Tidak Mau Lagi Berurusan dengan Kartu Kredit UOB

Nama saya Natalia. Saya pernah ditawari untuk membuat kartu kredit UOB dengan iming-iming diskon untuk entertainment seperti bioskop, salon, dll (yang gak seberapa nilainya, hanya beberapa puluh ribu rupiah). Waktu itu marketingnya minta tolong dibantu. Katanya kalau proses pengajuan kartu kredit sudah jadi, tapi kita tidak mau pakai atau belum diaktivasi, artinya belum aktif.

Namun selang 1 tahun kemudian, akhirnya membuat saya sangat amat menyesal pernah membuat dan apply kartu kredit ini. Karena kondisi saat ini saya tidak bekerja dan tidak ada pemasukan (boro-boro untuk pemakaian kartu kredit).

Kartu saya di-approved dan saya dikirimi jenis kartu yaitu Ladys Card. Kartu tersebut tidak pernah saya gunakan. Memang tertulis syarat pemakaian itu minimal 1 kali transaksi, jika ingin free annual fee. Saya pikir kalau saya tidak aktivasi, berarti kartu tidak aktif. Namun kemarin setelah 1 tahun tepatnya, saya terima tagihan untuk annual fee-nya sebesar Rp750 ribu.

Saya langsung menghubungi pihak UOB di 14008 untuk menanyakan info tersebut. Saya bilang “Di bank lain kalau tidak ada aktivasi berarti tidak aktif. Saya tidak pernah merasa telepon UOB untuk aktivasi kartu atau minta perubahan PIN. Kenapa tiba-tiba saya dapat tagihan tahunannya?”. Pihak UOB bilang saya telah menyetujui dan proses untuk aktivasi kartu. Saya makin kesal dan saya komplain pihak penutupan kartunya.

Akhirnya pengajuan penutupan kartu saya diproses, tapi dengan syarat harus melakukan pemakaian minimal Rp500 ribu sampai dengan akhir bulan Juli ini. Saya sampaikan bahwa saya tidak ingin pakai juga bagaimana, karena saya kendala masalah ekonomi.

Di mana-mana kalau nasabahnya punya masalah ekonomi dan memang tidak ada tunggakan untuk kartu kredit, biasanya akan dimaklumi dan bisa proses penutupan. Ini malah tetap dipaksa untuk melakukan pemakaian minimal Rp500 ribu. Jika tidak, saya diminta untuk menghubungi lagi untuk proses perpanjangan pengajuan syarat pemakaian.

Saya coba menanyakan kembali melalui email CS Bank UOB. Saya reply melalui email saya sebelumnya dan pada email tersebut disampaikan bahwa saya tetap harus melakukan pemakaian sampai akhir Juli. Jika tidak, tagihan iuran tahunan tersebut yang sebesar Rp750 ribu tersebut akan ditagihkan kembali bulan berikutnya. Ini benar-benar membuat saya muak dan menurut saya konyol.

Saat ini saya berusaha bagaimana saya bisa melakukan transaksi pemakaian minimum tersebut. Saya tekankan pada pihak Bank UOB melalui email, jika saya bisa memenuhi syarat, jangan sampai ada syarat-syarat lain untuk saya melakukan penutupan atau sampai ditagihkan kembali iuran tahunannya. Nomor tiket pengaduan: Id_220624111425.

Demikian, mungkin sharing saya bisa menjadi pelajaran buat kita semua untuk hati-hati mengajukan kartu kredit dan pemakaiannya.

Salam,

Natalia Kusnadi
Kab. Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Kartu Kredit Bank UOB:
[Total:164    Rata-Rata: 2.3/5]
Tanggapan Bank UOB Indonesia terhadap Keluhan Ibu Natalia Kusnadi

No. 22/CEA/0070 Jakarta, 25 Juli 2022 Kepada Yth., Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.Com Perihal : Tanggapan terhadap Keluhan Ibu Natalia Kusnadi...
Baca Selengkapnya

70 komentar untuk “Tidak Mau Lagi Berurusan dengan Kartu Kredit UOB

  • 23 Juli 2022 - (17:07 WIB)
    Permalink

    Jebakan batman.. Malas kalo denger bujuk rayuan sales untuk bantu penuhi target.. Ujung2nya yg susah diri sendiri..

