Pelayanan Sangat Buruk Shopee! Customer Terima Ikan Mati dalam Kondisi Mati dan Dana Diteruskan ke Penjual

Jakarta – Pelayanan sangat buruk dialami saya (Ferro) yang merupakan customer (pembeli) Shopee. Saya sebagai customer/ pembeli selalu dirugikan sepihak oleh Shopee. Yang mana, pembeli sudah memberikan bukti foto dan video lengkap, tetapi ditolak oleh Shopee, yang justru lebih membela para pedagang di lapak Shopee.

Singkat cerita saya membeli pesanan ikan di Toko Rafa_Fishpradana dengan nilai Rp372.943,- (Kode permintaan: 220609200366951). Pesanan saya terdiri dari ikan arwana, Oscar, ikan Koi Tancho, dan lain-lain) plus bungkus kardus pengaman.

Saat membeli, pihak pedagang berjanji akan memberikan ikan terbaik sekaligus oksigen cukup ke rumah saya. Ternyata, usut punya usut pedagangnya berbohong kepada customer Shopee untuk memperoleh keuntungan sepihak. Faktanya, justru ikan yang sampai itu adalah ikan cacat yang sudah mati satu mingguan.

Karena saya sedang kerja, tentu saya membuka paket kiriman Shopee itu pada malam hari atau pulang kerja. Sementara, paket Shopee itu sampai siang/ sore hari. Nah, saat saya buka, terkejutlah saya bahwa ikan yang saya pesan seperti Oscar, Arwana, Tanco, dan lain-lain sudah mati dan airnya sudah enggak ada sekaligus keruh.

Tentu dalam kondisi panik ini, saya langsung memasukkan ikan yang sudah mati tersebut ke akuarium, berharap ikannya hidup. Namun ya memang sudah mati, Sebagian ikan ada yang tenggelam ke dalam dan ada yang mengapung matinya. Sedangkan, air dalam bungkusan ikannya juga sudah menghitam mengeluarkan bau tak sedap.

Melihat hal yang tak wajar tersebut. Saya pun klaim ke Shopee, dengan menelpon, chat, dan kirim email. Sekaligus juga klaim serta banding langsung minta pengembalian dana karena ikan mahal yang sudah saya beli, tidak ada satupun yang hidup (mati semua).

Nah, di sini kezaliman Shopee terjadi. Karena saya sebagai customer sudah mengirimkan foto dan video yang menampilkan ikan yang saya beli itu sudah mati. Tetapi, pihak Shopee tidak percaya bahwa ikannya sudah mati. Selain itu, saya juga disuruh mengirim video lengkap perjalanan ikan saya dari toko penjual ke rumah customer.

Tentu video tersebut saya tidak punya alias mustahil. Di sini pihak tim banding Shopee sudah mulai mempersulit customer. Yang ada di saya yaitu video ikan mati dari penjual yang sudah saya masukkan ke dalam akuarium. Pelayanan buruk pihak Shopee juga tak berhenti di situ. Customer service (CS) Shopee juga tidak paham dengan komplain saya. Padahal, saya sudah jelaskan detail banget. Dari percakapan suara, email, chatt, dan bukti foto serta video.

Sedihnya, beberapa hari kemudian, komplain banding saya ditolak oleh Shopee serta dana diteruskan ke penjual tersebut. Alasannya, saya tidak menerima telpon dari Shopee. Padahal saya saat itu sedang kerja di kantor. Dan, masalah saya nggak mengangkat telpon itu sudah saya jelaskan ke CS Shopee untuk disampaikan ke tim banding Shopee.

Namun nampaknya tidak ada koordinasi yang jelas antara bagian CS dengan tim banding Shopee. Jadi ini tentu saja kembali sangat merugikan customer. Sementara, pedagang yang curang karena dia mengangkat telepon saat ditelpon Shopee justru dimenangkan.

Padahal, pedagang tersebut tidak punya bukti foto serta video saat kirim ikan ke rumah saya. Intinya, pedagang tersebut tidak punya bukti apapun. Sementara, saya sebagai customer yang mempunyai banyak bukti justru selalu dirugikan.

Pelayanan buruk Shopee terus berlanjut. Sebelumnya, saya pernah membeli ikan di toko Ket_Fish01 juga dikirimkan ikan yang sudah mati atau bangkainya (Kode permintaan: 220408205498850. Total nilai kerugian saat itu Rp57.772.

Kasus tersebut juga dimenangkan penjual. Alasan penjual dimenangkan adalah, saya saat ditelpon tidak mengangkat telepon. Padahal saya sedang kerja. Sedangkan pedagang, saat ditelepon, justru mengangkat teleponnya. Mirisnya, customer memiliki foto dan video bukti ikan mati, namun pedagang tidak memiliki bukti foto atau video apapun.

