Kejar Diskon WIB Tokopedia, Dalam Sehari Bisa 2 Kali Pembatalan oleh Seller

Terima kasih kepada Media Konsumen yang sudah menayangkan surat ini. Pada tanggal 31 Oktober 2022, saya mengikuti Kejar Diskon WIB Tokopedia, setiap tanggal 25 s.d. akhir bulan, yang selalu iklan di televisi. Namun yang disesalkan, ada 2 seller yang membatalkan pesanan secara sepihak dengan alasan salah input harga.

Berikut nomor invoice-nya: INV/20221031/MPL/2780362688 dan INV/20221031/MPL/2780078051, yang dibatalkan sepihak oleh seller WBM Store dan FunEye_Shop dengan alasan salah input harga.

Adapun informasi yang dibagikan pengguna Media Konsumen lainnya terkait promo kejar diskon Tokopedia seperti lampiran di bawah ini:

Saya berharap tim Tokopedia dapat mengambil langkah tegas kepada seller seperti ini dan kirimkan produk kejar diskonnya. Terima kasih.

Hen Tiong
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai WIB Tokopedia:
[Total:35    Rata-Rata: 1.6/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

57 komentar untuk “Kejar Diskon WIB Tokopedia, Dalam Sehari Bisa 2 Kali Pembatalan oleh Seller

  • 5 November 2022 - (14:14 WIB)
    Permalink

    Hahaha tulisan anda di MK tentang komplen flash sale toped semua. Kayaknya anda pemburu barang salah harga terus

    13
    11
    • 6 November 2022 - (05:06 WIB)
      Permalink

      Wkwk komplain sampah ternyata, kirain ngadu ke MK karena di tipu saat flash sale ternyata karena nyari flash sale yg gak di turutin, kek bocah aja

      6
      5
    • 6 November 2022 - (09:00 WIB)
      Permalink

      @Squall. Memang salah ya jika coba ikutan promo kejar diskon Tokopedia. Bukankah Tokopedia sebagai penyelenggara yang mempromokan kejar diskon nya. Khususnya di WIB tiap tgl 25-akhir bulan, slalu iklan di tv dgn moto diskon gede-gedean. Dimana tahun depan akan terjadi resesi dunia, jika bisa menghemat uang untuk beli produk yang kita butuhkan.

      8
      1
      • 9 November 2022 - (08:45 WIB)
        Permalink

        Tidak salah kejar barang murah. Tapi pakai kepala dingin dan berfikir jernih, diskon sebesar apapun pedagang tidak mungkin ingin rugi maksud saya harga barang yg sama tidak mungkin jauh berbeda antara 1 pedagang dengan pedagang lain dalam artian selisih yg wajar. Saya beberapa kali dapat diskon yg murah tapi kalau selisih harganya tidak relevan tetep saya beli tapi dalam batin saya tidak mungkin barang tsb dikirim akhirnya dibatalkan oleh pedagang alasan salah harga, barang habis ( padahal stok masih banyak ) , mau diganti dengan barang yg sejenis dan lain2. Intinya kalau kita beli online harga yg wajar antara satu toko dengan toko yg lain

    • 7 November 2022 - (11:43 WIB)
      Permalink

      sorry nih, sy ga main flash sale dimanapun, tp apa salah kalo ada org yg suka ngejar harga di flash sale? selama itu halal, why not bro. jgn lah jd netizen julid

  • 5 November 2022 - (16:36 WIB)
    Permalink

    Heran sama orang ini, tiap beli barang di kejar diskon, dibatalin seller, bikin surat di media konsumen. Dan uniknya semua artikelnya di acc sama tim redaksi. Kalau begitu, tiap bulan akan ada terus artikel dari orang ini, isinya sama. Keluhan tentang kejar diskon tokopedia. Segitunya amat kepengen barang murah. Artikel di media konsumen pun dia “spam” pake topik yang sama.

    21
    13
    • 6 November 2022 - (19:47 WIB)
      Permalink

      Menurut saya, memberitakan suatu kebenaran, walaupun dilakukan berulang-ulang, sampai ribuan kalipun, jauh lebih baik, daripada mendiamkan satu buah kecurangan. Terima kasih.

