Penyelesaian yang Mengecewakan dari Asuransi BNI Life

Terkait surat pembaca yang sudah saya kirimkan 2 kali di Media Konsumen, mengenai kekecewaan saya terhadap asuransi BNI Life yang memotong sepihak sebanyak 2 kali sebesar RP. 1.638.370 di kartu kredit saya, Pihak BNI Life sudah menanggapi baik, namun tidak ada jalan keluar yang diberikan. Uang saya tidak kembali walaupun setengahnya, dikarenakan pihak BNI Life mengatakan sudah sesuai prosedur dengan alasan tidak sesuai dengan ketentuan polis.

Di sini dianggap sebagai kesalahan saya, karena sudah menyetujui telemarketing-nya. Padahal saya sebagai pengguna kartu kredit yang baru, saya punya alasan juga. Saya mengira itu sebagai bagian aktivasi kartu karena saya baru pengguna pertama kartu kredit. Saya masih polos msalah asuransi. Saya pun menanggapinya dengan baik, karena juga berhubungan dengan telepon kantor. Kalau saya tahu sistemnya akan begini, saya juga tidak akan menyetujuinya.

Mengenai pihak BNI Life yang mengatakan sudah melewati ketentuan polis, sehingga uang tidak kembali dimana saya yang baru komplain setelah 2 kali pemotongan, hal ini karena saya baru menyadari ternyata ada pemotongan kartu kredit saya, hanya melalui SMS. SMS yang masuk dari BNI Life, saya mengira dari pihak kartu kredit. Bagaimana, saya pengguna baru, saya bingung, dan saya disalahkan untuk msalah ini.

Untuk itu, sebagai pengguna kartu kredit yang baru pertama kali, jika menerima telepon dari BNI atau apapun, harus diperhatilan baik-baik, jangan langsung mengiyakan saja. Karena itu penyebabnya kita sudah menyetujui segala ketentuan, padahal kita tidak tahu apa-apa.

Sampai saat ini saya mash menerima telepon tidak jelas, dengan nomor yang berbeda-beda tetapi orangnya sama, yang sudah tahu nama saya, dan penawaran sama seperti asuransi dulu. Ini berarti data saya sudah tersebar, sehingga saya langsung mematikan karena say merasa terganggu sekali. Apakah seperti begitu model asuransi? Hanya mengatakan iya, berarti kita sudah menyetujui segala ketentuan. Padahal kita tidak tahu maksud sebenarnya. Mencari peserta, sampai segitunya dengan menghubungi terus dengan nomor yang berbeda-beda.

Terima kasih.

Ariani
Kendari, Sulawesi tenggara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai BNI Life:
[Penilaian Rata-rata: 2.2]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Tentang Penulis
Ariani Ihwanul  

Nama lengkap Ariani Ihwanul, lahir di Bau-Bau, tanggal 31 January 1995. Alamat btn mekar asri lepo-lepo, kecamatn baruga, kota Kendari Sulawesi tenggara.

11 komentar untuk “Penyelesaian yang Mengecewakan dari Asuransi BNI Life

  • 9 September 2019 - (09:02 WIB)
    nah kata mba, alasan BNI Life krn sampai 2 x pemotongan Asuransi nya, lah punya saya? disitu ditarik pihak asuransi Life disitu langsung saya komplain, sampai skrng tdk ada pengembalian Saldo saya yg ditarik sepihak..
    itu gimana lagi ya??
    • 9 September 2019 - (09:10 WIB)
      Sya jg tidak tau mbak, itulah saya komplain ke bni life lagi. Coba kt pertanyakan lagi sama pihak bni life,.
  • 9 September 2019 - (10:55 WIB)
    Pemilik KK (& bahkan kadang juga orang yang gak punya KK) memang harus siap dengan “bonus tambahan” berupa telepon dari telemarketer baik dari bank penerbit KK maupun juga dari pihak-pihak lain seperti agen KTA, travel dll.

    Itu sudah 1 paket dengan approval KK tersebut. Mau dibilang kebocoran data, privacy breach, melanggar peraturan/undang2, dst, dll, dsb, itu sudah KENYATAAAN yang sudah terjadi & berjalan SEJAK JADUL.
    Mereka dapat nomor HP kita dari mana, ya pasti tidak ada yang mau ngaku. Tapi fakta membuktikan bahwa memang telemarketer bisa tahu nomor HP & nama kita (bahkan kadang2 bisa tahu detil yang lebih banyak lagi).

    Jadi, karena sudah begitulah adanya, ya kita nya yang mesti melindungi diri kita sendiri dengan cara hati-hati ketika terima telepon dengan nomor yang tidak dikenal, pasang caller id dll.

