Persetujuan Top Up Pinjaman Tunaiku Amar Bank Berbeda dengan Pengajuan di Aplikasi

Aplikasi Tunaiku dari Amar Bank “menipu” nasabah. Ini terjadi kepada saya. Saya ditawari top up pinjaman melalui aplikasi, dengan nominal pinjaman Rp30 juta, tenor 30 bulan dan angsuran sekitar Rp1,9 juta sekian per bulan. Cicilan saya tinggal 10 bulan lagi dan nominalnya hanya Rp1,7 juta sekian per bulan, bayar pun tidak pernah telat.

Saya pun kemudian mengajukan pinjaman untuk top up, dengan iming-iming bunga rendah dan sedang promo selama 30 bulan untuk Rp30 juta. Namun ternyata, tanpa konfirmasi ke saya, top up pinjaman yang disetujui hanya Rp20 juta untuk tenor 20 bulan, dengan cicilan yang sama. Sehingga dana yang saya terima hanya Rp5 juta saja.

Yang saya sayangkan, kenapa tidak ada konfirmasi? Kenapa langsung ditransfer tanpa pemberitahuan terlebih dulu ke nasabah? Sungguh di luar nalar.

Setelah saya telepon customer service-nya, jawaban mereka adalah sistem otomatis. Apabila tim analisis tidak menyetujui nominal pengajuan, mereka akan langsung mentransfer ke konsumen, tanpa konfirmasi persetujuan apakah konsumen setuju atau tidak dengan approval dari tim analisis (yang tidak sesuai dengan pengajuan awal saya).

“Penipu” yang tidak tersentuh oleh hukum, mungkin tim OJK atau pihak kepolisian bisa mendalami kasus saya. Karena hal ini bisa terjadi dengan siapapun nasabah yang tertipu oleh iming-iming mereka untuk melakukan top up pinjaman.

Iim Rajab
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

8 komentar untuk “Persetujuan Top Up Pinjaman Tunaiku Amar Bank Berbeda dengan Pengajuan di Aplikasi

  • 6 Juli 2024 - (13:22 WIB)
    Permalink

    Tidak ada yang namanya pinjol bunga rendah. Di iklannya juga ya tidak akan ada bilang bunga rendah. Yang namanya pinjol ya bunganya super tinggi, jauh di atas bank. Itulah mengapa sangat gampang dapat persetujuan pinjol, karena bunganya sangat tinggi.

    Jikalau semua saja pengguna pinjol membaca Media Konsumen sebelum pengajuan, mungkin lebih sedikit yang terjerat pinjol.

    • 9 Juli 2024 - (16:43 WIB)
      Permalink

      masalahnya adalah mereka tidak konfirmasi persetujuan nasabah, langsung transfer aja, terkadang kebutuhan setiap orang beda2, untuk bunga dan cicilan sudah diperhitungkan jadi masih dalam koridor mampu untuk membayar, terima kasih responnya om😊🙏🏻, untuk jadi catatan aplikasi tunaiku juga dari lembaga bank, Amar Bank, dan saya sudah mengajukan komplain permasalahan mereka langsung transfer tanpa konfirmasi ulang ke nasabah

  • 7 Juli 2024 - (17:50 WIB)
    Permalink

    Kok masih percaya ada lembaga keuangan orientasi profit yang mau kasih bunga rendah tanpa agunan. 🙄

    • 9 Juli 2024 - (16:39 WIB)
      Permalink

      masalahnya adalah mereka tidak konfirmasi persetujuan nasabah, langsung transfer aja, terkadang kebutuhan setiap orang beda2, untuk bunga dan cicilan sudah diperhitungkan jadi masih dalam koridor mampu untuk membayar, twrima kasih responnya om😊🙏🏻

  • 8 Juli 2024 - (08:24 WIB)
    Permalink

    mirip kayak kasus sebelumnya, kena prank top up juga..ih serem sekali bunganya..perbulan bayar bunga 736 ribu selama 20 bulan jadi total hampir 15 juta..mau untung dapat dana seger malah buntung cuman dapat 5 juta.
    bunganya kayak bayar cicilan motor, lunas dapat motor matic baru..
    belajar dari kesalahan kak, semoga kalo ingin mengajukan pinjaman cari referensi dulu jangan asal klik karena skr banyak yang menjebak dengan bunga tinggi dan gak sesuai kesepakatan awal.

    • 9 Juli 2024 - (16:40 WIB)
      Permalink

      itu dia om, biasanya mereka konfirmasi untuk ketersediaan approval tim analis sehingga tidak merugikan nasabah

      • 10 Juli 2024 - (09:45 WIB)
        Permalink

        iyaa bener biasanya sih kalo kita pakai agunan akan ada konfirmasi dulu apakah mau diterima atau tidaknya, mungkin beda dengan pinjol yang sistemnya langsung transfer, dari banyak surat pembaca yang saya baca memang kasusnya seperti itu, langsung transfer tanpa persetujuan dan sudah banyak korban , bahkan ada yang tertipu transfer balik ke bukan bagian yang terkait tapi ke personal yang ujung ujungnya tetap harus bayar cicilan perbulan.
        wah pusing juga yaa om, semoga ada rejekinya terus untuk melunasi karena ngeri banget bunganya kalo sudah terlambat.

        • 10 Juli 2024 - (18:04 WIB)
          Permalink

          sudah solved om, setelah dimuat di artikel ini, tim dari amar bank langsung menghubungi saya untuk membatalkan pengajuan dan mengembalikan dana yang sebelumnya di transfer, makasih atas responnya om 🙂

 Apa Komentar Anda?

Ada 8 komentar sampai saat ini..

Persetujuan Top Up Pinjaman Tunaiku Amar Bank Berbeda dengan Pengajuan…

oleh Ophe dibaca dalam: 1 menit
8