Pishing di Lazada

Tanggal 22 Mei 2020 saya membeli sebuah tv via Lazada. Setelah saya menyelesaikan pembayaran tiba-tiba pihak seller menelpon saya meminta kode yang dikirim melalui email dari Lazada dengan dalih akan memberikan voucher karena tv yang saya beli di bawah harga standar. Selang 5 menit saya sadar bahwa itu seller yang coba mengambilalih akun Lazada saya dan tiba-tiba pembelian tersebut dibatalkan.

Langsung saya menghubungi CS Lazada namun pihak Lazada tidak dapat membantu dengan alasan system tidak dapat diubah dan proses refund sudah diproses ke rekening seller yang telah mengambil alih akun Lazada saya. Kejadian ini hanya beberapa menit saja ketika saya sadar saya langsung mengubah password dan update kembali no rekening untuk refund … lagi-lagi gagal CS Lazada tidak bisa berbuat apa-apa.

Sayang sekali hal ini bisa berlaku lagi dan lagi system refund Lazada sangat rentan bagi konsumen. Berhati-hati lah jika menggunakan Lazada terutama penjualan dengan embel-embel promosi di bawah harga standar karena itu semuanya penipuan dan pihak Lazada tidak bisa menghentikan proses refund ketika konsumen sadar itu penipuan ..lalu apa guna nya CS Lazada ???? Apakah ini konspirasi org dalam Lazada juga ????

Irvan Suparman
Cipanas, Cianjur Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Keamanan Belanja di Lazada:
[Total:24    Rata-Rata: 1.9/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

11 komentar untuk “Pishing di Lazada

  • 29 Mei 2020 - (14:13 WIB)
    Permalink

    Wow.. memang makin desperate aja ini org2.. mungkin effect corona.. berani sekali ya penipu ini. Kayanya ini harus dilaporkan ke polisi pak. Oh ya untuk LAZADA saran saya hanya COD, karena sudah banyak sekali kasus di lazada… ingat bang napi: Waspadalah!

  • 29 Mei 2020 - (18:09 WIB)
    Permalink

    Hasil kerja sama Lazada dengan Penipu, Jadilah: ” LAZADA Tempat sarang penyamun “, di iklankan barang murah di halaman depan.

    Tulisan di Media Google dan Medsos sudah banyak sekali tentang Tindak Kejahatan Penipuan Perampokan uang di Lazada.

    Andai ada yang tertipu lagi, itu bukan nasib. Tapi kebodohan.

    VIRALKAN SEMUA MEDIA,
    PERKECIL KORBAN PENIPUAN LAZADA.

    • 30 Mei 2020 - (02:38 WIB)
      Permalink

      Terlepas konsumennya yang kurang mengerti, tapi knpa sudah kena tipu masih juga disalahkan, kemudian dari Lazada sendiri knpa tidak bisa memproteksi data konsumen, artinya memang sistemnya rentan, mudah di hack.
      Yang lebih parahnya lagi sudah banyak kasus penipuan di Lazada, kenapa Lazada seolah olah tutup mata, tidak berusaha memperbaiki sistemnya sehingga korban dari konsumen tidak terus bertambah. Bukankah ini aneh untuk perusahan yang katanya perusahaan besar yang pastinya memiliki ahli IT yang handal.
      Yang lebih menjengkelkan dari Lazada, yang namanya layanan konsumen seperti CS, live chat dan sebagainya, sangat tidak berguna dan terkesan hanya formalitas tidak bisa membantu menyelesaikan masalah konsumen, hanya berbelit belit,
      Dan yang lebih menjijikan, Lazada dengan gampangnya lepas tanggung jawab.

      • 30 Mei 2020 - (06:03 WIB)
        Permalink

        Sangat di sayangkan System online shop seperti lazada tidak bisa melindungi customer . Hal ini tidak akan terjadi sekiranya ad system verifikasi antara lazada dgn konsumen sebelum dilakukannya refund proses. Hal ini akan terjadi berulang lagi karna system lazada memudahkan hacker untuk membatalkan transaksi dan meminta refund dari lazada. Dalam system lazada sendiri proses refund via bank transfer memerlukan 2-5 hari kerja , namun syg nya ketika saya konfirmasi dgn cs lazada yg berselang LIMA menit dari pengambil alihan akun lazada sy tersebut pihak lazada tidak dapat menghentikan proses refund ke rekening hacker akun sy. Padahal ianya hanya berselang 5 menit . Pihak lazada mengklaim system nya sudah automatis akan memproses refund melalui rekening yg telah di minta oleh hacker tersebut. Walaupun laporan dilakukan tetap tidak bisa menghentikan sementara proses refund walaupun di nyatakan bahwa refund akan mengambil masa2-5 hari. Sungguh aneh sekali mereka yg membuat system tp tidak berdaya untuk menghentikan atau stop bahkan cancel proses refund dari lazada kepada akun hacker lucu sekali online shop sebesar lazada kok system nya lemah begini

