Penipuan dengan Modus Iklan Kartu Kredit Unlimited Kredivo di Instagram

Kejadiannya pada tanggal 5 Oktober 2022 pukul 17.40 WIB. Berawal dari saya lihat iklan kartu kredit unlimited Kredivo di Instagram saat saya sedang beristirahat di kamar. Saya buka iklan tersebut karena ingin tahu, lalu lanjut ke WA.

Iklan kartu Kredivo mencari mangsa.

Si pelaku mengirimkan form dan link, menanyakan limit saldo saya yang 12 bulan ada berapa, lalu pelaku menyuruh saya isi form. Pelaku menjanjikan kartu kredit unlimited sampai di rumah saya 5 s.d. 8 hari.

Setelah saya mengikuti arahan si pelaku, saya curiga dan langsung cek akun Kredivo saya. Lah kok limit saldo saya berkurang/terkuras? Tadinya saldo limit saya yang 12 bulan ada Rp6.207.059, berkurang sehingga tersisa Rp62.039. Saya lihat ke transaksi, lah kok masuk transaksi baru (yang mana bukan transaksi saya)? Dalam tagihan baru tersebut, si pelaku belanja cincin pria di Tokopedia sejumlah Rp671.850 x 12 bulan = Rp8.062.200 dan masuk tagihan saya.

Saya syok dan langsung lapor ke Kredivo dan Tokopedia, bahwa sudah terjadi penipuan. Pelaku sudah menyalahgunakan akun Kredivo saya. Namun pihak Kredivo tidak mau tahu dan tetap membebankan tagihan tersebut ke saya. Saya tidak terima dan tidak puas pernyataan dari Kredivo, karena murni bukan transaksi saya. Kalau caranya seperti ini, Kredivo tidak melindungi hak konsumen.

Saya langsung ke Polsek metro Gambir melaporkan penipuan ini. Intinya saya tidak terima tagihan tersebut saya yang harus bayar.

Christian Suryaprawira
Jakarta Pusat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai pengalaman ini:
[Total:36    Rata-Rata: 2.5/5]
Tanggapan Kredivo atas Surat Bapak Christian Suryaprawira

Pada kesempatan kali ini, kami ingin menanggapi surat konsumen yang telah dimuat oleh Bapak Christian Suryaprawira di website Mediakonsumen.com tanggal...
Baca Selengkapnya

62 komentar untuk “Penipuan dengan Modus Iklan Kartu Kredit Unlimited Kredivo di Instagram

  • 17 Oktober 2022 - (09:55 WIB)
    Permalink

    “Saya tidak terima dan tidak puas pernyataan dari Kredivo, karena murni bukan transaksi saya”.
    tp itu karena kesalahan anda yg mudah percaya dengan tipu rayuan penipu.
    semoga masalah anda cepat selesai

    31
    1
    • 17 Oktober 2022 - (11:42 WIB)
      Permalink

      wkwkkw dia lebih pinter dari lu bro, jadi percuma lu ngasih saran jg.
      mau komen panjang lebar ga bakal ngarti jg kalik

      • 17 Oktober 2022 - (22:19 WIB)
        Permalink

        Lu jg salah bro , akun asli itu bercentang biru dan ga mungkin dong yg like cuma 7 orang 🗿 semoga cepat Selasai bro

      • 18 Oktober 2022 - (05:54 WIB)
        Permalink

        waduuuh, ko ada lagi ada lagi yg kayak gini, apa ga pernah baca berita ya atau baca MK dah minimal.

        • 18 Oktober 2022 - (19:31 WIB)
          Permalink

          Ingin ku berkata kasar kepada penulis….PINTAR SEKALI ANDAAA!!!!
          WEBSITE NYA SAJA WEBNODE.CO.UK

          • 19 Oktober 2022 - (12:49 WIB)
            Permalink

            Disinilah perlunya otak untuk belajar transaksi online sebelum punya alat transaksinya. Jelas” loe disodori website palsu domain .co.uk ya mau aja loe ketipu. Ini kesalahan loe sendiri. Makanya browsing itu untuk cari ilmu pengetahuan yg bener, bukan buat ngoceh di medsos doank. Ini pure kesalahan loe sendiri yg kasih akses ke penipu, jadi ya loe yg tanggung jawab. Mau loe lapor polisi atau presiden sekalipun, loe dalam kondisi pihak yg salah.

