Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Rosy Wirawati

Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.com Yth.,

Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mediakonsumen.com.

Melalui surat ini, kami ingin memberikan tanggapan atas surat pembaca bertajuk “KTA DBS Selesai Lebih dari 2 Tahun Lalu, tapi Masih Ditagih Denda Berbunga” dari Sdri. Rosy Wirawati yang dimuat secara online di Mediakonsumen.com pada 19 Juni 2020.

Dalam surat pembaca disebutkan bahwa penulis menanyakan perihal tagihan pada fasilitas digibank KTA yang menurutnya telah dilunasinya.

Kami telah menghubungi Sdri. Rosy Wirawati untuk menjelaskan kembali perihal tagihan yang dimaksud serta langkah penyelesaiannya. Penjelasan ini dapat diterima dengan baik.

Kami berterima kasih kepada Sdri. Rosy Wirawati, juga kepada Mediakonsumen.com yang telah berkenan menayangkan surat tanggapan ini.

Salam,

Mona Monika
Head of Group Strategic Marketing & Communications
PT Bank DBS Indonesia


Catatan Redaksi: Tanggapan ini dikirimkan melalui email ke Redaksi Media Konsumen.

Berikan penilaian mengenai Tanggapan Bank DBS Indonesia:
[Total:1    Rata-Rata: 4/5]
KTA DBS Selesai Lebih dari 2 Tahun Lalu, tapi Masih Ditagih Denda Berbunga

Selamat Pagi, Saya ada KTA DBS dengan no kontrak 7701394508. Pinjaman saya sudah lama, dan saya selesai membayar pada Februari...
Baca Selengkapnya

2 komentar untuk “Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Rosy Wirawati

  • 22 Januari 2021 - (09:08 WIB)
    Permalink

    Mengenai surat komplain ini, saya, no KTA 7800459930 mengalami hal yang sama persis dari jumlah pinjaman tenor dan biaya keterlambatan 1 juta per bulan Januari 2021 ini yang ditagihkan padahal saya selalu membayarkan plus denda keterlambatan setiap bulannya dan tagihan saya sudah berakhir sejak Nov 2020. Mohon tanggapannya. Terima kasih.

  • 23 Februari 2021 - (16:58 WIB)
    Permalink

    kasusnya sama suami saya juga gitu sudah lunas dar tahun lalu (sekitar Mei 2020) tapi selesai lunas masih disuruh bayar denda sekitar 300 ribuan. Saya ngga mau karena tiap bulan sudah bayar denda keterlambatan. Saya bingung bayar denda apa lagi orang tiap bulan dendanya sudah dibayar. Dan tiba-tiba dari minggu lalu dan hari ini telp dendanya jadi 1.800.000an tapi dari dulu diminta rincian denda darimana alesannya ngga bisa ngasih. aneh …

    kontrak suami saya no. 3616184067.

    Please untuk pihak bank DBS bantu jawab untuk case ini

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Bank DBS Indonesia?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Rosy Wirawati

oleh Redaksi dibaca dalam: 1 menit
2