Tanggapan Bukalapak atas Surat Pembaca “Dana Hilang di Bukalapak”

Dengan hormat,

Terima kasih atas hubungan yang terjalin dengan baik antara Bukalapak dan MediaKonsumen.com selama ini. Sehubungan dengan dimuatnya Surat Pembaca di MediaKonsumen.com tertanggal 9 Januari 2018 yang ditulis oleh Ibu Naomi Camelia perihal transaksi di Bukalapak dengan artikel yang berjudul “Dana Hilang di Bukalapak”, izinkanlah kami untuk membantu memberikan penjelasan.

Menindaklanjuti keluhan yang dialami oleh Ibu Naomi, kami sudah melakukan konfirmasi dan memberikan penjelaskan kepada Ibu Naomi, terkait permasalahan yang dialami oleh Ibu Naomi setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut pada komunikasi yang dilakukan dengan pihak pelapak Ibu Naomi melakukan proses nego tanpa melalui sistem nego yang tersedia pada sistem kami, melainkan melakukan nego secara langsung kepada pihak pelapak. Perihal proses penipuan tersebut kami sampaikan pada transaksi yang dilakukan oleh Ibu Naomi pada nomor transaksi 180611229019 sudah secara jelas tertera bahwa tagihan pada transaksi yang Ibu Naomi lakukan adalah sebesar Rp2.501.776 namun dikarenakan tergiur dengan tawaran diskon harga dari pelapak yang menawarkan untuk hanya perlu melakukan pembayaran sebesar 2 Juta Rupiah maka Ibu Naomi menyanggupinya dan mengikuti arahan pelapak dengan melakukan transfer sesuai nominal yang diminta oleh pelapak sebesar Rp2.001.692.

Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut nominal transaksi yang diminta pelapak tersebut adalah nominal transaksi untuk transaksi pembelian pulsa pada akun pelapak tersebut dan bukan untuk transaksi yang dilakukan oleh Ibu Naomi. Saat ini akun pelapak tersebut sudah kami nonaktifkan dan kami sudah menjelaskan kepada Ibu naomi perihal prosedur pencairan dana yang dapat Ibu Naomi lakukan.

Kami harap agar ke depannya ketika Ibu Naomi dan para pengguna lainnya melakukan transaksi agar selalu mengikuti arahan yang berlaku dan hanya melakukan transfer dana ke rekening Bukalapak sesuai dengan nominal tagihan yang tertera pada detail transaksi dan atau yang tertera pada email konfirmasi pembayaran yang kami kirimkan.

Bukalapak akan selalu berkerja sama dengan para Pelapak dan Pembeli kami, demi kenyamanan mereka selama bertransaksi berjualan dan juga berbelanja. Kami percaya bahwa transparansi penting untuk memastikan kepercayaan konsumen kami di Bukalapak.

Demikian surat tanggapan ini kami buat dan kami mohon kerja sama yang baik untuk dapat dimuat sebagai tanggapan resmi.

Salam,

Evi Andarini
Public Relations Manager Bukalapak
Plaza City View Lt. 1
Jl. Kemang Timur no. 22 – Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tanggapan Bukalapak:
[Total:269    Rata-Rata: 1.2/5]
Dana Hilang di Bukalapak

Tanggal 7 Januari 2018 pukul 18:14 saya melakukan transfer ke rekening resmi Bukalapak untuk pembayaran HP Samsung J7 Pro dari...
Baca Selengkapnya

10 komentar untuk “Tanggapan Bukalapak atas Surat Pembaca “Dana Hilang di Bukalapak”

  • 12 Januari 2018 - (18:48 WIB)
    Permalink

    Salut buat Bukalapak yang cepat tanggap menyelesaikan masalah ini.. ? Tapi bagaimana urusan dengan si penipu tadi? Apakah ada proses hukum ke pihak yang berwajib? Dengan data-data lengkap yang dimiliki Bukalapak sebenarnya sangat mudah untuk mengungkap siapa penipu tadi dan memprosesnya secara hukum.

    Jika masalah hanya selesai dengan mengganti kerugian konsumen, saya khawatir nantinya si penipu bisa dengan leluasa mengulangi perbuatannya lagi. Jika ada ribuan kasus yang serupa ini, apakah Bukalapak mau terus-terusan mengganti kerugian konsumennya? Saya yakin sih tidak..?

