Sudah Dilakukan Pelunasan, tapi Status Kolektibilitas Masih Macet di SLIK OJK

Saya ucapkan terima kasih banyak untuk Media Konsumen yang sangat membantu dalam menyampaikan permasalahan yang saya alami. Saya adalah pengguna Akulaku dan ada tunggakan yang belum terbayarkan hingga kondisi macet. Namun saya sudah melakukan pelunasan atas tunggakan tersebut di Akulaku dan sudah mendapatkan surat keterangan lunas pada tanggal 28 November 2022.

Saya juga sudah mendapatkan Surat Keterangan Lunas dari pihak Bank Neo Commerce pada tanggal 15 Desember 2022, karena Pihak Akulaku bekerja sama dengan pihak Bank Neo Commerce.

 

Kemudian saya coba cek SLIK OJK secara mandiri dan melihat status yang masih kualitas “Macet”.

Saya coba bertanya via email dan mendapatkan jawaban yang sangat tidak sesuai dengan bank-bank pada umumnya.Mohon penjelasan perihal tersebut kepada Bank Neo Commerce. Yang mana seharusnya status kondisi lunas, tapi belum ter-update lunas dan dari pihak CS Bank Neo Commerce mengatakan yang tidak sesuai dengan apa yang tertera di SLIK saya sendiri. Saya juga punya tunggakan yang macet, tapi alhamdulillah saya bisa melunasi dan status SLIK kualitasnya berubah menjadi “Lancar”.

Ini kali kedua saya harus menyampaikan ke Media Konsumen perihal permasalahan dengan Akulaku dan Bank Neo Commerce.

Rizal Firmansyah
Sidoarjo, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai SLIK OJK:
[Total:13    Rata-Rata: 1.7/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

23 komentar untuk “Sudah Dilakukan Pelunasan, tapi Status Kolektibilitas Masih Macet di SLIK OJK

  • 26 Januari 2023 - (08:28 WIB)
    Permalink

    Uda bnar jawaban bank ny..klo pernah macet kalapun lunas butuh bbrp tahun jejak ny hilang

    4
    4
    • 26 Januari 2023 - (08:41 WIB)
      Permalink

      Yang saya maksud bukan jejaknya tapi kualitas dalam slik, kalau jejak saya paham akan terhapus setelah 24 bulan dan paling lama 5th setelah status lunas. Padahal sudah saya lunasi tapi di Slik status belum lunas yg menyebabkan kualitas macet. Padahal di bank lain setelah saya lunasi status di slik berubah lunas

      • 26 Januari 2023 - (22:00 WIB)
        Permalink

        Setau saya emg di sistem tidk akan langsung terlihat. Benar jawaban dari pihak bank nya.
        Jika ada keperluan untuk mengajukan kredit lagi, yang di butuhkan adalah keterangan surat lunas dari bank yang bersangkutan.

        • 26 Januari 2023 - (22:03 WIB)
          Permalink

          Bila surat keterangan lunas sudah ada, harusnya bulan berikutnya sudah update di slik ojknya. Padahal sudah lunas pada bulan november tapi sampai januari belum ada terupdate dan data slik ojk kelihatan tidak jelas pelaporannya.

          • 27 Januari 2023 - (03:50 WIB)
            Permalink

            Sepertinya tidak usa dan menunda saja dulu pinjam meminjam

    • 27 Januari 2023 - (22:41 WIB)
      Permalink

      Harusnya memang kol 5 lunas.kalau benar berdasarkan pengakuan november lunas maka seharusnya 5 0.tapi di slik masih ada keterangan jumlah hari terlambat .bisa jadi pihak bank belum melakukan update

      • 28 Januari 2023 - (19:48 WIB)
        Permalink

        Seharusnya jika November , Desember dan Januari nya sudah kembali kol 2 , dan bulan peb jadi Col 1 namun jejak bekas kol 5 , 4bulan kebelakang akan terlihat dan akan hilang di kolom 24 atau 2 tahun ke depan sesuai kolom , kalau begini kasus nya akulaku emang g update sih

    • 27 Januari 2023 - (03:26 WIB)
      Permalink

      Anda ini definisi tong kosong nyaring bunyinya. Esensi dr topik yg ditanyakan penulis saja anda masih blm paham.
      Perhatikan tgl update di SLIK, 9 Januari 2023. Kalau tagihan sudah lunas per November 2022, seharusnya outstanding sdh tdk ada lagi di Desember 2022. Biasanya ditandai status LUNAS pada SLIK.
      Bukan masalah penulis tidak sabar mau berhutang lagi.
      Darurat membaca menyebabkan kepribadian Anda jd ignorant seperti ini. Malu.

