Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Pelunasan KPR Bank BSI Kelapa Gading 20 Januari 2026 Umar Firdaus 16 Komentar Bank Syariah Indonesia, Customer Service, KPR BSI, Kredit Pemilikan Rumah, Pelunasan Kredit, Pelunasan Tagihan, Roya, Sertipikat tanah, Surat Keterangan Lunas, Surat Pelunasan Kredit Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Yth. Redaksi Media Konsumen, Saya adalah nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan fasilitas KPR di BSI Cabang Kelapa Gading 1. Melalui media ini, saya ingin menyampaikan keluhan atas sulit, lambat, dan berbelitnya proses informasi serta pelunasan KPR, yang menurut saya sangat merugikan sebagai nasabah. Kronologi kejadian: 29 April 2025 Saya menghubungi marketing BSI Cabang Kelapa Gading 1 untuk menanyakan sisa utang KPR. Marketing sebelumnya (Pak T****) sudah pindah cabang dan memberikan kontak pengganti atas nama Bu A** dan Pak I****. Saat menghubungi Pak I****, saya hanya mendapat jawaban singkat “siap Pak” tanpa informasi lanjutan. Bu A** hanya merespons dengan permintaan surat permohonan, padahal sebelumnya dengan marketing lama saya tidak pernah diminta surat apa pun. Alasannya disebut sebagai “kebijakan baru BSI”. 30 April 2025 Saya kembali menanyakan sisa utang KPR kepada Pak I****, namun kembali hanya dijawab “siap Pak” tanpa tindak lanjut. 8 Januari 2026 Saya kembali mencoba menghubungi marketing, namun tidak mendapat respons sama sekali. Saya kemudian datang langsung ke BSI Cabang Kelapa Gading 1 pukul 10.45 WIB (saya berdomisili di Depok). Namun oleh petugas keamanan saya diinformasikan bahwa tim marketing tidak ada di tempat. Saya meminta kontak marketing lain dan diberikan nomor Bu L****, namun saat saya hubungi dalam perjalanan pulang juga tidak mendapat respons. 9 Januari 2025 Saya kembali menghubungi Bu L****, Pak I****, dan Bu A**. Pak I**** hanya memberikan kembali nomor Bu A**. Karena tidak ada kejelasan, saya menyampaikan niat untuk mengadukan ke Media Konsumen. Setelah itu barulah Bu A** merespons dan kembali meminta saya membuat surat permohonan pelunasan, dengan alasan sisa utang KPR tidak bisa dicek oleh cabang karena “harus ke pusat”. Hal ini sangat membingungkan, karena: Bank lain (konvensional) dapat langsung memberikan informasi sisa KPR. Marketing BSI sebelumnya juga dapat mengecek sisa utang KPR. Saya akhirnya membuat surat permohonan diskon margin pelunasan, dengan estimasi waktu 7–14 hari kerja. 12 Januari 2025 Saya mendapat informasi total pelunasan sebesar Rp103.193.902 dari sisa total cicilan Rp110.058.389 (sisa 26 bulan). Diskon yang diberikan hanya setara 2 bulan margin berjalan, padahal KPR selama 10 tahun dengan nominal angsuran Rp3,2–4,2 juta, yang menurut saya sangat kecil dan tidak sebanding. Saya kembali diminta membuat surat permohonan negosiasi jika ingin diskon tambahan. 15 dan 19 Januari 2025 Saya menanyakan progres negosiasi karena tanggal 24 Januari saya harus membayar cicilan lagi. Namun jawabannya tidak pasti, dan saya diinformasikan bahwa perhitungan pelunasan dilakukan untuk bulan berikutnya (bulan Februari), sehingga cicilan yang sudah dibayar tetap mengurangi manfaat diskon. Keluhan utama saya: Untuk sekadar mengetahui sisa utang KPR, nasabah harus melalui proses panjang, lambat, dan bergantung pada marketing yang tidak responsif. Tidak tersedia customer service khusus kredit/KPR seperti di bank konvensional; semua harus melalui marketing. Proses pelunasan KPR di BSI terasa dipersulit, memakan waktu lama, dan sangat tidak transparan. Diskon pelunasan sangat minim dan tidak sebanding dengan sisa tenor yang masih panjang. Margin berjalan pun tidak pernah di-share ke nasabah. Sebagai nasabah, saya merasa tidak dihargai dan dipersulit, padahal tujuan saya hanya ingin melunasi kewajiban lebih cepat. Pengalaman ini membuat saya sangat kecewa dan mempertimbangkan untuk tidak lagi menggunakan produk pembiayaan di Bank BSI di masa mendatang. Melalui Media Konsumen, saya berharap Bank BSI dapat memberikan: Penjelasan resmi dan transparan. Evaluasi serius terhadap layanan