    12
    1
    • 24 Juli 2022 - (15:15 WIB)
      Permalink

      Setuju. Ada beberapa marketing bilang annual fee gratis selamanya. Lewat 1 tahun di tagih. Banyak yg kasih janji surga ternyata PHP

      7
      1
    • 24 Juli 2022 - (20:55 WIB)
      Permalink

      Abaikan saja tagihan tersebut kalo memang sudah lapor k call center nya , minta ditutup saja cc nya ,dan jangan mau kalau ada syarat macam2 ,dan memang kalau aktivasi cc harus melalui call center atau sms walau cc sudah disetujui dan sudah kita terima ,selama belum ada aktivasi dari pemegang cc tersebut melalui call center atau sms

  • 23 Juli 2022 - (18:52 WIB)
    Permalink

    Betul Pak, ini jadi pembelajaran buat saya untuk bijak dan tidak serta merta setuju jika di tawari kartu kredit lagi

    7
    1
    • 24 Juli 2022 - (06:07 WIB)
      Permalink

      Kalau keberatan bayar annual fee, tinggal minta tutup kartu kreditnya. Untuk bank UOB seharusnya tidak perlu bayar annual fee lagi jika kartu kreditnya ditutup.

      7
      2
      • 24 Juli 2022 - (12:42 WIB)
        Permalink

        Kejadian yang sama terjadi pada saya, dengan KK UOB juga.

        Di 2019 dihampiri oleh sales dengan memelas, hanya perlu sampai di approve ga perlu diaktifkan.

        Akhirnya setiap bank UOB telp untuk mengaktifkan kartu saya tolak dengan alasan belum ingin pakai,

        Karena saya sudah malas di telp, akhirnya setiap mereka telp tidak saya angkat.

        Eh mereka malah telp ke ibu saya, minta untuk diwalikan saja tidak apa apa, sontak langsung saya bilang ke csnnya bahwa saya ga perlu pake KK, nanti kalau saya mau aktifkan, saya yg akan telp sendiri.

        Selang 2 bulan, muncullah tagihan dari hotel di prancis, saya langsung telp ke UOB bahwa saya blom pernah aktifkan kartunya, bahkan kartunya saja msh menempel di surat pengiriman kartu

        Untungnya pihak UOB mau untuk menghapuskan tagihan tsb, akan tetapi akan dikirimkan kartu baru dengan kondisi tidak aktif.

        Saya terima kartu baru di sekitar 2021 awal, dan tetap saya tidak aktifkan, tiba2 di bulan maret 2022 muncullah tagihan annual fee sebesar 300 rb, saya langsung protes ke pihak UOB kenapa ditagihkan annual fee, padahal saya tidak pernah pakai kartunya.
        Mereka berdalih untuk kartu yg sebelumnya karena sudah sempat aktif, jd ditagihkan 300 rb untuk kartu tersebut.

        Sampai juli ini saya mau tutup KK UOB tsb tapi selalu di persulit oleh pihak mereka.
        Syarat yang diberikan sama, hrs transaksi minimal 500k.

        Akhirnya terpaksa saya aktifkan kartu tersebut dan dipakai untuk membayar tagihan listrik, kita liat saja, apakah agustus besok, bisa di tutup tanpa tanpa di persulit.

        Maaf kepanjangan, saya jg emosi dengan KK UOB ini

        13
        • 24 Juli 2022 - (12:53 WIB)
          Permalink

          Serupa dengan saya waktu itu kejadiannya juga seperti itu ditawarin oleh sales nya dengan dalih membantu dan juga banyak diskon, sebenarnya saya tidak tergiur dengan iming2 diskon nya lebih karena kasian ternyata malah kena zonk. Dan kemarin ditagihkan 750rb untuk iuran tahunan kartu utama, jika saya mau menutup syaratnya harus dipakai minimal 500rb sampai dengan akhir Juli ini. Kartu nya pun sama, saya punya masih menempel pada lembaran kartu kredit nya.
          Jadi kemarin saya tanyakan dengan tegas apakah jika memang saya pakai dan di bulan Agustus sudah bayar tagihan nya serta tidak ada tagihan lagi apakah benar bisa proses penutupan tanpa syarat lain atau embel2, info yang saya dapat mereka bilang bisa *smoga gak dipersulit lagi nanti kalau pas proses penutupan

      • 24 Juli 2022 - (20:20 WIB)
        Permalink

        Saya apply di cc uob selang terima kartu data saya bocor dr uob padahal no telp saya baru ganti akhirnya sy kena tipu 12jt lebih..saya gak terima karena data disebar sangat cepet sekali di uob bahkan dia bisa tau saya kerja di mana sedangkan saya baru masuk kerja n baru apply di uob saja..makanya begitu saya lunasi langsung saya tutup n gak mau berurusan sama bank uob..bank yg kerja sama dengan penipuan bisa cepet bocor datanya..