Tercatat saya sudah dirugikan 6 kali transaksi terkait pembelian ikan tersebut. Berlanjut pembelian ketiga di toko Sarilelaa123 (kode permintaan: 211212194893843) dengan nilai kerugian Rp85.850. Kemudian di Toko Ket_Fish01 (Kode Permintaan: 211212170193999) dengan nilai Rp50.000,-, Toko Asia Red (Kode permintaan: 211206192522999) kerugian Rp173.215.

Selanjutnya di toko Fixapfashion (kode permintaan:211108204325605) dengan nilai Rp30.000,-. Jadi total dana kerugian customer kurang lebih Rp770.000,- dari pembelian ikan Shopee di toko pedagang ikan. Karena itu, pihak Shopee harus bertanggung jawab mengembalikan dana Rp770.000,- terhadap kerugian customer dari toko sekaligus menutup lapak toko di Shopee agar tidak menimbulkan korban baru seperti saya.

Ferro Maulana
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:4    Rata-Rata: 1/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

19 komentar untuk “Pelayanan Sangat Buruk Shopee! Customer Terima Ikan Mati dalam Kondisi Mati dan Dana Diteruskan ke Penjual

  • 13 Juni 2022 - (19:08 WIB)
    Permalink

    Kok tidak ada penjelasan dikirim dr kota mana, terus berapa hari sampai dirumah anda. Apa saya kurang teliti membaca? Ingat, barang yg anda beli sangat beresiko. Telat sedikit fatal akibatnya.

    • 13 Juni 2022 - (19:41 WIB)
      Permalink

      Jadi ingat kasus hamster Shopee, yang dimasukin kardus trus dikirim kurir reguler. Jelas banyak yang mati. Shopee juga kok memperbolehkan hewan hidup dikirim kecuali kurir instan. Kok pada tega juga, entah itu pembeli dan penjual. Ga habis pikir.

      14
      • 13 Juni 2022 - (20:31 WIB)
        Permalink

        @Lisianto
        Tadinya si shopee itu mau bantuin UKM perikanan, tapi ga tau caranya dan jadilah berantakan.
        Beda halnya sama tokopedia, dia mau terima masukan dari komunitas ikan hias/asosiasi ikan hias beberapa tahun lalu.
        Kl shopee jangankan masukan, kritikan aja ga pernah mereka dengerin

        3
        4
    • 13 Juni 2022 - (20:29 WIB)
      Permalink

      Dari Tulungagung. Yg lain ada yg dari Kediri, Jakarta, Bekasi. Tapi masa sih bisa mati semua.

      • 14 Juni 2022 - (09:15 WIB)
        Permalink

        Dan sayangnya banyak pedagang nakal juga, yang dijual apa yang dikirim apa.. Saya pernah beli ikan dibilangnya baby channa auranti, karna suami bilang itu bagus dia minta untuk di checkout kan, 10 ekor dengan harga 60rb/ekor.. Total bayar dengan ongkos kirim 668rb. Waktu datang sudah mencurigakan, tapi dalih penjual karna masih baby, suruh nunggu sampai 3 bulan… Ternyata yang dijual ikan biasa… Ga jelas banget tokonya, saya yakin juga banyak yg ketipu. Pdhl suami niatnya juga untuk jualan lagi di rumah, yang ada malah rugi. Dan udah g bisa di klaim lagi di shopeenya..

      • 14 Juni 2022 - (09:19 WIB)
        Permalink

        Saya pernah kirim ikan cupang dari Medan ke Malang, untungnya aman dan hidup semua. Justru dr Jakarta pernah kirim, pas datang mati semua, seperti sudah kelamaan matinya, karna baunya sudah busuk. Sampai saya dan suami kira sepertinya waktu pengiriman entah itu paket kepanasan didekat mesin atau gimana. Tapi kami tdk klaim ke penjual, karna menganggap itu mati diperjalanan, karna sebelumnya pernah beli di toko yang sama, tapi baik2 saja.

  • 13 Juni 2022 - (22:34 WIB)
    Permalink

    Kok masih ada yang percaya sama marketplace ini? Bukannya udah terkenal masalah sana-sini.

    1
    1
  • 14 Juni 2022 - (02:10 WIB)
    Permalink

    Ikan mending cr d kota masing-masing.. Susah pertanggungjawaban nya lagian gk bakalan ada asuransi yg back up.. Sy pernah coba pake jd id order diterima seller tapi sampai 2 mingguan gk dikirim, auto balik duitnya, mending beli d kotanya masing-masing.

