Terjebak Kartu Kredit BRI, Tutup Kartu Terganjal “Annual Fee”

Pada tanggal 11 Mei 2021 pukul 5:38 sore (sehari sebelum lebaran), saya dikejutkan dengan kiriman tagihan kartu kredit dari Bank BRI. Saya memang pernah punya kartu kredit Bank BRI, tapi seingat saya sudah saya tutup. Saya duga isi billing tersebut adalah annual fee, karena saya tidak pernah memakai kartu BRI tersebut. Ternyata benar adanya, saya di-charge annual fee sebesar Rp600.000.

Karena tidak benar-benar ingat apakah pernah saya tutup atau tidak, maka saya berpikir akan lebih mudah untuk menelpon call centre untuk melakukan proses penutupan kartu kreditnya.

Keesokan harinya, saya sempatkan menelpon call centre BRI pada tanggal 12 Mei 2021 sekitar pukul 09:21, berdasarkan call log di HP. Saya kira proses penutupan kartu akan cepat, tapi malah berdebat dengan call centre BRI. Menurut BRI, jika saya ingin menutup kartu, maka tagihan yang ada pada kartu kredit tersebut harus dibayarkan. Sementara tagihan yang timbul hanya annual fee ke depannya, bukan karena pemakaian.

CS Bank BRI mencoba memberikan alternatif selain melakukan pembayaran, saya bisa melakukan salah 1 dari 3 syarat yang diajukan oleh mereka, kurang lebih syaratnya sbb:

  1. Secara historis melakukan pemakaian dalam jumlah tertentu.
  2. Melakukan pendaftaran program billing.
  3. Berkomitmen melakukan pemakaian sejumlah tertentu.

Saya infokan bahwa saya tidak tertarik untuk melakukan transaksi melakukan kartu kredit BRI ke depan dan bahkan kartu tersebut sudah tidak ada (kemungkinan sudah saya gunting). Sehingga saya tidak bisa melakukan syarat-syarat tersebut.

Setahu saya, annual fee dibayarkan di depan, maka kartu kredit tersebut belum dan tidak akan digunakan sehingga bisa ditutup dengan mudah. Saat itu saya berdebat panjang dengan call centre. Keinginan saya simple, hanya ingin menutup kartu yang tidak akan saya gunakan dan menurut logika saya, karena saya tidak ingin menggunakan kartu kredit tersebut ke depan maka biaya yang timbul harusnya tidak menjadi beban konsumen.

Setelah menyerah, saya coba cari-cari fisik kartu kredit BRI tersebut, untuk double check. Namun memang sudah tidak ada (kemungkinan sudah saya gunting). Saya browse email history dari BRI untuk melihat history pemakaian, nomer kartu atau detail lain.

Akhirnya saya malah menemukan Surat Keterangan Penutupan Kartu Kredit BRI tertanggal 6 Juli 2020 dengan nomer surat B.714-KKD/OPS/07/2020. Dengan surat tersebut saya kembali menelpon call centre BRI, pukul 09:41. Mereka akan melakukan pengecekan dan saya diberi nomer pelaporan 34983822, dan akan diproses maksimal 20 hari kerja.

Namun ternyata pada 21 Mei pukul 09:10, saya ditelepon oleh BRI dan menyatakan bahwa saya memiliki 2 kartu BRI. Surat tsb hanya merefer kepada kartu BRI yang lain yang sudah ditutup, sementara ada kartu lain yang masih aktif menurut mereka. Jujur seingat saya, memang ada 2 kartu yang dikirimkan ke saya. Tapi seingat saya, kalau tutup kartu pasti saya akan menutup sekaligus, tidak hanya 1. Karena saya tidak ada bukti, saya hanya terdiam.

Sekarang saya merasa terjebak. Di satu sisi saya keberatan dengan annual fee tersebut dan saya HANYA ingin melakukan penutupan kartu yang tidak saya pakai. Saya tidak ada keinginan untuk memakai kartu tersebut tapi saya harus bayar sesuatu yang saya belum pakai. Sementara jika tagihan tersebut tidak saya bayarkan, maka saya akan masuk ke dalam SLIK OJK dan akan mengalami kesulitan untuk memperoleh kredit di kemudian hari.

Jujur saya kecewa berat dan sekarang saya sudah tidak memiliki kepercayaan dengan produk kartu kredit dan berencana menutup kartu kartu kredit saya pada bank lain. Saya khawatir akan terjebak seperti ini. Terbuai janji, free annual fee tahun pertama, tapi tahun berikutnya terjebak tidak bisa ditutup.

Dimas Kresnariadi T.
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Kartu Kredit BRI:
[Total:22    Rata-Rata: 2.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

5 komentar untuk “Terjebak Kartu Kredit BRI, Tutup Kartu Terganjal “Annual Fee”

    • 26 Juli 2021 - (14:27 WIB)
      Permalink

      Selamat siang Contact BRI, disini saya juga sebagai salah satu nasabah kartu kredit yg terjebak dengan kebijakan BRI CREDIT card. Saya Febri T***** A*** yang mengajukan laporan di nomor 356****** perihal kebijakan Kartu kredit, disini saya meminta untuk menutup kartu saya dan menolak pembayaran lainnya dikarenakan sudah tidak bekerja dan tidak lagi menggunakannya di bulan Februari agar tidak ada tunggakan. Lalu ketika menelepon disuruh untuk membuat Surat permintaan beserta dokumen dikirim ke email BRI , tetapi kenapa masih belum ada balasan sudah lewat dari 10 hari jam kerja? Apakah pihak BRI lagi-lagi ingin sengaja agar saya memiliki tunggakan yang besar baru merespon? Saya tadinya sudah berbesar hati menerima kebijakan agar pembayaran ringan (walaupun itu bukan uang transaksi credit BRI). Tapi sampai sekarang belum ada telepon ataupun balasan permohonan saya. Tolong dibuka mata hati nya, sampaikan kepada atasan/petinggi di BRI untuk jangan sengaja menjadikan kesulitan itu kesempatan. Disini saya sudah tidak bekerja terhitung bulan November.

