Dana Hilang di Bukalapak

Tanggal 7 Januari 2018 pukul 18:14 saya melakukan transfer ke rekening resmi Bukalapak untuk pembayaran HP Samsung J7 Pro dari pedagang BL bernama Mira Mira. Harga tertera Rp2.5 juta. Saya melakukan chatting dengan seller dan mendapatkan harga nego Rp2 juta. Seller mendapatkan kode pembayaran dari Bukalapak dan meminta saya transfer Rp2.001.692.

 

Dan saya lakukan pembayaran tsb, bukti terlampir.

Pada saat saya transfer saya langsung kirim pesan ke Bantuan BL, bukti terlampir:

Saya mendapat email dari BL jika seller melanggar dan account dinonaktifkan. Kode tagihan: BL181160FCBZiNV pada tanggal 8 Januari dibatalkan oleh BL dan statusnya dibuat kadaluarsa, bukti terlampir:

Saya kembali e-mail BL berkali-kali dan menyertakan bukti semuanya. Namun tidak ada kejelasan maupun respon ke mana dana yang telah saya transfer.

Tanggal 9 Januari saya telepon ke BL dan diterima oleh Jafar. Disampaikan jika dana saya hilang dan sudah masuk ke penjual lain. Dikarenakan nomor kode terakhir pembayaran berbeda. Dan hal ini bukan pertama kalinya terjadi. Sudah sering terjadi.

Secara hukum jelas saya punya bukti saya transfer ke rekening resmi Bukalapak, bagaimana mungkin orang lain bisa seenaknya ambil uang dari rekening BL? Tidak ada verifikasi? Yang tahu sistem pembayaran adalah orang dalam BL. Dan ini ternyata sudah menjadi rahasia umum sehingga seller nakal bisa leluasa melalakukan penipuan, dan pastinya ada orang dalam yang membantu.

Jadi bisa diartikan. Jika pembeli salah nomor satu digit saja memasukan kode angka di belakang nominalnya padahal transfer jelas ke rekening resmi Bukalapak, maka pembeli menanggung resiko uang hilang? Di mana tanggung jawab Bukalapak?

Katanya belanja di Bukalapak aman. Ternyata tidak. Dan saya tanyakan case penipuan ini memang sering terjadi di Bukalapak. Tapi tidak ada antisipasinya dari Bukalapak, yang sudah 8 tahun menjalani bisnisnya.

Saya transfer ke rekening BCA resmi Bukalapak. Masa bisa masuk ke rekening penjual lain??? Dan masa orang lain bisa seenaknya ambil uang dari Bukalapak??? Setahu saya uang bisa di-release jika ada konfirmasi dari pembeli, artinya dana akan ditahan dulu oleh Bukalapak.

Saya minta pertanggungjawaban Bukalapak. Saya tidak mengirim uang tersebut ke orang lain, tapi ke rekening resmi Bukalapak. Bukalapak seharusnya tahu ada celah yang bisa dijadikan modus penipuan.

Tolong dikembalikan uang saya. Saya minta pertanggungjawaban dari Bukalapak. Bukti transfer jelas uang dikirim ke Bukalapak. Jika ada kesalahan di sistem yang sudah menjadi rahasia umum dari penjual nakal seharusnya ada action dari Bukalapak.

Tolong saya dibantu, agar tidak ada korban lagi seperti saya. Mohon diberikan bantuannya

Terima kasih.

Naomi Camelia
Account BL: nalia20
Tangerang Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Bukalapak:
[Penilaian Rata-rata: 3]
Tanggapan Bukalapak atas Surat Pembaca “Dana Hilang di Bukalapak”

Dengan hormat, Terima kasih atas hubungan yang terjalin dengan baik antara Bukalapak dan MediaKonsumen.com selama ini. Sehubungan dengan dimuatnya Surat...
Baca Selengkapnya

9 komentar untuk “Dana Hilang di Bukalapak

  • 9 Januari 2018 - (21:14 WIB)
    Yth. Ibu Naomi Camelia

    Dari kronologis masalah ibu, itu jelas adanya dugaan pidana penipuan dan penggelapan.

    Saran saya, ibu lapor polisi di Mabes Polri bagian pidana khusus sesegera mungkin.

    Terima kasih.

