Akun Grab Driver Tidak Dapat Menerima Order dengan Alasan yang Tidak Jelas

Yang terhormat manajemen aplikasi Grab Driver,

Saya Kurniawan. Saya adalah mitra Grab yang baru bergabung dari Juni 2021. Saya bergabung karena saya sudah di-PHK dari pekerjaan saya, sehingga saya hanya mengandalkan pendapatan sebagai mitra Grab atau driver.

Saat ini saya mengalami kendala dimana menurut saya ini sangat tidak adil. Dimana pada tanggal 30 September 2021, tiba-tiba saya mendapatkan notifikasi yang bertuliskan:

“Anda telah mendapatkan 1 peringatan namun sangat disayangkan Anda belum menjaga mutu layanan dengan masih banyak melakukan pembatalan, sehingga akun anda dinonaktifkan sementara. Untuk aktif silahkan mengisi training di Grab Academy. Akun Anda akan aktif 1×24 jam hari kerja setelah menyelesaikan training.”

Saya bingung, jika dilihat 7 hari terakhir history saya narik, jarang sekali saya melakukan pembatalan. Kalaupun ada, hanya 1 pembatalan karena nomor customer tidak aktif. Selebihnya dibatalkan oleh pemesan.

Setelah saya mengikuti training online dan saya lulus, hingga detik ini akun saya masih belum aktif. Saya berinisiatif untuk menghubungi CS Grab via chat. Namun saya dihimbau untuk ke GDC, dimana untuk hadir ke sana, harus daftar online dulu dan itu selalu penuh.

Saya mohon sekali, untuk orang seperti saya yang bergantung dengan Grab, jangan dipersulit. Saya tidak melakukan penipuan atau aksi kriminal. Saya memiliki anak dan istri yang harus makan setiap hari.

Mohon bantuannya. Terima kasih.

Kurniawan
085765****72
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Grab Indonesia:
[Total:210    Rata-Rata: 2.3/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

29 komentar untuk “Akun Grab Driver Tidak Dapat Menerima Order dengan Alasan yang Tidak Jelas

  • 6 Oktober 2021 - (17:08 WIB)
    Permalink

    Kuat dugaan, pembatalan order oleh pelanggan menjadi dasar penonaktifan akun Anda. Bagaimana tidak, ketika pelanggan membatalkan order, pelanggan harus memilih alasan pembatalan. Kemungkinan alasan tersebut menyudutkan Anda sehingga sistem menilai Anda tidak bisa mempertahankan atau meningkatkan performa.

    Ketika Driver menerima order yang “kurang bagus”, misalnya titik jemput atau tujuannya yang sulit dijangkau, jalan macet, atau titik jemput yang lebih jauh dari tujuan, atau jumlah pelanggan yang akan naik tidak sesuai ketentuan, tentu driver akan menolak dan meminta pelanggan untuk mengcancel. Katika pelanggan mengcancel order tentunya pelanggan akan membuat alasan yang merugikan driver.

    Sangat sulit memang mempertahankan performa, terkadang driver harus menahan emosi, menjaga hati tetap tenang, padahal hatinya berontak, ketika bertemu dengan pelanggan yang tidak memiliki rasa dan empati, yang penting sampai tujuan. Soal driver kesulitan menjangkau titik jemput atau jalan macet, pelanggan tidak mau tahu.

    Terkadang, pelanggan manjanya setengah mati, lebih manja dari anak sultan, cuma beberapa meter saja gak mau jalan, maunya sampai ditujuan, padahal tujuan yang dipesan juga tidak sesuai. Misal, ketika pelanggan memesan dengan tujuan perumahan, beberapa pelanggan tidak menulis alamat rumah atau blok, cuma perumahan saja. Alhasil, ketika sampai di perumahan, pelanggan tidak mau turun, minta diantar sampai ke depan pintu rumah. Driver tidak bisa menolak meskipun sudah sampai tujuan. Jika driver tidak mau antar sampai tujuan yang dituju, meskipun sudah sampai, pelanggan akan komplain, dan bintang satu dengan ulasan yang menjelekkan driver harus diterima oleh driver.

    Apakah sistem tahu tentang itu? Tidak! Sistem hanya menerima komplain dari pelanggan, padahal kenyataannya tidak seperti itu. Soal taksi online, apakah itu Grab bike atau Grab Car, pelanggan adalah raja, lebih dari anak sultan!

    Itu cerita teman driver online, apakah benar atau tidak, mohon koreksinya.

    Semoga akun Anda ada solusi untuk dipulihkan. Tapi biasanya, kalau sudah dibekukan, sulit untuk bisa diaktifkan kembali.

