Penagihan Tunaiku dengan Spam Telepon ke Kantor Lama Saya

Kepada Yth. Tim Layanan Pelanggan Tunaiku Amar Bank,

Saya pemilik akun/nomor pelanggan: 231949710, ingin mengajukan keluhan serius mengenai praktik penagihan Tunaiku yang saya anggap melanggar etika, mengganggu privasi, dan merugikan saya sebagai konsumen.

Saya telah memberitahukan kepada pihak penagih bahwa kemampuan bayar saya saat ini adalah Rp500.000 per bulan, dan saya sudah melakukan pembayaran pertama sesuai dengan kemampuan tersebut. Namun, saya masih menerima penagihan yang tidak wajar dan bersifat mengintimidasi.

Beberapa hal yang sangat saya keberatan antara lain:

  • Pihak Tunaiku melakukan spam telepon ke kantor lama saya, meskipun saya sudah tidak bekerja di sana. Akibatnya, pihak kantor lama menghubungi saya melalui chat karena merasa terganggu oleh telepon-telepon tersebut. Tindakan ini jelas melanggar privasi dan merusak reputasi saya.
  • Salah satu pihak penagih bahkan mengancam akan menelepon pemilik kantor lama saya jika saya tidak segera membayar. Ini adalah bentuk tekanan yang sangat tidak etis dan tidak dapat diterima. Penagihan dilakukan oleh beberapa orang yang mengatasnamakan kolektor Tunaiku dengan cara yang memaksa, antara lain: Fa**** (0822-98**-**15) dan Yo***** (0822-97**-**60).
  • Pihak penagih meminta rekaman bukti dari kantor lama saya, yang jelas tidak mungkin saya dapatkan karena nomor tersebut adalah nomor kantor, bukan nomor pribadi saya. Permintaan ini pun tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan prosedur penagihan yang benar.

Saya menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut melanggar etika penagihan, mengganggu privasi, dan menyalahi ketentuan perlindungan konsumen. Dengan ini, saya meminta pihak Tunaiku untuk:

  • Segera menghentikan semua penagihan ke kantor lama saya dan tidak lagi menghubungi pihak mana pun yang tidak terkait.
  • Menghentikan penagihan oleh pihak ketiga (termasuk F*****, Y******, dan lainnya) yang menggunakan tekanan serta ancaman.
  • Memberikan penjelasan dan konfirmasi tertulis mengenai status pinjaman saya, termasuk jalur penyelesaian yang sesuai dengan kemampuan bayar saya.
  • Apabila dalam 7 hari kerja tidak ada tindak lanjut yang jelas, saya akan menempuh jalur hukum dan melaporkan praktik ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta pihak berwenang lainnya.

Demikian keluhan ini saya sampaikan. Saya berharap Tunaiku dapat bersikap profesional dan segera menyelesaikan masalah ini.

Terima kasih.

Annisa
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Penagihan Tunaiku dengan Spam Telepon ke Kantor Lama Saya”

Pertama-tama, kami menyampaikan terima kasih untuk informasi yang telah Ibu Anissa ********* ******* sampaikan sebagai pengguna loyal Tunaiku di Media...
Baca Selengkapnya

38 komentar untuk “Penagihan Tunaiku dengan Spam Telepon ke Kantor Lama Saya

    • 21 November 2025 - (11:04 WIB)
      Permalink

      saking sopannya, lebih lebih. padahal saya udah ga kerja karena mereka spam kantor lama

      • 21 November 2025 - (11:28 WIB)
        Permalink

        Kak caranya mengadukan aplikasi tunaiku kayak kakak gimana ya

        Aku kan bulan kemarin pengajuan tapi dana pinjaman udah aku kembalikan hari ini dapet chat penagihan
        Solusinya dong kak?

