Merasa Tertipu oleh Telemarketing BRI Life

Saya adalah nasabah dari Bank BRI. Singkat kata, suatu hari saya dihubungi oleh telemarketing dari BRI Life saat jam istirahat kantor pada tanggal 26 Juni 2020. Untuk menjaga kesopanan, saya berusaha berempati dengan tidak langsung menutup telepon saya. Dia menjelaskan produk Davestera dengan intonasi cepat.

Dalam pembicaraan, si telemarketing mengatakan bahwa untuk memperoleh Produk Davestera tersebut, ada syaratnya. Rekening saya harus diaktifkan dulu dikarenakan sudah 8 bulan tidak digunakan. Karena saya ini orang desa, tidak tahulah ada aturan bahwa rekening bisa aktif atau non aktif. Saya juga mengatakan bahwa saya akan mengaktifkannya jika dikirimkan dulu modul untuk saya pelajari.

Dikarenakan kebodohan saya, saya menyetujui semua percakapan tersebut untuk mengikuti asuransi tersebut dengan premi Rp1.110.000, namun dengan syarat saya harus lebih dulu mengaktifkan rekening.

Saat pada tanggal 10 Juli 2020, sore hari. Saya kaget saldo rekening saya terpotong sebesar Rp1.110.000. Ternyata dari BRI Life dengan tujuan MBD_1223_xxx. Saya heran kok bisa saldo saya terpotong? Kan tidak aktif.

Keesokannya, tanggal 11 Juli 2020.saya menelepon CS BRI Life 1500087, menceritakan kekecewaan terhadap pelayanan BRI Life. Saya merasa dicurangi. Saya memohon untuk membatalkan dan mengembalikan saldo tersebut. CS BRI Life mengatakan jika dibatalkan, uang akan hangus.

Karena tidak puas percakapan dengan CS BRI Life, pada tanggal 13 Juli 2020, saya pergi ke Bank BRI untuk menanyakan hal tersebut. CS BRI mengatakan bahwa rekening saya bukan non aktif, tapi pasif (pasif dari pemakaian ATM). Saya kaget, ternyata si telemarketing itu membohongi saya dengan mengatakan bahwa rekening saya non aktif. CS BRI tersebut mengatakan bahwa asuransi ini bisa di-cancel dan saya harus menghubungi si telemarketing tersebut agar membatalkannya sebelum 14 hari.

Ada terasa kelegaan hati setelah mendengarnya. Lalu tanpa berpikir panjang, saya menelepon nomor telemarketing tersebut. Namun tidak dapat dihubungi. Timbul lagi kekecewaan ini.

Saya berharap dari BRI Life untuk memproses keluhan saya. Karena di saat pandemic ini, saya sangat membutuhkan uang tersebut.Saya juga berharap untuk para telemarketing, janganlah membodohi masyarakat dengan jebakan kata.

Mohon yang membaca berhati-hati apabila ada penawaran dari BRI Life.

Daniel Gordon
Dumai, Riau

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai BRI Life:
[Total:49    Rata-Rata: 2.4/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

19 komentar untuk “Merasa Tertipu oleh Telemarketing BRI Life

    • 28 Mei 2021 - (09:40 WIB)
      Permalink

      Nasabah BRI Life yang kami hormati. Terima kasih atas tanggapan yang telah disampaikan perihal pelayanan kami yang belum sesuai harapan. Atas ketidaknyamanan tersebut kami sampaikan permohonan maaf.

      BRI Life sangat menghargai dan berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan nasabah, serta berusaha menyelesaikan keluhan dan ketidakpuasan tersebut dengan menyediakan jalur komunikasi khusus yang disediakan perusahaan. Untuk itu kami menghimbau kepada para nasabah agar dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung melalui Customer Line di nomor 1500087 atau email ke cs@brilife.co.id disertai dengan informasi nomor Polis dan data pendukung lainnya untuk memudahkan membantu penyelesaian permasalahan yang dihadapi.

      Atas perhatian yang diberikan kami sampaikan terima kasih.