    • 14 Juni 2022 - (08:55 WIB)
      Permalink

      Ikan bisa mati karena pengiriman jarak jauh/lama di perjalanan, usahakan maksimal pengiriman 2 hari lebih baik pakai pengiriman 1hari sampai jika ada, ikan bisa stress dan keracunan dalam perjalanan karena urine mereka tercampur dengan air yg di plastik makanya harus cepat sampai, biar air dan oksigen tidak bocor pakaikan Box sterofoam untuk paking ikan nya biar aman.dan saat ikan sampai di rumah harus langsung di pindahkan ke air yg segar biar mereka lega dan jadi sehat, jika dari berbagai toko kejadian nya masih sama berarti anda tidak cocok beli ikan di toko online.

  • 14 Juni 2022 - (04:41 WIB)
    Permalink

    Dikit dikit belanja online,sudah gak menghargai penjual offline, begitulah,kena azab nya ,dan lanjutkan terus ,sampai anda rugi puluhan juta ,okee

    1
    12
  • 14 Juni 2022 - (06:34 WIB)
    Permalink

    Jenis ikan bisa kuat apabila seller memakai oksigen dan bukan ditiup. Untuk jenis ikan cupang kuat meski tidak menggunakan oksigen atau ditiup.ikan kecil kecil juga sudah pernah saya kirim kuat dalam waktu 4 hari perjalanan. Kalau hamster memang dus harus dibolongi agar supaya mendapat udara bebas. Tetapi jasa kirim biasanya memakai truk tertutup kecuali menggunakan jasa kirim khusus binatang yang menggunakan bak terbuka. Flatform juga harus tahu penggunaan jasa kirim yang menggunakan alat transport yg sesuai kebutuhan. Mungkin agak mahal jasa kirimnya tapi aman.

  • 14 Juni 2022 - (07:18 WIB)
    Permalink

    Alhamdulillah sy kalau beli ikan di shopee selalu sampai dgn selamat. Ada sih sekali pada mati tp ya sdhlah, resiko beli hewan hidup di online ya bgtu.

  • 14 Juni 2022 - (07:55 WIB)
    Permalink

    Saya juga pernah kok beli ikan online, dan sebagaian besar diterima dalam kondisi hidup, kalau mati ya itu resiko saya sendiri karena beli ikan online, kalau sdh tahu resikonya saya nggak akan komplen, terpaksa beli ikan online karena sulit cari di offline terutama jenis ikan hias yang unik

  • 14 Juni 2022 - (09:02 WIB)
    Permalink

    Ikan bisa mati karena pengiriman jarak jauh/lama di perjalanan, usahakan maksimal pengiriman 2 hari lebih baik pakai pengiriman 1hari sampai jika ada, ikan bisa stress dan keracunan dalam perjalanan karena urine mereka tercampur dengan air yg di plastik makanya harus cepat sampai, biar air dan oksigen tidak bocor pakaikan Box sterofoam untuk paking ikan nya biar aman.dan saat ikan sampai di rumah harus LANGSUNG di pindahkan ke air yg segar biar mereka lega dan jadi sehat lagi, jika dari berbagai toko kejadian nya masih sama berarti anda tidak cocok beli ikan di toko online.

  • 14 Juni 2022 - (11:50 WIB)
    Permalink

    Nah sudah 6x transaksi bermasalah terus. Tapi koq masi terus-terusan belanja ikan nya onlen ka? Mungkin admin shopee nya merasa janggal juga, tiap transaksi bermasalah.

    Kalau alamat nya ga bisa dijangkau pakai instant atau nextday,ya resiko besar ikan nya mati.
    Maaf tidak bermaksud menyinggung.

  • 14 Juni 2022 - (22:48 WIB)
    Permalink

    percuma mau ngotot kayak bagaimana gak punya bukti inboxing outboxing gak bakal direspon

  • 15 Juni 2022 - (19:37 WIB)
    Permalink

    Saran pembelian hewan mending menggunakan toko ijo. Karena disana ada ekspedisi TIKI yang menerima pengiriman hewan hidup. Pakai aja jasa SDS atau minimal ONS lah.

  • 17 Juni 2022 - (13:31 WIB)
    Permalink

    Klo saya, beberapa kali beli hewan hidup, usahakan 1 kota. Dab pake kurir instan… Harusnya aman. Lagian kasian jika beda kota. Kita ngga pernah tau perlakuan hewannya pas dikirimannya.

 Apa Komentar Anda?

Ada 19 komentar sampai saat ini..

Pelayanan Sangat Buruk Shopee! Customer Terima Ikan Mati dalam Kondisi…

oleh Ferro dibaca dalam: 3 menit
19