      • 19 Oktober 2022 - (08:20 WIB)
        Permalink

        Ini baru cocok langsung melapor ke pihak yg berwajib, karena udah banyak yg tertipu, semoga saja pihak kepolisian cepat mengungkap kasus ini dan semua bisa terselesaikan

    • 17 Oktober 2022 - (14:25 WIB)
      Permalink

      Sangat disayangkan hal seperti ini terulang kembali padahal sudah banyak kasus serupa yang di layangkan di Media Konsumen.

      Mungkin para pengguna Kredivo perlu memperhatikan dengan seksama bahwa :

      1. Nomer dengan awalan +1 sudah jelas bukan dari Kredivo.

      2. Kredivo tidak pernah menyediakan layanan pengaduan atau bantuan melalui fitur WhatsApp, layanan pengaduan dan bantuan Krevido hanya melalui Telepon, Email dan Chat (yang dilakukan dalam aplikasi Kredivo)

      3. Pada halaman muka Aplikasi Kredivo jelas tertulis peringatan (dengan latar belakang berwarna kuning) bertuliskan :

      “Hati-hati penipuan! Jangan percaya siapapun yang menawarkan Flexi Card diluar Aplikasi Kredivo. Untuk mendapatkan Flexi Card kamu hanya bisa daftar via aplikasi Kredivo”

      Mungkin informasi ini dapat menjadi acuan dalam menggunakan Aplikasi Kredivo untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan dan merugikan diri sendiri seperti yang dialami oleh penulis.

      Terima kasih

      19
    • 18 Oktober 2022 - (12:27 WIB)
      Permalink

      Kalau ada yang meminta kode otp itu sudah bisa di pastikan dia adalah penipu.
      Sebenarnya di SMS otp sdh di kasih keterangan bahwa jangan berikan kode otp kepada siapapun. Termasuk pemilik aplikasi.(bank, ecommerse, dll)

  • 17 Oktober 2022 - (09:56 WIB)
    Permalink

    Sorry tapi ini murni kesalahan situ, udah berapa lama hidup sih sampe gak tahu jangan memberi tahu OTP ke siapa pun. Itu sering loh ada pemberitahuannya, OTP jangan diberitahu ke siapa pun.

    Like dude……

    18
    1
    • 17 Oktober 2022 - (14:10 WIB)
      Permalink

      Jangan percaya 100% sama iklan yang ada di sosmed. Karena banyak penipu disana. Yang jelas WA resmi itu ada centang hijau di WA-nya. Centang hijau itu dari WA, bukan dipasang di profile picture. Pastikan WA resmi. Bukan yang ada palsu.

      • 17 Oktober 2022 - (14:30 WIB)
        Permalink

        Melalui akun resmi Twitter milik Kredivo @Kredivo menyatakan bahwa Kredivo tidak menyediakan pelayanan melalui Whatsapp, DM (Direct Message) Instagram ataupun Via SMS.

    • 17 Oktober 2022 - (15:46 WIB)
      Permalink

      “Maaf ini beneran apa penipuan Min?” Iyaa bener penipuan Kak 🤣🤣. Pasti si pelaku ketawa cekikikan itu.. masih ada aja yang tertipu lagi, berawal dari keisengan di kamar tidur 🤭. Lahh situ yang salah kenapa Kredivo yang di salahin ? 😁, kan situ udah ngklik iklan di luar aplikasi KREDIVO dan masuk menggunakan OTP dari pihak luar. Ya tanggung sendiri lahh bro kesalahan Anda, jangan KREDIVO nya yang disalahkan.. karena Anda sudah klik tautan link sembarang ya beban tagihan akan dibebankan kepada Anda.. itu sudah jelasssss murni kesalahan Anda semua orang juga tau kok.