      Corporate Secretary
      PT Asuransi BRI Life

    • 15 Januari 2021 - (11:41 WIB)
      Permalink

      Sumlah kecewa banget sama agen asuransi bri ngi life di Lampung yang bernama Satriyo Yudith Pratama. Mau nonaktif kok jadi lepas tanggung jawab. Sudah dateng ke kanror BRI pusat, dihandle sama mas dewab masih aja ga bisa dinonaktifin. Harus bawa polis asli lah (Padahal sama si satrio ga pernah dikasih polis atau apa. Nanti bilangnya mau dikirim segala macem.. Di telpon bilangnya ibunya sakit segala macem. Sekarang malah ga bisa dihubungin nomor hpnya)

      Gimna ini BRIngin life… Saya mau dinonaktifkan program dafestera dari kalian ini..!!!!!

  • 15 Juli 2020 - (15:49 WIB)
    Permalink

    apapun yang ditawarkan oleh telemarketing, tidak akan pernah menguntungkan nasabah. karena itu mending langsung tutup saja kalo dapet telpon dari telemarketing.

  • 18 Juli 2020 - (16:17 WIB)
    Permalink

    Gak perlu jaga etika kalo di telepon ama telemarketing dari mana saja,kalo perlu bentak dan tutup telepon.

  • 21 Juli 2020 - (21:38 WIB)
    Permalink

    Yang namanya telemarketing terutama asuransi biasanya tidak ada hubungan langsung dengan bank. Bahkan untuk telemarketing kartu kredit itu juga beda manajemen dengan bank alias bukan dari internal bank.

    Cuma yang sangat diherankan adalah kenapa dengan MUDAHNYA Bank memberikan data pribadi kepada telemarketing?? Harusnya bank menjaga privasi dan kerahasiaan data. Ini yang harus jadi PR bagi Bank Indonesia dan OJK.

  • 12 Agustus 2020 - (15:57 WIB)
    Permalink

    Kok si telemarketing bisa punya akses debet rekening orang ya
    Begitu pihak bank di protes sama yang punya rekening, bilangnya suruh menghubungi telemarketing

  • 9 Oktober 2020 - (20:02 WIB)
    Permalink

    kejadian tersebut hampir sama dengan yang dialami saya. dimana setahun yang lalu saya jadi nasabah BRI Life tanpa Kontrak Polis sementara pembayaran dilakukan otomatis setiap bulan dari rekening bank BRI. Info dari petugas terakhir yang bisa dihubungi, karena petugas lama sudah mengundurkan diri, bahwa data saya tidak ada. Kontrak hangus dengan sendirinya saat pembayaran terhenti akibat Covid. Ya sudah nasib ..

  • 7 Desember 2020 - (15:20 WIB)
    Permalink

    Saya sudah tutup polis dari tanggal 23 oktober ,sampai sekarang kok belum cair juga,gimana itu,nyesel q ikut brilife,merasa tertipu

      • 25 Mei 2021 - (11:01 WIB)
        Permalink

        Saya juga sangat kecewa dengan Bank BRI, tiba tiba ada surat dari @BRILife isinya polis asuransi, didalamnya ada data pribadi saya yang benar adanya tetapi nomor telepon dan alamat email berbeda,
        Disebutkan jika saya tidak konfirmasi ke bank setempat 14 hari setelah polis diterima berarti saya menyetujui polis tersebut dengan auto debet sebesar 300rb per bulan. Disebutkan bahwa konfirmasi sebelumnya via WA nomor telepon dan email.
        Lah ini, saya gak pernah dapat konfirm apapun kok bisa langsung dapat polis. Khan nomor WA dan email bukan ke saya, ketika saya menelepon ke CS yang katanya bebas pulsa ternyata juga bohong. Jawabannya juga gak jelas.

        Mohon kiranya di viralkan saja biar ada tanggapan.
        #Datakitabocor
        #databocor

  • 7 Desember 2020 - (15:22 WIB)
    Permalink

    Saya sudah tutup polis dari tanggal 23 oktober,sampai sekarang kok belum cair juga gimana itu,tiap tak tanyain petugasnya slalu suruh nunggu,sudah bagian keuangan pusat.sampai kapan gak ada kejelasan

  • 7 Desember 2020 - (15:24 WIB)
    Permalink

    Saya sudah tupol dari tanggal 23 oktober sampai sekarang belum cair juga,tiap tak tanyain petugasnya,slalu suruh nunggu,sudah bagian keuangan pusat,sampai kapan gak ada kejelasan

 Apa Komentar Anda mengenai BRI Life?

Ada 19 komentar sampai saat ini..

Merasa Tertipu oleh Telemarketing BRI Life

oleh De dibaca dalam: 1 menit
19