Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

19 komentar untuk “Biaya Sepihak CIMB Niaga Tak Ada Penyelesaian

    • 12 Oktober 2021 - (17:53 WIB)
      Permalink

      Kagak bakalan dibroadcast lah biaya2 kek gitu, dipampangin di website doang paling, mending tutup aja pindah nyala nisp apa dbank danamon kalo sensitif biaya bulanan

  • 12 Oktober 2021 - (17:51 WIB)
    Permalink

    Emang apa untung nya pakai cimb niaga? Mending tabungan ku BCA atau BCA expresi. Atm bca banyak, dan narik atm di bca gak kena biaya

    • 12 Oktober 2021 - (18:01 WIB)
      Permalink

      Pakai CIMB Niaga:
      – Bebas biaya admin bulanan
      – Bebas transfer ke bank lain 20x setiap bulan
      – Bebas tarik tunai di ATM bank lain 20x setiap bulan
      – Bebas top up e-wallet 20x setiap bulan
      – Bisa nabung dan tarik tunai di mini market
      – Bisa tarik tunai di ATM CIMB Niaga hanya pakai HP

      BCA belum bisa kasih fitur ini.

      • 13 Oktober 2021 - (00:18 WIB)
        Permalink

        BCA tarik tunai di minimarket bisa, mini kelontong yg ga bs
        BCA tarik tunai pake hp bisa, aplikasi M banking lalu tarik tunai atau mau setor tunai.

        Kl hpmu masih monophonic ya g bs

        • 13 Oktober 2021 - (06:21 WIB)
          Permalink

          Oh, BCA sudah bisa tarik tunai di minimarrket dan pakai HP juga ya.

          Saya juga pakai BCA, tapi untuk terima transferan aja. Untuk transaksi pakai CIMB semua karena ada gratis transfer antar bank selama 20x dalam satu bulan. Apalagi sering ada promo seperti 2x transaksi tertentu bisa dapat cashback Rp.10.000 – Rp.15.000. Lumayan banget.

          • 14 Oktober 2021 - (15:27 WIB)
            Permalink

            Bca juga bisa tarik di atm tanpa kartu. Install aja MyBCA

        • 13 Oktober 2021 - (14:54 WIB)
          Permalink

          Mungkin Saldo nya pernah dibawah 2 juta, Saya pengguna Tabungan ON ACCOUNT dan Saya tidak pernah ada biaya apa-apa.

  • 13 Oktober 2021 - (05:36 WIB)
    Permalink

    Ane jg nasabah bank cimb niaga,, so far blm ada masalah yg berarti selama menjadi nasabah cimb niaga..
    Buat mas2/mbak2 yg komen diatas, menurut pengalaman ane selama jd nasabah cimb niaga, bank ini cukup memberikan kenyamanan dlm hal pengelolaan rekening,, terlebih buat org macam ane yg profesi nya cuma freelance, yg notabene penghasilan nya tidak menentu, dalam hal ini mengenai biaya admin bulanan/biaya pemilikan kartu debit..
    Tiap bank, baik swasta maupun bumn, pasti memiliki kelebihan masing2, tp jg pasti memiliki kekurangan nya tersendiri..
    Dari beberapa surat pembaca di MK, bnyk yg bilang bank bumn sering ada error di sistem, apalagi yg menyangkut e-wallet, tp kelebihannya, cukup mudah nyari mesin atm..
    Bank swasta, memang di beberapa kota agak susah nyari mesin atm, tp bisa kasih fasilitas no admin&kasih berbagai promo, entah itu cashback atau diskon atau apapun itu..

    Jd hemat ane, ga perlu lah pasang urat disini,, adem ayem aja kita, ga perlu menilai perkara yg disebutkan penulis dr 1 sisi aja, toh pasti penulis pun punya pemikiran sendiri mengenai bank yg beliau percayakan uangnya..

    2
    1
  • 13 Oktober 2021 - (08:42 WIB)
    Permalink

    Daripada ribet urusan biaya tarik tunai di ATM bersama, pindah aja ke bank digital, ada kartu debit, bebas biaya transfer dan tarik tunai di jaringan ATM bersama, prima, alto dan plus.

    Bank digital tidak hanya sekedar rekening digital tapi juga kartu debit, seperti digibank, bank BCA digital, bank UOB digital, bank jago, dll. Buka rekening juga full online, gak pake ribet harus ke kantor bank. Kedepannya, bank digital akan lebih digemari nasabah daripada bank konvensional.

    Soal biaya adm bank, Bank tidak selalu harus memberikan notifikasi kepada nasabah, itu kebijakan bank, nasabah harus tunduk pada aturan dan kebijakan bank. Jika Anda nasabah kakap, Anda bisa panggil staf atau direksi Bank ke rumah untuk mempertanyakan soal biaya-biaya, tidak ngeluh di MK.

    • 13 Oktober 2021 - (12:58 WIB)
      Permalink

      Benefit bank digital sekarang sudah mulai berkurang. Seperti Jenius dan Digibank yang sudah memberlakukan iuran bulanan seperti halnya bank konvensional lainnya.