    • 24 Juli 2022 - (21:26 WIB)
      Permalink

      Komplain ke callcenter ny kurang keras tuh mba, af yg tertagih tanpa ada pemakaian/pengaktifan cc pd dasarnya bisa d waive ko, jgn kalah gertak sma call centernya.

  • 23 Juli 2022 - (22:13 WIB)
    Permalink

    Wah ini mah udah cukup buat dilaporin ke ojk. Dimanamana kartu dikirim dalam keadaan tidak aktif. Untung aja kartunya sampe ke orangnya, kalo diterima orang lain dan dipakai kan berabe.

    • 23 Juli 2022 - (22:37 WIB)
      Permalink

      Gimana caranya lapor ke ojk?
      Sempat komplain sih sama Marketing nya cuma gak bisa jawab apa2 bilang nya saya aja gak tahu pin nya berapa, gak pegang kartunya juga gimana saya bisa aktifkan. Tapi kenapa bisa sampai ada tagihan annual fee nya, itu yang bikin tambah kesel

      4
      1
      • 24 Juli 2022 - (15:12 WIB)
        Permalink

        Lapor OJK ga ada guna. Cuma diabaikan saja. Malah kita disuruh menyelesaikan ke pihak bank yg bersangkutan.

      • 24 Juli 2022 - (21:27 WIB)
        Permalink

        Sbernya ktentuan af itu bukan dr pengaktifan cc, tapi tahun kedua setelah penerbitan cc. Mau cc d aktifvasi/tdk, d pergunakan/tdk, af pasti ketagih secara sistem.

    • 24 Juli 2022 - (00:03 WIB)
      Permalink

      Untuk mengaktifkan kartu kredit itu pakai no OTP jadi kalo ibu bilang tidak aktifasi tapi tiba tiba kartu sudah aktif sendiri kelihatan bohong banget, pihak bank pun gak bisa aktifin kartu kalau ibu sebagai penerima OTP tidak memberi tau.

      • 24 Juli 2022 - (10:36 WIB)
        Permalink

        Bohong bagaimana ya Pak? Sampai saat ini saja saya belum sama sekali menggunakan kartu tersebut dan masih di dalam amplop nya. Kalau saya sudah aktivasi jelas mungkin tidak masalah buat saya untuk mendapatkan tagihan annual nya kan bisa di hapuskan tapi ini jelas2 saya belum aktivasi namun mendapatkan tagihan tahunan nya. Saya juga kaget padahal saya belum pernah aktivasi dan memang dari awal tidak berniat menggunakan kartu tersebut

      • 24 Juli 2022 - (12:45 WIB)
        Permalink

        Kemarin saya baru aktifkan KK UOB melalui call center tidak ada yang namanya OTP, jd semua pihak bisa mengaktifkan KK jika mereka mengetahui nomor kartu dan data2 identitas kita

        • 24 Juli 2022 - (12:55 WIB)
          Permalink

          Agak mengerikan juga ya kalau kaya gini. Kalau bank2 yang lain kan tidak begitu

        • 24 Juli 2022 - (15:05 WIB)
          Permalink

          Betul. Setahu saya semala memakai kartu kredit Ottp hanya untuk transaksi. Pengaktifan kartu hanya flerivikasi data pribadi seputar nama, tanggal lahir, nama ibu kandung dan alamat penagihan saja. Tidak pakai ottp

      • 25 Juli 2022 - (10:45 WIB)
        Permalink

        Heh udah cetek oengalaman, sok tau dan nyaring lagi. Kelihatan ente minim pengalaman cuman gede nyali doang ngatain orang lain bohong
        Di BCA juga ga pake otp2an, dulu tiba2 saya dikirimin kartu ditulis belum aktif dan harus aktif, ga diaktifin, tiba2 aktif sndiri dan ada annual fee nya. Skrng bank2 juga desperate cari pemasukan jadi pakai cara frontal.
        Lain kali kalau belum jelas dan ngerti jngn sok tahu, nanti malu sndiri mirip badut…

  • 24 Juli 2022 - (00:04 WIB)
    Permalink

    Untuk mengaktifkan kartu kredit itu pakai no OTP jadi kalo ibu bilang tidak aktifasi tapi tiba tiba kartu sudah aktif sendiri kelihatan bohong banget, pihak bank pun gak bisa aktifin kartu kalau ibu sebagai penerima OTP tidak memberi tau.

