgunakan oleh si orang itu

  • 18 Agustus 2021 - (08:25 WIB)
    Permalink

    Melunasi pinjaman orang lain yang menyalahgunakan data Anda tidak serta-merta Anda terbebas dari BI Checking atau SLIK. Anda harus minta surat lunas dari Aeon, minta Aeon untuk segera memperbaharui data Anda ke OJK. Anda Anda harus rajin cek iDEB SLIK Anda melalui online.

    Setelah Anda terbebas dari SLIK, mungkin tidak bisa langsung ajukan kredit ke Bank, terkait histori pinjaman Anda sebelumnya. Sebaiknya, anda laporkan ke Polisi atas penyalahgunaan data Anda, dan tidak perlu melunasi pinjaman yang bukan Anda lakukan.

    Berbekal surat laporan polisi atau BAP, anda minta ke Aeon untuk membersihkan nama anda di OJK. Karena bagaimanapun itu kesalahan Aeon telah memberikan kredit pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menggunakan data Anda.

    Semoga cepat selesai!

    10
    • 18 Agustus 2021 - (16:24 WIB)
      Permalink

      Niat penulis sudah bagus mau bayar utang penipu, udah menggunakan data tanpa ijin, dibayar lagi. Niat penulis patut diapresiasi.

      Masalahnya tidak selesai begitu saja, meskipun menutup utang ke Aeon bukan berarti kolektibilitas kredit dengan skor 4 langsung hilang. Rekam jejak pemilik SLIK skor 4 mendapat predikat “diragukan’. Meskipun sudah bebas dari SLIK, pihak bank akan menilai kembali calon debitur, dan sebuah penilaian tentu butuh waktu.

      Jika membayar ke Aeon, penulis tetap harus minta Aeon untuk membersihkan SLIK ke OJK. Dengan melapor ke Polisi maka surat laporan atau BAP bisa dijadikan sebagai bukti ke Aeon untuk membersihkan SLIK ke OJK. Prosesnya, antara membayar utang penipu dan membuat laporan Polisi adalah sama, yaitu untuk membersihkan SLIK di OJK.

      Jika bukan yang berutang, ngapain bayar? Lebih baik bawa surat laporan Polisi ke Aeon sebagai ganti uang, kemudian minta Aeon untuk membersihkan SLIK.

  • 18 Agustus 2021 - (15:00 WIB)
    Permalink

    Bener,klo gak mw ribet n cepet selesai mending bayarin sekalian itu utang orang,..percuma ngurusin ke pihak berwajib n bla bla bla…cm ngabisin waktu..

  • 19 Agustus 2021 - (09:51 WIB)
    Permalink

    kayaknya khasus ini bakal panjang ya . pertama 1.050.000 itu bukan tagihan seluruhnya melainkan cicilan + denda keterlambatan bayar , jadi walaupun anda bayar 1.050.000 kanyaknya loh ya silk anda belum tentu bersih kecuali anda lunasi dulu cicilan bermasalahn itu sampai lunas.
    solusinya akan lama , tapi coba ke LBH KONSULTASIKAN baru apakah harus lapor atau ngak ke polisi .menurut saya harus lapor polis, tapi kalo langsung main lapor maaf biasnya DICUEKIN MAKANYA HARUS ADA BACKING LBH kan gak mungkin kan situ mau bayar pengacara pale lbh aja gratis . terus nanti bisa kamu tuntut gantirugi inmaterial ke AEON , kalo berhasil tuntutannya bagi komisi ke saya 15%

    2
    1

 Apa Komentar Anda mengenai AEON Credit Service?

Ada 9 komentar sampai saat ini..

Penyalahgunaan Data Saya untuk Melakukan Kredit Barang ke AEON

oleh kristin natalia dibaca dalam: 1 menit
9