Grab Menanggapi Keluhan Soal Driver Nakal dengan Menutup Laporan Berulang Kali, Apa Ada yang Disembunyikan?!

Saya membuat pemesanan GrabBike pada tanggal 30 April 2026, pukul 17.15, dari Kuta ke Bandara Ngurah Rai di Bali, dengan nomor pemesanan A-99IJMSQWX5W9AV. Pesanan diterima oleh driver bernama Ni L*** M*** Rat***, berkendaraan Honda PCX dengan nopol DK550***P, yang posisi awalnya hanya 5 menit dari lokasi penjemputan. Saya chat untuk memberitahu ancer-ancer posisi saya, sehingga mudah ditemukan.

Driver tidak menjawab chat dan tidak dapat dihubungi. Posisi kendaraan di peta kemudian terlihat makin lama makin menjauh. Sampai akhirnya posisi driver yang tadinya hanya 5 menit dari lokasi penjemputan berubah sampai sejauh 36 menit, sudah sampai ke Canggu, atau menjadi sangat jauh sekali dari posisi penjemputan.

Kejadian ini berulang kembali pada tanggal 15 Mei 2026 pukul 12.18 di Jakarta, dengan rute dari Kuningan ke Kebon Jeruk, dengan booking ID A-9BBJBURGWR23AV. Driver bernama Iw*** Ch***, berkendaraan Smoot Zuzu, nopol B597***O, menerima pesanan dengan posisi 4 menit dari lokasi penjemputan, tetapi posisi driver kemudian sama sekali tidak bergerak, yang bersangkutan tidak menjawab chat dan tidak dapat dihubungi. Sepuluh menit kemudian yang bersangkutan (terpaksa) membatalkan pesanan karena saya tetap menunggu dan menolak melakukan pembatalan.

Kejadian seperti ini sudah terlampau sering terjadi. Terakhir, dalam kisaran 2 minggu, ini sudah terjadi 2 kali kepada saya. Entah berapa ribu kali terjadi dengan pelanggan lain!

Saya bisa saja membatalkan pesanan saat ini terjadi, tetapi yang saya dengar, jika pelanggan berulang kali membatalkan pemesanan, Grab akan memberikan penalty kepada pelanggan berupa tarif yang lebih tinggi, kesulitan mendapatkan driver, dan lain-lain, alias ada kerugian yang akan ditanggung oleh pelanggan!

Setelah kejadian, saya segera membuat laporan di aplikasi pada tanggal 30 April, pukul 17.20. Namun alih-alih mendapatkan follow up yang benar, Grab terus-menerus menutup laporan tanpa tindakan dan action yang solutif.

Pesan yang saya terima: dana telah dikembalikan dan Grab akan memastikan saya tidak lagi akan mendapatkan pengemudi tersebut di pesanan yang akan datang. Yang saya baca, masalah sudah selesai dengan pengembalian dana. Dan lain kali saya tidak akan mendapatkan driver yang sama. Ini adalah sesuatu hal yang juga bisa saya lakukan sendiri dengan membatalkan jika sampai kembali mendapat driver tersebut!

Saya tidak menyerah dan terus membuka laporan baru, dan hingga surat ini ditulis, Grab telah menutup 7 laporan saya secara sepihak tanpa action yang berarti, seolah-olah laporan tersebut remeh, tidak signifikan, dan bisa diacuhkan saja sekalipun masalah belum terselesaikan!

Saya telah mencoba menyelesaikan masalah dan pengaduan dengan baik dan melalui jalur komunikasi yang benar, dan dengan sangat sabar hingga lebih dari 2 minggu sudah berlalu, namun sepertinya tidak ada itikad baik dari Grab untuk menyelesaikan masalah dan memberikan solusi yang baik. Di pesan saya, saya sudah pula menyampaikan agar keluhan tidak ditutup sepihak sebelum ada penyelesaian, tetapi sepertinya permintaan spesifik seperti ini juga tidak ada artinya.

Saya menyayangkan cara Grab yang tidak mengindahkan laporan atas kelakuan tidak pantas yang dilakukan mitra driver-nya dan berulang kali menutup laporan secara sepihak sekalipun permasalahan belum selesai, padahal laporan yang dibuat adalah laporan valid, dibuat melalui channel resmi, didukung dengan data dan bukti yang real dan kuat, serta dilaporkan tepat waktu setelah kejadian.

