Kecewa dengan Penawaran Investasi di Bank BTPN

Saya nasabah hampir 12 tahun di Bank BTPN cabang Darmo, Surabaya. Pada tanggal 18 Desember 2020, saya ditawari investasi Ashmore Dana Obligasi Nusantara oleh Bu EN. Saya dijanjikan akan untung dan nilainya akan naik, serta ditunjukkan grafik data-data pendukungnya yang naik terus.

Marketing bank tersebut menjelaskan kepada saya sebagai nasabah, dengan menyodorkan grafik yang naik terus. Akhirnya saya pun ikut. Namun sejak saya ikut investasi ini, nilainya anjlok terus. Sampai dengan hari ini anjlok Rp10 jutaan, total hampir rugi 10 % dari investasi saya.

Yang saya tanyakan, kenapa marketing BTPN menawarkan ke nasabah investasi yang sudah pasti merugikan nasabahnya? Di sisi lain pasti marketing BTPN yang untung karena komisi. Sementara grafiknya sama sekali tidak sesuai dengan realitas yang nasabah terima.

Mohon tanggapan dari pihak BTPN. Terima kasih.

Iman Kaleb Santoso
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank BTPN:
[Total:3    Rata-Rata: 1.3/5]
Tanggapan Bank BTPN atas Surat Pembaca Iman Kaleb Santoso

Dengan hormat, Dalam rangka menanggapi surat pembaca dari Bapak Iman Kaleb Santoso berjudul “Kecewa dengan Penawaran Investasi di Bank BTPN”...
Baca Selengkapnya

4 komentar untuk “Kecewa dengan Penawaran Investasi di Bank BTPN

  • 6 Mei 2022 - (09:56 WIB)
    Permalink

    Pertama, anda tidak tau sama sekali tentang prodak investasi, anda asal taruh dana aja percaya ama sales tanpa baca prospectus dan fund factsheet dari prodak reksadana tersebut. kedua, Ko bisa ya padahal reksadana fix income, 90% dananya di investasikan ke obligasi pemerintah, tapi minusnya hampir 50%, kayaknya gak mungkin banget dah kaya ada yang aneh, coba minta kejelasan aja langsung ke Ashmore nya

    3
    1
    • 6 Mei 2022 - (17:34 WIB)
      Permalink

      Bukan turun 50%. Itu jumlah unitnya. Yg dilihat ending balance 92.876.117. Karena ada fee 1 juta, jadi turunnya sekitar 7 jutaan (7%). Kalau turun otomatis bukan obligasi pemerintah. Kemungkinan besar itu portfolio campuran dengan obligasi perusahaan biasa atau bahkan saham yg nilai volatilnya tinggi.

      Kalau obligasi pemerintah tidak mungkin nilainya turun, karena saya sendiri ikut, tiap periode (1 atau 3 bulan sesuai jenis obligasi) dapat kupon bunga fix.

  • 6 Mei 2022 - (13:38 WIB)
    Permalink

    Waktu jadi nasabah bank mandiri,saya selalu ditawarkan serupa….Cuman ingat pesan Ayah yaitu mending gak usah ikut klo gak tahu secara pasti

 Apa Komentar Anda mengenai Bank BTPN?

Ada 4 komentar sampai saat ini..

Kecewa dengan Penawaran Investasi di Bank BTPN

oleh Kaleb dibaca dalam: 1 menit
4