  • 13 Oktober 2021 - (09:35 WIB)
    Permalink

    Coba mending langsung ke bank nya aja mas. Mungkin kalo kesana bisa lebih gampang komunikasiinnya. Smoga cepet selesai ya 🙏

  • 13 Oktober 2021 - (10:02 WIB)
    Permalink

    Sebelumnya terima kasih MK telah menampilkan tulisan saya. Terima kasih juga buat saudara Andri, Denny, dan Haidar yang menilai dengan lebih sopan, bijak dan seimbang. Buat teman-teman yang lain ada baiknya dibaca dulu kronologi kejadian yang saya tulis dari awal hingga selesai. Saya tidak akan menulis di sini jika ada penyelesaian oleh bank terkait, dan tidak diulur-ulur hingga berbulan-bulan.

    Masing-masing orang juga sifat dan kebiasaan yang berbeda. Ada yang dengan gampang pindah-pindah bank, ada yang mencoba menyelesaikan masalah terlebih dahulu sebelum memutuskan memindahkan dananya. Tidak ada yang salah. Tulisan ini ditujukan agar bank (apapun, bukan hanya CIMB Niaga) juga lebih peduli dengan nasabah. Bukan hanya ke saya, tapi juga ke teman-teman, di bank mana pun juga.

    Di era sekarang saya kira mengirim pesan WA atau email sudah sangat mudah dilakukan secara sistem, apalagi oleh badan usaha sekelas bank. Berbeda dengan era di mana komunikasi merupakan sesuatu yang mahal dan eksklusif. Ini hanya masalah kepedulian terhadap nasabah.

    Akhir kata, mari bersuara untuk hal-hal yang bisa menjadikan Indonesia lebih baik, dengan cara yang baik pula.

    • 14 Oktober 2021 - (22:25 WIB)
      Permalink

      Sharing pengalaman aja. Saya jg pernah mengalami ini. Soal biaya admin yg tetap kena, patokan nya bukan saldo akhir bulan. Sistem bank menilai saldo rekening Anda sudah pernah dibawah minimal, maka masuk dalam account list yg akan kena admin di bulan tsb. Kasus seperti ini setau saya sulit utk dikembalikan biaya admin tsb, karena hubungan nya sudah dgn programming of accounts. Bank enggan ambil risiko utk mengubah programming tsb.

  • 13 Oktober 2021 - (13:15 WIB)
    Permalink

    Setiap orang bebas mengekspresikan pendapatnya, kebebasan berpendapat dijamin undang-undang. Setiap pembaca MK bebas ber-opini dan mengungkapkan komentarnya. Tentu saja, setiap komentar bermacam-macam, ada yang baik dan ada yang kritis, itu sah-saja.

    Komentar saya, jika merasa berat dengan biaya adm bank, biaya kartu debit dan tarik tunai di ATM bersama, tutup saja rekeningnya, carilah bank yang bebas biaya tarik tunai dan biaya adm bulanan. Mempermasalahkan biaya adm bank tampaknya kurang logis, karena bank memang membutuhkan biaya pengelolaan rekening nasabah, disamping itu biaya adm adalah salah satu sumber pendapatan bank.

    Ibarat kita belanja barang, jika merasa mahal di toko itu, cari di toko lain yang mungkin agak murah dengan kualitas barang yang sama. Konsumen / nasabah bebas memilih bank yang paling layak baginya dan sesuai kebutuhannya.

    Jika nasabah prioritas, bank justru menawarkan benefit berlipat bagi nasabahnya, bebas biaya apapun. Dengan setoran 50 juta sudah jadi nasabah prioritas, free biaya adm dan tarik tunai di manapun dan kapanpun. Jika punya 500 juta, bisa bebas biaya segalanya.

  • 13 Oktober 2021 - (19:57 WIB)
    Permalink

    Pindah ke bank Jago atau ke bank Permata aja. Kalo untuk bank permata pakai permatame bisa langsung daftar melalui permata mobile, nanti tinggal foto ktp dan selfie. Nanti kartunya dikirim ke alamat yang dimasukkan.
    Kenapa saya merekomendasikan 2 bank di atas, karena dua2nya bagus banget. Semua yang Anda inginkan ada disitu. Transfer gratis kemana saja, tarik tunai di atm bank mana saja, bebas admin bulanan, bebas minimal saldo (saldo bisa Rp 0), tidak ada minimal saldo awal, visa aktif.

  • 14 Oktober 2021 - (16:38 WIB)
    Permalink

    Mau tanya kakak kakak…. Apakah memang kewajiban Bank memberitahu perubahan tarif ke seluruh nasabahnya? Atau memang Nasabah yang disuruh sendiri cari tahu tentang perubahan tarif tersebut?

    Biasanya pada form pembukaan rekening sebelum menyetujui kita membaca “adapun perubahan tarif dan biaya akan mengikuti ketentuan pihak penyedia jasa”

    Ini kalau saya sebagai konsumen seperti kena jebakan betmen. Sebab semua layanan yang berlangganan pasti pakai klausul ini baik dari provider telp, internet, bank ataupun lain.

    Emang rapuh Undang Undang perlindungan konsumen.

    • 14 Oktober 2021 - (22:14 WIB)
      Permalink

      Dibilang kewajiban ga juga, karena bank cuma diwajibkan mempublikasikan info terbaru ke nasabah. Tapi bank tidak diwajibkan untuk menginfokan ke setiap nasabah satu persatu. Makanya selama ini bank cuma mempublikasikan info terbaru nya di website masing-masing.

 Apa Komentar Anda?

Ada 19 komentar sampai saat ini..

Biaya Sepihak CIMB Niaga Tak Ada Penyelesaian

oleh Ade Candra dibaca dalam: 1 menit
19