        • 21 November 2025 - (17:12 WIB)
          Permalink

          Emang bener2 Tunaiku collection nya suka nyepam, ga telp ga chat, ga email.
          Semua dicoba ama mereka.
          Kesel bener emang di teror kek gt, padahal mah iklan depannya pinyaman yg aman ga deg2an..
          Tp nyatanya? Kok nerror udh kek pinjol ilegal??

        • 22 November 2025 - (15:08 WIB)
          Permalink

          Mhn info maksud dana sudah dikembalikan bagaimana kak? Apakah diminta klik link ya trs dana pencairan nya hilang? Krn sy mengalami hal tersebut ,bnyk yg mengaku contact center Tunaiku d google. sy mengajukan pembatalan kredit Krn info Marketing ny berbeda yaitu jmlh angsuran dan jmlh dana yg diterima. Sy merasa dijebak oleh salesny supaya ambil pnjamnnya Krn berbeda sy mnt pembatalan trnyt contact center penipu uang pencairan raib namun angsuran masih ada. sy sudah laporan ke OJk ,cyber polri dan Polres maupun BRI tmpt rekening penipu. sampai saat ini masih dlm proses complain di Bank Amar dan Bank BRI stlh laporan ke OJK. semoga rek penipu msh dgunakan dan ada dana masuk yg bs diblokir oleh BRI, shg dpt mengembalikan pnjamn d Bank Amar . apabila ttp tidak bs maka sy akan menghadapi DC d rumah. semoga bs kuat mental

          • 22 November 2025 - (16:01 WIB)
            Permalink

            Dalam proses pencairan saya membatalkan pinjaman di aplikasi tunaiku sudah di setujui dan saya di aplikasi sudah di tolak jga selang beberapa hari saya di chat oleh customer service tunaiku kalau pembatalan tidak bisa di lakukan harus nunggu pencairan dulu, saya tanya dong lewat email tunaiku dan amar bank emang bener harus nunggu pencairan dana di kembalikan bisa membatalkan pinjaman
            . Saya pengajuan lagi dong sesuai arahan email dan chat cs tunaiku setelah cair sudah saya kembalikan dan di proses pembatalan di email pun sama gitu proses 3×24 jam dan suruh hapus aplikasi selang sebulan ada penagihan lewat email dan chat whatsapp

            Saya sdah komplain ke email katanya sistem eror suruh ganti email saja sedangkan saya di tagih gk lewt email doang di chat jga

            Terus saya komplain ke whatsapp cs tunaiku nomerku di blok
            Saya bingung mau komplain kemana?
            Karena baru pertama minjem jga

            Kalau di datengin dcnya saya kasih liat bukti kembalikan dana sama email dari amar bank/ tunaiku

          • 27 November 2025 - (20:34 WIB)
            Permalink

            Jasa amalan adalah jasa negosiasi hutang baik pinjol atau bank konvensional namanya pt amalan international

      • 22 November 2025 - (22:44 WIB)
        Permalink

        Akun saya di pakai orang gak bertanggung jawab 5tahun lalu, dan saya berusaha bayar sampe cicilan ke 11 dr 15. Disaat itu saya belum menikah.
        Dan di tahun ini mereka secara bar2 tlp ke tempat kerja suami, Alhasil saya menyelesaikan di Kantor mereka yg penuh DC, untuk nego dan bayar lunas. Parah bgt memang

    • 21 November 2025 - (13:12 WIB)
      Permalink

      menempuh jalur hukum bukannya malah butuh biaya lagi? apakah tidak lebih bagus untuk melunasi ? atau barangkali ada pihak yang mau membantu kasus beginian secara free saya kurang mengerti mungkin ada yang tau

      • 22 November 2025 - (05:58 WIB)
        Permalink

        Memang benar lewat jalur hukum akan nambah biaya, maksudnya disini menekankan saja sih. Itikad baik saya dari awal melunasi tapi dengan kesanggupan hanya 500rb. Tapi, dari pihak bank hanya diberi keringanan bayar pokok saja:(

