Perjalanan Palembang-Yogyakarta PO Handoyo Kacau: Dioper di Tengah Jalan, Sampai Telat 24 Jam, Komplain via WA ke CS Malah Diblokir

Kepada Redaksi Media Konsumen,

Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan keluhan mengenai pelayanan dari Perusahaan Otobus (PO) Handoyo.

Saya berharap pihak manajemen pusat PO Handoyo dapat membaca surat ini dan memberikan solusi terbaik terkait kerugian waktu yang saya alami sebagai konsumen.

Permasalahan ini bermula ketika saya membeli tiket resmi PO Handoyo untuk rute perjalanan dari Palembang menuju Yogyakarta melalui aplikasi Redbus. Berdasarkan keterangan resmi yang tertera pada tiket, jadwal keberangkatan bus dijadwalkan pada hari Kamis, 4 Juni 2026 pukul 13:00 WIB. Dengan estimasi waktu perjalanan normal, saya seharusnya sudah tiba di Yogyakarta pada Jumat pagi, 5 Juni 2026.

Namun pada hari H, bus mengalami keterlambatan operasional yang cukup lama. Setelah menunggu selama 10 jam di Palembang, saya baru diberangkatkan pada pukul 23:00 WIB. Bus pengganti yang disediakan saat itu adalah bus dengan rute tujuan akhir Surabaya, bukan Yogyakarta sesuai dengan tiket yang saya beli.

Di tengah perjalanan, tepatnya saat berada di daerah Brebes, Jawa Tengah, saya diminta oleh kru bus untuk turun.

Saya kemudian dipindahkan (dioper) ke armada bus PO Handoyo lainnya yang sedang mengarah ke Yogyakarta. Akibat dari proses pengalihan armada yang kurang terencana ini, waktu perjalanan menjadi molor sangat panjang.

Saya baru berhasil tiba di kota tujuan akhir, Yogyakarta, pada hari Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 05:00 pagi. Hal ini berarti kedatangan saya terlambat selama 24 jam atau 1 hari penuh dari jadwal semula. Selama masa tunggu 10 jam di awal maupun proses pergantian bus di jalan, saya juga tidak menerima kompensasi makanan atau minuman minimum yang menjadi hak penumpang.

Sebagai langkah awal, saya sudah berupaya meminta penjelasan dan penyelesaian secara baik-baik kepada pihak agen di lapangan, tapi tidak membuahkan hasil. Selanjutnya, saya mencoba menghubungi nomor Customer Service (CS) resmi PO Handoyo melalui WhatsApp untuk melaporkan masalah ini ke manajemen pusat. Sangat disayangkan, respons yang saya terima kurang baik dan nomor WhatsApp saya justru diblokir oleh sistem layanan pelanggan mereka sehingga komunikasi terputus.

Melalui surat pembaca ini, saya selaku konsumen yang telah menunaikan kewajiban pembayaran secara lunas berharap adanya iktikad baik dari manajemen pusat PO Handoyo. Solusi spesifik yang saya harapkan adalah adanya kebijakan pengembalian dana (refund) tiket secara penuh sebagai bentuk pertanggungjawaban atas ketidaknyamanan ini.

Semoga keluhan ini dapat menjadi bahan evaluasi perbaikan layanan bagi PO Handoyo di masa depan. Terima kasih kepada redaksi Media Konsumen yang telah memfasilitasi penerbitan surat ini.

Hormat saya,

Ricky
Pangkalpinang, Bangka Belitung

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Perjalanan Palembang-Yogyakarta PO Handoyo Kacau: Dioper di Tengah Jal…

oleh Ricky dibaca dalam: 2 menit
0