Traveloka Paylater Di-hack, Tapi Pemilik Account yang Ditagih

Selamat Sore,

Nama saya Silvia. Pada April 2019 lalu, saya di-call team Traveloka bahwa ada tagihan overlimit yang sudah dipakai sekitar 10 juta. Dan sewaktu itu saya bingung karena tidak merasa ada pembelian apapun di Traveloka dan kalau ada selalu memakai kartu kredit. Tetapi ini diinfo ada transaksi dalam 1 hari yang sama pembelian tiket di Jatim Park sebesar 10 juta.

Sangat tidak masuk diakal, harga tiket Jatim Park 200 ribuan, kalau sampai transaksi total 10 juta di satu hari yg sama sudah sangat jelas account kita dihack. Dan saat itu saya jelaskan ke petugas yang telepon ke saya bahwa ini pasti hacker. Tetapi petugas Traveloka masih maksa bahwa account adalah benar data alamat, KTP, dll. Dan masih memaksa untuk pemilik account membayar tagihan tersebut.

Di sini saya mau meminta pihak Traveloka untuk mengecek kembali apakah pemakaian tiket Jatim Park itu benar dipakai pemilik? Dan apakah mungkin pemilik memakai sampai ratusan lembar tiket jatim park dalam 1 hari? Serta GPS location bisa dicek, saya lokasi tinggal di Jakarta, untuk ke Jatim Park minimal saya harus ada transaksi akomodasi karena bukan di kota yang sama?

Tetapi so far team Traveloka belum koperatif dalam mencari hacker malah memaksa kami membayar tagihan yang bukan transaksi yang dilakukan pemilik akun. Dengan surat ini saya, semoga pihak Traveloka bisa mengambil tindakan penghapusan atas tagihan yang dibebankan ke pemilik account. Thanks.

Silvia
0878685211**
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:5    Rata-Rata: 1/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

7 komentar untuk “Traveloka Paylater Di-hack, Tapi Pemilik Account yang Ditagih

  • 8 Mei 2021 - (00:40 WIB)
    Permalink

    Kasusnya memang rumit, semoga bisa terselesaikan.
    Menurut pemahaman saya, Paylater adalah kartu kredit digital yang diaktifkan dan diserahkan pengelolaannya pada aplikasi. Seolah olah itu untuk kemudahan bayar, padahal ditalangi dulu, bayar nya nanti (bukan nanti nanti aja). Memang sangat mudah untuk mengaktifkannya, benar benar instan, dibandingkan dengan pengajuan Kartu Kredit fisik yang prosedur nya ribet, KTP, KK, Slip / Keterangan Gaji atau Copy Print Out Buku Tabungan dan menunggu Hasil Survei kelayakan kredit. Kartu Kredit fisik masih harus diaktifkan via telpon CS baru bisa aktif dan baru bisa digunakan setelah dibuatkan PIN oleh pengguna. Dan… masih saja terjadi kasus pembobolan
    oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Apa lagi yang `dititipkan`di aplikasi

  • 8 Mei 2021 - (12:42 WIB)
    Permalink

    Lha buset kasus tahun 2019…. Ini yang dihack kan akun anda. Trus menurut anda yang tanggung jawab penggunaan akun anda siapa mba?

    wkwkwk……

  • 8 Mei 2021 - (12:53 WIB)
    Permalink

    “Di sini saya mau meminta pihak Traveloka untuk mengecek kembali apakah pemakaian tiket Jatim Park itu benar dipakai pemilik? Dan apakah mungkin pemilik memakai sampai ratusan lembar tiket jatim park dalam 1 hari? Serta GPS location bisa dicek, saya lokasi tinggal di Jakarta, untuk ke Jatim Park minimal saya harus ada transaksi akomodasi karena bukan di kota yang sama?”

    sangat2 flawed pernyataan anda,
    -apakah tanggung jawab traveloka untuk memastikan tiket nya dipakai pemilik atau bukan? sudah jelas kalau orang yang beli belum tentu yang pakai, membelikan teman, saudara, dll

    -apa mungkin pemilik memakai ratusan lembar tiket dalam 1 hari, 10 juta dibagi 200rb an itu cm 50, jangan melebih lebih kan, kembali lagi jelas bisa, karena bisa membelikan untuk orang lain, atau dijual kembali (semacam calo?)