  • 26 Januari 2023 - (20:18 WIB)
    Permalink

    Melihat hasil slik sepertinya ada yg janggal. Bulan November 2022 kolektibilitas dan hari tunggakan kosong tapi di bulan Desember 2022 tercatat sama dgn data bulan Oktober 2022 baik kolektibilitas maupun hari tunggakannya. Satu lagi kalau memang sdh lunas koq outstandingnya masih ada ya.

  • 26 Januari 2023 - (20:28 WIB)
    Permalink

    Sudah benar penjelasan bank, emang harus tunggu 24 Bulan, dimana-mana bank pasti begitu.
    Klo ente bertanya kenapa status masih macet setelah pelunasan. Setahu ane, itu mengenai riwayat pinjaman, tidak akan hilang selamanya. Artinya ente pernah pinjam, dengan status macet. Klo pun pelunasan status tetap pernah macet.

    1
    1
  • 26 Januari 2023 - (20:38 WIB)
    Permalink

    Kalau riwayat memang bener nunggu 24 bulan sampai dengan 5th, saya juga punya tunggakan di bank lain yg macet, setelah saya lunasi status kondisi lunas dan kolektibilitas berubah jadi Lancar. Tapi riwayat masih tetap ada. Ini yg kedua kali saya bermasalah dg Akulaku dan Bank Neo, pertama saya minta surat keterangan lunas dan saya pikir dg keterangan lunas di slik ojk akan update juga. Tapi ternyata masih bermasalah. Begitu Bang Adi.

  • 27 Januari 2023 - (07:51 WIB)
    Permalink

    jadi begini pak Rizal, sepengalaman saya bank itu untuk melapor update data ke OJK untuk pembaruan data SLIK sekitar tanggal 1-20. jadi bapak baru mendapat surat lunas 28 november 2022 tidak sempar ikut yg desember pak, jadi data pelunasan baru diupdate awal januari, maka coba bapak Rizal cek SLIK lagi untuk di bulan Januari 2023, harusnya kolom sudah COL 1, apa sudah cek SLIK untuk bulan januari 2023??

    1
    1
    • 27 Januari 2023 - (07:59 WIB)
      Permalink

      Hasil slik yg saya lampirkam itu update terbaru di 24 januari dan dari pihak bank Neo sudah update di tanggal 9 Januari pak

  • 27 Januari 2023 - (08:39 WIB)
    Permalink

    Biarpun macet klo pinjaman dengan agunan/kendaraan harusnya bisa..
    Logika bank seperti ini:
    Pinjaman pernah macet? Pinjaman apa yg diajukan? KTA/Kartu Kredit kemungkinan besar ditolak karena menurut bank kemungkinan besar macet lagi ataupun klo dibayar pada akhirnya tp LAMA alias ga profitable..
    Tapi kalo jenis pinjamannya kayak:
    -KPR
    -KKB (mobil/motor)
    -Data Tunai dengan jaminan (sertifikat/BPKB)
    Kemungkinan msh akan di ACC tapi DP akan diminta besar.. ga bs dp 10% apalagi DP 0..
    Kenapa? Klo anda gagal bayar lagi, bank bisa sita rumah/mobil/motor/brg jaminan etc.. jd ga rugi2 amat bank.. ini termasuk dalam manajemen resiko bank.. kira kira seperti itu

  • 27 Januari 2023 - (11:32 WIB)
    Permalink

    Jangankan anda yg telat…saya yang bayar lancar sebelum jatuh tempo saja dibikin kol 2 oleh bank neo…hati2 saja kl pinjol di akulaku…

    • 27 Januari 2023 - (17:44 WIB)
      Permalink

      Bener Bang Tonny, Masalah Akulaku dan Bank Neo ini ribet banget dan kurang profesional.

  • 27 Januari 2023 - (14:13 WIB)
    Permalink

    Biasa bank kelas bwh males ngerjakan hal2 sprti ini. Sprti BPR sj. Akhirnya yg dirugikan nasabah.

    • 27 Januari 2023 - (17:44 WIB)
      Permalink

      Bener sekali, nasabah udah melakukan kewajibannya tapi Bank kurang memperhatikan hal ini.

 Apa Komentar Anda mengenai SLIK OJK?

Ada 23 komentar sampai saat ini..

Sudah Dilakukan Pelunasan, tapi Status Kolektibilitas Masih Macet di S…

oleh Rizal dibaca dalam: 1 menit
23