Pertanyaan kepada OJK tentang Besaran Bunga Fintech Kredit Pintar

Salam, saya Abenk salah seorang customer dari Kredit Pintar. Saya ingin menanyakan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait peraturan pemberi pinjaman dan pengembalian pinjaman yang disediakan pihak Kredit Pintar. Dikarenakan dalam aplikasi Kredit Pintar melalui platform Shopintar memberi pinjaman online dengan bunga yang 2x lipat pinjaman.

Apakah hal tersebut sesuai dengan peraturan dari OJK, dan jika memang tidak sesuai kenapa platform tersebut mendapatkan izin operasi dan usaha dari OJK?

Albert Nico Iskandar
Penjaringan, Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Kredit Pintar:
[Total:88    Rata-Rata: 2.4/5]
Loading...

17 komentar untuk “Pertanyaan kepada OJK tentang Besaran Bunga Fintech Kredit Pintar

  • 12 Juni 2020 - (07:17 WIB)
    Permalink

    Memang di KP sangat tinggi, mereka biasanya menuliskan berbagai biaya untuk hal tersebut. Jika bisa, coba langsung dilunaskan saja sebelum tanggal jatuh tempo cicilan supaya lebih ringan biayanya.

    • 13 Juni 2020 - (00:30 WIB)
      Permalink

      bkn cuma KP tp kebanyakan fintech seperti ini,bunga yg tercantum sesuai peraturan.tp biaya admin dllnya gede banget yg mana sebenarnya ini termasuk bunga,hanya akal2an saja.Percuma ngadu ke OJK,dasarnya tetep saja mereka pasti bilang kan bapak/ibu sdh baca perjanjiannya,ketentuannya,mereka mana tau kalo kita orang ya pasti terpaksa mau karena butuh,harusnya mereka sdh tau itu sehingga mereka bisa meminta fintech tdk ngawur menetapkan biaya2 yg sebenarnya bunga jg..sekali lagi lapor OJK ga ada gunanya,OJK oh OJK

    • 13 Juni 2020 - (09:34 WIB)
      Permalink

      Bunga besar tidak masalah yang penting mereka tau undang2 RI masalah perbankan yaitu blacklist nasabah ke BI apabila gagal bayar. Dan tidak perlu mengirimkan debt colector untuk penagihan ke rumah karna bikin penyebaran virus covid 19. Apalagi ojk sudah melarang fintech menggunakan debt colector untuk penagihan disaat pandemi covid 19 dan bila melanggar ditutup saja perizinan legal nya. Karna setelah pandemi covid selesai nasabah pasti melakukan pembayaran atau pemutihan dari bi checking tersebut

  • 12 Juni 2020 - (09:40 WIB)
    Permalink

    Kepada
    Bapak Albert Nico Iskandar,

    Terima kasih telah menggunakan Shopintar.
    Menjawab pertanyaan Bapak Albert pada akun http://www.media konsumen.com dengan judul “Pertanyaan kepada OJK tentang Besaran Bunga Fintech Kredit Pintar” yang Bapak Albert tulis pada 12 Juni 2020, sebelumnya mohon maaf untuk ketidaknyamanan yang di rasakan. Terkait dengan cicilan pada transaksi yang di lakukan hal tersebut telah sesuai dengan kesepakatan yang tersedia ketika melakukan pengajuan, sehingga kami sarankan Bapak Albert dapat memilih sesuai dengan kebutuhan Bapak Albert. Untuk kritik dan saran yang di sampaikan telah kami simpan untuk perbaikan Shopintar di masa yang akan datang.

    Apabila ada informasi yang ingin ditanyakan dengan senang hati kami siap membantu Bapak Albert. Untuk pertanyaan seputar Shopintar, Bapak Albert dapat membuka pusat bantuan kami di https://shopintar.zendesk.com/hc/id atau Bapak Albert dapat menghubungi Shopintar melalui :

    Email: cs@shopintar.app
    Hotline:(021) 5025 -1717

    Salam Hangat,

    Customer Support Shopintar

  • 12 Juni 2020 - (13:17 WIB)
    Permalink

    Sudah tau bunganya besar kenapa masih diambil juga pak, semuanya juga kembali ke diri bapak. Dan yang pasti menyesal akan selalu datang belakangan.

  • 12 Juni 2020 - (13:35 WIB)
    Permalink

    Terserah yang mau ambil.. kalau dari OJK yang penting transparan kan. Balik ke diri masing masing, bunga besar kok ada mau gitu.. sudah tau rugi kok masih mau.

  • 12 Juni 2020 - (17:57 WIB)
    Permalink

    Sebenarnya, saya sangat bangga dengan OJK setelah beberapa waktu lalu memperoleh penghargaan, namun ketika kondisi pinjaman online begitu jor joran menarik untung, saya lalu berpikir OJK kita tidak bersama kita, kita bersama dengan rentenir, UU tentang kredit tidak di taati, belum lagi kita sebagai negara beragama.
    Saya ditelphone oleh salah satu pinjaman online dengan pinjaman Rp 20 000 000,alangkah terkejutnya betapa saya harus membayar 38 jtaan, ditambah dengan potongan saat pencairan,dapat dipastikan 40 jtaan. Mengapa OJK kita tidak menjadi kesatria rakyat Indonesia.jika di bandingkan dengan pinjaman lain paling hanya kisaran 32 JT an.

    Dari saya
    Customer Home kredit

  • 12 Juni 2020 - (18:14 WIB)
    Permalink

    Sekedar informasi, salah 1 penyebab kenapa bunganya besar adalah karena ini kredit instan, tanpa agunan, syarat2 jauh lebih sedikit dibanding lembaga offline & konvensional/tradisional, pengajuan *hampir selalu & pasti* disetujui.

    Sekarang coba saya tanya, kalau memang sedang membutuhkan dana, kenapa kok tidak mengajukan ke bank atau koperasi?
    Ya jawabannya pasti kebalikan dari yang saya tulis di atas: karena lama, butuh agunan, persyaratan ribet dll.

    Na itu salah 1 penyebab kenapa di sini bunganya tinggi. Kalau mau bunga yang JAUH lebih rendah, ya itu, ke bank ataupun koperasi. Tapi ribet kan? Ya begitulah…

  • 12 Juni 2020 - (21:11 WIB)
    Permalink

    yang kommennya malah nyalahin yang minjem ini dr instansi kredit semua sama ama ojk.. udah gak bener lah sebagian besar pinjol di indo, mudah2an bangkrut semua dengan gerakan puasa bayar berjamaah..

  • 13 Juni 2020 - (05:57 WIB)
    Permalink

    Mereka pinjam karena butuh yang merasa
    tidak punya hutang jangan sombong dan melecehkan ingat dunia ini berputar suatu saat kalian akan merasakan yang mereka rasakan

    • 13 Juni 2020 - (09:53 WIB)
      Permalink

      Yang kayak gitu mah cocoknya dipinjamin aja trus gak usah dibayar.
      Biar pada bubar tuh pinjol² rentenir.
      Data nya diatur yg bagus lah sblm pengajuan.
      🤣🤣🤣

  • 13 Juni 2020 - (09:10 WIB)
    Permalink

    Yaudah yang udh terjadi dibayar saja mau bunganya 2x lipat atau tidak, toh udah menikmati hasilnya kan ?
    Nextnya jgn diulangi minjam online, belajar itu memang mahal bray

 Apa Komentar Anda mengenai Kredit Pintar?

Ada 17 komentar sampai saat ini..

Pertanyaan kepada OJK tentang Besaran Bunga Fintech Kredit Pintar

oleh albert nico dibaca dalam: <1 min
17