      15
    • 17 Oktober 2022 - (10:28 WIB)
      Permalink

      banyaknya penipu yg berkeliaran ya karena banyak juga orang bodoh yg gampang ditipu merasa pintar,gelap mata membayangkan akan dapet hadiah,kartu unlimited hanya dengan membales wa dan isi form 🤣🤣🤣

      10
      1
      • 18 Oktober 2022 - (13:40 WIB)
        Permalink

        Transaksi sah & kredivo pastinya tidak salah karena yg salah TS dengan sukarela memberikan kode otp melalui link yg diberikan pelaku. So, walopun TS sudah membuat laporan kepolisian tetap yg harus bertanggungjawab adalah TS karena itu akun TS. Nah sekarang tugas pihak yg berwajib harus segera menangkap para pelaku yg masih berkeliaran mencari mangsa supaya tidak ada lg korban2 berikutnya.

    • 17 Oktober 2022 - (14:52 WIB)
      Permalink

      Jangan lagi pakai smart phone, terbukti sudah ke******an hakiki seperti ini hanya cocok pakai telepon rumah an saja. Hahahaha…

  • 17 Oktober 2022 - (10:20 WIB)
    Permalink

    Semoga ada jalan keluar untuk kasus anda.
    Lain kali perhatikan lagi WA dari nomer USA (+1) dan link-nya dari UK (inggris) sudah jelas kalau penipuan.

  • 17 Oktober 2022 - (11:32 WIB)
    Permalink

    Persis sama mas dengan apa yang menimpa saya, kalau saya kejadiannya tanggal 8 oktober 2022 dan persis sama tanggapan dari kredivoserta merchant tokopedia sebagai mitra dari kredivo, juga jawabannya sama seperti itu. Kami ini terkesan tidak dapat perlidungan kosumen, padahal saya cepat ambil tidakan untuk menonaktifkan akun dan mengubungi customer care, seharusnya ada jeda proses dan selalu klarifikasi ulang terhadap pemegang akun untuk setiap transaksi agar lebih aman dan terhindar dari tidakan kriminal yang dilakukan oleh orang tak dikenal, saya heran setiap ada program baru atau promo selalu ada iklan atau penawaran dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Ini adalah kelompok kriminal yang terorganisir. Saya telah memohon untuk diberikan kebijakan atas kejadian ini, namun masih belum ada informasi dari pihak terkait. Yang saya sesalkan transaksi begitu cepat hanya kurang dari 3 jam dan proses pembarayan dari merchant tokopedia sudah terbayarkan menurut pengakuan dari customer service tokopedia care. Padahal kita saja kalau pesan berbentuk barang ada proses pengepakan barang serta proses pengiriman barang yang memakan waktu paling cepat 2 sampai 7 hari dan itupun berpeluang untuk bisa dibatalkan pesanan. Namun kenapa yang ini begitu sangat cepat. Terkesan pelaku adalah yang membuka toko di Merchant Tokopedia. Ini terkesan bahwa toko yang bermitra dengan merchant kurang adanya filter untuk legalitas toko dan bebas membuka tokonya tersebut sehingga berpeluang untuk melakukan hal hal dalam tidak kriminal. Langkah secara prosedur sudah saya lakukan baik pengaduan kepada pihak kepolisian, OJK, Kemkominfo serta Lembaga perlindungan konsumen terkait masalah yang saya alami.

    1
    12
      • 17 Oktober 2022 - (15:35 WIB)
        Permalink

        Namanya penipuan ya menyebarkan umpan ditempat yg mudah dilihat lah. kalo system itu sudah bagus cuma anda aja yg memberikan kunci

    • 19 Oktober 2022 - (09:20 WIB)
      Permalink

      Perlindungan konsumen gmn yah? Kalo misalkan tukang tipunya ngaku2 ketipu kyk ente yah apa yg mau di lindungi om. Lama2 kredivo bangkrut atuh ngelindungi konsumen2 yg ketipu atas kelalaian pribadi.

