Dirugikan Shopee karena Nakalnya Timbangan SiCepat

Saya selaku penjual di Shopee merasa sangat terintimidasi dengan praktik menggelembungkan berat paket oleh jasa kirim Sicepat.

Awalnya, saya menerima pesanan pada tanggal 3 Sep 2020, dengan nomor pesanan shopee 200903Q5EU7NXS. Paket tersebut telah diverifikasi dengan alat ukur kami dengan berat 2 kg (dibawah 2,3kg akan terhitung 2 kg). Selanjutnya terkirim dan diterima pembeli dengan nomor resi sicepat ID208058535795H.

Kerugian kami bermula dari hasil saldo penjualan yang diterima pada tanggal 5 Sep 2020, dimana terdapat selisih ongkos kirim sebesar Rp.15.000, yang dibebankan kepada penjual, karena dianggap mengirimkan barang melebihi dari 2 kg.

Saya berkeyakinan bahwa paket yang dikirimkan telah sesuai dengan berat yang tercatat pada Shopee. Dan sebagai pengguna jasa layanan logistik saya merasa dirugikan oleh praktek semena-mena Sicepat dan Shopee. Hal yang mengganjal bagi saya adalah.

  1. Mengapa jika berat tidak sesuai, tidak ada sanggahan apapun dari Sicepat ketika awal menerima barang terkait. Berat yang tidak sesuai tersebut, tidak ditimbang di hadapan saya selaku pengirim barang. Sangat tidak wajar praktek bisnis di era keterbukaan dan informatif seperti sekarang ini.
  2. Kedua belah pihak antara Sicepat dan Shopee tidak memberikan notifikasi apapun kepada penjual/pengirim barang berkaitan dengan perubahan invoice yang berakibat terhadap perubahan penghasilan. Selaku Penjual harus mengecek sendiri jumlah penghasilan yang dikreditkan apakah sudah sesuai atau tidak tanpa ada info apapun soal penarikan dana diluar invoice awal.

Saya sebagai pengguna layanan logistik merasa sangat dirugikan dengan praktek Sicepat seperti ini. Apa susahnya Sicepat berkomunikasi soal miskalibrasi berat paket sebelum meneruskan pengirimannya, sehingga jelas dapat diketahui pihak pengirim atau jasa kurir yang curang. Daripada terkesan sepihak dan terselubung, serta memaksakan ongkos kirim diluar berat sebenarnya.

Sangat ironis baik Shopee dan Sicepat menerapkan praktek bisnis yang rawan sengketa dan konflik kepentingan dengan mengutip ongkos kirim diluar pengakuan Penjual selaku pengirim barang.

Saya sudah berusaha melakukan komplain beberapa kali melalui CS Shopee, namun tidak mendapat tanggapan baik dari kedua belah pihak. Saya merasa uang Rp.15.000 yang menjadi hak saya patut untuk diperjuangkan. Melalui surat ini saya menagih kejujuran dan reputasi Shopee dan Sicepat untuk bisa mempertanggungjawabkan permasalahan ini.

Terima kasih.

Kenny Agustinus
Jakarta Pusat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:11    Rata-Rata: 4/5]
Loading...

33 komentar untuk “Dirugikan Shopee karena Nakalnya Timbangan SiCepat

  • 27 September 2020 - (08:49 WIB)
    Permalink

    Kalo sejauh pengalaman kami sebagai salah satu toko online di Shopee, pertanyaan pertama itu harus dijelaskan apakah menggunakan jasa pickup atau antar ke counter. Kalo di pickup oleh sprinter, biasanya komunikasinya dengan sprinter yang mengambil paket ke alamat Anda. Untuk masukan, Kita bisa memastikan dulu dengan sprinter, dengan pertanyaan seperti ini “Ini di label 2kg bisa masuk ya?” atau “Nanti klo tidak sesuai diinfokan dulu ya mas” pastinya sprinter yang mengambil paket akan lebih aware dengan perbedaan berat pada paket Anda.

