Ilustrasi Hati-Hati Headline Keluhan Surat Pembaca Penawaran Palsu Oknum Marketing PinjamDuit; Dijanjikan Cicilan Rp1,4 Juta per Bulan dalam Setahun, Malah Ditagih Rp10,8 Juta dalam 14 Hari 30 Juni 202630 Juni 2026 Herry 1 Komentar Bunga Pinjaman, Cicilan pelunasan kredit, Cicilan pelunasan tagihan, Data nasabah, Disinformasi, Fintech, kebocoran data, Kondisi layanan tidak sesuai informasi, Kondisi layanan tidak sesuai kesepakatan, Misinformasi, Nominal cicilan, Penawaran kredit, Penawaran pinjaman, Penghapusan informasi, perbedaan informasi, pindar, Pindar (pinjaman daring), Pinjaman Online, PinjamDuit, Skema cicilan tadpole, Tagihan, Telemarketing, Tenor Cicilan, Tenor Pinjaman, Transparansi Informasi, Verifikasi Data Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kepada Yth. Manajemen PinjamDuit, Terima kasih banyak Media Konsumen yang sudah menerbitkan surat saya. Melalui surat pembaca ini, saya ingin menyampaikan keluhan berat sekaligus menuntut penyelesaian atas tindakan penipuan dan manipulasi yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan diri sebagai marketing resmi PinjamDuit. Kronologi Kejadian Berikut adalah kronologi kejadian penipuan yang saya alami: Tanggal Kejadian: 26 Juni 2026. Nomor WhatsApp Pelaku: +62 8*****505 (mengaku sebagai marketing PinjamDuit) Oknum tersebut menghubungi saya via WhatsApp dan menginformasikan bahwa saya bisa melakukan request tenor dan nominal angsuran flat setiap bulannya. Untuk meyakinkan saya bahwa dirinya adalah pihak resmi PinjamDuit, oknum tersebut mengirimkan foto sekali lihat (view once) yang menampilkan dashboard sistem internal PinjamDuit. Di dalam dashboard tersebut, terlihat jelas data diri saya berupa foto KTP dan foto selfie memegang KTP (yang saya yakini adalah data saat saya mengajukan permohonan di PinjamDuit). Karena foto tersebut berasal dari sistem internal, saya menjadi percaya penuh. Sebagai informasi, tujuan pinjaman saya adalah untuk usaha Street Coffee. Saya memang butuh dana untuk modal usaha. Sebelumnya saya sudah mencoba mengajukan KTA di bank, tapi hasilnya tidak disetujui karena saya karyawan kontrak dan baru merintis usaha. Dikarenakan saya memerlukan uang untuk keperluan modal usaha tersebut, atas arahan marketing tersebut, saya menyetujui penawaran dan mengajukan seluruh limit saya senilai Rp11.400.000. Janji yang diberikan adalah: cicilan diubah menjadi Rp1.400.000-an flat selama 12 bulan. Janji ini dikirimkan dalam bentuk gambar yang sekali lihat, dengan tanggal jatuh tempo angsuran pertama pada 30 Juli 2026. Oknum menegaskan bahwa skema akan diubah di sistem setelah pinjaman cair. Begitu dana masuk ke rekening saya, oknum marketing tersebut langsung menghapus beberapa chat berisi rincian penawaran dan langsung memutus kontak (melarikan diri/tidak dapat dihubungi). Ketika saya memeriksa aplikasi PinjamDuit, tidak ada perubahan tenor atau skema cicilan sama sekali. Saya justru dikejutkan dengan tagihan yang sangat mencekik: Tenor Aktual: Hanya 14 hari setelah pencairan. Tagihan Pertama: Saya diwajibkan membayar sebesar Rp10.849.236 pada tanggal 11 Juli 2026. Saya merasa sangat dirugikan, ditipu, dan kecewa. Bagaimana mungkin data pribadi yang sifatnya sangat rahasia (KTP dan Foto Selfie) bisa diakses sedemikian rupa oleh oknum marketing untuk menjebak nasabah ke dalam skema pinjaman yang tidak sesuai? Tenor di aplikasi berbeda dengan penawarannya Melalui surat ini, saya meminta iktikad baik dari manajemen PinjamDuit untuk segera: Mengusut tuntas penyalahgunaan wewenang dan akses data internal yang dilakukan oleh nomor WhatsApp +62 85*****505. Mengubah skema tagihan saya agar sesuai dengan penawaran awal marketing, yaitu cicilan Rp1.400.000-an selama 12 bulan dengan angsuran pertama di tanggal 30 Juli 2026 Bersama surat ini, saya lampirkan seluruh bukti pendukung berupa tangkapan layar percakapan, nomor kontak pelaku, serta tampilan tagihan palsu di aplikasi. Saya harap pihak PinjamDuit segera merespons keluhan ini dengan solusi nyata. Hormat saya, Herry Yogyakarta, DIY Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Munzir Akbarwan30 Juni 2026 - (16:50 WIB)Permalink Astaga! Mudah sekali percaya penipu. Dari gambar sekali liat aja sdh yakin akan di bohongi. Kenapa gak sadar.. Login untuk Membalas