  • 17 Oktober 2022 - (11:36 WIB)
    Permalink

    Itu berarti anda disuruh jngn main riba lagi , bersyukur lah ,atas musibah ini,udah tau yg namanya paylater dan lain akan pasti membuat yg menggunakan nya gak akan bisa hidup bahagia dan tenang ,masih ajah mau melakukan nya ,lebih baik miskin tapi gak ada beban ,mati pun ringan dan tenang

    8
    1
  • 17 Oktober 2022 - (11:43 WIB)
    Permalink

    Kenapa rata2 baca media konsumen rata2 ketipu tapi bisa nulis d media konsumen korban2 ny..padahal banyak korban2 sebelumny udanulis ketipu kredivo akulaku Dan pinjol lain2..
    Bisa nulis Dan menjelaskan kronologi tapi enga pernah baca media konsumen

    10
    • 17 Oktober 2022 - (16:18 WIB)
      Permalink

      “Saya tidak terima dan tidak puas pernyataan dari Kredivo, karena murni bukan transaksi saya.”

      Memang murni bukan transaksi anda, tapi murni karena kesalahan anda.
      Bisa jadi penipunya gak pintar2 amat, dia hanya beruntung aja dapat mangsa seperti anda, seperti menang lotere.
      Semoga menjadi pembelajaran dalam hidup anda ke depannya. Perbanyak membaca literatur untuk menambah pengetahuan dan wawasan.

  • 17 Oktober 2022 - (12:16 WIB)
    Permalink

    “Saya tidak terima dan tidak puas pernyataan dari Kredivo, karena murni bukan transaksi saya. Kalau caranya seperti ini, Kredivo tidak melindungi hak konsumen.”
    Lah situ yg salah, kok nuntut Kredivo membebaskan tagihan. Setiap orang bisa saja memasang iklan di instagram/facebook. Jd tetap harus hati2. Solusinya ya lapor polisi, tagihan tetap harus dibayar, minta refund nya sama penipu kalo penipu itu sudah ditangkap.

  • 17 Oktober 2022 - (14:09 WIB)
    Permalink

    Pak Chris, apa ndak keliatan tu nomer bukan asal Indo? Itu nomer WA gadungan bisa dibeli harganya pun murah dibawah 40rb di marketplace.

    Penipu kek gitu ke sy udah kapok. Sy yg balil ngerjain mereka. Dan mereka malah block saya 😂

    Yah ini sih keteledoran user . 🤔

  • 17 Oktober 2022 - (14:50 WIB)
    Permalink

    Maaf disini anda yg memberi kunci dan mempersilahkan maling dgn membuka lebar2 pintu…setelah terjadi pencurian baru anda teriak2…padahal peringatan sudah ada,contoh kasus banyak,kok yo masih terjadi juga dgn anda….bingung mau ngomong apa…semoga ada jalan keluar yg terbaik…banyakin sabar & instropeksi diri.

  • 17 Oktober 2022 - (14:52 WIB)
    Permalink

    Mau Ngakak tp ga enak..
    Akh sudahlah baca MK tiap hari ambil lah pelajaran dri hidup orang orang cerdas di MK
    ..
    Semangat melawan teror DC

  • 17 Oktober 2022 - (14:58 WIB)
    Permalink

    Iseng iseng buat ditipu dan buang2 duit. Memang bukan transaksi anda, tapi anda menyerahkan kunci akun anda ke penipu. Ya karna semua transaksi sdh sesuai prosedur ya tetap harus dibayar. Karena itu kesalahan anda

  • 17 Oktober 2022 - (15:00 WIB)
    Permalink

    Dan terjadi lagi ~ Kisah penipuan kredivo wkwk, padahal kredivo di aplikasi maupun official medsos nya udah sering kasih warning yang jelas jelas terlihat bahwa HATI HATI MODUS PENIPUAN MENGATASNAMAKAN KREDIVO, tapi masih ada aja yang ketipu dengan iming iming naik limit lah, kartu kredivo bunga 0% lah, astaga.