    Kalo diantar ke counter, semua ekspedisi pasti menimbang dan mengukur terlebih dahulu paket yang akan dikirimkan. Bahkan timbangan mereka bisa dilihat dengan jelas oleh customer yang akan mengirimkan barangnya.

    Selain berat dalam KG juga ada ketentuan berat dalam VOLUME yang dihitung PxLxT paket dibagi 6000. Kadang fitur “BERAT DIMENSI” di Shopee tidak diisi oleh seller yang menyebabkan perbedaan. Meskipun BERAT nya 2kg, tetapi sebenarnya VOLUME nya lebih dari 2Kg (misal dimensi paket 30cmx30cmx20cm menjadi 18000 : 6000 adalah 3kg) meskipun paket tersebut hanya berbobot 2kg. Kasus yang cukup banyak terjadi di toko online baru.

    Semoga bisa membantu…

    • 27 September 2020 - (15:08 WIB)
      Permalink

      untuk segala ketentuan dalam layanan kirim, saya juga selalu mengacu ketentuan jasa kurir terkait, namun dalam hal ini saya yakin ada miskalibrasi diatas ketentuan berat dan volume.
      Kesan saya terhadap sicepat ini saya sangat tidak yakin dengan jaminan beratnya karena tidak pernah dikonfirmasikan bila tidak sesuai. Coba kalau saya selaku pengirim.dikonfirmasi ada sesuatu yang tidak sesuai, tentunya tidak akan ada sengketa seperti ini

    • 29 September 2020 - (17:15 WIB)
      Permalink

      Mohon anda sebelum merasa paling benar, setidaknya anda bertanya kepada shopee apakah ada ketentuan WAJIB cetak label pengiriman sesuai template resmi yang disediakan di halaman seller center shopee?

      Mohon anda tanyakan juga kepada ekspedisi manapun baik Sicepat ataupun ekspedisi lainnya, apakah mereka HANYA menerima paket shopee yang terpasang dengan label resmi shopee? Karena mereka selama ini menerima label.apapun, ynng penting jelas kode resinya sesuai dengan deskripsi di paket tersebut.

      tolong juga tanyakan yng lebih penting bahwa dimana ada syarat dan ketentuan penggunaan pengguna layanan shopee yang secara jelas mengikat bahwa label pengiriman shopee yang resmi harus ditempelkan??????

      Tidak perlu diedukasi kalau soal ini semua juga sudah tahu bahwa link yang anda sertakan adalah PANDUAN yang diterbitkan shopee agar seller lebih mudah dalam mengirimkan paket kepada ekspedisi.
      Namun, label.tersebut tidak mutlak dicetak dan ditempel di paket.

      YANG WAJIB DAN MUTLAK
      1.Deskripsi pengiriman harus sesuai mengenai nama alamat dan telepon.
      2.AWB otomatis WAJIB DITULIS, selebihnya mengenai desain atau cara mencetak label tidak ad kewajiban untuk dari label shopee.

      INGAT yang menentukan berat paket tersebut bukan LABEL pengiriman, Tapi TIMBANGAN dan INTEGRITAS pengukurnya.

      NB; saya sudah chat juga dengan agent shopee bahwa label resmi pengiriman sangat dianjurkan TAPI TIDAK WAJIB ya…

      demikian semoga edukasi ini memberi anda pencerahan juga. Saya anggap anda kurang mengerti betul masalah logistik hingga label anda kritisi. Konteksnya di proses pengukuran yang sering berubah di sicepat, serta pembiaran shopee utk melakukan pemotongan di saldo.
      Jadi kalau saya kritis di masalah proses dan prosedur, kalau anda kritis di kode resi dan stikernya. Gak salah juga tapi belum pas dibahas di case ini..
      salam sukses

