Debt Collector Bank Mandiri Sangat Keterlaluan dan Tidak Sopan

Pada tanggal 8 Mei 2017 saya ditelepon oleh nomor 081926783** (semua nomor telepon lengkap ada pada redaksi). Ketika itu dia mengaku dari BPJS tenaga kerja lalu verifikasi data bapak saya, saya dan suami. Saat itu saya diingatkan untuk memberikan nomor HP suami & nama kantornya.

Beberapa saat suami menelepon & bilang bahwa ia telah ditelepon oleh Bank Mandiri perihal tagihan CC bapak saya dan disuruh menelpon ke nomor 03150138**/**. Keesokan harinya saya ditelepon dengan nada mengancam dan tidak sopan. Begitu pula suami saya yang ditelepon berkali-kali ke kantornya. Orang tersebut mengaku rekanan Bank Mandiri karena BISA TAHU detail banyaknya pinjaman bapak saya, nama ibu saya padahal saya dan keluarga sudah pisah KK sejak lama.

Mengaku bahwa bapak saya tidak pernah mengangkat telepon padahal bapak saya sudah mengkonformasi bahwa sudah bicara dan sudah telepon ke Bank Mandiri perihal pinjaman dan akan dilunasi dalam waktu dekat. APAKAH BENAR INI ADALAH CARA BANK MANDIRI MENYELESAIKAN MASALAH KREDIT NASABAH?? Bagaimana bisa data keluarga kecil saya bocor? Atau telepon yg mengaku BPJS tersebut sengaja dilakukan untuk menimba data kerabat dekat nasabah??

Penelepon tersebut tidak mau mengakui nama aslinya & hanya mengaku bahwa ia rekan Bank Mandiri. Terakhir saya diberi nomor telepon 03150138**/03150490** dengan alamat Jl. Irian Barat No.1 Surabaya dan terus menelepon saya-suami dengan nomor berubah-rubah & nama samaran.

Saat ini saya berdomisili jauh dari orangtua. BUKAN suami saya yang berhutang, namun mengapa tega merusak nama baik suami saya di kantornya. Bagaimana data konsumen bisa bocor semacam itu? Ternyata sudah banyak konsumen yang mengalami hal serupa & bercerita di internet. MOHON PERHATIAN BANK MANDIRI karena ini sudah melewati batas privasi konsumen.

Ratih Citra W
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Bank Mandiri:
[Penilaian Rata-rata: 1.8]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Tentang Penulis
Ratih Citra Wardhani  

Ibu Rumah tangga yg sibuk memgurus keluarga

2 komentar untuk “Debt Collector Bank Mandiri Sangat Keterlaluan dan Tidak Sopan

  • 18 November 2017 - (23:19 WIB)
    Bu Ratih.Laporkan saja ke OJK ,Bank BI dan bisa juga ke YLKI.Penyelesaian hutang juga bs d bantu LAPSPI (Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia).Untuk ketiga lembaga dibutuhkan bukti misal rekaman tlp,ancaman berupa sms atau tertulis.Kalau hanya complain tanpa bukti tdk akan d respon.Semoga bs membantu.
  • 10 Oktober 2018 - (22:42 WIB)
    Saya juga mengalami hal yg sama, diteror debt collector di hp maupun telpon kantor utk permasalahan hutang CC ibu saya. Data2 saya dibocorkan oleh pihak bank mandiri (karena kebetulan saya juga nasabah bank mandiri) ke pihak debt collector dari PT Starindo atas nama Pak Adi , tanpa persetujuan dr saya. Hal ini sdh saya adukan baik ke 14000 maupun ke OJK. Kalau lihat dari banyaknya cerita dengan kejadian yg sama seperti yg saya alami, saya pesimis ada perbaikan dari pihak Bank Mandiri

 Apa Komentar Anda mengenai Bank Mandiri?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Debt Collector Bank Mandiri Sangat Keterlaluan dan Tidak Sopan

Ratih Citra Wardhani 1 menit
2