    Yah jelas kredivo ga mau tau lah, orang salah nya dari situ nuntut nya ke kredivo ?! ibarat lu punya kartu kredit, kartu kredit nya lu kasih ke orang beserta pin nya, digesek dan dipake sama orang dan lu malah marahin bank ? kan lucu bwang

  • 17 Oktober 2022 - (15:05 WIB)
    Permalink

    Itu sih udh jelas penipuan, setiap buka aplikasi kredivo tertera kalo pengajuan flexi card cuma dr aplikasinya. Diluar itu kalo ada yg nawarin pengajuan kartu, upgrade akun atau dibantu kenaikan limit udh dipastikan penipuan. Semoga menjadi pembelajaran.

    • 17 Oktober 2022 - (18:57 WIB)
      Permalink

      Pengalaman adalah guru terbaik … Kayanya anda akan mengingat kejadian ini dah akan lebih hati hati kedepannya .. yang sabar ya semua ada hikmahnya …

  • 17 Oktober 2022 - (15:06 WIB)
    Permalink

    Utk penulis, saya ijin berpartisipasi… posisi saya netral. Jadi begini pak christian,

    1. Mungkin anda saat melihat ‘promo’ iklan di IG berada dalam kondisi kombinasi yg gembira, senang, berharap, penasaran, butuh dll, jika tidak anda tidak akan klik iklan itu. Jadi disini ada kondisi anda terpancing.
    2. Anda sptnya kurang teliti melihat detail iklan hingga petunjuk” yg muncul saat mulai chat dan isi chatnya. Dari bukti yang anda lampirkan pelaku menggunakan nomor sewa singkat yg mudah dibeli di internet, biasanya sekedar utk verifikasi akun, dan itu nomor negara USA +1, dalam konten chat tersebut pelaku mengarahkan anda ke link url scam yang mana menggunakan kata yang sama dengan kredivo namun domain tld .uk alias United Kingdom. Dari url sudah terlihat itu scam karena tidak dan bukan link milik kredivo yg asli.
    3. Anda boleh kesal, itu hak anda, saya memahami perasaan anda, tapi jika ditelaah secara hukum positif, kredivo tidak salah apapun pada anda, karena interaksi yg terjadi bukanlah dari pihak kredivo yang resmi (asli) tapi dari scammer penipuan bermodalkan iklan palsu atas nama kredivo. Jadi secara hukum, laporan anda ke kepolisian bila berisi menuntut atau meminta kredivo membatalkan tagihan transaksi tsb walau bukan dari anda, itu tidak bisa dilakukan kredivo, anda tetap diwajibkan membayarnya. Kecuali memang pelaku adalah asli dari pihak kredivo anda bisa menuntutnya ke jalur hukum perdata.
    4. Yang bisa anda lakukan saran saya buat laporan ke polisi untuk mengusut si pelaku, komunikasi sudah jelas dan itu pelaku dapat terlacak kok, karena setiap aktivitas digital akan selalu ada jejak yang ditinggalkan apalagi transaksi finansial dimanapun itu bahkan crypto pun tunduk dng aturan pemerintah negara masing-masing. Jadi nanti polisi akan meminta log record transaksi finansial kredivo anda pada layanan yang digunakan pelaku, dari situ pelaku jika tertangkap anda bisa menuntutnya untuk mengembalikan dana anda atau mengganti kerugian finansial anda. Dan selama proses itu, mau ga mau anda memang harus bayar limit kredivo yang terpakai. Saya tau ini kesannya ga adil, ga enak, tapi secara hukum memang langkahnya begitu.