    • 24 Juli 2022 - (05:34 WIB)
      Permalink

      Bener, ga ada yang bisa aktifin cc selain pemegang kartu itu sendiri karna OTP dikirim ke no hp pribadi dan pembuatan pin cc pun harus sms dari no hp pemilik. Dan diliat dari billing statement nya itu ada kode CR yang artinya sudah dibayar, apakah dibayar pemegang kartu atau dibayar sistem (free 1 th pertama). Sudah jelas tagihan bulan ini 0, masalahnya ada dimana?

      • 24 Juli 2022 - (10:38 WIB)
        Permalink

        Pembuatan pin atau pergantian pin saja belum pernah saya lakukan, makanya saya kaget tiba2 ditagihkan annual fee nya. Mungkin UOB lain daripada yang lain

    • 24 Juli 2022 - (20:40 WIB)
      Permalink

      OTP omong kosong, sistem mereka yg kendalikan, bisa aja memang tipu daya seperti ini sudah banyak korbannya…

  • 24 Juli 2022 - (06:08 WIB)
    Permalink

    Sebenarnya kasus tiba-tiba ditagih iuran tahunan untuk kartu kredit yang tidak diaktifkan memang beberapa kali terjadi dari beberapa penerbit kartu kredit. Gak sering, tapi ada saja kasus yang muncul di permukaan.

    Untuk pelajaran bersama saja jika ada kartu kredit datang tak diundang dan kita gak ada niat memakainya, langsung saja telepon call center untuk menutup kartu dan jangan lupa minta bukti penutupan kartu (biasanya berbentuk Surat PDF ke email) jadi kalau ada permasalahan di kemudian hari kita memegang bukti kuat

    Untuk kasus ini terus diperjuangkan saja agar biaya benar-benar bisa dihapuskan, semoga UOB bisa segera menanggapi dan memberi penyelesaian terbaik

    • 24 Juli 2022 - (10:40 WIB)
      Permalink

      Terima kasih untuk respon baik nya pencerahannya dan masukan nya Pak. Iya ini jadi pembelajaran buat saya ke depannya

  • 24 Juli 2022 - (10:15 WIB)
    Permalink

    ada beberapa bank yang meski tidak diaktifkan, tetapi setelah beberapa bulan akan otomatis aktif sendiri by sistem..

    • 24 Juli 2022 - (14:14 WIB)
      Permalink

      Jika kebijakan bank begitu maka bisa terjadi kasus kalau kartu itu jatuh ke tangan orang lain.

      • 24 Juli 2022 - (14:31 WIB)
        Permalink

        iya, makanya sebagai pemohon kartu kredit harus pro aktif mengecek dan komplain jika sudah berbulan-bulan tidak menerima kartu kreditnya sejak dapat sms persetujuan. jangan cuek dan gak mau repot akhirnya kena masalah sendiri nantinya. jika memang tidak niat dan “cuma ingin bantu salesnya” mending jangan apply

        • 24 Juli 2022 - (18:56 WIB)
          Permalink

          Kan penjelasan saya di atas bukan saya tidak dapat kartunya mas, tapi saya sudah dapat namun belum pernah saya aktivasi maupun pergantian pin tapi tiba2 dapat tagihan bayar iuran tahunan. Mohon dibaca dengan detail mas, disini saya cuma share karena banyak artikel saya baca sama masalah nya dengan saya berhubungan sama kartu kredit dari bank UOB
          Kalau saya sudah aktivasi, mungkin saya tidak akan share mengenai permasalahan saya

          • 24 Juli 2022 - (19:42 WIB)
            Permalink

            itu jawaban saya untuk komen “82” mengenai bahaya kartu jatuh ke tangan orang lain..

            kalau untuk masalah tidak diaktifkan tapi tetap ditagih, sudah saya jelasin diatas ada beberapa bank yang meski kartu tidak diaktifkan tetapi setelah beberapa waktu (umumnya 6 bulan) akan otomatis aktif sendiri dan setelah 1 tahun ditagihkan annual fee.

            solusinya memang agak susah karena menyangkut data SLIK, tidak dibayar otomatis nanti status kredit akan jelek. semoga saja setelah dimuat di forum ini UOB mau menghapus dan menutup kartunya tanpa syarat

  • 24 Juli 2022 - (13:59 WIB)
    Permalink

    Waaaaaaah, ini pemerasan!
    Saya juga pernah dikirimi Kartu Kredit, dua dalam waktu bersamaan dan beda bank penerbit. Rupanya sales kartu itu menduplikasi pengajuan saya untuk bank lain.
    Hanya satu yang saya aktifkan dan yang lain tidak. Sampai sekarang tidak ada masalah dengan kartu yang tidak saya aktifkan.

