Konsumen Merasa Sangat Dirugikan oleh XL dan Telesales-nya

Saya Ikka, pengguna XL sejak lama sekali, saya merasa dirugikan. Pada tanggal 6 Mei saya mendapatkan telepon dari pihak telesales XL (saya lupa namanya), bahwa nomor saya terpilih untuk mendapatkan diskon untuk berlangganan XL Prio Platinum dengan hanya membayar 30% dari harga normal XL Prio Platinum untuk pemakaian selama satu bulan. Pihak telesales XL tersebut menjelaskan siklus tagihan adalah per tanggal 16, sehingga di bulan depannya yaitu di tanggal 16 bulan Juni. Program XL Prio Platinum ini bisa di-downgrade menjadi XL Gold dikarenakan harganya sudah kembali normal dengan mendatangi XL Center terdekat.

Dikarenakan awal berlangganan adalah masih tanggal 6 Mei, saya berulang kali menanyakan kembali ke telesales tersebut, apabila promo ini bisa saya gunakan sampai dengan 16 Juni sebelum harga kembali ke tarif normal dan telesales tersebut mengonfirmasikan iya. Sehingga pada akhirnya pada tanggal 6 Mei 2020 tersebut saya setuju untuk mengikuti program promo 30% XL Prio Platinum ini.

Di bulan berikutnya pada tanggal 18 Juni saya bermaksud untuk downgrade paketan XL Prio Platinum ke Prio Gold di XL Center Plaza Marina Surabaya. Namun sampai di sana, saya begitu kaget bahwa ada penagihan sebesar Rp300.841,-. Setelah dijelaskan ternyata tagihan tersebut adalah biaya berlangganan XL Prio Platinum dari tanggal 16 Mei – 15 Juni senilai Rp250.000.

Ternyata setelah saya menanyakan ke pihak CS XL Center Plaza Marina, saat itu saya dijelaskan bahwasanya program XL Prio Platinum 30% yang saya ikuti saat itu hanya berlaku dari tanggal 6 Mei sampai dengan 15 Mei saja (10 hari), sedangkan selanjutnya mulai dari tanggal 16 Mei sampai dengan 15 Juni saya sudah dikenakan tarif normal langganan XL Prio Platinum.

Hal ini tentu berbeda dengan penjelasan telesales XL yang waktu itu berulang kali meyakinkan saya bahwa program promo ini berlaku sampai dengan 16 Juni. Selanjutnya saya terpaksa membayar tagihan normal XL Prio Platinum tersebut, karena apabila tidak maka saya tidak akan bisa menggunakan nomor XL saya. Pihak XL Center Plaza Marina waktu itu menjelaskan bahwa saya bisa mengajukan komplain dan menuntut refund untuk biaya berlangganan normal pada call center XL. Saat itu juga saya coba menghubungi ke call center, katanya akan di-follow up dulu komplain saya.

Pada tanggal 19 Juni saya ke chat maya dan menginfokan bahwa bisa untuk pengajuan refund ditunggu dalam waktu 60 hari kerja. Dalam waktu 60 hari kerja itu saya menghubungi pihak call center XL untuk memastikan apa benar dan sudah di-follow up refund saya. Call center menginfokan sudah di-follow up dan dimohon tunggu 60 hari kerja terhitung pad tanggal 16 Juni dan sambil dimintai nomor rekening dan NIK.

Setelah 60 hari kerja, tidak ada info apapun dari pihak XL. Lalu saya menghubungi call center kembali dan diinfokan bahwa refund saya ditolak. Saya tidak bisa terima ini, saya merasa dirugikan. Saya minta rekaman telepon saya dengan telesales sebagai bukti untuk saya laporkan pada Badan Perlindungan Konsumen Nasional. Dan minta pertanggungjawaban telesales yang menawari saya, tapi jawaban call center ditunggu follow up-nya dari pihak XL. Lalu beberapa kali saya telepon kembali, jawabannya dimohon untuk menunggu lagi dan diberi ketidakpastian lagi.

Bagaimana ini XL? Pihak telesales melakukan mis-selling dan konsumen menjadi korbannya, bagaimana pertanggungjawaban dari XL?