    Hormat saya
    Syukni tumi pengata, SH.
    Advokat Konsumen
    HP. 081287286164
    http://www.tumilawyers.com

  • 10 Januari 2018 - (01:06 WIB)
    Itu kok tagihannya 2.5 jt di invoice bukalapak, tp bayarnya 2 jt. Berarti itu lengah juga di mbaknya. Misal kalo nego, harus disesuaikan di app bukalapaknya juga. Biar 2 jt. Trs invoicenya 2jt. Kalo case mbak, itu jelas penipuan sellernya.
    • 10 Januari 2018 - (05:54 WIB)
      Lengah atau tidak di pihak konsumen, seharusnya sistem market place menjamin keamanan dengan tidak merelease dana ke seller kalau buyer belum konfirmasi terima barang.. karena pembayaran dilakukan melalui pihak ketiga (BL) dan bukan langsung peer to peer
  • 10 Januari 2018 - (02:26 WIB)
    Wow.. Ini modus penipuan baru dari seller kriminal, sekaligus celah keamanan serius buat program negonya Bukalapak.. 😱

    Dari kronologi di atas, menurut pemahaman saya, modus yang digunakan seller adalah meminta buyer untuk transfer sejumlah dana dengan kode unik yang “seolah-olah” adalah hasil nego untuk transaksi tersebut. Padahal nominal itu adalah untuk transaksi fiktif lain yang dibuat oleh seller penipu tersebut. Ketika sistem Bukalapak berhasil memverifikasi nominal transfer tersebut, maka transaksi fiktif tadi langsung valid, dan dana bisa dicairkan oleh seller penipu ketika dia mengonfirmasi penerimaan barang untuk transaksi fiktif tadi. Sementara transaksi Mbak Naomi dibatalkan oleh sistem secara otomatis (kedaluwarsa) karena jumlah nominal transaksinya berbeda.

    Bukalapak harus mengambil langkah serius dengan melaporkan seller penipu ini ke pihak polisi sampai tertangkap, jangan malah ditutup-tutupi dan selesai dengan hanya memberi kompensasi ke pihak korban! Karena kalau dibiarkan, ini pasti keterusan dan akan semakin marak. Begitu banyak tindakan fraud dan penipuan di dunia maya, berapa banyak yang berakhir sampai tuntas kasus hukumnya? Inilah justru sebenarnya salah satu fungsi UU ITE, yaitu melindungi konsumen dari transaksi fraud di dunia maya seperti ini. Kita lihat apakah para penegak hukum serius dalam hal ini, atau hanya serius menindaklanjuti laporan UU ITE hanya jika untuk pasal “hate speech” saja?

    Kepada Mbak Naomi, harap berhati-hati lagi ke depannya. Saya yakin sih Bukalapak pasti bertanggung jawab.. 🙂 Tapi jangan hanya cukup dengan pengembalian dana saja yah. Mbak harus menuntut Bukalapak agar serius mengungkap kasus ini sampai tuntas dan penipunya tertangkap.. 😉

  • 10 Januari 2018 - (11:10 WIB)
    Antara kagum dan prihatin 😂😂

    Di satu sisi kagum dengan “kreatifitas” orang Indonesia yg dgn cepat nemu aja celah utk cari untung dari sebuah peluang baru.

    Di sisi lain prihatin karena kreatifitas ini dipakai utk tindakan kriminal 😷😭

  • 11 Januari 2018 - (05:12 WIB)
    Seaman amannya sistem kalo yang beli bloon kaya lu ya tetep aja ketipu??!!! Kalo lo mau terlindungi sama sistem bukalapak ya lu harus transaksi sesuai sistem bukalapak yaitu lu harus bayar sesuai invoice OON!! Lo tau gak sih apa yg terjadi sama elo?!!! Penjual itu penipu, dia transaksi dengan id lain, dan penjual itu kasih nominalnya ke elu, dan elo mavem kebo yg idungnya dipatok besi nurut2 aja bayarin apa yg dikasih penjual bukan apa yg tertera di invoice wkwkwkwk, lagian kalo mau beli barang liat dulu teputasi penjualnya kaleee, percumanjg ngomong panjang2 paling gak paham otaknye..
    • 11 Januari 2018 - (09:28 WIB)
      Ohh… anda merasa pintar ya? Baru tau ada Orang pintar cara ngomong nya seperti itu.
  • 11 Januari 2018 - (05:33 WIB)
    Belanja online memerlukan ketelitian tapi di lain sisi praktis dan menguntungkan, untuk kasus ini jadi merugikan yang mungkin dikarenakan kepercayaan Bu Naomi yang transfer sejumlah uang pembayaran ke rekening Bukalapak. Mudahan terselesaikan permasalahan ini.
    Jika tidak , akan menjadi salah satu faktor penurunan kepercayaan konsumen untuk berbelanja online.

 Apa Komentar Anda mengenai Bukalapak?

Ada 9 komentar sampai saat ini..

Dana Hilang di Bukalapak

nalia nalia 2 menit
9