    • 24 Juli 2022 - (15:09 WIB)
      Permalink

      Betul. Sekarang ramai jual beli data antar marketing kartu kredit. Yg sistem survei nya lemah biasanya langsung kirim saja tanpa ada konfirmasi data untuk kejar target.

      • 28 Juli 2022 - (05:55 WIB)
        Permalink

        @Eddy
        Tenaaaang.. kl kenapa² kartu yg di duplikasi tinggal bilang, “Sy ga pernah isi aplikasi CC tsb. You palsukan tandatangan saya. Mau saya kasusin?!”

        It works termasuk utk kasus diatas yg tiba2 kena annual fee atau pake syarat pake dulu utk penutupannya.

    • 24 Juli 2022 - (18:58 WIB)
      Permalink

      Wah kalau ini bahaya juga ya. Tapi kalau memang keinginan pribadi untuk aktivasi sih menurut saya tidak masalah ya. Saya juga pengguna KK yang lain tapi sejauh ini gak pernah ada masalah juga sama bank
      Dan jika ada yang nawarin KK lagi selalu saya tolak

    • 28 Juli 2022 - (05:49 WIB)
      Permalink

      @82
      Biasa itu bro. Sekali punya mmg biasanya lgsg ada kartu lain tiba2 ikut dtg ke rumah/kantor. Saya cm sekali isi aplikasi di salah 1 CC, yg dtg 4 CC dr bank berbeda wkwkwk

      • 28 Juli 2022 - (05:59 WIB)
        Permalink

        Sekali punya CC, biasanya sehari akan terima penawaran 5-10x pengajuan CC lainnya, KTA & asuransi.. wkwkwkwk
        Dan paliiing susah nutup telp marketing asuransi.. ada aja bahannya utk merayu kita. Ujungnya, semua nomor yg ga ada di kontak kita, ga akan kita angkat hehehe

  • 24 Juli 2022 - (16:16 WIB)
    Permalink

    Sangat berbahaya bagi kita semua yg mencoba2 memakai kartu kredit tapi keuangan pas2an atau berlebih tetap saja. Tapi tetap saja kita dibebankan dengan biaya2 diluar pemikiran kita. Jalan terbaik dari semua ini adalah STOP. Lebih baik malam tidur nyenyak daripada gelisah akan hutang, lebih baik hidup apa adanya tanpa peduli gengsi kiri kanan. Praktisi Sosial Mr. MM

  • 24 Juli 2022 - (17:12 WIB)
    Permalink

    UOB emang banyak jebakan
    TMRWpay juga katanya gratis angsuran terakhir
    tapi nyatanya ga ada
    tetep harus bayar angsuran terakhir

  • 24 Juli 2022 - (18:37 WIB)
    Permalink

    Kartu kredit sekarang bukan jamannya lagi. Dulu memang sempat booming. Tapi mengingat bunganya cukup besar dan adanya annual fee, membuat ogah apply kartu kredit. Sekarang cukup gunakan kartu debit, gopay, ovo, shopee pay untuk transaksi kita tidak akan pusing memikirkan tagihan setiap bulan. Kartu kredit membuat kita cenderung konsumtif, membeli barang yang sebenarnya gak dibutuhkan.

    • 24 Juli 2022 - (19:02 WIB)
      Permalink

      Kalau menurut saya bagaimana menggunakannya dengan bijak saja sih mas. Gak masalah punya KK, kalau gak mau di pakai ya sudah gak perlu pakai, kalau mau di pakai juga sesuai dengan kemampuan kita untuk cicilan nya dan beli barang apa karena ada juga yang cicilannya 0%
      Kalaupun biaya tambahan paling biaya materai dan kalaupun iuran tahunan sebenarnya bisa di hapus jika kita minta

        • 28 Juli 2022 - (05:41 WIB)
          Permalink

          @Iqbal
          Bisa. Telp CS bilang mau tutup kartu. Mereka akan tanya alasannya. Lgsg bilang krn ga mau bayar annual fee. Dan mereka biasanya kasih free lagi asal jgn tutup kartunya.. tahun depan lakukan hal yg sama .. bertahun² 4 CC saya free annual fee wkwkwkwk

      • 28 Juli 2022 - (05:44 WIB)
        Permalink

        @Natalia
        Yups bener. Saya punya CC niatnya hanya utk darurat. Rumah sakit atau kedaruratan dana lainnya.

  • 24 Juli 2022 - (18:46 WIB)
    Permalink

    Mbak, itu ada di tulis “jumlah tagihan bulan lalu…………… ”
    Itu sudah dipakai.
    Jangan posting berita sampah, mbak.