KPR di cabang. Perbaikan sistem layanan agar nasabah tidak dipersulit. Demikian keluhan ini saya sampaikan. Terima kasih atas perhatian Media Konsumen. Hormat saya, Umar Firdaus Depok, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tunburg20 Januari 2026 - (12:10 WIB)Permalink Bank tdk mudah memberikan diskon pelunasan krn ada biaya tambahan utk mereka cari nasabah baru pengganti anda, hrs seleksi calon peminjam yg berkualitas dan berkarakter baik spt anda yg disiplin bayar cicilan, analisa lagi dari awal dst, jadi perlu keluar biaya tambahan. Di luar itu, spt nya komunikasi dari SDM banknya perlu diperbaiki spy tdk bikin nasabah bete. 1 Login untuk Membalas
Umar FirdausPenulis artikel20 Januari 2026 - (13:36 WIB)Permalink Ya Pak, Awal take over dari bank konvensional…SDM bank nya sangat reponsif, tanya jawab kami selalu di respon cepat…saat mo pelunasan seperti ini. Login untuk Membalas
tobias_boon20 Januari 2026 - (14:08 WIB)Permalink Tahun 2018 saya pernah melakukan pelunasan KPR di CIMB Niaga (Pelunasan lebih awal dari 15 tahun menjadi 11 tahun), kirim email ke CS via email akan dijelaskan sisa berapa, bayar penalty berapa, dan menurut saya BSI malah baik memberikan diskon, kalau CIMB tidak ad diskon (malah penalty). Jika sudah ketemu hitungan yang pas, mnrt saya segerakan untuk dilunasi biar tidak jadi beban ditengah situasi Regional yang kurang kondusif 1 Login untuk Membalas
Umar FirdausPenulis artikel20 Januari 2026 - (14:48 WIB)Permalink Ya Pak, Saya pernah pelunasan di BTN sebelum take over ke BSI, juga tidak seribet ini…pelunasan di konvensional = Sisa Utang (OST)+Pinalti (bunga berjalan), sedangkan di BSI seperti yang saya info, total pelunasan sebesar Rp103.193.902 dari sisa total cicilan Rp110.058.389 (sisa cicilan selama 26 bulan). Diskon yang diberikan hanya setara 2 bulan margin berjalan. Login untuk Membalas
Rendy20 Januari 2026 - (15:01 WIB)Permalink Mikir dua kali deh kalo begini, mau pelunasan aja syuliit. Padahal katanya syariah yaa, malah pro kepada hutang wkwk Mending sekalian bank lain yg udah jelas dan lebih sat set pelayanan KPRnya 1 Login untuk Membalas
Munzir Akbarwan21 Januari 2026 - (06:42 WIB)Permalink katanya label syariah, bebas bunga, bebas riba tapi nyatanya, lebih parah dari bank konvensional. Sekedar info, bank2 syariah atau yg berlabel syariah adalah bank yg masih baru dibentuk. sebagai bank baru permodalan, nasabah, tatakeloa, profit dan lainnya belum sekuat dan sebanyak bank2 konvensional yg sdh lama berdiri. Sehingga dalam operasional membutuhkan biaya yg tinggi. karena itu pula mereka memasang tarif suku bunga kredit pun tinggi disertai biaya2 lainnya. Demi mencapai profit. 1 Login untuk Membalas
Umar FirdausPenulis artikel21 Januari 2026 - (07:31 WIB)Permalink Ya, saya kira dulu diskon pelunasan Sisa utang pokok di kurang margin bulan berjalan, tidak ada bunga tapi margin, take over 275 juta dengan angsuran berjangka 120 dengan metode pembayaran 24 bulan, 36 bulan dan 60 bulan dengan angsuran berbeda-beda…tahun ini masuk pembayaran 60 bulan dengan nominal 4.2 juta…kalau di total lumayan juga Pak…sampai saat ini, masih alot nego nya dan di minta biaya yang lain-lain, padahal nego pelunasan belum keluar nominal, tanggal 24 sudah harus bayar angsuran… 1 Login untuk Membalas
Umar FirdausPenulis artikel23 Januari 2026 - (01:17 WIB)Permalink kalau menurut pedoman kredit Murabahah Potongan Tagihan dan Potongan Pelunasan dalam Pembiayaan Murabahah a. Bank dapat memberikan penghargaan bagi nasabah yang melakukan pembayaran tepat waktu atau lebih cepat dari waktu yang telah disepakati dalam bentuk potongan tagihan, tanpa diperjanjikan dalam akad. b. Potongan tagihan diberikan kepada nasabah yang melakukan pembayaran angsuran tepat waktu atau yang mengalami penurunan kemampuan pembayaran. Besar potongan dimaksud ditetapkan sesuai dengan kebijakan Bank. c. Nasabah dapat melakukan pelunasan pembiayaan murabahah dipercepat dan Bank tidak boleh menghalangi keinginan nasabah dalam melakukan pelunasan tersebut. d. Pada prinsipnya, kewajiban yang harus dilunasi