        • 22 November 2025 - (09:02 WIB)
          Permalink

          Saran saya cukup disomasi apakai jasa lawyer setempat, cc kan ke OJK, Jika gak msk ke Pengadilan, hanya jasa somasi, biaya msh terjangkau. Cari LBH / Pengacara probono, 90% penagihan keras akan berhenti

          • 26 November 2025 - (22:08 WIB)
            Permalink

            Noted : saya bukan DC yah.
            Secara di awal dia berhutang 10juta. Setelah membayar cicilan pertama dg full , dia minta keringanan tanpa bukti merubah cicilan menjadi 500rb/bulan. Kredit melalui bank saja sangat susah utk restrukturisasi kredit.
            DC hanya meminta bukti adanya surat restrukturisasi atas kreditnya dia. Tapi dia gak punya.
            Kalau menurut saya wajar aja dia masih ditagihin secara memang sudah ada pelanggaran atas kontrak kreditnya.

        • 22 November 2025 - (10:12 WIB)
          Permalink

          Masih saja ya yg mau pinjam di tunaiku ,Bu tunaiku itu rentenir kakap kalau ada nama bank amar itu cuman kedok aja segala macem negosiasi gak akan di tanggepin Bu karena tujuan tunaiku itu riba dan riba tidak ada yg lain

          • 26 November 2025 - (11:21 WIB)
            Permalink

            Jasa Amalan itu bagaimana Pak. Mhn infonya

  • 21 November 2025 - (16:03 WIB)
    Permalink

    Tunaiku mah dari dulu itu penagihan barbar, teman 1 kantor dulu cwek disuruh jadi ***** buat bayar tagihan..gk usah bayar dan kuat2 mental aja, cuekin aja klo ada telp atau wa nanti jg capek sendiri..mau adu ke ojk jg gk ada gunanya itu. Intinya kuat mental aja.

  • 21 November 2025 - (19:03 WIB)
    Permalink

    Lapor ojk mah percuma ..gak ada tindakan apa2. Karena pernah smape ngatain HRD saya bodoh aja gak ada tindakan apa2 karena telp ke ktr Dan gak ada bukti rekaman krn telp ktr. Biasa nya sih org kuat kalo gak kesentuh gini

    • 23 November 2025 - (17:26 WIB)
      Permalink

      Seperti yg berulah itu anda bukan tunaiku…lah jelas jelas saat ajukan kredit dijelaskan angsurannya berapa, dan anda menyetujuinya. Angsuran pertama dgn sepihak anda bilang hanya mampu setor 500rb..jelas aja anda tetap ditagih kekurangannya…restrukturisasi angsuran boke tapi itu sudah terjadi setelah sekian kali angsuran..eh ini malah yg pertama langsung jadi angsuran suka suka. Emang di perjanjiannya boleh ganti ganti angsuran kah?

      2
      1
  • 22 November 2025 - (07:58 WIB)
    Permalink

    Kl menurut saya, ibu bs langsung email ke ojk saja dengan bukti2 yang ada plus sekalian ke unit cyber crime polri. Mereka melanggar POJK dan juga Hukum Pidana. Gak usah takut mereka membawa ke jalur hukum juga misalnya, krn hutang piutang masuk ke ranah Perdata dan aplg ibu juga menyatakan sanggup mencicil dgn jumlah tertentu. Dgn melakukan cara penagihan spt itu byk UU yg bs dikenakan kepada mereka.

  • 22 November 2025 - (08:38 WIB)
    Permalink

    Tmen sya punya hutang 25juta pakai tuaniku gagal byar , smpai di datangi decb ke rumahnya , trus dya blng dh gak sanggup byar , slalu berulang2 tiap ada yg dtang , dan akhirnya dsruh bikin surat Ket tidak mampu bayar SM pihak decb urus ke RT dan RW serta pakraling kerja dan foto , di serahin ke decb , di ksh waktu 3 hari buat bikin Kya gtu, stelah datang lg surat2 nya ksh ke decb , trus ksh uang bensin 30rb , stlah itu tmen sya dh GK prnah di tagih lagi , ini khusus yg rumah pribadi