    • 24 Juli 2022 - (19:11 WIB)
      Permalink

      Mas itu bukti tagihan untuk iuran tahunan nya tulisan nya “CR Card Membership Fee” yang artinya fee untuk member alias tagihan untuk member ya itu tagihan tahunan. Dari mana sih artinya saya sudah pakai kartunya? Penjelasan nya dimana Mas?
      Saya pengguna KK gak baru mas, jadi saya tahu. Saya paham gak asal share aja, kalau saya bohong dan gak ingin berbagi pembelajaran ngapain saya share
      Itu bukti kiriman dari email, namun saya dapat tagihan asli nya baru kemarin di awal Juli.
      Yang sampah itu siapa Mas?! Komentar juga yang bener, kalau gak penting dan bermanfaat buat anda gak usah komen saran saya

      • 24 Juli 2022 - (19:32 WIB)
        Permalink

        Udah gini aja bu,gak usah dibayar dilihat aja apa yg terjadi,apa ada debt collector yg mencari apa tidak,kalau pun kita dicari minta pertanggung jawaban yaa dijelasin aja kronologisnya, biasanya penunggak ditakut takuti akan BI checking jelek,merah,hitam dll…satu kata dari saya bullshit, saya BI merah hitam dll..tp approvall cc DBS,mandiri,shopee paylater, indo dana, kredivo,FIF finance,dll…saya rasa Ojk Dkk itu hanya sebatas data buat acuan finance memberi pinjaman kenasabah, jd kalo finance percaya sama kemampuan keuangan kita pasti di approve

        • 24 Juli 2022 - (19:54 WIB)
          Permalink

          Saat ini permasalahannya bukan tidak mau membayar Pak. Annual fee tersebut atau iuran tagihan sudah proses penghapusan, namun syarat penghapusan nya itu KK harus dipakai minimal 500rb itu yang di berlakukan UOB jika tidak saya gunakan juga maka iuran tahunan tersebut akan di tagihkan kembali. Beda hal nya kalau saya dulu aktivasi dan pakai syarat nya di kertas nya itu pemakaian hanya 100rb, kan saya tidak aktivasi sama sekali, atau ganti pin dan belum pakai tiba2 proses penangihan iuran tahunan..
          kalau saya tidak memenuhi syarat tersebut pemakaian min 500rb dan tagihan iuran tahunan ditagihkan kembali lalu saya tidak mau bayar gak akan selesai saya rasa permasalahan nya.
          Yang jadi sharing saya disini untuk pembaca aja supaya lebih hati2 ketika di tawarkan KK oleh sales di luar2 dan lebih bijak lagi dalam menggunakannya
          Terima kasih atas masukan dan sarannya ya 🙏🏻

      • 28 Juli 2022 - (05:33 WIB)
        Permalink

        Tapi ada beberapa bank anual fee bisa dihapus asal kita ajukan. Tapi bcx tidak mau harus bayar. Saya ada beberapa kk di bank cimb xxx x tidak kena fee malahan limitnya diatas 15 jt. Tidak puas ganti bank saja.

  • 24 Juli 2022 - (22:29 WIB)
    Permalink

    hi kak natalie, kebetulan ayah sy pernah juga kasusnya mirip ini, cuma beda bank ya. Bank swasta juga, dgn kronologi yg sama persis. Kartu aktif tanpa diaktifkan, dtg lah surat penagihan annual fee yg besarnya lumayan. Cs ditelpon bicaranya muter2 mana nyedot pulsa kenceng, akhirnya langsung datang ke bank nya, membawa kartu kredit yg masih utuh dalam amplop masih nempel di kertas surat. Bicara dgn CS, kebetulan ada managernya disitu jadi si CS langsung tanya ke managernya. Akhirnya setelah paham persoalannya manager itu yg langsung approved penutupan kartu kreditnya dan biaya annual fee kartu dihapus.

    demikian kak natalie sekedar sharing aja semoga bisa membantu kak. Kami paham gimana keselnya saat tiba2 muncul tagihan biaya kartu yg jangankan diaktifkan, kartu bahkan masih nempel di kertas nya dan masih utuh dlm amplop.

    • 28 Juli 2022 - (03:59 WIB)
      Permalink

      Lain lagi kejadian aku minggu lalu. Ada tagihan annual fee 400K, aku langsung telpon CS. Padahal sejak awal Pandemi 2020 aku blokir kartu, total nggak ada transaksi, eh sekarang dua tahun setengah lewat, masuk tagihan annual fee, dengan status kartu diblokir dan tidak pernah kubawa lagi.
      Kemarin dapat email pernyataan penghapusan annual fee dan mereka gercep kirim kartu baru dengan sisa masa berlaku tinggal tiga bulan.
      Aku tertawa. Nggak kuaktifin, tinggal nunggu masa abis, kalau mereka kirim kartu baru lagi baru aku aktifkan.