      14
      1
      • 7 November 2022 - (02:45 WIB)
        Permalink

        Iyaiya, sekalian kasih satu forum diskusi buat kamu dan hen tiong untuk tiap bulan spam tentang kejar diskon tokopedia. Padahal solusinya simpel, gamau kecewa ya ga perlu kejar barang diskonan.

        1
        3
        • 8 November 2022 - (01:22 WIB)
          Permalink

          @Note: Sepertinya note ini buzzer nya tokopedia, jika dilihat dari komentar-komentarnya. Program unggulan tokopedia adl kejar diskonnya, khususnya untuk event-event tertentu. Pastinya semua buyer pada umumnya menginginkan produk yang dibutuhkannya dengan harga promo. Tokped sendirilah yang mengiklankan kejar diskonnya dengan moto diskon gede-gedean+bebas ongkir sepuasnya

          • 8 November 2022 - (08:43 WIB)
            Permalink

            Yaudah iya sekarang siapin artikel bulan depan dengan tema yang sama kejar diskon Tokopedia. Sampai tahun 2030 saya tunggu edisi bulanan dari akunmu di media konsumen.

            1
            2
  • 5 November 2022 - (17:36 WIB)
    Permalink

    Tokopedia makin jelek dan parah.
    Saya uda ogah belanja di tokopedia.
    Seller di tokopedia pada sesuka hati batalin pesanan.
    Padahal tokoijo ini pencetus biaya layanan pertama. Dan sekarang kalau mau pakai Cashback, gak bisa bareng dengan Gratis ongkir.
    Pindah aja ke Marketplace lain.
    Goodbye Tokopedia

    12
    16
      • 5 November 2022 - (19:02 WIB)
        Permalink

        Seharusnya tokopedia bertindak tegas kepada seller-seller yang suka batalin pesanan seenak jidatnya seperti itu.
        Hapus permanen seller-seller seperti itu.

        6
        5
      • 6 November 2022 - (09:06 WIB)
        Permalink

        @Note. Memang salah ya kak, untuk menuntuk hak. Apakah kakak tau susahnya ikutan promo kejar diskon Tokopedia dimana lama sekali dilepasnya oleh sistem Tokopedia. Jika seandainya Tokopedia sebagai penyelenggara mau bertanggung jawab tidak akan dimasukan ke MK ini dan bertindak tegas terhadap seller-seller yang mau meningkatkan traffic penggunjung saja. Tokopedia merupakan Market Place terbesar, masa kalah dengan Shopee yang mau tanggung jawab waktu flash sale hp samsung

        5
        4
        • 8 November 2022 - (01:58 WIB)
          Permalink

          Sy pernah beli langsung bayar dan langsung dibatalkan dengan alasan stock habis, padahal langsung selesaikan pembayaran aneh aja sih lihat sistem nya begitu

    • 5 November 2022 - (17:56 WIB)
      Permalink

      Iya tuh. Gratis ongkir ud gak bisa bareng promo cashback. Ud itu kena biaya aplikasi segala yg malah skrg shopee ikut ikutan jg

      10
      1
      • 6 November 2022 - (11:35 WIB)
        Permalink

        Itu penyebab saya tidak beli dari toped lagi. Percuma cashback belasan ribu kalau kena ongkir 40 ribu

        • 8 November 2022 - (01:59 WIB)
          Permalink

          @note : menurut kamu, apakah ikut Kejar Diskon itu salah?
          Ikut Kejar Diskon itu hak semua orang.
          Yang salah itu, kalau seller seenaknya batalin pesanan.
          Trus, orang komplain berkali-kali di Media Konsumen gak boleh?
          Note, gw perhatiin loe belain tokopedia melulu.
          Gw gak suka gaya komentar loe ke orang lain seenak jidat loe.
          Note, loe tinggal dimana sih?
          Gw tinggal di jakarta pusat.
          Kapan loe mau ketemuan sama gw?
          Ketemuan di pasar baru hari ini jam 8 malam.
          Gw tunggu loe depan jembatan pasar baru.
          Loe bawa temen loe.
          Gw bawa temen gw

          3
          4
          • 8 November 2022 - (08:46 WIB)
            Permalink

            Mending lu ketemuan sama Hen Tiong penulis artikel ini. Lu anterin dia ke Tokopedia Tower di Setiabudi Jaksel, sesama Jakarta kan? Deket tuh dari lokasi lu. Sekalian ketemu sama CEO-nya kalau perlu William Tanuwijaya, kali aja lu berdua dapet giveaway dari doi. Daripada spam artikel tiap bulan di media konsumen, ditanggepin juga kagak sama yang punya bisnis. Datengin aja langsung kalau lu lagi gabut.