oleh nasabah adalah sebesar sisa piutang murabahah. Dalam hal nasabah melakukan pelunasan pembiayaan murabahah dipercepat, Bank harus memberikan potongan pelunasan kepada nasabah. e. Besarnya Potongan Pelunasan, ditetapkan dengan formula sebagai berikut: Potongan pelunasan = Sisa Piutang – Sisa Harga PUPMSJT f. Sisa harga Pelunasan Utang Pembiayaan Murabahah Sebelum Jatuh Tempo (PUPMSJT) adalah Qimah haliyyah dikurangi angsuran yang telah dibayar. Dalam hal sisa harga PUPMSJT lebih besar dari sisa pokok yang tercatat oleh Bank, maka Bank mengambil sebesar sisa harga PUPMSJT. Dalam hal sisa harga PUPMSJT lebih kecil dari sisa pokok yang tercatat oleh Bank, maka Bank mengambil sebesar sisa pokok 1 Login untuk Membalas
Umar FirdausPenulis artikel12 Maret 2026 - (05:07 WIB)Permalink Ya ini sudah hampir 3 minggu bergelut dengan pelunasan selama 2 bulan belum ada informasi kapan bisa di ambil jaminan sertifikat, pelunasan di bulan Februari tanggal 19 dengan Total 99,6 juta (Total Cicilan 101 juta), 95,3 juta untuk cicilan+4.3 untuk biaya lain-lain (infonya saat take over ada biaya-biaya yang kurang di bayar seperti administrasi, notaris dll, saya minta rincian pelunasan apa saja pun tidak pernah di share oleh marketing nya, kalau bertanya yang berkaitan dengan pelunasan selalu di hiraukan atau di cuekin…sampai saat ini saya masih nunggu jaminan kapan bisa di ambil di BSI, infonya cabang masih belum menerima jaminan sertifikat dari pusat, padahal saat take over di bank awal, bisa langsung di ambil jaminan sertifikat nya… Login untuk Membalas
Umar FirdausPenulis artikel29 Januari 2026 - (18:45 WIB)Permalink Masih belum selesai nego diskon, udah 13 hari kerja + 6 hari libur, selama ini nego pelunasan nya, buat pengaduan ke bank BSI pun tidak ada guna nya 1 Login untuk Membalas
Umar FirdausPenulis artikel6 Februari 2026 - (12:57 WIB)Permalink Duh benar-benar parah banget…udah hampir sebulan belum selesai juga negosiasi pelunasan KPR di bank BSI cabang Kelapa Gading…buat keluhan ke pusat pun percuma. tanya ke cabang, alasannya bola nya di pusat…tanya ke pusat, alasan nya tidak punya access ke cabang dan semua urusan ke cabang 1 Login untuk Membalas
Umar FirdausPenulis artikel9 Februari 2026 - (11:17 WIB)Permalink benar-benar parah, selama 1 bulan progres hanya di kasih nego diskon margin Rp. 1 jutaan dari total cicilan Rp.101 juta di bulan februari…padahal bulan januari di infonya pelunasan Rp. 103 juta dengan diskon margin dengan total cicilan Rp. 110 juta, tetap bukan sisa pokok yang di pakai untuk pelunasan tapi yang di pakai total cicilan…Pelunasan di bulan maret, jadi saya kena cicilan 2 bulan (Januari-Februari) dengan cicilan Rp. 4.2 perbulan…kalau seperti ini, saya sudah tidak akan percaya lagi dengan Bank BSI dan akan tutup semua tabungan di Bank BSI. Semua embel-embel take over oleh marketing lama tidak sesuai sama sekali pas pelunasan (tidak ada pinalti, sisa pokok yang di bayar). 1 Login untuk Membalas
Achmad10 Maret 2026 - (09:38 WIB)Permalink wah sama pak, saya sedang mengajukan pelunasan di percepat di BSI kaliabang bekasi. saya kaget di kasih 11x margin + sisa pokok. ini sedang mengajukan pengurangan margin. Login untuk Membalas
Willy10 Maret 2026 - (14:22 WIB)Permalink Waduh banyak yg sama ya kasus dengan BSI, Sya di bank BSI AHMAD YANI BOGOR makan waktu 2 bulan dioper2,+ didatangi collector karena dianggap telat, padahal uda sebulan mengajukan pelunasan.sya malah ga dikasi rincian margin dsb, cuma disuruh liat aplikasi beyond BSI, mang kacau layanan BSI. Login untuk Membalas
RAMADYANI21 Mei 2026 - (16:56 WIB)Permalink Share pengalaman juga, saya mau mengajukan pelunasan dipercepat di BSI, dikasih 15x margin + sisa pokok. tim BSI tidak kooperatif dan slow response, entah alasannya sakit, sedang ada nasabah, dll. padahal saya juga nasabah. Login untuk Membalas
Umar FirdausPenulis artikel24 Mei 2026 - (22:10 WIB)Permalink Alhamdulillah saya sudah selesai semua nya, walaupun sangat melelahkan selama 3 bulan dari bulan januari sampai maret dengan total biaya 100,690.203 Login untuk Membalas