  • 25 Juli 2022 - (08:21 WIB)
    Permalink

    Diliat lagi estatementnya beb, kolom tagihan sama minimum payment 0, limit kredit jg utuh 9 juta artinya you ngga ada tagihan bln ini. Rincian trx 7** sekian bln lalu udah di waive semua. Kode CR dibelakang angka tagihan artinya di creditkan alias dihapus.

    Paling bawah baris sub total tagihan bln ini 0, baris total tagihan yg di bold itu jg 0, kurang jelas apalagi coba beb, udah ngga ada tagihan itu cc mu hadeuh..

    Satu lagi liat kolom tgl jatuh tempo, kosong kan? Artinya proses tutup cc mu udah jalan, tinggal make sure lagi minta surat lunas.

    • 25 Juli 2022 - (09:00 WIB)
      Permalink

      Betul juga. Memang iuran tahunan nya itu sudah Clear tapi syarat UOB untuk penutupan harus melakukan pemakaian min 500rb itu yang harus di selesaikan beda mungkin dengan bank lain jika mau penutupan tanpa ada syarat apapun

      • 25 Juli 2022 - (16:00 WIB)
        Permalink

        Hahah, ya ampun beb itu cuma trick call center aja biar ada spending, ujungnya mreka bakal proses tutup jg kok tinggal pinter2nya you aja nego and ngeyel sama call centernya,

  • 25 Juli 2022 - (10:27 WIB)
    Permalink

    Semua CC bisa aktif dengan sendirinya wlopun tdk diminta, paling sering di tahun ke 2 otomatis aktif. Karena jaringan CC itu (MC, Visa, Amex, JCB dll) bukan Bank penerbit yg punya, Jadi makanya klo ada CC yg ga kepake/tidak mau dipake, langsung minta tutup aja, jgn dianggurin

  • 25 Juli 2022 - (16:12 WIB)
    Permalink

    Barusan saya baru saja tlp Call Center UOB terkait case yg sama. Malah sekitar akhir tahun lalu saya coba aktifkan krn ada cashback lumayan di Ikea tapi info call center nya ga bisa diaktifin krn ada data yg tidak sesuai, yasudah ga jadi aktifin dan ga pernah saya pakai. Tiba-tiba hari ini terima surat dari UOB dan ditagih annual fee 750.000, saya tlp call center info nya kartu kredit saya sudah aktif sejak Juli 2021. Aneh kan, jelas” waktu end of year 2021 saya mau aktifin pake belanja info nya ga bisa diaktifin krn data tidak sesuai, tau tau dapet tagihan AF hari ini dan sama sih disuruh transaksi 500rb sd akhir Agustus ini biar AF bisa dihapuskan.
    Fyi aja, ada bbrp bank yg kartu kredit nya aktif otomatis 3 bulan setelah kartu diterima/dikirim, jd tnp perlu diaktifin nsbh bersangkutan.

  • 25 Juli 2022 - (17:22 WIB)
    Permalink

    Terima kasih ya semua buat sharing nya, masukan serta saran nya..
    Tadi pagi memang saya mencoba hubungi UOB untuk aktivasi dan pergantian pin dimana saya mencoba ya sdh di pakai dan memenuhi syarat UOB yang diminta untuk proses penutupan yi 500rb, namun yang lucu katanya kartu saya di blokir (padahal tidak ada info sebelumnya), lalu sempat saya gertak call Center nya karena pusing banget berurusan sama UOB dan bener2 muak. Singkat cerita kartu saya di aktifkan untuk pemakaian min 500rb nya, nanti bisa saya proses penutupan Jika saya selesaikan tagihan..
    Namun pada siang hari saya mendapatkan email dari pihak UOB dimana kartu saya sudah di lakukan penutupan dan saya konfirmasi lagi mengenai syarat 500rb tersebut, katanya kartu saya sudah di tutup dengan lampiran surat penutupan dari mereka, karena pihak UOB sudah membaca artikel saya di media konsumen ini dan pihak UOB pun sudah membalas artikel saya ini.
    Saya berterima kasih kepada pihak media konsumen yang telah membantu saya dan menjadi media untuk saya berbagi karena pengalaman2 lainnya juga yang saya baca terutama berkaitan dengan bank UOB
    Dan pihak UOB yang sudah sangat supportif dalam masalah ini, semoga tidak ada masalah serupa kembali