    67
    5
    • 7 Oktober 2021 - (09:57 WIB)
      Permalink

      Bang itu sebelumnya abang pernh cancel orderan bike sameday dll lagian abang sih di kasih order atau rezki gimn mau akun gacor kalo pola kerjanya abang seperti itu bang jujur bang saya baru gabubg di grab itu akun fine” aj karena saya berpikir prinsip spt orang pekerja kemana aja orderan saya ambil mau dekat dan jauh saya hajar krn itu semua buat saya rezki yg ga boleh di tolak meskipun rezki itu datangnya dari yg maha kuasa tapi harus ada perantara juga bang kalo emg tidak sesuai sop pekerjannya email dan jelasin kroniloginya dengan baik jangan main asal cancel orderan express jauh alasannya barang besar cuaca hujan dll bekerja ga boleh bohong bang gmn mao lancar rezki abang dah kalo mao gacor akun besok sekolah di gading kayaknya ane kenal deh五五五五五

      Adol
      Jakarta Utara

      14
      27
      • 7 Oktober 2021 - (20:17 WIB)
        Permalink

        ga gitu juga kali bamg , ya kLi lu d suruh bawa kasur ukurN 200×160 lu bawa pas sameday?. sedangkan sameday itu barang lebih dr 5 .. rmng abang bs prediksiin itu barang kecil ato gedenya ? grab ga akan mnurunkan peforma kok klo alasannya bRang kegedean .. salam satu aspal bang

        8
        2
      • 7 Oktober 2021 - (20:44 WIB)
        Permalink

        Ngomong apasih lu? Malah congkak! Baca yg teliti dulu alasannya dia, batalin krn apa? Mata lu di pake baca dgn baik, otak buat mikir yg positif.

        7
        1
        • 9 Oktober 2021 - (11:26 WIB)
          Permalink

          Ojol klo kegacoran juga kena PHK kali, sodara gw ada koq yg kena banned gara2 tripnya selalu gacor.. pdhl itu keluar dr jam 4 pagi dan ga pernah main curang.

    • 8 Oktober 2021 - (20:03 WIB)
      Permalink

      Kadang memang kebijakan mereka hanya untuk costumer yg lebih benar,saya juga 2 x dapt notif aneh2,dari hal yang ga saya lakukan

      • 22 Oktober 2021 - (16:08 WIB)
        Permalink

        Bismillah….mohon maaf sebelumnya kalo komen saya bernada rasis!!! Operator aplikasi onlen, baik grab maupun gojek sama saja semenjak petinggi-petingginya dipegang oleh orang keturunan china (mohon maaf). Kita dipaksa menjadi kacungnya yg tidak boleh protes atau ngeluh, salah dikit pecaatt!!!, ga bisa membela diri. Uang lah yg berkuasa…..mencari keadilan? …jangan harap!!

    • 9 Oktober 2021 - (20:45 WIB)
      Permalink

      Dulu sy prnh saranin agar grab bs memberikan pilihan lainnya, bkn cuma penumpang yg seenaknya sendiri bs ksh tanggapan, klw tanggapan buruk n sistem baca dianggap penumpang itu bnr pdhl fakta dilapangan beda 360, klw ada komen kaya gitu hrs nya sistem beritahu ke driver atas komen dari penumpang tsb. Biar langsung ditanggapi driver, agar ada komunikasi 3 arah antara:
      komen penumpang – sistem – tanggapan driver. Sekalian operator pengelola servernya juga tau. Biar ga ada PUTUS MITRA SEPIHAK. Cuma dilayanan GE ada layanan LAINNYA yg bs diisi, yg lainnya ga ada. Itu aja kadang簡 suka ilang sndiri

  • 6 Oktober 2021 - (17:25 WIB)
    Permalink

    Pegalaman pribadi saya ketika meng-cancel orderan:

    Rumah saya pinggir jalan dan akses nya sangat mudah. Diujung jalan kiri dan kanan ada warung rokok yang sering tempat para ojol nunggu orderan. Jarak rumah saya ke warung2 rokok tsb hanya sekitar 40m – 50m, deket banget.

    Saya pesan ojol dan nunggunya lama banget padahal jaraknya hanya 1 menit. 3-4 menit berlalu, ojol tidak bergerak. Saya datangin tempat nongkrong tsb. Saya lihat nomor motornya tapi tidak tahu orangnya. Dan saya tungguin dekat motornya. Tidak lama yang punya motor datang, yang berarti ojol pesanan saya. Saya tanya kenapa lama jemputnya. Dijawab: tanggung, lagi merokok.

    Sekali-dua kali saya maafin. Berikutnya, saya cancel. Alasan cancel nya: driver nya gak bergerak.

    Alasan saya kasih bintang 1:
    Lawan arus, terobos lampu merah dan pelanggaran ttg keselamatan.
    Tidak ada toleransi buat ini. Tanpa basa basi, saya kasih bintang 1. Kalau penumpang lain mau dibawa dengan lawan arus, tidak dengan saya.