    -GPS location bisa di cek, ya bisa jadi anda memang di jakarta, sekarang sudah jaman serba online, tiket dibeli dimana, bisa di cetak di tempat lainnya, semua orang sudah paham itu, jangan jadikan hal seperti lokasi jadi excuse

    kalau saya jadi traveloka tidak mau tahu siapa, yang pasti itu nama anda yang berhutang, emang pasti tuh akun di hack? traveloka bisa nagih utang langsung ke kamu ngapain nyari orang lain lagi yang “kemungkinan” ngehack km? sementara kamu sendiri tidak bisa ngasih bukti bahwa bukan dirimu yang bertransaksi? itu akun mu, itu tanggung jawab mu

    3
    3
  • 9 Mei 2021 - (04:18 WIB)
    Permalink

    Pengalaman dulu kalau beli tiket atraksi itu d batasin… klo ga salah maksimal 9 tiket perhari. Sy pernah pakai traveloka paylater sebelum nya. Tp ga tau klo misal nya skrg2 berubah bisa di beli ratusan lembar seperti d kasus anda. Semoga kasus nya cepat selesai…

  • 19 Mei 2021 - (17:43 WIB)
    Permalink

    Per tanggal 12 May 2021 jam 03.24 siang , saya ditelpon lagi oleh pihak investigasi traveloka untuk mengusut masalah ini, dan diinfo bahwa yang memesan melalui account saya adalah orang lain dan bukan saya. Dan saya diminta untuk menunggu hasil investigasinya setelah lebaran karena kebetulan pas mendekati hari lebaran. Tetapi per tanggal 17 mei saya diwhatsap lagi oleh team pihak ketiga yang mengatasnamakan traveloka untuk menagih tagihan tersebut. Saya jujur merasa sangat terganggu sekali dengan hal ini, dimana kita tidak melakukan transaksi tersebut dan setiap minggu dikejar kejar pembayaran. Dan saya sudah infoin juga ke pihak traveloka untuk mengusut hal ini dan traveloka meminta waktu untuk investigasi, maka mohon pihak traveloka bisa menginformasikan pihak ketiga untuk tidak mengejar-ngejar sementara kasus ini diusut. Thanks.

  • 2 Juni 2021 - (16:41 WIB)
    Permalink

    Sampai saat ini saya masih belum mendapatkan penjelasan terkait kasus ini. Mohon agar pihak traveloka bisa memberikan penjelasan dan jalan keluar untuk case ini. Thanks

    • 3 Juni 2021 - (16:29 WIB)
      Permalink

      Kepada Yth.,
      Ibu Silvia,

      Terima kasih telah menjadi pengguna setia Traveloka.

      Menanggapi surat terbuka yang Ibu Silvia tujukan kepada Traveloka di MediaKonsumen.com pada 7 Mei 2021, dapat kami sampaikan bahwa Traveloka telah menghubungi Ibu Silvia melalui sambungan telepon dan email guna berkoordinasi lebih lanjut serta memberikan solusi terbaik terkait situasi yang Ibu Silvia alami. Adapun solusi tersebut telah diterima dengan baik oleh Ibu Silvia .

      Demikian pernyataan resmi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

      Hormat kami,
      Tim Traveloka PayLater

 Apa Komentar Anda?

Ada 7 komentar sampai saat ini..

Traveloka Paylater Di-hack, Tapi Pemilik Account yang Ditagih

oleh silvia dibaca dalam: 1 min
7