Belum Telat Sebulan Membayar Cicilan Kredit Pintar, Sudah Diancam akan Didatangi DC ke Rumah

Nama saya Yuliana, saya sangat kecewa dengan aplikasi Kredit Pintar. Sebelum masa pandemi ini saya tidak pernah telat membayar cicilan saya. Baru bulan ini saya telat bayar dikarenakan situasi saya yang belum mendapatkan pekerjaan akibat dampak covid-19 sehingga saya dirumahkan oleh perusahaan saya sampai waktu yang belum ditentukan.

Saya sudah mengirim email ke pihak Kredit Pintar untuk keringanan waktu pembayaran, tetapi tim Kredit Pintar tidak ada solusi dan malah mengancam saya, katanya Pihak DC akan datang ke rumah saya dan menagih full pinjaman saya. Bukankah sebelum 90 hari Fintech tidak diperbolehkan tagih langsung ke rumah peminjam?

Tolong pihak Kredit Pintar untuk keringannya. Saya sudah berkali-kali mencari talangan untuk dibayarkan, tetapi memang tidak ada. Saya hanya meminta waktu keringanan, bukan pemaksaan dengan iming-iming diskon pembayaran. Itu malah membuat saya semakin tercekik dipaksa.

Yuliana
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Kredit Pintar:
[Total:42    Rata-Rata: 2/5]
Tanggapan Kredit Pintar atas Surat Ibu Yuliana

Kepada Yth Ibu Yuliana, Menanggapi surat Ibu Yuliana melalui Website www.mediakonsumen.com pada tanggal 11 Juli 2020 berjudul “Belum Telat Sebulan...
Baca Selengkapnya

Loading...

11 komentar untuk “Belum Telat Sebulan Membayar Cicilan Kredit Pintar, Sudah Diancam akan Didatangi DC ke Rumah

  • 11 Juli 2020 - (11:23 WIB)
    Permalink

    yaa kalo sdh ga ada uang ya suruh datang aja. memang kerjanya gitu viar ga makan gaji buta… ajak ngobrol+ngopi bilang sejujurnya blm ada dana kendala covid/nyicil semampunya. DC juga manusia kok…☺
    tapi jgn pake alesan riba jd ga mau bayar hutang itu malah bikin DC naik darah… Sudah cair baru ngaku riba 😂😢😷

    • 11 Juli 2020 - (16:24 WIB)
      Permalink

      Orang DC juga bukan orang pendidikan,DC itu kan hanya lulusan SD yang butuh uang harian buat beli nasi bungkus jadi mending diemin aj,kalo perusahasn paham kalo ini covid harusnya ngerti apa yang ditulis,seperti perusahaan itu hanya asal menjawab dan menakuti saja,tanpa membaca dengan paham maksud dan tujuan keringanan,sepertinya sia2 saja berbicara dengan DC pinjol ,karena ucapan kita ngga masuk ke otak mereka,mereka kan sudah dididik seperti robot jadi percuma aj ngomong sama robot yang laper,harusnya kalo pinjol legal dia ada yang namanya mediasi,ini ojol2 lamgsung maki2,jadi bisa kelihatan perusahaan itu profesional / ngga

      • 11 Juli 2020 - (16:26 WIB)
        Permalink

        Saran saya sabar aj sambil mencari jalan keluarnya,sambil memohon bantuan Tuhan,karena yang punya masalah pinjol ngga satu dua orang,tapi jutaan orang sudah terjebak dengan pinjol dengan bunga yang mencekik

        • 11 Juli 2020 - (16:41 WIB)
          Permalink

          Bagaimanapun hutang tetap harus dibayar ,hanya kadang cara pinjol menagih seperti salah dan kasar,harusnya dalam keadaan seperti ini pihak pinjol bisa lebih berempati

      • 12 Juli 2020 - (10:47 WIB)
        Permalink

        Sy jg 3 bln yg lalu krn ad virus corona tmpt krj sementara ttp cm telat byr 3 ato 4 hr dc wa pki ngacam sgl yg mau sebarin data sylah ngmngny jg sngt2 kasar pdhl cm tlt byr 4 hr aja tolong kridit pintar lain kl jgn terlalu kasar km jg psti byr ccln kok buktiny sy smpi skrng ttp byr kok

        • 17 Juli 2020 - (10:19 WIB)
          Permalink

          Saya telat sehari mbak, diancam² malah disms-in ke Ibu saya. Kaget saya, di fintech sebelah ga separah ini sih. Udah mah bunga nya dikenakan per hari pula. Nyesel bgt ambil pinjaman di KP. 🖕

  • 12 Juli 2020 - (08:59 WIB)
    Permalink

    Sebenrnya hal seperti ini memang melanggar aturan apalagi sampai memgancam nasabah, Kebanyakan Pinjol di indo yang berizin di OJk itu investornya dari indonesia sendiri karena keuntungan berinvestasi di P2P itu sangat menguntungkan, Tetapi perlu di ketahui bahwa Jika nasabah terjadi gagal bayar maka investor tidak akan menagih ke nasabah dan di anggab bahwa itu TKB tidak bagus jadi investor tidak masalahkan karena itu sudah resiko dalam investasi dan juga uang mereka akan tetap kembali sekitar 75% karena ada asuransinya, nah yang permasalahkan adalah APK nya ,jadi dari sinilah keuntungan dari APK untuk menagih dengan beribu cara agar bisa dapat keuntungan yang banyak sampai menggunakan cara mengancam nasabah segala.

  • 12 Juli 2020 - (11:20 WIB)
    Permalink

    apa g da tanggapan srius dr badan perlindungan konsumen dan khususnya dr negara terkait maraknya DC yg mnebar ancaman bahkan brani main fisik? percuma amat ada lembaga gtuan

  • 17 Juli 2020 - (10:16 WIB)
    Permalink

    Saya juga dapat ancaman kurleb seperti itu, malah lgsg ke nomor ibu saya di sms-in, diancam bakal didatantin DC, kaget dong gue, jadinya diomelin ibu, tadinya knp saya blm bayar, karena blm dapet kerjaan akibat pandemi ini covid, saya nunggu panggilan dari sekian puluh lamaran yg saya apply tp memang blm rezeki, akhirnya sih td saya bayar pake uang tabungan dlu. Kaget aja telat sehari ancamannya itu lho, belum lagi bunga yg dikenakan per hari… Padahal saya juga punya akun di fintech si merah, tp ga segalak ini malah denda juga dikenakan per bulan bukan per hari, telat sebulan juga paling cuma himbauan bukan ancaman.. parah sih ini, setelah lunas semua mau gw uninstall aja deh. Tinggal 3x cicilan lagi.

 Apa Komentar Anda mengenai Kredit Pintar?

Ada 11 komentar sampai saat ini..

Belum Telat Sebulan Membayar Cicilan Kredit Pintar, Sudah Diancam akan…

oleh Yulia Genova dibaca dalam: 1 min
11