Dana QR Cross-Border Mandiri ke Alipay Tidak Diterima, Bank Mandiri Menolak Memberi Bukti Resmi

Yth. Bank Mandiri Indonesia,

Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan keluhan dan kekecewaan saya terhadap layanan pembayaran QR cross-border Bank Mandiri yang mengakibatkan kerugian materi dan waktu bagi saya.

Kronologi kejadian:

Pada tanggal 25 April 2026 saya melakukan pembayaran menggunakan QR Code melalui aplikasi Livin’ by Mandiri ke QR Alipay di China sebesar CNY 3500 (IDR 8.980.790).

Status transaksi di aplikasi menunjukkan “tertunda”, namun saldo saya sudah terpotong. Saya segera melakukan pengaduan resmi ke Bank Mandiri nomor laporan C-260425-99103-3806545.

 

Setelah proses investigasi selama 12 hari, di hari ke-12 saya menanyakan update-nya dan pihak Mandiri menyatakan bahwa transaksi berhasil settle ke merchant, namun pihak penerima tidak menerimanya.

Saya meminta bukti teknis, resi resmi, trace ID/RRN, namun pihak Mandiri menolak untuk memberi. Saya tidak mungkin hanya mengatakan ke pihak penerima untuk percaya tanpa adanya bukti.

Saya bertanya ke Alipay apakah Alipay bisa mengecek apabila ada dana masuk dan apakah Alipay punya kuasa menahan dana masuk. Alipay mengatakan tidak punya kuasa menahan dana masuk maupun mengecek apakah ada dana masuk dari bank lain apalagi overseas, kecuali transaksi tersebut dilakukan oleh sesama Alipay maka Alipay dapat mengecek.

Apabila ada dana masuk dari bank lain selain Alipay, maka Alipay hanya membantu meneruskan ke penerima, tidak menahan dana tersebut dan si penerima akan diberikan notifikasi baik email maupun aplikasi.

Saya segera mendatangi kantor cabang Mandiri di KCP Metland Cileungsi pada 12 Mei 2026 untuk meminta bukti teknis (trace ID/RRN) atau mengajukan formulir sanggahan transaksi (dispute), namun CS Mandiri Metland Cileungsi mengatakan tidak bisa membantu dan tidak bisa memberikan solusi apa pun dengan alasan sudah dijawab via email maka itu sudah keputusan dari pusat.

Bank hanya memberikan pernyataan tertulis via email tanpa mampu menunjukkan bukti transfer, di mana saya sebagai nasabah berhak untuk menerimanya. Di sisi lain, saya sebagai nasabah seolah dibiarkan kehilangan uang tanpa perlindungan atau upaya mediasi lebih lanjut dari bank untuk menarik kembali dana tersebut.

Padahal, sesuai aturan perlindungan Bank Indonesia, nasabah berhak mengajukan sanggahan jika ada perbedaan data.

Melalui surat ini, saya menuntut Bank Mandiri untuk:

Memberikan bukti transfer resmi yang memuat nomor referensi internasional (RRN/trace ID) yang valid, bukan hanya sekadar omongan CS bahwa sudah berhasil.

Saya harap pihak Bank Mandiri bisa memberikan solusi nyata, bukan hanya sekadar jawaban template normatif bahwa “investigasi sudah selesai”.

Hormat saya,

Diana
Kab. Bogor, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Dana QR Cross-Border Mandiri ke Alipay Tidak Diterima, Bank Mandiri Menolak Memberi Bukti Resmi”

Menanggapi pengaduan Ibu Diana yang disampaikan melalui mediakonsumen.com pada tanggal 26 Mei 2026 dengan judul “Dana QR Cross-Border Mandiri ke...
Baca selengkapnya

2 komentar untuk “Dana QR Cross-Border Mandiri ke Alipay Tidak Diterima, Bank Mandiri Menolak Memberi Bukti Resmi

  • 26 Mei 2026 - (13:24 WIB)
    Permalink

    Ini transaksinya di Cina apa gimana? Merchant offline apa online? Sudah konfirmasi ulang ke pihak merchant? 🤔

  • 26 Mei 2026 - (13:28 WIB)
    Permalink

    ikut prihatin, sbg nasabah wajar sih ya req bukti teknis macam trace ID atau referensi trx biar sama2 dicek pihak penerima, semoga ada solusi lebih transparan lah & bantu solved, bukan cuma jawaban normatif tanpa bukti support

 Apa Komentar Anda?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Dana QR Cross-Border Mandiri ke Alipay Tidak Diterima, Bank Mandiri Me…

oleh Diana dibaca dalam: 2 menit
2