            2
            2
  • 5 November 2022 - (18:01 WIB)
    Permalink

    Saya dan keluarga, sudah uninstall aplikasi tokopedia.
    Masih banyak marketplace lain yang jauh lebih bagus dari tokopedia.
    Bye tokopedia

    4
    14
  • 5 November 2022 - (19:12 WIB)
    Permalink

    Tokopedia tambah biaya layanan untuk setiap transaksi nya. Namun, tokopedia bukannya makin bagus, malahan saat ini tokopedia makin buruk dan makin memble.

    3
    8
  • 5 November 2022 - (20:23 WIB)
    Permalink

    Tokopedia pelopor untuk segala sesuatu yang buruk dan negatif.
    Pertama, tokopedia pelopor biaya layanan Rp.1000 untuk setiap transaksi, yang mana apabila dikalikan dengan jutaan transaksi per bulan, maka diperoleh nominal angka yang w.o.w.
    Kedua, tokopedia sejak beberapa hari lalu, pelopor bahwa Cashback tidak dapat dibarengi dengan Gratis ongkir.

    Untuk hal pertama yakni biaya layanan, saat ini sudah diikuti oleh shopee.
    Semoga marketplace lainnya, tidak mengikuti cara buruk tokopedia tsb

    9
    7
  • 6 November 2022 - (00:41 WIB)
    Permalink

    Pernah bbrp kali ada buyer setiap beli minta bonus mulu lama2 celamitan saya blok aja di tokopedia 🤣🤣🤣

    Bukannya pinter2 nyari duit biar bisa beli ini itu tanpa cashback/diskon eh malah nyalahin marketplace 🤣🤣🤣

    4
    7
  • 6 November 2022 - (01:32 WIB)
    Permalink

    Dulu awal Tokopedia ada kok biaya transaksi, disamarkan dengan nama kode unik. Biasanya antara Rp.300-800, Bukalapak malah 3ribu per transaksi ga ada cashback. Jaman blum ada Shopee

    Trus booming ecommerce, hilang biaya transaksi dan muncul Bebas Ongkir dan cashbachk. Udah lewat musim bakar duit, apalagi sudah Go Public, ya fokus profit. Yang jadi masalah sekarang sudah ketergantungan belanja online, jadi ya mau ga mau deh trus pakai. Kayaknya buat nutupi fasilitas Plus pada hilang cashback, coba bayangin belanja sepuasnya ga bayar ongkir cuma 25ribu sebulan. Sameday dan instan lagi kalau dalam kota, saya aja heran apa ga bangkrut. Sekarang saya belanja di Tokped sekitar 10-15X sehari, hampir semua dikirim pakai Gojek. Cuma yang dari luar kota yang kirim kurir, itupun sekarang bisa beli langsung 7kg gratis ongkir, dulu cuma 1-2 kg aja maksimal.

    3
    2
    • 6 November 2022 - (05:51 WIB)
      Permalink

      Hihihiii… betul sekali!.
      Saya juga heran, sampe mana kuatnya Plus ini..
      Sampe ongkir Instant pun free..

      • 6 November 2022 - (07:57 WIB)
        Permalink

        Free ongkir tuh bukan dari marketplace yg tanggung semua tapi seller nanggung dengan pemotongan fee lebih besar

        3
        1
          • 6 November 2022 - (09:51 WIB)
            Permalink

            Iya, misal belanja 25rb dgn akun Plus. Free ongkir instan 20ribu lah. Yang nanggung ongkir seller cuma Rp.625. Yang 19.375 ya dari penghasilan lain lah, soalnya pernah kepoin driver yang anter mereka terima full normal. Ga ada bedanya dgn order lainnya.