  • 29 Mei 2020 - (18:45 WIB)
    Permalink

    Dilihat dari kasus yang anda ceritakan, bukan karena sistem yang rentang tetapi usernya sendiri yang lalai atau lengah.

    Karena sebaik-baiknya sistem keamanan sebuah website atau aplikasi kalau penggunanya (user) lalai tetap saja akan rentan…

    Tekni ini sering disebut teknik sosial engineering dimana seorang peretas mengelabui, mempengaruhi spikologis targetnya dengan iming-iming tertentu agar si korban memberikan info login korban.

    Jadi tidak ada salahnya jika kita mempelajari dan memahami Ethical Hacking. dengan begitu anda tahu bagaimana seorang cracker mengambil data anda.

  • 30 Mei 2020 - (06:48 WIB)
    Permalink

    Kesalahan customer. Bukannya di email, laman chat, dll kebanyakan e-commerce selalu ada tulisan jgn memberikan info login kepada siapapun termasuk pihak e-commerce.
    Saran aja, kalo beli barang yg harganya lumayan mending pilih sistem COD.

    • 30 Mei 2020 - (11:22 WIB)
      Permalink

      Ironi lazada : sangat stuju ap yg dsampaikan penulis, cs menyampaikan smua sdh by system, tp knapa proses pngembalian dana tdk konfirmasi dl apa dana yg dkmbalikan itu an.rek konsumen (mjd masukan bagi kami itu jawaban cs), ini sdh beberapa kali terjadi di alami oleh konsumen dan kbanyakan tdk mau melaporkan..#tnggungjawab moral lazada??

  • 30 Mei 2020 - (11:15 WIB)
    Permalink

    Turut prihatin atas kejadian penipuan tsb….memang semenjak beberapa tahun terakhir platform ini banyak diisi seller² abal² hal ini disebabkan lemahnya platform dlm mengantisipasinya…sering sy sbg konsumen mendapat kuisoner utk memberikan saran dan masukan tetapi sepertinya ini hanya formalitas semu saja….tdk ada perbaikan…sy sarankan agar didalam aplikasi ini disediakan fitur² pengaduan atas seller² yg tidak sesuai atau tidak lazim dalam melakukan penjualan jadi ada cek dan ricek dr konsumen utk ikut berperan aktif memberi keamanan ke pihak lazada…utk para konsumen pemakai platform belanja online utk selalu waspada, hati² dan teliti….selalu lihat rating seller, baca komentar² pembeli sebelumnya atas produk dan pelayanan seller…dan jangan pernah menghubungi atau dihubungi nomor² tlp diluar fitur chat yg disediakan pd platform tsb .

  • 1 Juni 2020 - (17:24 WIB)
    Permalink

    Saya juga baru aja kena tipu di lazada.
    Saya udah lapor ke lazada tp tidak ada solusinya.
    Saya di tipu pihak seller yg menelpon dengan alasan minta konfirmasi untuk asuransi.
    Ga sadar kasih otp karna cuma dpt sms berbentuk angka” aja ga ada tulisan otp nya.
    Setelah itu ada pembatalan padahal saya ga pernah batalin pesanan.
    Pas saya lapor pembatalan tetep di proses ke rekening sellernya.
    Gimana ini ya uang ga bisa balik.
    Lapor juga ga ada tanggung jawabnya.
    Cuma dapet maaf doang.

  • 1 Juni 2020 - (17:26 WIB)
    Permalink

    Padahal belum ada 24jam pas kejadian.
    Masa pihak lazada udah berhasil proses refund uang aja.
    Ga ada konfirmasi”nya.

 Apa Komentar Anda mengenai Keamanan Belanja di Lazada?

Ada 11 komentar sampai saat ini..

Pishing di Lazada

oleh Irvan Suparman dibaca dalam: 1 min
11