Tanggapan Bank UOB Indonesia atas Surat Bapak Christianto Hardono

Dengan hormat,

Menanggapi surat pembaca yang disampaikan oleh Bapak Christianto Hardono yang dimuat dalam rubrik Surat Pembaca Mediakonsumen.com pada tanggal 18 November 2020 yang berjudul ”Hati-hati Menggunakan Fasilitas Transfer Antar Bank dari Aplikasi TMRW-UOB”, dengan ini kami sampaikan bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan dengan baik bersama Bapak Christianto Hardono.

Dalam kesempatan ini juga, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang telah Bapak alami dan mengucapkan terima kasih atas masukan yang telah Bapak sampaikan, sehingga kami dapat segera melakukan perbaikan dan memberikan layanan yang terbaik.

Demikian kami sampaikan, atas dimuatnya tanggapan ini kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

PT Bank UOB Indonesia

Amelia Ragamulu
Customer Advocacy and
Service Quality Head


Catatan Redaksi: Tanggapan ini dikirimkan melalui email ke Redaksi Media Konsumen.

Berikan penilaian mengenai Tanggapan Bank UOB Indonesia:
[Total:16    Rata-Rata: 2.6/5]
Hati-hati Menggunakan Fasilitas Transfer Antar Bank dari Aplikasi TMRW-UOB

Sudah hampir 1 tahun saya menjadi nasabah Tabungan TMRW dari Bank UOB. Saya membuka rekening karena tertarik dengan fasilitas-fasilitas transaksi...
Baca Selengkapnya

2 komentar untuk “Tanggapan Bank UOB Indonesia atas Surat Bapak Christianto Hardono

  • 1 Januari 2021 - (16:39 WIB)
    Permalink

    saya waktu tanggal 31 desember 2020 kemaren mengalami hal yg sama di aplikasi tmrw bank uob kak saya top up shopee pay sebesar Rp286.249 dana itu buat ikutan flash sale 1.1 dishopee tapi status nya sama kyk kk “Transaction Exception” lalu langsung komplain pd tgl 31 desember 2020 terus disuruh nunggu 1x24jam, dan besoknya blm masuk juga, saya komplain lagi disuruh Sanggah transaksi oleh cs estimasi waktu 5 – 90hari, tolong kak Transaksi penyelesaian saya dipercepat😭

  • 6 Juni 2021 - (05:53 WIB)
    Permalink

    Saya pernah mengalaminnya juga saat transfer dari bank di dbs ke wokee. Keterangan gagal saldo terpotong tetapi saldo tidak sampai ke wokee, kalo gak salah gagal 2x (karena gagal saya coba lg) tp saldo terpotong dan saya gak sadar (karena menerima notif gagal pasti gak terpotong). Setelah beberapa bulan tiba2 ada uang masuk dengan keterangan koreksi sebesar 100ribu.

    Kemudian dari bank permata ke va mandiri untuk topup shopee pay. Dana terpotong dan gagal, tetapi di shopee pay tidak masuk. Setelah delay beberapa hari akhirnya masuk ke shopee pay dan itu pun setelah saya komplenkan, saat komplen di sebutkan bahwa teransaksi sukses, tetapi saya menerima notif gagal saat melakukan teransaksi. Delay beberapa detik dari transaksi transfer pertama yg gagal saya topup lg dan sukses (karena notif pertama gagal saya pikir tidak memotong saldo sehingga saya coba lg teransaksi berulang) transaksi yg ke2 ini sikses dana pun masuk ke shopee pay (tidak ada masalah). saat malam hari saya baru cross cek bahwa teransaksi yg pertama saya menerima notif gagal tetapi saldo terpotong. Sehingga saya ajukan komplen agak telat.

    Saya juga pernah melakukan transfer 350ribu ke teman saya menggunakan bca via bca mobile dan rekening temen saya pun bca, teransaksi gagal tetapi saldo terpotong. Saya coba sampai 3x dan gak sadar saldo terpotong, karena gagal terus akhirnya saya transfer gunakan permata ke rekening bca dan sukses. Siangnya saya cek saldo di bca saya ada yg aneh ternyata teransaksi gagal tetapi terpotong. Karena gak mau ribet akhirnya saya tanyakan ke teman saya, dan teman saya bilang dia cek di rek bca nya masuk 350ribu sebanyak 4x. 3x gagal dari bca ke bca tetapi masuk juga ke rekening teman saya, dan 1x dari bank permata ke bca. Akhirnya teman saya melakukan transfer balik sebanyak 350×3 atau 1juta 50 ribu, karena ada miss, ternyata besoknya teman saya di potong lagi sama pihak bca sebesar 1 juta 50 ribu. Kemudian saya cek ada koreksi lg dari bca sebesar 1 juta 50 ribu. Akhirnya saya transfer balik lg 1 juta 50 ribu ke teman saya.

    Untuk kasus dbs tidak saya komplenkan tetapi tiba2 ada koreksi setelah beberapa bulan kurang lebih hampir 1 tahun.

    Untuk permata setelah saya komplenkan dana baru masuk, walau ada delay beberapa hari.

    Untuk bca tidak saya komplen kan tetapi koreksi lebih cepat delay 1 hari sudah balik.

    Dari pengalaman itu saya berpikir wajar sistem ada kala nya error. Tetapi komplen saat penanganan masalah ini pun harus di perhatikan, dimana kepuasan konsumen yg paling akhir. Karena konsumen dapat mengadukan juga ke bi dan atau ojk, jadi dana sudah pasti aman. Karena proses transfer ini merupakan chanel transaksi transfer dan tabungan. Dmn tabungan di handle ojk dan transaksi di handle bi. Namun tetap proses keluhan ini harus senantiasa memiliki titik temu yg lebih baik, walaupun butuh proses lama untuk di info kan dan jangan tutup tiket seenaknya.

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Bank UOB Indonesia?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Bank UOB Indonesia atas Surat Bapak Christianto Hardono

oleh Redaksi dibaca dalam: <1 menit
2