Langganan Kompas.id Diperpanjang Otomatis Tanpa Pemberitahuan, Rp360.000 Langsung Terpotong dari SPaylater

Pada 11 Juni 2025, saya berlangganan Kompas Digital Premium selama setahun karena saya ingin membaca jurnalisme berkualitas dan eksklusif dari Kompas, apalagi saya mendapat potongan harga. Saya tidak tahu bahwa itu adalah langganan yang diperpanjang dengan harga normal. Saya pikir, jika pun diperpanjang otomatis, saya akan mendapatkan email pemberitahuan perpanjangan langganan.

Ternyata saya salah. Saya tidak pernah mendapatkan email pemberitahuan sama sekali ke alamat email ini, dan biaya berlangganan sebesar Rp360.000 dibebankan seketika itu juga ke akun SPaylater saya pada 12 Juni 2026. Saya baru mengetahui hal ini ketika mengecek tagihan SPaylater dan mendapati terdapat transaksi di Kompas.id. Padahal, saya hanya menggunakan langganan saya tersebut pada bulan-bulan awal berlangganan. Setelahnya, saya tidak pernah lagi memanfaatkan langganan saya karena kesibukan akademik.

Disparitas metode pembayaran antara yang ditampilkan di dashboard Kompas.id dan ShopeePay terjadi karena ShopeePay diam-diam menambahkan SPaylater sebagai metode pembayaran alternatif jika saldo ShopeePay tidak mencukupi. Saya menyebut demikian karena saya tidak pernah secara eksplisit mengaktifkan fitur ini dan bahkan tidak tahu menahu sebelumnya dengan fitur ini. Selain itu ini adalah fitur yang tidak akan pernah saya aktifkan secara manual, karena selama ini saya mengisi saldo ShopeePay hanya saat dibutuhkan jadi saya tidak ingin risiko transaksi tidak diinginkan justru menggunakan SPaylater.

Saya menilai hal itu bukanlah praktik bisnis yang benar, apalagi ini Kompas. Sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk memberikan informasi yang jujur dan akurat kepada konsumen, termasuk terkait perpanjangan langganan, misalnya dengan mengirimkan email pemberitahuan perpanjangan.

Menghubungi Layanan Pelanggan Kompas via WhatsApp dan email untuk meminta pengembalian dana, baik sepenuhnya maupun sebagian, sudah saya coba, tetapi mereka menolak untuk memberikan refund atau pengembalian dana, baik sepenuhnya maupun sebagian. Terlampir salinan surel laporan yang saya buat ke kompas.id. Tidak ada nomor laporan yang dibuat dari sisi kompas.id. Pihak kompas.id membalas bahwa pengembalian dana penuh/sebagian (pro-rate) tidak dapat dilakukan karena perpanjangan berlangganan dilakukan seperti pilihan berlangganan yang dipilih pengguna 1 tahun lalu.

Terlampir pula salinan surel laporan yang saya buat ke PT Commerce Finance (SPaylater) dengan nomor laporan 2072295048390746127. Mereka menerima aduan saya, tetapi mengklaim tidak bisa melakukan pengembalian dana karena mereka sebatas metode pembayaran dan menyarankan saya untuk menghubungi kompas.id untuk pengembalian dana.

Jika pun pada akhirnya saya tidak mendapatkan hak saya kembali, saya harap agar praktik seperti ini tidak ada lagi ke depannya. Lebih baik memiliki pelanggan yang loyal karena benar-benar percaya pada kualitas jurnalisme Kompas daripada pelanggan yang loyal karena lupa untuk membatalkan langganan.

Nawan
Klaten, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Langganan Kompas.id Diperpanjang Otomatis Tanpa Pemberitahuan, Rp360.0…

oleh Nawan dibaca dalam: 2 menit
0