  • 27 September 2020 - (14:55 WIB)
    Permalink

    Terima kasih untuk masukannya, untuk permasalahan saya dengn sicepat sebenarnya sudah akumulasi dari belasan kasus yang saya alami.
    Saya punya produk yang beratnya dibawah 1,3kg, tapi bisa terhitung berbeda mulai dari 1,25-1.65kg.
    puncak dari segala keheranan saya adalah pembeli saya membeli barang yg sama dengan 3 invoice sehingga akan ada 3 resi yang setelah lebih lanjut ditimbang di gerai beratnya adalah 1,3 / 1,35 / 1,65kg bagaimana bisa saya dipermainkan untuk barang yang sama persis, dengan volumetrik yang sama, bisa berbeda hasil ukurnya. Hal paling mengesankan adalah ketiga paket tersebut ada dokumentasi fotonya. Jejak digital tidak pernah bisa berbohong. Kesimpulan saya ada hal yang tidak wajar dengan timbangan sicepat ini.
    Dengan jasa kurir lain saya belum pernah mendapat perlakuan seperti ini, dengan sicepat sudah belasan kali, dan hasil.diskusi saya dengan beberapa kolega banyak yang mengalami hal.serupa.

    Bagaimana kita menyerahkan paket kiriman tapi oleh sicepat dilakukan pengukuran nerat yang mana tidak dilakukan dihadapan kami selaku pengirim.

    Bagaiman pula ketika ada perubahan struktur berat yang berakibat berubahnya ongkir tidak pula dikonfirmasikan kepada kami, segala sesuatunya terkesan secara diam-diam.

    Lalu setelah beberapa hari kami periksa mutasi penghasilan dan ditemukan ketidaksesuaian. Ketika akan melaporkan masalah soal ini melalui call center sicepat, maka dengan sigap pihak CS segera memberitahukan bahwa tidak dapat menerima komplain.dikarenakan sudah lewat 2x24jam, padahal komplain timbul karena adanya pemotongan saldo kami tanpa notifikasi dari shopee/sicepat.

    Herannya, Shopee terkesan memelihara prosedur kerja yang rawan sengketa dan konflik seperti ini.

    belum.ada tanggapan memuaskan hingga saat ini, karena baru dihubungi shopee indonesia yang akan memproses keluhan saya.
    Untuk sicepat baru dihubungi oleh pihak gerai tempat drop off paket bersangkutan.

    • 28 September 2020 - (21:05 WIB)
      Permalink

      Kog jadi kemana – mana bahasnya. Intinya Paket Anda, Anda antar sendiri ke counter atau diambil oleh Kurir yang datang ke tempat Anda ?

      Kalo Anda ke Counter sudah pasti ditimbang di depan Anda. Karena semua Counter Ekspedisi pasti punya timbangan di depan. Dan kalo ada ketidaksesuaian dengan Label yang tertera pasti diinfokan pak.

      Kalo di Pickup sama kurir beda lagi kemungkinannya. Yang mana kasus Anda ? apakah diantar ke Counter atau Diambil Kurir ?

      • 28 September 2020 - (22:37 WIB)
        Permalink

        Nyatanya paket saya yg saya antarkan ke gerii TIDAK PERNAH ditimbang dihadapan saya..
        hanya diberikan bukti tanda terima saja..
        Mungkin sicepat bisa investigasi CCTV TKP setempat.

        utk layanan pick up juga tidak pernah ditimbang..

        Sebenarny tidak ada masalah kalau pihak sicepat selalu komunikasikan perubahan yg terjadi. Sehingga tidak akan ada konflik dan sengketa kedepannya.
        Selama ini tidak pernah ada info soal perubahan berat.

        saya tidak menyertakan label shopee, kami print sendiri versi cetak kami.
        Apa dengan pakai label atau tanpa label bisa mempengaruhi berat paket di sicepat?
        tentunya secar logika benar kita bisa melihat bahwa berat paket ditentukan alat ukurnya bukan dari labelnya.
        Untungnya timbangan yang saya miliki sana persis dengan timbangan jasa kirim.lainnya di indonesia.
        Timbangn saya belum bisa pas dengan jasa kirim.sicepat untuk saat ini.