      Disini saya mau menceritakan kronologi awal membuka kartu kredit itu karena datang seorang marketing memohon agar saya bisa membuka kartu kredit di bank BRI. Lalu niat saya yang baik agar tercapai target si marketing, ternyata dimanfaatkan agar target lolos untuk memenuhi target CC bank BRI mungkin, TANPA JUJUR MENJELASKAN. Apakah dibenarkan seorang marketing seperti itu? Apakah tidak ada training ataupun edukasi buat karyawan? Apakah menjelaskan secara jujur bukan bagian dari SOP ? Berkali-kali saya tanya ke marketing credit card BRI perihal annual fee apa benar gratis, dan berkali kali juga dijelaskan GRATIS. Makanya selama ini saya rajin membayar tepat waktu, karena saya tidak ingin tersangkut masalah. Hingga akhir pembayaran di bulan Februari 2021, saya menanyakan ke credit Call center tapi lwgi-lagi tidak mendapat edukasi atau follow up yang tepat sebagaimana mestinya. Bahkan ketika saya menelepon terakhir kali ke Credit Card Call center BRI, karyawannya menyalahkan saya yang katanya TIDAK BIJAK DAN CERMAT.
      Sebagaimana sudah saya sampaikan, bahkan di bulan Februari 2021 saya sebenarnya ingin menutup kartu kredit saya, tapi tidak mendapatkan arahan ataupun penjelasan apa yang harus dilakukan untuk menutup kartu kredit. Padahal sebelumnya saya banyak melakukan interaksi kepada Call Center Credit Card BRI mulai dari perubahan nama ibu kandung saya dan merubah nomor kartu kredit saya. Tapi ketika saya mengajukan penutupan hanya di mengucapkan pembicaraan panjang lebar yang mengartikan ‘baik akan ditutup’ tanpa ada penjelasan lainnya untuk mengarahkan menyiapkan dokumen dan lain lain.

      Bahkan di bulan Maret saya sempat menelepon Credit Call Center BRI perihal nomor saya di aplikasi sudah diganti atau belum, dan jawabannya adalah MEMANG TIDAK BISA DIGANTI. Padahal nomor saya yang lama, tujuannya diganti di agar bisa membuka aplikasi BRI CREDIT CARD. Saya tau rekaman pembicaraan itu selalu ada di tiap instansi, dan saya bersedia memutar rekamannya, maka mohon segera dibuat keputusan penghapusan fee nya. Terimakasih atas perhatiannya. Salam sejahtera.

  • 27 Mei 2021 - (20:12 WIB)
    Permalink

    Mas, Dimas kawan… pengguna kartu kredit. hehe

    Klu sy perhatikan dikit, sampean memang pnya 2 kartu kredit di BRI yakni JCB platinum 3656… dan MASTERCARD platinum 5520…. dan sdh melakukan penutupan yg JCB nya sukses namun utk MASTERCARD nya blm ditutup, sehingga muncul anual fee tsb,

    Kartu kredit BRI Reguler memang isi limit gabungan wlwpun smp 5 kartu, kcuali kartu kredit co branding msuk pada unit BRI PRIORITAS mk limit terpisah contoh BRI Traveloka dll,

    Saran sy ikutin syarat tsb oleh cs nya dibayar full Tagihan dari bank rek BRI atw Menu Tranfers dari bank Lain, saran sy pilih Tranfers jgn pilih bayar Tagihan spy aman real time, setelah 1X24 jam atw melewati jam 12 mlm lah, telpn ke Cs bagian penutupan kartu kredit di jam kerja. bank, nti akn dibntu mudah kok email bukti nti diminta kirim.

    Jgn mau opsi lain nti muncul notifikasi byr lg biaya notifikasi dan nunggu bln depan lg lama lagi prosesnya. krn nutup kartu hrs posisi 0 nihil jgn dilebihin jgn kurang sesuai limit saldo yg diberikan tsb balance 25 jt.

    Klu kelebihan byr bln depan muncul sisa nya jd muncul Bill lg sbg transaksi kelebihan dana. makin lama lg proses ke nihil balan saldo lg.

    dan pastikan tertutup permanen ya, spy aman di slik ojk. tks smg membantu

    • 30 Mei 2021 - (06:24 WIB)
      Permalink

      Mungkin lebih baik kalo punya kartu kredit tapi ngga dipakai/ males make ya tutup aja, kalo ngga ditutup annual fee muncul pastinya..

  • 31 Mei 2021 - (07:09 WIB)
    Permalink

    Tapi seingat saya, kalau tutup kartu pasti saya akan menutup sekaligus, tidak hanya 1. Karena saya tidak ada bukti, saya hanya terdiam.

    Sekarang saya merasa terjebak. Di satu sisi saya keberatan …
    ==

    Seingat saya, perasaan saya, saya dijebak Bank :D…

 Apa Komentar Anda mengenai Kartu Kredit BRI?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

Terjebak Kartu Kredit BRI, Tutup Kartu Terganjal “Annual FeeR…

oleh Dimas dibaca dalam: 2 menit
5