  • 25 Juli 2022 - (17:55 WIB)
    Permalink

    2 tahun yg lalu sy jg ditawari oleh telemarketing UOB kartu kredit Platinum One Card yg katanya bebas iuran tahunan seumur hidup tanpa syarat. sy sih oke2 aja, tibalah kartu yg dimaksud. sy langsung cek kebenarannya dgn telp call center. pertamanya cs bilang kartu platinum one card free iuran 1 tahun pertama aja, tahun berikutnya dikenakan. Lalu sy ceritalah pengalaman sy ditelp telemarketing UOB yg katanya bebas iuran tanpa syarat. Lalu cs nya nanyain no cc nya utk dicek. Dan ternyata benar kartu sy dibebaskan iuran seumur hidup tanpa syarat. sy juga tdk tau kenapa bisa terjadi pengecualian. Dan sampe skrg memang tdk ada tagihan apa2

  • 26 Juli 2022 - (20:06 WIB)
    Permalink

    Emang dari dulu cc nya mereka penuh jebakan batman.

    Biasa cc bank lain meskipun udah cetak masih bisa dihapus. Pernah sekali saya keberatan karena jarang dipakai cc nya, tetap diminta bayar iurannya karena sudah dicetak di tagihan. Tahun berikutnya, saya lebih awal minta ditutup aja sebelum jatuh tempo, malah dibilang sekarang udah gak usah lebih awal minta ditutup dan malah dikasih gratis iuran.

    Nah yang kali ini, sama kasusnya dengan ibu ini. Pas saya minta ditutup, disuruh ikut promo mereka kalau mau tutup, saya keberatan dan saya paksa tutup. Mereka bilang gak bisa karena masih ada utang di cc nya. Sesudah saya lunasin dan minta ditutup, muncul lagi alasan gak bisa ditutup & harus bayar iurannya karena udah dicetak. Kalau mau tutup, harus ikut program mereka pakai sebesar 500rb sampai akhir Aug untuk iurannya dihapus. Sama aja jebakan batman lagi karena waktu minta lunasin sisa utang di cc nya, gak dibilang alasan mesti ikut program 500rb nya ini.

    Habis program 500rb selesai, mau lunasin saja & paksa tutup aja drpd kena jebakan batman ke 3 kali. 🙂

    • 26 Juli 2022 - (20:08 WIB)
      Permalink

      Dari awal dapat cc ini juga udah jebakan batman.

      Dijanjikan iuran gratis sama salesnya, ternyata keluar ada tagihan. Untung waktu itu masih ada nomor sales nya, saya paksa suruh dia bayar kalau gak saya laporin. Akhirnya dibayar iurannya sama sales nya.

  • 27 Juli 2022 - (11:00 WIB)
    Permalink

    Itu perasaan tagihannya 0. Kayaknya antara cs sama nasabah miscom deh. Jelas2 biaya annual fee dikembalikan lagi dan total yg harus dibayar 0… keburu panik apa gmana?

  • 27 Juli 2022 - (17:25 WIB)
    Permalink

    Sebenarnya ketika pengajuan sudah disetujui sistem di Bank itu udah aktivasi kartunya yang berarti nasabahnya sudah sah terikat dengan kontrak kartu kredit bank.

    Hanya saja kartu yang dikirim itu adalah kartu yang masih terblokir alias belum teraktivasi PIN.

    Jadi meskipun nasabah tidak mengaktifkan PIN (entah karena merasa tidak perlu, atau tidak pernah dipakai) sistem di Bank tetap menandakan kalau sudah menjadi nasabah aktif kartu kredit tersebut.

    Ini yang perlu dibedakan antara aktivasi kartu dengan aktivasi PIN sewaktu kartu tiba.

    Soalnya saya punya pengalaman begitu. Kartu yang tidak dipakai lebih bagus langsung minta pengajuan ditutup permanen saja. Sampai sistemnya benar-benar udah bebas dari data kita. Pernah juga ada kasus dimana kartu sudah expired, nasabah mikir otomatis tutup tapi nyatanya tidak. Tetap akan ada annual fee dan biaya lainnya yang timbul. Hal ini pernah dialami oleh salah satu rekan saya.

 Apa Komentar Anda mengenai Kartu Kredit Bank UOB?

Ada 70 komentar sampai saat ini..

Tidak Mau Lagi Berurusan dengan Kartu Kredit UOB

oleh Natalia dibaca dalam: 2 menit
70