        • 29 September 2020 - (04:31 WIB)
          Permalink

          Anda mengirim paket dari Shopee ke Sicepat tidak mencetak label dari Shopee BAGAIMANA CERITA NYA ?

          Semua pesanan masuk di Shopee menggunakan KODE BOOKING dan BARCODE yang tercetak di label mereka untuk selanjutnya transaksi ke Ekspedisi menggunakan metode CASHLESS alias tidak bayar. Kalo Anda TIDAK MENCETAK label dari Shopee itu namanya pengiriman Reguler dan tidak ada sangkut pautnya dengan Shopee.

          Di Seller Center Shopee kita sebagai seller harus mengisi berat produk, dan dimensi produk. Spesifikasi itu digunakan oleh Shopee sebagai acuan berat di Perusahaan Ekspedisi itu tadi. Sepertinya malah Anda belum paham tentang bagaimana sistem, dan bentuk kerjasama antara Marketplace dan Logistik.

          NB : Yang Anda attach diatas itu bukan NO RESI tetapi KODE BOOKING

          • 29 September 2020 - (09:08 WIB)
            Permalink

            Coba anda tanyakan kepada Shopee apakah ada ketentuan untuk wajib mencetak label dari laman seller center?
            kalau untuk memproses setiap transaksi yang akan dikirimkan cukup dengan informasi pengiriman dan sertakan nomor resi.
            untuk Transaksi Cashless yang di platform ecommerce wajib menyertakan resi Otomatis (AWB dari sistem)

            Saya bantu jelaskan ya,
            1.Transaksi dapat diproses dengan/Tanpa label pengiriman dari shopee, asalkan menyertakan informasi pengiriman sesuai pada instruksi pengiriman yang terlampir (invoice).
            2.jadi jangan punya persepsi bahwa transaksi tanpa label shopee adalah transaksi reguler. Karena yang membedakan transaksi regular dan transaksi cashless via ecommerce adalah dari kode booking/resi otomatisnya.
            3.label pengiriman shopee adalah media yang dibuat shopee utk membantu seller dalam memproses setiap transaksi (tapi bukan wajib dicetak, yg diwajibkan adalah informasi pengiriman harus sesuai dengan invoice pemesanan baik kesesuaian alamat/produk yg dipesan).

            semoga memberi pencerahan untuk mispersepsi yang timbul kalau case saya adalah produk kiriman dari pemesanan di shopee.
            terima kasih

            NB: seperti yang saya jelaskan bahwa kode ID itu adalah referensi booking yang berisi resi yang dapat dibuka dari sistem shopee ya.. tidak saya tampilkan resi berupa angka agar tidak terbaca oleh pihak yang tidak memerlukan informasi tsb. Jadi hanya terbuka oleh pelacakan internal.shopee dan sicepat sendiri. Untuk anda tentu tidak dapat mengeceknya.

          • 29 September 2020 - (12:16 WIB)
            Permalink

            Link ini sesuai judulnya adalah panduan BAGAIMANA CARA MENGANTAR PAKET KE COUNTER SICEPAT.
            dimana TIDAK ADA ketentuan yang mewajibkan seller pengirim barang menggunakan template resmi, link ini hanya anjuran mengenai cara mengantar dan mengemas yang dianjurkan.
            mohon jangan debat kusir mengenai hal yng sifatnya anjuran. Saya contohkan yang WAJIB seperti resi otomatis harus dipatuhi.
            mohon sebaiknya anda menanyakan kepada shopee apakah benar wajib mencetak label dari seller center tsb?

            https://help.shopee.co.id/s/article/Bagaimana-cara-mengantar-paket-ke-counter-SiCepat-Ekspres

