Proses Penggantian Sepihak Alat KWH Meter PLN yang Lama

Melalui surat pembaca ini saya ingin menyampaikan keluhan kepada PLN. Beberapa waktu lalu saya membeli sebuah unit rumah di daerah Harapan Mulya Bekasi dan berencana menempati rumah tersebut dalam waktu dekat ini.

Sekitar satu bulan lalu saya mencoba melakukan pengisian token listrik PLN sebesar dua puluh ribu rupiah, karena mau coba dulu. Setelah saya masukkan kode angka token, keterangannya adalah gagal, walaupun saya yakin telah input angka dengan benar. Seminggu kemudian tepatnya tanggal 19 Desember 2021 saya masih penasaran dan kembali melakukan pengisian token sebesar dua puluh ribu, tapi hasilnya masih gagal walaupun angka saya input dengan benar. Kemudian saat itu juga saya langsung menghubungi PLN 123 dan menyampaikan keluhan saya dan dicatat dengan nomor laporan J23X85V.

Selang beberapa jam kemudian datang petugas PLN dan melakukan berbagai pengecekan termasuk ground check dan hasilnya adalah alat KWH meter di rumah saya harus diganti. Saat tanya kenapa harus diganti, dijawab oleh petugas “Penggantian sepihak dari PLN pak, nanti kalau sudah diganti baru tokennya bisa keisi“. Petugas tersebut juga menyebut mengenai kepindahan gardu dari Jakarta ke Bekasi tapi saya kurang mengerti.

Saya dibuatkan tanda terima laporan dan dijanjikan dalam 3-4 hari akan dihubungi oleh vendor PLN untuk instalasi alat KWH meter baru. Saya tunggu satu minggu, ternyata saya tidak dihubungi. Sehingga pada tanggal 26 Desember 2021 saya kembali menelepon PLN 123 dan laporan saya diterima dengan nomor laporan: Q24682G. Tidak berapa lama kemudian saya ditelepon oleh seseorang yang mengaku dari vendor PLN (PT. Melcoinda) yang bertugas mengganti alat KWH meter tersebut dan menjanjikan pemasangan akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

Kamis 30 Desember 2021, saya hubungi vendor tersebut melalui WA dan dijawab bahwa alat KWH meter saat ini sedang kosong alias tidak tersedia, sehingga saya diminta menunggu. Saya memang awam dalam hal ini, tapi menurut saya ini aneh, bahwa vendor yang ditunjuk oleh PLN kok bisa kehabisan alat yang sangat krusial?

Saya hubungi kembali orang tersebut pada tanggal 7 Januari 2022 dan saya kembali menanyakan perkembangan pemasangan alat tersebut, tapi dijawab dengan kalimat “Telepon PLN lagi aja pak”. Kembali saya telepon PLN 123 dengan nomor laporan: 724KY9Z dan hanya dibilang akan kembali dicek.

Hingga surat ini dibuat belum ada perkembangan lagi dan saat ini listrik di rumah saya sudah dalam keadaan padam.

Mohon kepada PLN agar segera menindaklanjuti masalah saya ini segera, karena sudah tiga minggu sejak laporan saya dibuat pertama kali dan masalah belum selesai. Padamnya listrik rumah saya telah menghambat proses renovasi dan kepindahan saya sekeluarga dan saya merasa dirugikan. Saya juga telah kehilangan uang untuk mengisi token, tapi ternyata tidak bisa digunakan. Walaupun jumlahnya sedikit, tetap saja ada nilai materi yang hilang.

Terima kasih.

Herbanu Fajar Irfantoro
Jakarta Timur


Update (18 Januari 2022): Terkait surat pembaca di atas, penulis memberikan klarifikasi dan apresiasi atas tindak lanjut oleh pihak PLN sbb:

https://mediakonsumen.com/2022/01/18/surat-pembaca/terima-kasih-pln-atas-tindak-lanjut-keluhan-saya

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai PLN:
[Total:412    Rata-Rata: 2.3/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

26 komentar untuk “Proses Penggantian Sepihak Alat KWH Meter PLN yang Lama

    • 12 Januari 2022 - (08:25 WIB)
      Permalink

      Siang pak.saya ada beberapa pertanyan mengenai PLN.
      1. APa kah ganti KWH kita di kena kan biaya dari pihak PLN.?
      2. Apakah ganti MCB jga di kenai biaya.?
      Mohon jawaban nya.???
      Karna selama ini saya nanyak sama petugas nya Gak ada jawaban yg jelas.🙏🙏🙏

      • 12 Januari 2022 - (11:57 WIB)
        Permalink

        Pengantian KWH Meter Tidak di oungut biaya apapun..
        Pengantian MCB yang ada di dlam Meter juga Gratis..
        Batas Pelayanan Gangguan PLN mulai Dari Titik pengambilan sampai Kwh Meter, semua GRATIS.