Dengan sikap seperti ini, saya sekarang mengerti mengapa mitra driver sangat berani berlaku seenaknya karena tahu Grab akan bersikap cuek dan mengacuhkan keluhan pelanggan. Sepertinya sekarang jika ada pesanan yang tidak jadi diambil dan lalu dibatalkan, driver tidak lagi mendapatkan penalti, sehingga mereka merasa bebas berlaku seenaknya.

Semoga kejadian tidak menyenangkan dari Grab ini tidak dialami pelanggan lain.

Djunadi
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

9 komentar untuk “Grab Menanggapi Keluhan Soal Driver Nakal dengan Menutup Laporan Berulang Kali, Apa Ada yang Disembunyikan?!

    • 5 Juni 2026 - (13:50 WIB)
      Permalink

      Jika memang Grab memiliki layanan customer service, hal yang paling mendasar yang dapat mereka lakukan jika ada keluhan yang valid dan didukung dengan bukti kuat adalah MELAYANI dan MENANGGAPI keluhan dengan baik dan benar. Tidak menutup case berulang kali seolah-olah kasusnya fiktif dan tidak berdasar, sehingga tidak perlu dan tidak pantas ditanggapi. Apakah ekspektasi spt ini berlebihan utk perusahaan multinasional sekelas Grab?

  • 22 Mei 2026 - (02:39 WIB)
    Permalink

    Saya tidak pernah mendengar, membaca, menyaksikan, menerima keluhan teman, maupun mengalami sendiri apabila pelanggan berulang kali membatalkan pemesanan, Grab akan memberikan penalty kepada pelanggan berupa tarif yang lebih tinggi, kesulitan mendapatkan driver, dan lain-lain. Anda dengar darimana? Fakta atau jangan-jangan hanya fiksi karangan anda? Sebaliknya justru pihak driver yang mendapat konsekuensi besar jika terlalu sering membatalkan pesanan.

    Dari cerita anda, saya menduga bahwa akun anda sudah masuk blacklist di kalangan driver online—entah karena attitude, tidak bisa diajak kompromi, atau kebiasaan memberikan bintang buruk terhadap driver. Jika anda mulai sering mengalami kejadian diabaikan driver online, mulailah untuk berpikir kredit motor atau jika uang bukan masalah naiklah silverbird.

    Tujuan anda menulis SP ini juga tidak jelas apa yang sesungguhnya anda tuntut dari Grab setelah uang di refund dan driver di blacklist dari pesanan anda berikutnya. Jika anda ingin memperpanjang urusan, datang langsung ke kantor Grab dan kompromikan langkah selanjutnya.

      • 5 Juni 2026 - (13:52 WIB)
        Permalink

        Silahkan baca s&k Grab mengenai pelanggan yang sering membatalkan pesanan. Hukuman terberat yang diterapkan adalah suspend akun temporer. Coba anda lebih cerdas dan research sedikit sebelum komen! Mungkin burung anda yang gosipnya ngaco

    • 5 Juni 2026 - (14:06 WIB)
      Permalink

      Kalau anda tidak pernah dengar sebelumnya, bisa jadi anda kudet dan kuper kan? Apakah yakin pengetahuan anda begitu mumpuni? Coba cek s&k Grab untuk pelanggan yang sering melakukan pembatalan. Hukuman terberat yang dapat dikenakan Grab adalah suspend akun temporer. Jadi ADA akibat dari melakukan pembatalan, tol! Bukan fiksi hasil mengarang bebas di dunia mimpi anda, kon. Apakah jelas?!
      Dari komen Anda terlihat daya pikir anda terbatas. Jika saya sdh di blacklist di app, saya pasti tidak bisa lagi melakukan order baru. Kenyataannya, rating saya di Gojek 4.9 dan di Grab 4.8. Tapi tentu ini tidak sesuai dengan mimpi dan harapan anda kan, tol?!
      Tujuan saya menulis keluhan sebenarnya bukan urusan anda, jadi agak kurang jelas kenapa anda membuat komentar dan bersikap tidak sopan dan mengeluarkan berbagai tuduhan dan hinaan?! Apakah anda termasuk jenis driver yang sering PHP calon penumpang? Atau bahkan anda pernah dipecat Grab/Gojek karena memperlakukan pelanggan dgn tidak sopan?!
      Jika harus tahu, tuntutan saya sbb:
      – ganti rugi setara hutang luar negeri RI, yaitu Rp7,7triliun
      – permintaan maaf min 1 halaman koran di 7 koran nasional, dan
      – dibuatkan konser akbar permintaan maaf di GBK dengan 17 artis nasional
      Apakah sudah puas karena sudah tahu?!