            SiCepat Ekspres

            Kunjungi halaman ‘Saya’ lalu klik ‘Toko Saya’ > ‘Penjualan Saya’.
            Pilih produk yang ingin dikirim, lalu klik ‘Atur Pengiriman’.
            Pilih ‘Waktu Pickup’ yang diinginkan dan klik ‘Konfirmasi’.
            Setelah mengkonfirmasi request pick-up, maka informasi rincian pick-up akan ditampilkan secara otomatis.
            Setelah atur pengiriman, kurir SiCepat akan menjemput (pick-up) paket di alamat toko Anda, mohon menunggu dan tidak datang ke counter SiCepat untuk mengirimkan paket Anda. Anda juga tidak perlu membayar kurir SiCepat.
            Klik di sini untuk informasi lebih lengkap tentang cara pengiriman pesanan menggunakan SiCepat Ekpres.”

          • 29 September 2020 - (13:07 WIB)
            Permalink

            Itu di Link yang kita sertakan di Nomor 4.
            Dan meskipun sudah diedukasi, ternyata masih disanggah juga ya, luar biasa sekali. Semoga beruntung dengan kasusnya ya pak..Hahaha…

          • 29 September 2020 - (17:17 WIB)
            Permalink

            Mohon anda sebelum merasa paling benar, setidaknya anda bertanya kepada shopee apakah ada ketentuan WAJIB cetak label pengiriman sesuai template resmi yang disediakan di halaman seller center shopee?

            Mohon anda tanyakan juga kepada ekspedisi manapun baik Sicepat ataupun ekspedisi lainnya, apakah mereka HANYA menerima paket shopee yang terpasang dengan label resmi shopee? Karena mereka selama ini menerima label.apapun, ynng penting jelas kode resinya sesuai dengan deskripsi di paket tersebut.

            tolong juga tanyakan yng lebih penting bahwa dimana ada syarat dan ketentuan penggunaan pengguna layanan shopee yang secara jelas mengikat bahwa label pengiriman shopee yang resmi harus ditempelkan??????

            Tidak perlu diedukasi kalau soal ini semua juga sudah tahu bahwa link yang anda sertakan adalah PANDUAN yang diterbitkan shopee agar seller lebih mudah dalam mengirimkan paket kepada ekspedisi.
            Namun, label.tersebut tidak mutlak dicetak dan ditempel di paket.

            YANG WAJIB DAN MUTLAK
            1.Deskripsi pengiriman harus sesuai mengenai nama alamat dan telepon.
            2.AWB otomatis WAJIB DITULIS, selebihnya mengenai desain atau cara mencetak label tidak ad kewajiban untuk dari label shopee.

            INGAT yang menentukan berat paket tersebut bukan LABEL pengiriman, Tapi TIMBANGAN dan INTEGRITAS pengukurnya.

            NB; saya sudah chat juga dengan agent shopee bahwa label resmi pengiriman sangat dianjurkan TAPI TIDAK WAJIB ya…

            demikian semoga edukasi ini memberi anda pencerahan juga. Saya anggap anda kurang mengerti betul masalah logistik hingga label anda kritisi. Konteksnya di proses pengukuran yang sering berubah di sicepat, serta pembiaran shopee utk melakukan pemotongan di saldo.
            Jadi kalau saya kritis di masalah proses dan prosedur, kalau anda kritis di kode resi dan stikernya. Gak salah juga tapi belum pas dibahas di case ini..
            salam sukses

          • 29 September 2020 - (17:39 WIB)
            Permalink

            Untuk masalah beruntung atau tidak beruntung dalam kasus ini.
            jujur saya menulis komplain ini bukan ingin memdapat kompensasi ongkir ynng hilang. Klaim saya hanya rp 15.000 , nilai itu berarti secara materi. Tapi juga dengan kehilangan hak saya itu, tidak lekas membuat saya menjadi orang yg kekurangan.
            lebih penting saya memberi komplain ini untuk dibaca oleh shopee dan sicepat karena banyak pihak selain saya yang dirugikan dalam kasus perhitungan berat.