        12
        2
      • 12 Januari 2022 - (12:06 WIB)
        Permalink

        Ganti kwh kalau bukan karna pelanggaran mah gratis. Ganti mcb jika bukan nambah daya ya gratis jg

        • 12 Januari 2022 - (12:48 WIB)
          Permalink

          Semua penggantian kwh dari PLN tidak ada biaya alias gratis tapi dalam tanda kutip buat saya sebagai pelanggan dan sebagai warga indonesia saya akan berikan tip karena jasa para pekerja di lapangan butuh makan dan uang bensin yg tidak boleh tuh korupsi

          17
          1
      • 12 Januari 2022 - (23:26 WIB)
        Permalink

        Penggantian kwh meter gratis… Tdk ada biaya sesenpun. Klu disuruh bayar bearti petugas abal2 tu

        • 18 Januari 2022 - (19:00 WIB)
          Permalink

          Saya uga pernah mengalami kerusak meteran token setiap mau isi token slalu gagal alias error..kdang pas ada petir kuat meteran rsak karna getaran…saya lapor pihak pln..besok y mereka dtg dan mengganti meteran yg baru….pertanya saya kenapa setiap ganti meteran kita di suruh bayar ..padahal metern y rsak ….

    • 16 Januari 2022 - (22:56 WIB)
      Permalink

      Sebaiknya luangkan waktu sebentar,kunjungi kantor PLN terdekat mas sebaiknya ke ULP terdekat,sampaikan semua kluhan…mudah2an bs membantu para konsumen semua..trims

  • 11 Januari 2022 - (10:07 WIB)
    Permalink

    Ya itulah pln saat ini, untuk instalasi rumah semuanya menggunakan kontraktor. Dan tidak semua kontraktor sesuai dgn spesifikasi dr pln. Dulu saya pasang 1300va, setelah rumah jadi saya mau instalasi ke beberapa titik tp malah says terkejut, ternyata kabel yg digunakan cuma kabel tunggal 0.75, boro2 kabel nym/nyy. Saya komplain ke pln dan bisa diganti tp itu harus bobol kabel yg ditanam ditembok, jebol plafon dll.

    7
    12
    • 11 Januari 2022 - (16:27 WIB)
      Permalink

      Ini instalasi listrik di dalam rumah atau di luar rumah sebelum meteran listrik? Setahu saya kabel menuju meteran listrik harus terlihat jelas dari luar, tidak boleh masuk ke tembok ataupun terhalang, untuk mencegah pencurian listrik. Kalau instalasi listrik di dalam rumah, setahu saya sudah bukan urusan PLN lagi.

      28
      1
    • 11 Januari 2022 - (16:07 WIB)
      Permalink

      Menurut saya pribadi belum ada reformasi birokrasi di tubuh PLN.
      Pengajuan personal mungkin dipersulit tp masih dlm batas toleransi tp coba cek pengajuan kolektif, kl tdk ada biaya siluman pasti akan lama.
      Kenapa itu semua bisa terjadi? Karena PLN satu satunya BUMN yg melakukan monopoli di Indonesia.
      Kenapa bisa dikatakan begitu? Coba cek BUMN berikut :
      1. Bank Mandiri, BRI, BTN, ada kompetisi dg BCA, Maybank, Bukopin dll
      2. Pertamina ada kompetisi dg Shell, Mobil dll
      3. PDAM ada kompetisi dg PAM lokal perumahan atau artetis
      4. PLN? Saya blm tahu kompetisi dg siapa yg saya tahu hanya ada Indonesia Power dll yg merupakan anak usaha PLN.
      Mungkin kalau Dirut PLN, Direktur dan Pejabat Esolon 1 PLN diisi orang dari Pertamina akan lebih bagus karena sdh biasa dg kompetisi, kl yg diisi orang luar PLN hanya Dirut saja saya kira tetap kurang greget karena orang dalam PLN yang lama kemungkinan besar tetap kurang kompetitif dalam melakukan pelayanan karena sudah terbiasa dg monopoli.
      Mohon koreksi kalau ada yg salah dalam pendapat saya.
      Matur Suwun… 🙏