    Klo yg ngekos atau ngontrak lebih gampang blng sudah tidak mampu byar , nanti si decb nya laporan nya orngnya dh pindah kontrakan gk ketemu

  • 22 November 2025 - (12:47 WIB)
    Permalink

    Banyak kasus nasabah menunggak dengan trik dan modus nasabah saat mengajukan kredit masih menggunakan tempat dan alamat kantor yang dia sendiri sudah resign atau sudah tidak bekerja di sana sehingga pada saat penagihan baru akan terketahui dari info HRD atau info dari rekan kerja nasabah bahwa tanggal dan bulan juga tahun nasabah resign LEBIH DAHULU dari tgl pengajuan kredit nasabah di sistem.

    Saya bagian audit sangat banyak nasabah menunggak dengan modus sperti ini msncantumkan t4 kerja lama padahal saat pengajuan dia sudah tidak bekerja di situ.

    Harusnya marketing kredit mengg cross check t4 kerja nasabah sebelum menyetujui kredit nya untuk menghindari kasus kasus sperti yang diposting ini.

    • 22 November 2025 - (19:47 WIB)
      Permalink

      Kak, mohon dibaca lagi dengan seksama. Disini posisinya saya meminjamkan akun ke teman, terus teman ga bayar. Krn saya ga sanggup akhirnya saya gagal bayar tp selalu ada itikad baik untuk dibayarkan kesanggupan hanya yg tertera diatas. Kemudian krn gagal bayar tsb, saya di pecat oleh kantor. Dc selalu spam sampai saat ini, dmn saya sudah tidak bekerja.

      • 22 November 2025 - (21:56 WIB)
        Permalink

        1 kata. “*****”.. alasan mba terlalu klasik, minjemin akun ke temen, temennya ga bisa/ga mau bayar.
        Saran saya kalo dc nya dateng jgn pake alasan begitu, soalnya uangnya kan cair ke rekening mba. Bukan ke rekening temen mba. Mba yang secara sadar memberikan uang itu. Meskipun alasannya konyol dan ga masuk akal, anggep aja mba bener.

        Mereka DC lapangan punya target kerja juga mba, kalo ga bisa nagih sesuai target pasti kena layoff. Mba ga kasian sama mereka?

        Jgn seolah di sini seperci DC nya yang jadi pelaku utama kejahatan.

        “Mba sendiri pelaku utama nya” ,sebelum nya kan mba di kasi perjanjian. Mba sendiri yang setuju dengan perjanjian pinjamannya. Mba sendiri yang cantumin alamat kantor dan no tlp kantor. Uang uda cair ke rekening mba, sudah mba nikmatin sampe habis. Trus sekarang mba teriak” ga mampu bayar?

        Saya heran sama orang” kaya mba, bisa dengan mudahnya melempar kesalahan tapi ga berkaca dengan diri sendiri 🤣.

        Saran saya, kalo ga mampu bayar jgn maksa buat minjem apapun alasannya.
        Stop gengsi, jgn bikin susah diri sendiri.

        2
        1
        • 23 November 2025 - (11:06 WIB)
          Permalink

          Jangan asal menilai kalau belum tahu kronologi jelasnya.
          Pertama, posisi saya di sini cuma minjemin akun ke teman. uang itu memang cair ke rekening saya, tapi bukan saya yang menikmati atau menggunakannya sama sekali.

          Kedua, justru saya yang kena imbasnya. Karena masalah ini, saya sampai kehilangan pekerjaan. Jadi beban yang saya tanggung jauh lebih berat dari yang mas bayangkan.

          Ketiga, kemampuan saya sekarang hanya 500 ribu. Itu yang benar-benar bisa saya bayar dalam kondisi saya yang sudah terdampak seperti ini.

