Tidak Pernah Menggunakan Traveloka PayLater, Tiba-tiba BI Checking (SLIK OJK) Kolektibilitas 2

Saya ingin menyampaikan kekecewaan saya terhadap pihak Traveloka PayLater. Saya sendiri tidak pernah menggunakan ataupun melakukan transaksi menggunakan saldo dari Traveloka PayLater. Bahkan saya yang menjadi korban, karena saya kesulitan untuk ajukan kredit dikarenakan data BI Checking (SLIK OJK) saya Kolektibilitas 2. Saya mengetahui data tersebut dari bank yang akan saya ajukan kredit.

Saya kaget dengan tagihan dan tunggakan di SLIK OJK bulan Juni dan Juli atas nama PT. CATURNUSA SEJAHTERA FINANCE . Selama ini saya tidak pernah mendapat email notif atau telepon pemesanan dari penggunaan Traveloka PayLater, tiba-tiba BI Checking (SLIK OJK) saya ada KOL 2.

Pada tanggal 23 saya menghubngi CS Traveloka a.n. Ika dan menginformasikan kasus yang saya alami, dan kemudian saya dikonfirmasi via email. Yang saya aneh yaitu kenapa emailnya menginformasikan data, dimana ada permohonan berupa “foto selfie Anda bersama KTP”? Yang saya khawatirkan yaitu dimana nantinya data saya tersebut untuk melengkapi transaksi Traveloka PayLater (yang bekerjasama dengan pihak Caturnusa Sejahtera Finance), bahwa saya yang bertanggung jawab atas penggunaan Traveloka PayLater, padahal saya tidak pernah menggunakannya.

Di sisi saya sendiri ini sangat dirugikan karena saya tidak dapat mengajukan kredit. Mohon untuk bisa di-update dan ditindaklanjuti dari Traveloka mengenai kendala saya dan juga hapus BI Checking saya yang KOL 2.

Cipto Roso
Sidoarjo, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Traveloka PayLater:
[Total:9    Rata-Rata: 1.1/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

4 komentar untuk “Tidak Pernah Menggunakan Traveloka PayLater, Tiba-tiba BI Checking (SLIK OJK) Kolektibilitas 2

    • 25 September 2019 - (09:35 WIB)
      Permalink

      Untuk proses kendala seperti ini nanti seperti apa pak?, Apakah kol 2 di SLIK di hapus atau bagaimana,mohon pencerahannya. Terimakasih

  • 24 September 2019 - (19:37 WIB)
    Permalink

    Lah, waktu pertama ngutang kenapa “si penghutang” tidak diminta juga selfie beserta KTP? Atau sudah dilakukan oleh si penipu? Lah kok bisa lolos?

    Kalau sudah kena kejadian begini, selalu SANG KORBAN yang harus repot membersihkan namanya, padahal sudah jelas ini kesalahan & tanggung jawab SI PEMBERI HUTANG yang kena tipu pengutang dengan identitas aspal.

    Makanya, kalau mau ngasih hutang yang hati2 dong Pak, diverifikasi dulu yang bener2. Jangan mentang2 tergiur mau dapat profit dari bunga, malah buntung begini (karena duit diambil penipu) & malah menyulitkan orang lain yang tidak tahu menahu.
    LOL

    Untuk Pak Cipto, betul Pak, dikonfirmasi dulu apa maksud mereka minta foto + KTP. Kalau perlu minta pernyataan tertulis bahwa bukti2 yang dimaksud diminta untuk melakukan clearance bahwa benar pemilik identitas tersebut tidak sama dengan yang mengambil hutang.
    Jangan sampai sudah jatuh tertimpa tangga, sudah kena kolek 2 tanpa berhutang, eh malah disuruh bayar pula.

  • 10 Januari 2020 - (11:56 WIB)
    Permalink

    Saya sedang mengalami apa yang bapak alami. Saya sudah mengkonfirmasi ke pihak bank atau pembiayaan dan benar nama saya digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk pinjam di traveloka. Saya sangat merasa dirugikan karena kol 3. Dan nama baik saya sdh tercoreng. Saya akan tuntut Pihak Traveloka karena sudah kecolongan dengan meng acc pinjaman oknum yang tidak bertanggung jawab. Padahal seharusnya ada filter untuk peminjam sebelum di acc. Saya menjadi korban dari ketidaktanggungjawaban dan ketidaktelitian pihak Traveloka. Saya sangat dirugikan.

 Apa Komentar Anda mengenai Traveloka PayLater?

Ada 4 komentar sampai saat ini..

Tidak Pernah Menggunakan Traveloka PayLater, Tiba-tiba BI Checking (SL…

oleh Cipto Vin dibaca dalam: 1 min
4