  • 2 Juli 2018 - (03:23 WIB)
    Permalink

    Akankah kasus serupa akan terjadi kembali? Saya sendiri baru saja mengalaminya. Celah pada sistem Bukalapak sangan mudah digunakan sekalipun kita transfer ke rekening resmi Bukalapak yang notabene dijamin aman, namun ternyata nominal yang dibayarkan adalah transaksi si pelaku terhadap seller lain. Ditambah respon SDM anda di bagian Customer Service sangat lamban ketika terjadi indikasi penipuan serta kurangnya informasi jelas saat membekukan dana korban penipuan. Dengan mudahnya si penipu memanfaatkan kelambanan tersebut dengan menghubungi korban terlebih dahulu dan mengaku sebagai pihak Customer Service, serta membuat transaksi palsu dengan alasan sistem Bukalapak sedang bermasalah. Maka sama saja dana secara mudah menjadi milik pelaku secara otomatis tanpa verifikasi dari pihak yang mempunyai rekening bersangkutan, salah satu contoh untuk pembelian pulsa atau top-up akun si pelaku. Apa tindakan preventif Bukalapak kedepan? Seharusnya akun-akun yang melakukan juga langsung ditindak tegas, dan sistem sekelas perusahaan besar Bukalapak bisa mencegah terjadinya transaksi sepihak, yang malah dibayarkan oleh korban dengan tanpa sepengetahuan korban.

    • 2 Juli 2018 - (03:25 WIB)
      Permalink

      Ini malah saya yang korban malah dananya sekarang dibekukan. Akun si pelaku malahan sempat aktif berjam-jam sebelum akhirnya (katanya) di non-aktifkan.

  • 24 Juli 2018 - (15:44 WIB)
    Permalink

    Saya juga baru saja terkena kasus hampir serupa dengan Bu Naomi dengan nominal yang jauh lebih besar dan jawaban bukalapak juga dana sudah dipakai beli pulsa

    Bolehkah ibu berbagi cerita apakah dana berhasil dicairkan sesuai dengan prosedur yg katanya diinformasikan?

    Kalau boleh tau prosedurnya bagaimana ya bu?

    Saya juga heran dengan Bukalapak yg mengatakan dana sudah dipakai beli pulsa, sedangkan pembelian pulsa max 1jt

  • 11 April 2019 - (17:00 WIB)
    Permalink

    transaksi pembelian pulsa pada akun pelapak ini yang harus dibenahi. Semoga Buka lapak bijak dengan memberikan kompensasi kepada kami yg pernah dirugikan ketika bertransaksi di buka lapak.

  • 12 November 2019 - (00:45 WIB)
    Permalink

    Komplain terhadap e-commerce ini tidak pernah sepi, tiada hari tanpa komplain dari konsumen. Mengerikan!

    Sebagai konsumen sebaiknya tidak tergiur dengan promo dan iming-iming dari e-commerce, daripada kecewa dan menderita kerugian lebih besar.

    Saya sama sekali tidak tertarik dengan e-commerce ini, apalagi dengan banyaknya komplain dari pembeli. Parahnya, ketika terjadi komplain konsumen harus bicara dengan robot dengan jawaban template.

    Disisi lain, konsumen harus berhati-hati bertransaksi dengan penjual, harus teliti memilih penjual agar tidak rugi waktu, biaya dan tenaga untuk komplain. Beberapa oknum penjual tidak memperhatikan pesanan dari pembeli, yang penting barang laku, jika konsumen komplain urusan belakang.

  • 6 Januari 2020 - (05:30 WIB)
    Permalink

    Saya juga ketipu transfer Rp. 5.485.849 untuk pembelian laptop ASUS ROG STRIX III G531GD i5 9300H 1TB-SSHD 8GB GTX1050-4GB WIN-10
    ASUS ROG STRIX III G531GD i5 9300H 1TB-SSHD 8GB GTX1050-4GB WIN, buka lapak kemudian melakukan pembatalan sepihak, kemudian mereka pihak buka lapak coba ganti nomor hp saya dengan hp mereka tampa mengimformasikan ke sy kalau mau ganti no hp, kemudian uang dipindahkan ke bukadompet, tau tau ada transaksi beli pulsa dan uang habis, uang sy habis di bukadompet terkuras sama pelaku buka lapak, sampai sekarang lapor ke pihak buka lapak ga ada solusinya alasanya tunggunsampai 1 x24 jam, sampai sekarang uang hilang komfirmasi penipuan ga,..

    • 3 Mei 2020 - (14:18 WIB)
      Permalink

      Dari case ny mas rahmat kira2 dt pihak BL.udh ngasih solusiny belom? Ada gnti rugi dr BL tdk ms. Sy mempunyai msalh yg sama ini..

  • 3 Februari 2020 - (09:04 WIB)
    Permalink

    Alasan klasik dr bukalapak,pelapaknya ga ada yg dproses hukum, customer blanja di bukalapak, kena tipu di aplikasi bukalapak, cma maaaf bhasanya,ada baiknya memang ditutup ini bukalapak, banyak korban dan sistemnya ga aman

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Bukalapak?

Ada 10 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Bukalapak atas Surat Pembaca “Dana Hilang di Bukalapak…

oleh BukaBantuan Bukalapak dibaca dalam: 1 menit
10