    Semoga kasus anda segera dapat ditemukan pelakunya.

    14
  • 17 Oktober 2022 - (15:26 WIB)
    Permalink

    Anda yg tertipu tidak bisa menghilangkan kewajiban anda
    Penipuan terjadi murni kesalahan anda bukan karena system yg lemah

  • 17 Oktober 2022 - (15:34 WIB)
    Permalink

    Yah kalau yang udah kena penipuan atau bagaimana itu murni kesalahan kita dan mau jungkir balik pun tetap sama aja. No one to blame but you. Kecuali kalau kasusnya kena hack. Nah itu baru bisa dipertanggung jawabkan.

  • 17 Oktober 2022 - (16:03 WIB)
    Permalink

    Kasian mana hp nya dah retak kaca nya, mending buat kredit hp baru aja daripada di kasih ke penipu limit nya 😭😭😭

  • 17 Oktober 2022 - (17:32 WIB)
    Permalink

    “Setelah saya mengikuti arahan si pelaku, saya curiga dan langsung cek akun Kredivo saya. Lah kok limit saldo saya berkurang/terkuras?”

    Keterangan Anda diatas, sudah cukup jelas bahwa itu murni kesalahan Anda sendiri. Hayo ngaku!

    Anda ikuti arahan penipu dengan sadar sampai kode otp pun Anda berikan / isi form yang diberikan penipu.

    “Namun pihak Kredivo tidak mau tahu dan tetap membebankan tagihan tersebut ke saya. Saya tidak terima dan tidak puas pernyataan dari Kredivo, karena murni bukan transaksi saya. Kalau caranya seperti ini, Kredivo tidak melindungi hak konsumen.”

    Iyalah, salah Anda sendiri masak Anda suruh kredivo yang tanggung? Bukan kredivo yang tidak melindungi nasabahnya tapi nasabahnya lah yang ceroboh dan tidak melindungi akunnya sendiri. Padahal kredivo sudah wanti wanti untuk berhati-hati terhadap penipuan.

    Prihatin, layar hp udah retak tapi kena tipu lagi. Kalau Anda tidak ceroboh, uang segitu gak akan diembat penipu, Anda bisa pakai buat ganti HP baru.

    Lain kali, harus lebih teliti dan berhati-hati dalam menggunakan akun digital, jangan mudah tergiur iming-iming dan percaya sama media sosial: IG, FB, atau sebangsanya. Jika dilihat dari kata-kata penipu di screenshot, tampak sekali mereka itu penipu, tata bahasanya khas gaya penipu.

    Semoga Anda bisa membayar hutang Anda ke kredivo meskipun bukan Anda yang menikmati, itulah resiko Anda karena tidak berhati-hati dalam menggunakan internet.

  • 17 Oktober 2022 - (18:02 WIB)
    Permalink

    33 komentar ngga ada satu pun yg ngebelain,dimana simpati nya? Untuk Kredivo yg sabar ya,yg kaya gini pasti nagihnya bakal susah 😁

  • 17 Oktober 2022 - (18:05 WIB)
    Permalink

    Mending hubungin tokped aja, minta transaksi dibatalin klo bisa, syukur2 separonya, kasih bukti2 chat dan surat laporan kepolisian
    Percuma lapor kredivo, krn ini murni kesalahan anda
    Ini anda umur brp sih, bocah kah, masa ortu saya yg sudah agak gaptek aja bisa lebih waspada loh

  • 17 Oktober 2022 - (22:18 WIB)
    Permalink

    semua telah terjadi atas keteledoran anda pak. saran saya hubungi tokopedia, karena mereka yg masi punya kesempatan menahan dana ke penipu. dari pada anda kelamaan koar koar ksana kemari.

 Apa Komentar Anda mengenai pengalaman ini?

Ada 62 komentar sampai saat ini..

Penipuan dengan Modus Iklan Kartu Kredit Unlimited Kredivo di Instagra…

oleh Christian dibaca dalam: 1 menit
62