            NB: Shopee sudah adjustment dalam bentuk kredit saldo.senilai 15.000 ruoiah.

            Bukan untung rugi yang saya perjuangkan. Bukan demi rp.15.000. Tapi demi tegaknya keadilan saja maknanya.

    • 22 Oktober 2020 - (15:47 WIB)
      Permalink

      ini udah sering sekali , ini baru aja aku cek dengan kondisi Cust yang Sama , lokasi Klaten, Trucuk , Jawa Tengah, udah 4x kali kena fraud di lokasi yang sama, dari total kiriman 8 Barang dengan jenis yang sama, Betul kata agan sepertinya ada kesalahan di penimbangan dan menurut asumsi saya Timbangan itu di timbang lagi di Tujuan Soalnya kalau hanya di daerah Jabodetabek ini sangat jarang terjadi walau pernah.
      Ini baru aja cek kena penarikan lebih , saya baru aja timbang barang yang sama dengan dua timbangan saya sendiri hasilnya 1024 , dan 1078 sedangkan berat total barang yg masuk di shope 1186 , nah ini ditunggu balasan dari pihak ekspedisi biasanya sama kayak email kemarin dari mereka beratnya lebih tinggi, nah ini gila…. makanya klo cust sana yg beli aku batalin aja bukan gak mau layanin rasa2nya pasti kena fraud

  • 28 September 2020 - (12:13 WIB)
    Permalink

    Wah.. Baru saya ingin menulis ini.. Ternyata sudah ada yang menulis tentang ini.. Jika ada waktu luang saya akan menulis keburukan yang sama beserta bukti foto yang dibuka oleh sistem sicepat sendiri.. Kalau saya sendiri juga sudah ada 3x kiriman yang digelembungkan (lokasi gerai sicepat bantul yogyakarta) . Jika dari pihak sicepat membaca komentar ini bisa email saya di oleh2jogja20@gmail.com sebelum saya menulis keburukan yang sama 😊

    • 28 September 2020 - (12:29 WIB)
      Permalink

      Untuk bro kenny.. Ini pyur kesalahan dari sicepat bukan shopee karena shopee hanya menerima laporan berat dari jasa pengirim dan ini diluar kendali dari shopee.

      Karena saya pernah kerja di sebuah startup jadi saya mengumpulkan bukti sendiri dari sistem mereka dan akhirnya mau ditindak lanjuti(awalnya cs sicepat tidak mengakui/masih bersikeras sudah benar)

      Memang berat sampe sekarang uang klaim juga belum diterima padahal sudah dijanjikan.

    • 28 September 2020 - (21:20 WIB)
      Permalink

      Emang yang di attach penulis diatas nomor “ID208058535795H” itu beneran Resi Sicepat ya gan ? Perasaan Resi Sicepat tidak seperti itu nomornya.

      Sebagai orang yang paham keburukannya pasti paham deh sekali lihat. Atau coba di cek di Website Sicepat nomor resi itu kog sepertinya tidak ada ya. Hahaha..

      • 30 September 2020 - (03:33 WIB)
        Permalink

        Jika ingin cek Resinya terdapat dibalasan dari sicepat . Menulis kode pemesanan/kode booking sah2 saja karena nomor tersebut bisa di akses internal sicepat sendiri.

      • 26 Oktober 2020 - (17:25 WIB)
        Permalink

        jangan jauh jauh , ini barang 350gram dihitung 1.35kg. isinya cuma 3x barang 100 gram.. Memang murahnya disitu. skrg lgs tutup layanan sicepat.. cepat nakalnya, cepat borosnya. As***

  • 28 September 2020 - (22:29 WIB)
    Permalink

    Kalau sebagai pemerhati, sebaiknya bersikap sportif saja, tidak perlu anda menyerang pihak yang bersengketa. Resi tersebut merupakan dokumentasi dari kode booking yang tercantum di laman shopee, hanya bisa diakses internal saja. Memang sengaja saya sertakan resi internal booking tsb.
    resi sicepat hanya terdiri angka .