    Saya tidak perduli dengan periuk nasi dirumahnya karena driver tsb juga tidak perduli dengan keselamatan saya.

    35
    3
    • 7 Oktober 2021 - (17:31 WIB)
      Permalink

      Saya pribadi sebagai driver bike gapernah lawan arus terkecuali penumpang yg minta, bawa penumpang memang sangat krusial, salah sedikit bikin gaenak penumpang, tpi soal arah saya selalu menanyakan penumpang “lewat mana ya? Bla bla bla” lawan arus kalau diminta, saya juga prefer muter balik dibanding mengancam keselamatan, paling sering tuh yg bikin gaenak kalo lgi jalan enak tiba tiba ada lubang, saya langsung geleng” merasa gaenak ke penumpang, tpi semoga hal sepele dalam perjalanan seperti menghantam lubang polisi tidur semoga customer ga gampang baper karna memang sulit memprediksi jalan di depan, biasanya driver lawan arus karna permintaan customer sebelumnya sehingga jadi acuan pengantaran setelahnya, dan jika driver terindikasi membahayakan seharusnya customer jgn diam saja, tegur (jgn lawan arus, jgn nerobos, pelan” aja mas), kalau masih ngeyel baru dikasih rate kecil, selama ada komunikasi pasti hal hal tersebut dapat diminimalisir.

      14
    • 8 Oktober 2021 - (05:54 WIB)
      Permalink

      apa itu sudah dibicarakan terlebih dahulu dgn ojolnya??..
      KEBURUKAN di balas dgn keburukan tidak ada bedanya dgn pelakunya,pertanda seseorang yang jarang berbuat kebaikan disetiapharinya pasti seperti itu

    • 8 Oktober 2021 - (06:24 WIB)
      Permalink

      Bener bang,, jangan hanya dilihat dari sisi driver, tapi juga dari penumpang. Nggak mungkin semua kejadian yg dialami driver adalah salah penumpang.

      Saling menghargai.

    • 9 Oktober 2021 - (20:25 WIB)
      Permalink

      Klw ada driver yg gitu lagi bawa lo ksh tau jgn lawan arus, bs fatal akibatnya klw lo diem sama begonya. Lo diem krna bodo amat yg penting lo cepet sampe. Jadi jgn blg driver ga perduli keselamatan penumpangnya. Hati lo itu penipu.

  • 6 Oktober 2021 - (18:53 WIB)
    Permalink

    Pak @Firman, saya setuju dengan Anda. Yang bisa lawan arus itu grab bike, dan driver Grab bike seperti itu pantas dihadiahi bintang 1. Sedangkan driver Grab Car tidak mungkin mau lawan arus dan terobos lampu merah!

    Mengenai komentar saya diatas lebih ditujukan untuk driver Grab Car, karena surat penulis diatas tampaknya dari driver grab Car.

    9
    3
      • 7 Oktober 2021 - (04:52 WIB)
        Permalink

        Sepertinya ini cuma suspend aja bang, msh blm fatal2 bgt (blm sampai PM). Sebaiknya abang berusaha utk bs datang ke GDC nya aja, jgn mengeluh karena selalu penuh klo bikin janji dan jgn anggap itu ente dipersulit, ingat bang driver grab itu jutaan bknnya cuma segelintir org aja, ya wajarlah klo selalu penuh apalagi disaat skrg ini yg semuanya serba dibatasi dan hrs serba online. Berusaha aja terus utk membuat janjinya, ane yakin pasti ente akan dpt slotnya. Ane jg driver bang meskipun bkn grab, ane jg sering ga kedapatan slot saat bikin janji tp ane ga pernah menganggap itu utk mempersulit ane justru jika ente berpikir seperti itu malah nantinya ente akan sakit hati dibuatnya. Ikuti aja apa yg emang hrs dijalankan menurut aturannya grab tsb (customer service), insya Allah akun ente akan bs digunakan lg, karena seperti yg ane bilang di awal klo ini bknlah hal yg fatal (bkn PM) jd msh besar kemungkinannya akun ente bs digunakan lg. Semoga cepat kelar urusannya ya bang dan bs mengais rezeki lg buat anak istri. Salam satu aspal..