      41
      3
    • 11 Januari 2022 - (16:59 WIB)
      Permalink

      Paling bagus datang ke kantornya,ajukan komplain,saya rasa akan cepat ditangani,ketimbang lewat tlp,karena saya pernah alami,hanya beberapa hari dipasangkan meterannya,gratis

      11
      1
  • 11 Januari 2022 - (15:57 WIB)
    Permalink

    Saya pernah mengalami kejadian hampir serupa. Tp untungnya saya diberikan solusi, sambil menunggu meteran baru, kwhnya diloskan dengan asumsi perhitungan rata² pemakaian sebelumnya. Selama menunggu meteran baru (sekitar 3 bulan) kami tidak perlu membayar apapun. Dan setelah meteran baru terpasang, tagihan pemakaian yg 3 bulan tersebut bisa dicicil selama 6 bulan.

    19
  • 11 Januari 2022 - (16:24 WIB)
    Permalink

    Bukannya jika meteran listriknya dicabut, listriknya diloss ya? Jadi kita bisa mengunakan listriknya seperti biasa. Setelah meteran yang baru dipasang, kita hanya perlu bayar biaya pemakaian selama listriknya diloss.

  • 11 Januari 2022 - (22:57 WIB)
    Permalink

    Minta dijumper kak. Yah kurang pengalaman nih. Jumper itu hak pelanggan karena kelalaian PLN

    2
    3
  • 12 Januari 2022 - (11:38 WIB)
    Permalink

    Saya juga pernah alami spt itu, nunggu selama 3 bulan, tp selama nunggu listrik tetap nyala karena di lost, tidak lewat meteran, biaya di hitung berdasarkan pemaikaian rata2 per bulan. Untuk penggantian meterannya geratis, paling kasih uang tip saja ke petugasnya, tp tidak wajib

  • 16 Januari 2022 - (15:15 WIB)
    Permalink

    Sy Pasang listrik baru pakai token, listrik yg lama juga masih Ada yg bukan token, karena listrik yg lama ga kuat bebannya.pasang baru untuk dibawah dan yg lama dipindahin keatas masih dalam satu rumah.otomatis PLN tarik kabel baru dari tiang listrik. Dan ketika yg lama dipindahin ke atas tetep dimintain bayar, bukan uang rokok ya,dan petugasnya juga nyuruh ngasih duit ke pencatat meteran yg tiap bulan nyatetin meteran listrik. Pertanyaannya kenapa pindah meteran dalam satu rumah juga dimintain bayar bukan sekedar uang rokok,kecuali lain rumah disebelah nya ,itu juga kalau masih dalam satu wilayah juga gratis,kalau uang rokok sih okelah, dan juga pencatat meteran juga disuruh dikasih duit. Ini bener bener pungli yg berjalan secara otomatis

