Telemarketing CIMB Sangat Mengganggu Padahal Telepon Sudah ‘Di-reject’ & Sudah Diinfo untuk Tidak Telepon Lagi

Yth. Divisi Consumer Banking CIMB Niaga,

Selama 1 minggu terakhir, saya secara intens dihubungi melalui telepon oleh tenaga telemarketing Anda. Dalam 1 hari, bisa ditelepon lebih dari 1 kali, dan dalam 1 minggu sejak 2 Oktober, hampir secara berturut-turut saya ditelepon setiap hari, padahal sudah saya reject.

Sampai pada Sabtu kemarin, 5 Oktober, saya meminta untuk tidak dihubungi lagi karena saya merasa sangat terganggu, seperti ditelepon debt collector yang mengejar perihal bayar utang padahal saya tidak mempunyai tunggakan apapun di bank ini.

Bisa dilihat juga, untuk nomor tersebut ada tag dari aplikasi Truecaller dengan tulisan “KTA N*JIS”, yang menandakan bukan hanya saya saja yang terganggu perihal ini.

FYI, saya cukup sering dihubungi perihal KTA dari bank-bank lain, tetapi dari CIMB Niaga melakukan hal tersebut dengan intensitas yang sangat parah dan sangat mengganggu.

Saat ini, saya memiliki 2 kartu kredit jenis CIMB Niaga JCB Ultimate dan CIMB Niaga Mastercard World ALL, di mana kedua kartu tersebut merupakan kartu kredit jenis premium (atau setara kartu kredit prioritas). Apakah seperti itu cara men-treat nasabah pemegang kartu premium?

Saya dengan sangat mudah bisa melakukan blokir nomor tersebut, namun yang saya takutkan adalah apabila ada notifikasi perihal sanggahan transaksi (misalnya kartu kredit dibobol), nomor telepon tidak bisa masuk ke nomor HP saya karena saya sudah memblokir nomor-nomor tersebut.

Dan pada saat saya melakukan pengajuan kedua kartu kredit berikut, saya tidak menyetujui apabila saya dihubungi perihal promosi terkait/produk lain di CIMB Niaga. Hal ini tentu saja menyalahi UU PDP Tahun 2022.

Saya menyuarakan hal ini karena saya cukup yakin tidak hanya saya yang merasa sangat terganggu seperti dikejar debt collector perihal tunggakan utang, dan agar bank lebih bijak dalam mengolah data nasabah dengan baik. Apabila hal ini masih dilakukan, saya bisa mengambil tindakan hukum lebih lanjut.

Bukti tercantum di bawah ini.

Johan
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Telemarketing CIMB Sangat Mengganggu Padahal Telepon Sudah ‘Di-reject’ & Sudah Diinfo untuk Tidak Telepon Lagi”

No. 930/CB/MBCX/CC/X/2024 18 Oktober 2024 Kepada Yth.: Mediakonsumen.com Up. Redaksi Surat Pembaca Dengan hormat, Sehubungan dengan surat Bapak Johan yang...
Baca Selengkapnya

7 komentar untuk “Telemarketing CIMB Sangat Mengganggu Padahal Telepon Sudah ‘Di-reject’ & Sudah Diinfo untuk Tidak Telepon Lagi

  • 8 Oktober 2024 - (13:14 WIB)
    Permalink

    kata marketing nya maju tak gentar membela target yang benar wkwkwkwkwk

    semoga di dengar sama bank nya cak
    dan gak dihubungi lagi

    • 8 Oktober 2024 - (13:15 WIB)
      Permalink

      semoga ya. saya juga mau block masalah nya takut nanti kalo ada sanggahan transaksi / kartu kebobol di hubungi dari salah satu nomor yang di block kan malah saya yang repot.
      per hari ini MASIH di telfon juga kacau dah.

    • 8 Oktober 2024 - (23:02 WIB)
      Permalink

      Sebetul nya mau nya seperti itu, karena saya sudah “bayar” annual fee seharga IDR 3 juta x 2 untuk mendapat fitur / benefit kerjasama kartu tersebut, maka sepertinya saya hanya “membuang” uang begitu saja pak.

      Yang saya sayangkan adalah karena saya punya kartu kredit “premium” yang limit nya “cukup lumayan” di angka 3 digit per kartu, menurut saya, saya bukan target market yang sesuai untuk penawaran KTA tersebut. Kalau saya butuh duit, saya tinggal gesek / cairkan dari kartu kredit saya kan?

      FYI per hari ini saya masih di telfon seperti itu, 3x per hari ini.

  • 8 Oktober 2024 - (19:41 WIB)
    Permalink

    Langkah anda dengan memakai aplikasi Truecaller sudah benar, agar bisa ketahuan tag atas nomor yang menelpon (berdasarkan database/laporan/tag dari user lain) dan karena bisa otomatis reject no tidak di kenal.

    • 8 Oktober 2024 - (23:04 WIB)
      Permalink

      Betul, itu yang saya lakukan. Saya reject telfon terus, yang dimana artinya saya tidak bersedia.

      Saya sempat angkat 1x dan informasikan kalau saya tidak butuh, tidak berminat dan tidak bersedia untuk di hubungi via telfon lagi. FYI per hari ini Senin 8 October, saya MASIH di call sebanyak 3x.

      Sebetulnya saya ingin sekali block semua nomor tersebut, tapi yang saya takutkan apabila ada sanggahan transaksi (kartu di bobol), maka notifikasi dari bank tidak bisa saya terima, karena nomor telfon saya block.

  • 9 Oktober 2024 - (10:51 WIB)
    Permalink

    Benar.. Saya juga merasakan hal yang sama.
    Padahal sudah berulang kali saya informasikan, saya tidak berminat dan tidak butuh, tapi masih ditelepon setiap harinya.. Sehari bisa lebih dari 1x..
    Dan alasan tidak saya blokir juga sama dengan alasan Pak Johan.

 Apa Komentar Anda?

Ada 7 komentar sampai saat ini..

Telemarketing CIMB Sangat Mengganggu Padahal Telepon Sudah ‘Di-r…

oleh Johan dibaca dalam: 1 menit
7