    Soal duit premi minta dikembalikan, saya kira akan cukup sulit, karena mana ada perusahaan mau sukarela mengembalikan duit.
    Yang sudah jelas2 refund aja prosesnya LAAAAMA sekali, berminggu-minggu, berbulan-bulan, padahal zaman now ini transfer cuma butuh 1 detik.
    Kecuali mungkin kalau jadi viral & seantero warga net “men-terror” perusahaan ybs, ya mungkin mereka akhirnya mau ngembaliin duit…

  • 9 September 2019 - (11:45 WIB)
    Iya,. Saya baca2 di media konsumen, rata2 komplain sama kasusnya dengan saya. Dan teman2 sya juga banyak yang sudah tau mengenai jebakan dari telemarketing.
    Memang mungkin sebaiknya harus diviralkan, klau tidak akan berlanjut terus,. Masalahnya pasti akan ada korban baru. Ini sudah mengarah ke penipuan. 😈😈
  • 9 September 2019 - (14:43 WIB)
    Harusnya OJK tegas aja melarang penawaran dan persetujuan produk asuransi melalui telepon. Selain mengganggu, juga rawan manipulasi, karena penawaran dan penjelasan lewat telepon tidak akan sedetail jika nasabah membaca langsung syarat dan ketentuan yg tertulis di polis.
    • 9 September 2019 - (15:48 WIB)
      Iya, karena kasus saya Telemarketing yang menelpon juga bicaranya cepat sekali,. Penelepon tidak menjelaskan ini asuransi atau tidak, tidak menjelaskan potongan setiap bulannya. Hanya menjelaskan manfaat polis, untuk orang awam, pasti iya2kan saja., apalagi klau yang ditelfon dalam keadaan tidak konsen.
  • 16 September 2019 - (16:40 WIB)
    Mengenai Jebakan Telemarketing ini pernah menelpon saya dan hasilnya Bulan Agustus kemarin saya terkaget2 karena saldo di rekening saya berkurang sekira 880 ribuan, padahal kasir perusahaan baru transfer 1 jam sebelumnya untuk pembayaran upah karyawan termasuk saya di perusahaan tempat saya bekerja, yang ternyata adalah potongan utk Proteksi Prima jenis asuransi dari BNI Life yg tidak pernah saya mendaftarkan diri untuk ikut serta, yang kemudian saya datangi kantor cab. BNI terdekat, karena sejauh ini saya tidak pernah memberikan kuasa kepada siapapun atau pihak manapun untuk memotong upah bulanan yang masuk ke rekening saya, saya mempertanyakan ke CS di kantor cab. BNI tsb., dan dari mereka saya di arahkan untuk menutup/mengakhiri kepesertaan di BNI Life (yang menurut saya tidak pernah saya mulai) lalu datang ke kantor BNI Life di kota saya, hmm ini karena saya mencoba untuk bersikap santun menerima telpon dari telemarketing yang ngomongnya cepat sekali (yang sebagian besar tidak saya mengerti), akhirnya saya terjebak sehingga berdampak terhadap rencana anggaran2 rumahtangga saya sampai detik ini menjadi berantakan, termasuk biaya sekolah anak,..sehingga ada dampak psikologis juga disana,, hal ini jelas sangat merugikan saya dan keluarga ,… untuk bulan ini memang tidak ada potongan lagi akan tetapi setelah berminggu2 duit yang sudah dipotong dalam waktu yang kilat itu (dengan tanpa izin yang punya rekening, ..), belum dapat dikembalikan,, katanya dalam penanganan pihak terkait di internal mereka… hmmm.. saya cuma bisa menunggu dan bersabar dengan keyakinan penuh bahwa Tuhan Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Adil dan Maha dahsyat siksaNya.. semoga menjadi pelajaran untuk yang lainnya.
    • 3 Oktober 2019 - (10:06 WIB)
      Untuk uang yang dikembalikan kyaknya akan susah mbak,.
      Saya pun demikian, sampai sekarang saya mengurus, pihak bni life tidak ada yang mengubris.
      Saya sudah coba melapor di kkpu da bpsk,.
      Saya sudah tidak tau gimana lagi, semoga ada jalan.
  • 3 Oktober 2019 - (10:14 WIB)
    Saya rasa lucu dari pihak bni life, menanggapi surat pembaca yg saya kirim, dengan mengatakan saya menerima baik penjelasan mereka, sedangkan kenyataannya saya tidak terima dengan pernyataan pihak mereka. Saya coba terus komplain melalui media konsumen tetapi sampai sekarang sudah tidak ada respon dari mereka.
    Hanya untuk memulihkan nama baik perusahaan mereka, tetapi menyelesaikan masalah tidak mrngutamakan konsumen. Sudah namanya penipuan, uang konsumen diambil dengan cara menipu.
  • 4 Oktober 2019 - (14:08 WIB)
    Alhamdulillah setelah proses dgn waktu tunggu yang cukup panjang akhirnya saya menerima refund dari bni life insurance pada tgl. 2 oktober 2019 dengan total pengembalian sebesar Rp. 880.745,00 langsung ke rekening bni saya pukul 17.00 WIB.. Terimakasih, semoga berkah.

 Apa Komentar Anda mengenai BNI Life?

Ada 11 komentar sampai saat ini..

Penyelesaian yang Mengecewakan dari Asuransi BNI Life

Ariani Ihwanul 1 menit
11