        17
    • 9 Oktober 2021 - (10:41 WIB)
      Permalink

      Enak gojek gan,dri segi ongkir lebih banyak,bonusnya jg lumayan,tpi hati2 klo jemput penumpang di daerah ojek pangkalan

  • 7 Oktober 2021 - (06:35 WIB)
    Permalink

    Halah ngeluh aja bisanya. Saya juga driver ke GDC hari senin daftar online disana langsung dapet antrian buat hari selasa. Driver suspend udah jadi makanan saya 3-4x suspend cara customer ga jelas tapi alhamdulillah bisa diselesaikan baik2 jadi ga sampe putus mitra ama grab. Mending ente drpd ngeluh sok otw ke GDC ga seribet bayangan ente dan ga lama juga kok antriannya. Emg ente nya aja males ngeluh dsini juga ga menyelesaikan masalah

    11
    2
    • 8 Oktober 2021 - (06:29 WIB)
      Permalink

      Dengan adanya media online setiap pengguna bisa share permasalannya, tapi setiap perusahaan tidak mau masalahnya dshare atau dilaporkan ke ylki, instansi lain yg menangani konsumen, apalagi sampai dmuat dimedia cetak atau online karena itu bikin perusahaan rugi. Kalaupum mitra bisa di kasih rating sama penumpang, customer perusahaan juga bisa d kasih rating sama kita, setelah laporan ke cs nanti ada penilaian, kasih rating 1 si cs d kasih surat peringatan, 3x rating 1 si cs bisa ga diperpanjang kerjanya. Jangan kalah sama perusahaa kalo mereka tidak adil.

    • 8 Oktober 2021 - (07:32 WIB)
      Permalink

      Terus fungsi nih web apa ?? Apa2 dibandingin, jgn mentang2 lu berasa gk ada masalah yg lain berarti sama. BEBAN ORANG BEDA-BEDA. Klo gk mau bantu jgn sok keras

    • 7 Oktober 2021 - (22:51 WIB)
      Permalink

      maaf. saya tdk pernah jd driver, tapi sering nanya driver yg saya order baik bike/car. rata2 yg saya naiki ndobel bisa triple. gojek, grab, shopee. Jd 1 misal suspend, dapur tetep bisa beli bumbu. siapa tahu abang ini tertarik ndoble ke apk lain.

  • 7 Oktober 2021 - (19:09 WIB)
    Permalink

    Hp saya baru beli merk oppa,,,bisa bisa nya kedeteksi ama aplikasi grab klo saya pake aplikasi terlarang padahal hp cm ada aplikasi grab dan aplikasi bawaan hp aja…begitu berulang sampai tiga kali,,padahal sebelum nya udah kekantor grab dan dicek juga g ada apa apa hpnnya…akhirnya saya ke PM不不不
    apa apaan grb grb *******

  • 7 Oktober 2021 - (21:55 WIB)
    Permalink

    Itu mah tinggal beresin semua grab academy tanpa terkecuali, semua nya, dan setelah beres semua akun langsung aktif lagi saat itu juga, yang saya juga gitu, dan banyak temen2 saya yang kena suspen kayak gitu juga,

  • 8 Oktober 2021 - (07:48 WIB)
    Permalink

    Saya sudah bergabung dengan Graab tahun2019.saya cuman masalah permuk wajah akun saya sudah nggak bisa dibuka lagi saya bolak-balik ke CBD alasannya akun bapak nggak bisa dibuka LG katanya coba cuman masalah permuk wajah aja sampai segitunya? Tapi saya tidak apa-apa mungkin rezeki saya bukan di Graab karena saya memohon dan meminta tolong juga alasannya tetap sama yaitu sistem dasar Graab nga ada ot..

  • 10 Oktober 2021 - (03:32 WIB)
    Permalink

    Syukurlah saya tidak pernah memberi bintang satu.
    “Mohon bintang lima ya, Kak”, kasihan ada yang harus memohon untuk bintang lima. Saya sadar betapa berartinya rate yang kita berikan.
    Memang tidak semua transaksi saya mulus, adakalanya dibuat jengkel juga, tapi ingat kadang system transonline yang mungkin ada masalah. Selalu berpikir bahwa mereka menjadi driver beranjak dari pemenuhan kebutuhan, cari rejeki. Dan Berbahagialah kalau kita bisa turut membantu melancarkan atau memuluskan rejeki orang. Apa susahnya jempol kita menekan satu tombol di bintang lima?
    Lebih beruntung kita “mengambil hikmah”, daripada “sekedar memberi pelajaran”
    Saya pernah menangis sepanjang perjalanan, karena driver lama jemput nya, ternyata dia sakit lalu digantikan oleh istrinya.

  • 20 Oktober 2021 - (10:35 WIB)
    Permalink

    klo bs jgn jadikan grab driver pekerjaan utama
    manajement grab emg kurang bgs
    lbh baik tetangga ijo sebelah tuh mantull

 Apa Komentar Anda mengenai Grab Indonesia?

Ada 29 komentar sampai saat ini..

Akun Grab Driver Tidak Dapat Menerima Order dengan Alasan yang Tidak J

oleh Kurniawan dibaca dalam: 1 menit
29