  • 17 Januari 2022 - (16:08 WIB)
    Permalink

    saya juga mau tanya untuk PLN saya pengontrak sebuah rumah, saat saya tempati rumah tersebut setiap bulan saya membayar 78 ribu – 79 ribu, dan tiba tiba setelah hampir 1 tahun saya kontrak rumah datanglah petugas PLN dan menyerahkan surat bahwa kan dilakukan pergantian bila tidak ditanda tangani maka akan dilkukan pemutusan dan denda kebetulan saat itu hanya ada istri dan anak anak saya. Karna istri saya khawatir di putus dia tanda tangani tanpa kompromi dengan saya, karna saya tidak tau menahu masalah tsb, saat saya pulang dijelaskan oleh istri saya, dan saya sampaikan ke istri ini tanggung jawab pemilik rumah bukan kita yang kontrak.
    Awal bulan saya bayar tagihan listrik dan saya sangat kaget melihat jumlah yang dibayarkan sebesar 500 ribu lebih sedangkan penggunaan di rumah hanya lampu dan tidak ada elektronik berat standarnya rumah tangga. Saya coba menanyakan kepada pIhak PLN jawaban yang saya terima kurang memuaskan hanya dijawab “bapak pemakaian sudah sesuai dengan pembayaran” , Karna tdk memuaskan saya sudahi saja. Saya hanya berpikir mungkin bulan depan akan normal ternyata nilai yang saya bayarkan hampir sama dengan bulan sebelumnya sekitar 490 ribuan, kemudian saya tanyakan kembali kepada PLN jawaban pertama tidak memuaskan kemudian dari call center menyerahkan kebagian pemutusan disitulah mulai saya debat :
    dengan pengajuan pertanyaan kenapa pembayaran saya melonjak drastis. Dijawab karna MCB bapak sudah rusak dan diganti yang baru dengan dikenakan biaya pemakaian selama 1 tahun tunggakan dari kerusakan. Saya katakan kepada pihak PLN jujur saya orang awam listrik kenapa saya sudah hampir setahun baru ada pengecekan spt ini, kemana aja tim pencatat klo memang rusak berarti tim pencatat tidak pernah info dong, klopun tim pencatat tidak info seharusnya bagian pengisian pemakaian kwh selalu melihat knp rumah ini nilainya segitu terus? Saya katakan saya tidak tau menahu mslh Listrik tapi jgn mainkan konsumen seperti ini karna imbasnya saya keluar dari kontrakan saya harus tetap membayar sebesar 250 ribu perbulan dengan pemilik rumah karna istri saya sudah menanda tangani. Seharusnya bila ada kerusakan PLN wajib memanggil dulu sipemilik rumah bukan main ganti KWH dengan bicara mau diputus. Pihak PLN menanyakan kepada saya “bapak tau tidak yang mencatat” saya bilang “saya tdk tau mba krna saat dia datang saya kerja” klo mba mau salahkan jangan salahkan kepad kami dan dibebankan ke kami tapi salahkan vendor pencatat tersebut mengapa baru sekarang ketahuan. Saya sempat minta ketemu sama yang mau padamkan tapi tidak pernah di info

    Ingat PLN anda jika menemukan sesuatu kerusakan panggil dulu nama pemilik KWH bukan main ganti dan memaksa akan main putus. Vendor anda itu benar tidaknya dari cara kerjanya. Saya pengontrak korban dari PLN.
    Jangan semena mena… saat dulu tidak pernah ada masalah tapi sekarang, banyak saja masalah. Mana yang Salah Vendor anda, PLN atau konsumennya ?
    Segala sesuatu jika di sosialisasikan lebih dulu konsumen akan ngerti… jangan gunakan dengan system menakut nakuti dengan memadamkan listrik. Cari Solusi yang benar saat ini saya harus membayar 3 juta dicicil kepada pemilik rumah selama 1 tahun karna ulah vendor pencatat yang tidak jelas. Itu aja dari saya… jika mau tanya silahkan mau ke email saya atau keredaksi ini silahkan. Trima ksih

  • 18 Januari 2022 - (11:23 WIB)
    Permalink

    Satu lagi ganjalan saya..
    Saya mengajukan pasang baru, dan dinyatakan diperlukan perluasan jaringan sebanyak 4 tiang untuk 6 pelanggan dengan daya 13,2 kva (1 pelanggan) 5,5 kva (3 pelanggan) 900 (1 pelanggan) dan 2200 ( 1 pelanggan).
    Ternyata ada biaya investasi yang harus kami bayar yaitu sebesar 1528 kwh perbulan selama 3 tahun 9 bulan. Dan anehnya dibebankan ke saya (daya 13,2 va)
    Alasan pln karena saya adalah pelanggan pascabayar (karena 3 phase) dan besarnya nilai investasi tersebut dikarenakan untuk perawatan trafo dan jaringan ( perawatan seperti apa ya?), karena trafo saja sepertinya masih pake trafo mobil karena habis meledak dan belum ada penggantian)
    Pertanyaan saya:
    1. Apakah tagihan biaya investasi tersebut tidak bisa di tagihkan kepada masing2 pelanggan
    2. Kalo ada pelanggan tambahan di jaringan baru tersebut, apa tidak di kenakan biaya juga sehingga mengurangi tagihan saya.
    3. Apakah tagihan susulan juga menyertakan ppn 10%dan ppj 10%?

 Apa Komentar Anda mengenai PLN?

Ada 26 komentar sampai saat ini..

Proses Penggantian Sepihak Alat KWH Meter PLN yang Lama

oleh herbanu dibaca dalam: 2 menit
26