Ikka Dwiani
Surabaya

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai XL Axiata:
[Total:37    Rata-Rata: 1.9/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

5 komentar untuk “Konsumen Merasa Sangat Dirugikan oleh XL dan Telesales-nya

  • 15 Oktober 2020 - (11:00 WIB)
    Permalink

    60 hari kerja, artinya ada dua bulan anda bayar lagi. Ini memang jebakan betmen.
    Saya juga pernah kejebak Prio.
    Jadi ada brosur yang menunjukkan kalau untuk tahun 2018 paket yang 250K /bulan, discount 50%, (Platinum atau Gold udah lupa) saya aktif bulan Desember 2017. maka jadilah berlangganan, dulu nitip bayarin otomatis dengan ANZ CC. Bener sih tagihan menjadi 140an sebulan. Tapi ada tagihan tagihan aneh yang tidak pernah saya aktifkan atau setujui. Saya langsung maki maki CS yang anehnya saat itu bisa merubah tagihan dengan mengurangi tagihan hal hal dan hil hil dari antah berantah. Lalu giliran Desember 2018, mau habis setahun dong, aku mohon mengundurkan diri dari program, artinya putus hubungan dengan Prio dan balik ke Prabayar. Lewat CS ditolak karena alasannya nomor cantik. Cantik dari Hong Kong? Kan aku proses migrasi dari nomor yang sudah saya pakai dengan setia tak bisa ke lain hati selama 15 tahun. Akhirnya saya ke XL center di mana saya melakukan proses migrasi ke Prio, dengan segala debat, katanya aturannya mengikat, saya tidak bisa lagi balik ke Prabayar. Lalu saya keluarkan brosur, yang hanya menyebut tahun 2018 – 50%, dan tidak ada tulisan syarat dan segala Tetek bengek nya. Intinya selesai 2018 saya out. Balik ke nomor Prabayar, jadi ogah balik ke harga 250K.
    Akhirnya disetujui, dan itu bayar biaya berlangganan 250K. Akhirnya aku sekarang bebas, dan pulsa kuisi saja 25K per bulan, untuk bisa tetap aktif. Dan ini untuk menjawab OTP aja…

    • 15 Oktober 2020 - (14:46 WIB)
      Permalink

      Sakit hati kalo digituin, mana buang” waktu tenaga ,menguras dompet dan emosi. Semoga bisa cepat kelar masalahnya ya, dan bisa bebas dari jebakan kek gini.

    • 16 Oktober 2020 - (08:38 WIB)
      Permalink

      Nomor saya ternyata bisa diberikan langganan setiap bulan Rp 100000 Prio silver (masih tunggu tagihan ) , oleh cs Roxy harus Prio gold yg paling minim Rp 200000,

  • 15 Oktober 2020 - (21:40 WIB)
    Permalink

    XL memang belakangan ini banyak bikin ulah ke konsumen… dahulu saya jg biasa pakai XL yg nomornya dengan awalan 081976…. bagus kok layanannya cuma karena masa tenggang cuma sebentar dan akhirnya kartu saya mati.. tapi sekarang ini XL malah curang dengan mengurangi pulsa saya secara bertahap … gak banyak sih cuma 50 rupiah sekali potong

  • 16 Oktober 2020 - (08:30 WIB)
    Permalink

    Nomor saya adalah 08186067xx , saya alami hal yg sama .. selama satu tahun pemakaian saya tidak pernah lebih dari Rp 45000 , namun mendadak rekening saya di tagih Rp 200000 lebih , saya komplain di kantor XL Roxy mas , cs janji mau periksa ke pusat .. janji mau kembalikan .. terus janji batal dijawab tidak bisa .. saya tanya bagaimana dengan tagihan bulan berikutnya karena saya tidak pernah pesan sebagai langganan Prio mas yg Rp 200000/bulan .. dijanjikan itu akan di stop.. bualn berikutnya tetap masuk tagihan Rp 200000 lebih … Saya tanya lagi diberitahu itu sudah dikenakan sebagai langganan Prio mas .. padahal sudah di blok semua dari cs XL roxy mas, cs dan manager kantor seperti hakim , sertiap kali datang saya di tanya hal terachir tel siapa .. diminta isi 5 nomor yg saya sering pakai .. kalau saya tel pakai wa , mana bisa ingat nomor yg saya pakai ?
    Terus saya ditanyai satu nomor tidak komplit yg ditulis ini nomor siapa ? Saya tanya nomor dari mana , dijawab dari komputer ,bisa di tulis yg komplt..? Adanya ya nomor ini .. , ajaib memang cs XL .. saya harus bolak balik ke kantor XL Roxy mas mengurus nomor lagi yg saya baru beli.. karena ribet saya coba pindah ke XL central Slipi.. ajaib ternyata nomor sayabyg lama 08186067xx masih ada dan bisa dihidupkan lagi.. bukannya seperti yg di Roxy bilang sudah dimatikan … Disampingbitu tidak ada tagihan yg munculn,ibarat lunas padahal ada pemberitahuan tagihan susulan beberapa kali muncul yg jumlahnya kembali ke Rp 45000

 Apa Komentar Anda mengenai XL Axiata?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

Konsumen Merasa Sangat Dirugikan oleh XL dan Telesales-nya

oleh ikka dibaca dalam: 2 min
5