    • 29 September 2020 - (17:48 WIB)
      Permalink

      Santai aja Pak, syukurlah kalau sudah tercapai solusi yang baik atas permasalahannya.
      & juga memang sudah tepat bahwa konsumen baik seller maupun buyer memberikan masukan maupun kritik/saran terkait dengan operasional marketplace, supaya semakin baik & semakin fair kepada segala pihak yang terlibat. Kalau reputasinya baik, terkenal sebagai marketplace yang fair, hasil akhirnya kan juga membawa keuntungan kepada marketplace.

      Yang semangat ngasih kontra-argumen itu memang sudah umum jadi pembela (entah sukarela atau tidak) marketplace terkait. Coba aja search surat2 yang ada di sini dengan tag nama marketplace-nya.

      • 30 September 2020 - (06:42 WIB)
        Permalink

        Nongol mulu ente bro..Haha…
        Lebih tepat disebut sebagai Marketplace Spesialis gan, salah satu dari beberapa yang ada di Indonesia.

        Kita mengikuti berbagai perkembangan sistem, perubahan regulasi, keluhan, komplain bahkan hingga kasus – kasus yang terjadi. Kalo bisa disimpulkan, biasanya kesalahan terjadi karena pengguna TIDAK MENGIKUTI aturan yang disarankan, dan tidak memahami Syarat dan Ketentuan penggunaan layanan terkait. Intinya cuman di 2 itu..

        • 30 September 2020 - (08:52 WIB)
          Permalink

          Keren juga.. Marketplace spesialis tapi masalah resi ga bisa dicek sendiri aja pakek ditanyain, harusnya udah tau bro sistem di marketplace gimana 😂 Justru case ini malah membuka bahwa banyak seller yang terkena case ini tapi tidak terdeteksi karena tidak tau mengadu kemana.

          • 30 September 2020 - (17:15 WIB)
            Permalink

            Sekali lagi disampaikan itu bukan NO RESI, melainkan KODE BOOKING..HAHAHA…

          • 2 Oktober 2020 - (19:03 WIB)
            Permalink

            nah itu dia, nomor resi saya sebutkan IDxxxxxxx agar dapat dilacak oleh shopee dan sicepat, karena informasi ini kan menyangkut privasi pembeli saya.
            dengan resi ID saya dihubungi shopee dan sicepat dalam beberapa jam setelah artikel.ini dimuat.
            Secara material saya sudah dikembalikan, tapi karena belum menemukan penyelesaian bagi saya dengan sicepat, saya sudah tidak pakai lagi jasa kurir terkait, karena belum menemukan rasa aman dan nyaman.

  • 29 September 2020 - (11:11 WIB)
    Permalink

    Link ini sesuai judulnya adalah panduan BAGAIMANA CARA MENGANTAR PAKET KE COUNTER SICEPAT.
    dimana TIDAK ADA ketentuan yang mewajibkan seller pengirim barang menggunakan template resmi, link ini hanya anjuran mengenai cara mengantar dan mengemas yang dianjurkan.
    mohon jangan debat kusir mengenai hal yng sifatnya anjuran. Saya contohkan yang WAJIB seperti resi otomatis harus dipatuhi.
    mohon sebaiknya anda menanyakan kepada shopee apakah benar wajib mencetak label dari seller center tsb?

    https://help.shopee.co.id/s/article/Bagaimana-cara-mengantar-paket-ke-counter-SiCepat-Ekspres