          Yang saya permasalahkan dari awal adalah DC yang masih spam ke kantor lama saya, padahal saya sudah tidak bekerja di sana. Itu mengganggu, mencoreng nama saya, dan tidak ada hubungannya lagi dengan pihak kantor tersebut.

          Jadi sebelum menuduh atau menghakimi, tolong pahami dulu kronologinya. Saya tidak kabur, saya tetap bertanggung jawab, saya hanya minta proses penagihannya dilakukan dengan benar dan beretika.
          Saran saya juga, sebelum memberi nasihat yang merendahkan orang lain, pastikan paham dulu kronologinya. Saya tidak gengsi dan tidak memaksa minjem. Yang minjem itu teman saya, bukan saya yang pakai uangnya. Kalau dari awal masnya ngerti situasinya, mungkin komentarnya tidak akan segegas itu.

          Jadi sebelum bilang ‘jangan bikin susah diri sendiri’, coba bayangkan dulu kalau masnya ada di posisi saya kena imbas dari kesalahan orang lain sampai kehilangan pekerjaan, lalu masih disalahkan.”

          Sekian, terima kasih.

          • 23 November 2025 - (11:18 WIB)
            Permalink

            Lagu lama kaset rusak..
            Uda urus ke ojk aja, tapi percuma mau urus kaya gimana pun tetap salah.
            Uang uda cair, perjanjian sudah di setujui lalu?
            “Anda yang secara sadar memberikan uang itu ke orang lain .”

            Tenang aja perjanjian pinjaman ga bakal masuk penjara.
            Tapi bikin susah anda sendiri karena slik yang kotor di sebabkan tunggakan.
            Jadi mau dengan alasan apapun uang sudah cair ke rekening anda.

            Silahkan nikmati permainannya.
            Jadikan pelajaran, kalo ga mampu bayar jangan sok”an minjem. 🤣

            2
            1
  • 23 November 2025 - (13:11 WIB)
    Permalink

    Makasih ya sudah sibuk menghakimi tanpa ngerti kronologi. Semoga aja hidup mas/mbak selalu mulus, karena kalau sekali aja ngalamin posisi saya bantu orang, bukan pakai uang saya, tapi malah kena imbas sampai kehilangan kerja. mungkin omongan mas/mbak gak akan semudah sekarang.

    Doa terbaik aja deh: semoga mas/mbak gak pernah ngerasain balikan karma yang lagi mas/mbak ketawain ini.

    0
    1
    • 25 November 2025 - (11:04 WIB)
      Permalink

      Kalau memang yang menerima teman anda, kenapa anda yang pusing ?

      Kalau anda ditagih, yaa tinggal kasihkan kontak teman yang anda bantuin ke DC. Tinggal screenshot duit yang anda transfer ke teman Anda.

  • 23 November 2025 - (23:34 WIB)
    Permalink

    Udah,galbay aja gausah pusing pusing. Kalo kek gitu mentalnya down. Toh mereka juga ga bersyukur kita masih tanggung jawab.
    Lain kali pake nomor kantor asal aja kak biar ga jadi masalah. Kalau ga di acc ya syukur.

    • 25 November 2025 - (05:16 WIB)
      Permalink

      Saran saya mbak..sampean cuekin aja galbay aja..o…kalo di datangin DC hadapi apa maunya…

  • 28 November 2025 - (06:41 WIB)
    Permalink

    Mohon ijin bantu komentar, coba anda hubungi OJK setempat di kota atau provinsi Bapa/ ibu. Nanti sampaikan keluhan atau pengaduan yg Bpk ibu alami, krn saat ini OJK sdh memiliki Satgas utk menangani hal2 seperti ini. Jika Bpk ibu ada yg di Banten bs hub saya nanti coba sya hubungkan dgn pihak OJK Banten. Terimakasih

 Apa Komentar Anda?

Ada 38 komentar sampai saat ini..

Penagihan Tunaiku dengan Spam Telepon ke Kantor Lama Saya

oleh ciacaichewy dibaca dalam: 1 menit
38