      Perusahaan multi nasional sekelas Grab yang memiliki departemen layanan pelanggan/customer service yang biasanya bisa memberikan tanggapan yang baik dan benar atas keluhan pelanggan yang berdasarkan fakta dan bisa dibuktikan. CS Grab memilih tidak menanggapi dan menutup laporan berulang kali. Menurut anda sepertinya ini ok dan dapat diterima, kon?!

    • 5 Juni 2026 - (14:07 WIB)
      Permalink

      Kalau anda tidak pernah dengar sebelumnya, bisa jadi anda kudet dan kuper kan? Apakah yakin pengetahuan anda begitu mumpuni? Coba cek s&k Grab untuk pelanggan yang sering melakukan pembatalan. Hukuman terberat yang dapat dikenakan Grab adalah suspend akun temporer. Jadi ADA akibat dari melakukan pembatalan, tol! Bukan fiksi hasil mengarang bebas di dunia mimpi anda, kon. Apakah jelas?!
      Dari komen Anda terlihat daya pikir anda terbatas. Jika saya sdh di blacklist di app, saya pasti tidak bisa lagi melakukan order baru. Kenyataannya, rating saya di Gojek 4.9 dan di Grab 4.8. Tapi tentu ini tidak sesuai dengan mimpi dan harapan anda kan, tol?!
      Tujuan saya menulis keluhan sebenarnya bukan urusan anda, jadi agak kurang jelas kenapa anda membuat komentar dan bersikap tidak sopan dan mengeluarkan berbagai tuduhan dan hinaan?! Apakah anda termasuk jenis driver yang sering PHP calon penumpang? Atau bahkan anda pernah dipecat Grab/Gojek karena memperlakukan pelanggan dgn tidak sopan?!
      Jika harus tahu, tuntutan saya sbb:
      – ganti rugi setara hutang luar negeri RI, yaitu Rp7,7triliun
      – permintaan maaf min 1 halaman koran di 7 koran nasional, dan
      – dibuatkan konser akbar permintaan maaf di GBK dengan 17 artis nasional
      Apakah sudah puas karena sudah tahu?!

      Perusahaan multi nasional sekelas Grab yang memiliki departemen layanan pelanggan/customer service yang biasanya bisa memberikan tanggapan yang baik dan benar atas keluhan pelanggan yang berdasarkan fakta dan bisa dibuktikan. CS Grab memilih tidak menanggapi dan menutup laporan berulang kali. Menurut anda sepertinya ini ok dan dapat diterima, kon?!

  • 5 Juni 2026 - (20:27 WIB)
    Permalink

    Sepertinya Anda masuk daftar blacklist driver. Mungkin karena kasus 5 ribu rupiah yang pernah anda keluhkan di media konsumen.

    • 5 Juni 2026 - (21:13 WIB)
      Permalink

      Dan jawaban anda ternyata ngawur dan ga berdasar! Sepertinya.. mungkin.. Apakah tidak bisa beropini berbasis fakta dan kebenaran?! FYI, rating saya di Gojek 4,9 dan di Grab 4,8. Kalo ga ketemu driver busuk, aman aja tuh, ga ada masalah.
      Kenapa ‘sepertinya’ dan ‘mungkin’ dari anda memojokkan kebenaran?! Apakah anda termasuk driver bermasalah? Hmm

 Apa Komentar Anda?

Ada 9 komentar sampai saat ini..

Grab Menanggapi Keluhan Soal Driver Nakal dengan Menutup Laporan Berul…

oleh Djunadi dibaca dalam: 2 menit
9