    SiCepat Ekspres

    Kunjungi halaman ‘Saya’ lalu klik ‘Toko Saya’ > ‘Penjualan Saya’.
    Pilih produk yang ingin dikirim, lalu klik ‘Atur Pengiriman’.
    Pilih ‘Waktu Pickup’ yang diinginkan dan klik ‘Konfirmasi’.
    Setelah mengkonfirmasi request pick-up, maka informasi rincian pick-up akan ditampilkan secara otomatis.
    Setelah atur pengiriman, kurir SiCepat akan menjemput (pick-up) paket di alamat toko Anda, mohon menunggu dan tidak datang ke counter SiCepat untuk mengirimkan paket Anda. Anda juga tidak perlu membayar kurir SiCepat.
    Klik di sini untuk informasi lebih lengkap tentang cara pengiriman pesanan menggunakan SiCepat Ekpres.”

    • 22 Oktober 2020 - (14:35 WIB)
      Permalink

      saya sering terkena masalah Fraud berat terutama untuk pengiriman Si cepat ke luar jabodetabek (serius selalu deg-degan klo kirim keluar) entar kenapa tingkat fraud beratnya tinggi apalagi masalah berat tipis seperti 1,2 atau 1,3 dan 2,2atau 2,3 , makanya saya sering lebih2 beratnya daripada berat aktual (walaupun udah mempertimbangkan bungkusan).
      Tapi ada 2 kejadia paling gak masuk akal dan gak dirubris sama pihak shopee sama si cepat yang dijawab mereka selalu argumen yg mereka yakin menang.
      Salah satu kejadian saat cust saya memesan kabel tis yang mana berat keseluruhan 260 gram tapi kena fraud dana saya ditarik seharga 2 kg pengiriman luar jabodetabek , di komplain biasa jawaban general nanti di email sampai skrng jg gak pernah di email
      Tapi ada beberapa kasus dengan si cepat klo berat aktual kurang uang lebih jg dibalikin
      kemungkinan asumsi saya berat paket kita ditimbang lagi di tempat tujuan (dicross check dua kali di tempat tujuan) soalna barang yg sama selama ini kiriman jabodetabek ga pernah fraud. Pokoknya klo kiriman si cepat diluar jabodetabek not Recomended masalahnya klo kena Fraud (cukup sering) kenanya mahal
      Terus pernah saya komplain dengan barang yang sama di bungkus yang sama pokoknya sudah lampirin bukti yang sama , klo masalah berat mepet , mereka jg lampirin timbangan mereka masalahnya klo kayak 1,2 sama 2,2 itu udah daerah abu2 rata2 casenya mereka menangin , giliran kasus yg cuma 260 gram tidak dirubris hahhahahah

  • 30 September 2020 - (08:50 WIB)
    Permalink

    Keren juga.. Marketplace spesialis tapi masalah resi ga bisa dicek sendiri aja pakek ditanyain, harusnya udah tau bro sistem di marketplace gimana 😂 Justru case ini malah membuka bahwa banyak seller yang terkena case ini tapi tidak terdeteksi karena tidak tau mengadu kemana.

  • 22 Oktober 2020 - (14:40 WIB)
    Permalink

    Saran saya untuk pake si cepat , timbangan nya harus dipikirkan aktual dengan berat packing dilebih2kan agak banyak, klo cust diluar jabodetabek yg pesan timbangan kadang ngaco, kayanya disana ditimbang ulang dhe masalahnya untuk berat 1 atau 2 kg itu sering fraud

  • 22 Oktober 2020 - (14:42 WIB)
    Permalink

    kalau si cepat yang di tokopedia gw gak bisa ngecek seperti di shopee dana yg diteruskan ke kurirnya jelas, di tokopedia manual masukin invoice baru di cocokin lelah…. jadi saya lebih banyak berpatokan klo ada masalah berat di shopee

Tinggalkan Balasan

Dirugikan Shopee karena Nakalnya Timbangan SiCepat

oleh Kenny Agustinus dibaca dalam: 1 min
33