Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Stephanie Pisca Lius

Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com Yth.,

Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan MediaKonsumen.com kepada PT Bank DBS Indonesia (Bank DBS Indonesia) selama ini.

Melalui surat ini, kami ingin memberikan tanggapan atas surat pembaca bertajuk “Komplain untuk Bagian Collection KTA DBS” dari Sdri. Stephanie Pisca Lius yang dimuat secara online pada media MediaKonsumen.com tanggal 18 Juli 2019.

Dalam surat pembaca disebutkan bahwa penulis menanyakan status pinjaman Dana Bantuan Sahabat yang menurut beliau telah diselesaikan. Kami telah mencoba menghubungi Sdri. Stephanie Pisca Lius untuk mengkonfirmasi status pelunasan tersebut namun tidak berhasil. Informasi ini kemudian kami sampaikan melalui surat.

Kami berterima kasih kepada Sdri. Stephanie Pisca Lius atas kerjasamanya, juga kepada MediaKonsumen.com yang telah berkenan menayangkan surat tanggapan ini.

Salam,

Mona Monika
Head of Group Strategic Marketing & Communications
PT Bank DBS Indonesia


Catatan Redaksi: Tanggapan ini dikirimkan melalui email ke Redaksi Media Konsumen.

Berikan penilaian mengenai Tanggapan Bank DBS Indonesia:
[Total:10    Rata-Rata: 1.7/5]
Komplain untuk Bagian Collection KTA DBS

Redaksi Media Konsumen yang saya hormati, Berikut adalah ungkapan kekecewaan dan kekesalan saya terhadap pelayanan collection Bank DBS. Kronologinya sebagai...
Baca Selengkapnya

3 komentar untuk “Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Stephanie Pisca Lius

  • 30 Juli 2019 - (15:15 WIB)
    Permalink

    Dear DBS,

    sampai detik ini handphone saya tetap aktif…

    dan setelah saya memuat komplain saya di media konsumen barulah ada telpon dari pihak DBS, kenapa sebelum nya tidak ada telpon dari pihak DBS, sampai saya yg inisiatif telp ke bagian collection dan di buat menunggu berminggu-minggu..

    dan sebagai tambahan informasi, saya sudah di hubungi oleh bapak Ali dari Bagian Penagihan dan sudah nego diskon pelunasan denda, dan sudah saya bayarkan denda tersebut. saat ini saya masih menunggu konfirmasi dari Pak Ali atau bagian penagihan DBS terkait proses surat lunas saya.

    saya dikasih nomor wa untuk mengirimkan bukti transfer pelunasan denda, dan sudah saya kirimkan bukti transfer nya, tapi ketika saya menanyakan proses surat lunas kembali tidak ada tanggapan, hanya di read saja wa saya.
    (saya mau mengirimkan screenshot wa saya tp ga ada menu upload gambar di tanggapan ini).

    Mohon untuk bagian penagihan DBS untuk memberikan jawaban yang jelas terkait status pinjaman saya dan proses penerbitan surat lunas saya. Terima kasih.

    Regards,

    Stephanie

  • 13 Oktober 2020 - (10:04 WIB)
    Permalink

    Dear Ibu. Stephanie,

    Saya juga merasakan hal yang sama, setelah beberapa kali diingatkan untuk membayar pelunasan dan saya melakukan pembayaran, untuk surat pelunasan tak kunjung ada jawaban yang jelas.

    Terima kasih
    Risma

  • 21 Juni 2021 - (18:16 WIB)
    Permalink

    Dear Ibu Stephanie,

    Saya juga seperti itu.. padahal sudah buat surat pernyataan diatas materai yg isinya akan saya lunasi berdasarkan nominal yg sudah diberikan potongan keringanan dari nominal tagihan tunggakan beserta denda dan setelah selesai berarti LUNAS. Tapi masih ditagih denda dan muncul bill tagihan kartu kredit. Kalau ditelp CS dilempar ke collection. Ditelp collection dijanjikan ditelp PIC yg menghandle tapi tidak ada telp, dan masih berbunga terus denda nya. Mungkin sistem bank DBS memang beda dari bank lain, kalau bank lain saya bayar sesuai kesepakatan yakni potongan nominal tagihan dari tagihan keseluruhan beserta denda ya selesai tidak ada tagihan yg muncul lagi dan diemail surat pelunasan nya. Sungguh mengecewakan nasabah, dan saya setelah permasalahan ini selesai entah kapan tidak akan memakai bank DBS lagi (kapok) jelek permainannya.

    Terima kasih
    Aloysius

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Bank DBS Indonesia?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Stephanie Pisca Lius

oleh Redaksi dibaca dalam: 1 menit
3