Shopee Melenyapkan Kupon Hak Milik Konsumen dan Berkelit dengan Persyaratan Tidak Masuk Akal

Saya pengguna Shopee, sudah lama bermain game Shopee Tanam untuk mendapatkan kupon pulsa/tagihan. Kupon hasil game Shopee Tanam edisi awal masa berlakunya sangat lama, sedang kupon edisi sekarang masa berlakunya cuma 7 hari saja.

Per tanggal 25 september 2020, saya masih punya 3 kupon pulsa/tagihan dari Shopee Tanam, yang terdiri dari; 2 kupon edisi awal dengan masa berlaku s/d 19.01.2038 (kupon ini yang bermasalah) dan 1 kupon edisi baru dengan exp date 01.10.2020.

Dua kupon edisi awal dengan exp date 19.01.2038 tersebut sengaja saya simpan karena masa berlaku masih lama dan saya percaya sistem Shopee tidak akan error. Ternyata kepercayaan saya salah. Tanggal 26 September 2020 tiba-tiba 1 kupon edisi awal saya hilang !!

Karena khawatir kupon satunya ikut hilang, terpaksa 1 kupon edisi awal tersisa segera saya pakai transaksi hari itu juga.

Kemudian saya komplain ke CS Shopee, sudah saya jelaskan secara detil, dengan no keluhan 96962903. Tentu dengan permintaan supaya kupon hak saya dikembalikan. (Sebagai catatan, kupon Shopee Tanam tidak diperoleh dengan cuma-cuma, tapi butuh upaya untuk akses aplikasi secara rutin tiap saat. Dan trafik kunjungan ini efeknya meningkatkan pendapatan Shopee).

Respon CS Shopee tidak waras, mereka minta bukti “tangkapan layar waktu saya mendapat kupon pulsa/tagihan tersebut dari game Shopee Tanam.”

Mana ada pengguna yang screenshot saat panen game Shopee Tanam???? (jelas ini permintaan yang mengada-ada)
Saya sudah beri sanggahan dan bukti pengganti berupa hasil tangkapan layar daftar kupon saya per tanggal 3 September 2020, dan hasil transaksi 1 kupon dengan exp date 19.01.2038 tersisa yang terpaksa saya pakai. Video daftar kupon juga sudah saya kirim.

Kemudian muncul lagi permintaan tidak waras berikutnya, CS Shopee meminta “rekaman video riwayat klaim 3 kupon Shopee Tanam”

Bagaimana mungkin kupon edisi awal game Shopee Tanam yang didapat beberapa bulan lalu masih tercantum di riwayat klaim???? Sementara baris riwayat klaim terbatas dan tiap hari selalu tertumpuk riwayat yang baru! Apalagi riwayat tersebut seharusnya tercatat pada sistem Shopee. Tinggal ditelusuri saja di database Shopee. Jika tidak tercatat, berarti memang program/sistem alias tim IT Shopee yang bodoh (bisa jadi karena itu mereka tidak bisa melacak kupon konsumen yang hilang!)

Dari permintaan-permintaan yang tidak waras tersebut terlihat sekali rendahnya SDM CSO Shopee. Mereka tidak paham keluhan konsumen, tidak menguasai sistem/produk sendiri dan tidak mampu berpikir logis. Atau memang begini cara Shopee untuk berkelit dari tanggung jawab??

Bagi rekan-rekan pengguna Shopee, hati-hati dengan setiap aktifitas akun Shopee anda, jangan-jangan nanti ada kasus saldo Shopeepay tiba-tiba lenyap, kemudian Shopee berkelit minta riwayat lengkap pemakaian Shopeepay dari awal aktivasi.

Djuwanda
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Shopee:
[Total:9    Rata-Rata: 2.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

9 komentar untuk “Shopee Melenyapkan Kupon Hak Milik Konsumen dan Berkelit dengan Persyaratan Tidak Masuk Akal

  • 8 Oktober 2020 - (03:03 WIB)
    Permalink

    Betul banget. akun saya mengalami kejadian yang sama. cuma saya sadar per tanggal kemarin. sengaja di simpan buat kapan2 butuh cashback. saya tidak bisa memberikan data lengkap untuk komplain. siapa juga yang kepikiran buat screenshoot voucher yang masa aktif nya masih lama. kan aneh. saya punya 3 vcher. pertama lgsung dpake sama yang ke dua. yang ketiga sengaja d simpan. tau2 nya ilang. komplain juga percuma. mereka g mau ngembaliin vcher yang kita cape2 tanam. berkelit dengan susah nya mengganti vcher. lucu sih sekelas shopee tidak mempunyai data yang sesuai tertera di akun kita.

    • 8 Oktober 2020 - (10:49 WIB)
      Permalink

      naahh.. makanya saya share di sini, selain memang kesal dgn respon CS shopee, bisa jadi banyak korban lain seperti kasus saya.
      kebetulan saja saya sempat screenshot daftar kupon saya. itu saja masih “dianggap” penipu, masih dipersulit lagi.

      btw kalo banyak kasus seperti ini namanya bukan error, tapi memang modus.

      • 8 Oktober 2020 - (11:21 WIB)
        Permalink

        @Djuwanda

        Sadarlah hai para pemuda. Judi itu Haram. Jaman canggih seperti ini, setan semakin pintar membalut yang Haram terlihat Halal.

        Game shopee tanam adalah Judi. Semua orang sudah banyak membahas ini.

        Jangan anda berharap keadilan dari Judi.

        • 8 Oktober 2020 - (12:59 WIB)
          Permalink

          maaf pemahaman saya berbeda.

          tapi saya hormati bapak Muhammad & “semua org” yg menganggap game shopee taman sebagai praktek perjudian. silahkan bawa shopee ke meja hijau, supaya diproses sesuai hukum yg berlaku.
          good luck.

          • 8 Oktober 2020 - (14:19 WIB)
            Permalink

            @Djuwanda

            Good luck.

    • 8 Oktober 2020 - (11:17 WIB)
      Permalink

      @Aufa

      Anda tidak sadar sudah bermain Judi.

      Kecil kecil pemain judi, sudah besar mau jadi apa.?

  • 8 Oktober 2020 - (15:11 WIB)
    Permalink

    ya jujur aja sih, kalo saya jadi shopee juga ga mau nyariin kupon nya, nunggu bukti aja.. gini nih cerita nya, kalo semua orang diladenin komplain kupon satu-satu? kapan selesainya tuh

 Apa Komentar Anda mengenai Shopee?

Ada 9 komentar sampai saat ini..

Shopee Melenyapkan Kupon Hak Milik Konsumen dan Berkelit dengan Persya…

oleh Djuwanda dibaca dalam: 2 menit
9