          • 6 November 2022 - (12:15 WIB)
            Permalink

            @Lisianto, Yups… di awal muncul Plus, sempet senang, makin maknyusss! Bebas ongkir tanpa batas dengan minimal order hanya 25rb, bahkan instant pun masuk bebas ongkir, wueleeh 🙂
            Setelah muncul pembatasan Plus tidak bisa digabung dengan voucher Cash back…dipikir-pikir malah lebih enak sebelum ada Plus.. hihihi

        • 8 November 2022 - (12:38 WIB)
          Permalink

          Note cuma berani di komen ini, ditantangin malah ngga berani. Jadi orang ngga usah julid julid dah, nanti pun dapat hukumannya. Itu hak oranglah untuk minta pertanggung jawaban tokped yg punya hajatan

          • 11 November 2022 - (08:09 WIB)
            Permalink

            Anda kok spam komen ttg tokped dsni. Pengejar diskon jg atau akun lain dari si penulis?

  • 6 November 2022 - (04:29 WIB)
    Permalink

    Saya liat history nya Hen tiong ini yg dulu pesen popok kucing harga 1.500 di flash sale n di batalin juga trus ngadu ke mk…
    Anda keterlaluan menurut saya… Udah mau harga murah, maksa diturutin lagi keinginannya…

    8
    4
    • 8 November 2022 - (01:44 WIB)
      Permalink

      @ saya siapa: Ini yang salah adalah Tim Tokped karena seller bilang tidak ikutan promo kejar diskon dan sudah diselesaikan oleh tim tokped sendiri.

      2
      1
    • 8 November 2022 - (08:49 WIB)
      Permalink

      Benar bro, tiap bulan dia spam artikel yang sama. Logikanya, orang kalau udah kecewa pasti gak akan mengulangi hal yang sama. Ini udah pernah dikecewakan sama kejar diskon Tokopedia, masih aja tiap bulan mengulangi, dari sini aja kelihatan nih orang maksa dapet barang murah, plus bisa sekalian pansos di media konsumen.

  • 6 November 2022 - (09:31 WIB)
    Permalink

    Tiap awal bulan ada surat ke MK dari orang ini. Yg isinya sama…. Pesanan dibatalin seller.. selamat ada mendapat mahkota sebagai ” The discount Hunter”

    Emang salah ya tahun depan resesi kalo bs beli barang lebih hemat?
    Jawab: engga, cuma niat amat.. drpd mikirin barang murah, mending mikir ningkatin kerjaan buat nambah income supaya semua barang terasa “Murah”
    Ini jawaban indra kenz 🤣🤣 bkn saya wkwkw

    9
    4
    • 6 November 2022 - (11:41 WIB)
      Permalink

      Sudah tahu market place suka nipu kok masih dipantau terus ya hahaha. Saya sih beli beli di etalase normal. Tidak pernah kejar diskon.

      1
      2
      • 7 November 2022 - (07:28 WIB)
        Permalink

        Sama.. sy ga konsumtif soalnya. Barang yg saya beli itu karena saya butuhkan entah buat kerja/hiburan.. bkn beli karena “eh lagi diskon, beli ah..” biasanya niat mau hemat malah jd boros.. karena banyak membeli barang yg ga dibutuhkan..

        1
        1
        • 7 November 2022 - (09:28 WIB)
          Permalink

          Yaa… itu salah satu penyebab utamanya. Kita kan biasanya sudah ada preferensi mau barang lalu biasa merk apa. Sedangkan yang dipajang di ‘kerja diskon’ itu biasanya bukan barang yang kita inginkan. Jadi buat apa dibeli.

          1
          2
    • 8 November 2022 - (02:05 WIB)
      Permalink

      @tonny: The discount hunter pastinya banyak orang diluar sana yang tak terhitung jumlahnya. Kakak bisa lakukan survei jika berminat.
      Tokopedialah yg memberikan promo itu dengan diskon 90% atau diskon terbesar tetapi tidak konsisten dengan promonya

      3
      3
      • 8 November 2022 - (02:13 WIB)
        Permalink

        Sy salah satu discount hunter ❤️, sy orang nya jujur ga munafik ❤️, siapa sih yang ga mau barang murah,
        Bisa dapat barang murah why not 😋

        3
        2
        • 11 November 2022 - (08:12 WIB)
          Permalink

          Maunya sering belanja tp duit pas2an ya kejar diskon. Itu artinya anda ga lihat kemampuan. Misqueen tp lagak borju. Wkwkwkwk, ngakak

  • 6 November 2022 - (11:25 WIB)
    Permalink

    Uninstall aplikasi tokopedia.
    Aplikasi gak bermutu.
    Pelopor segala hal yang buruk dan negatif.
    Lihat aja tuh Kejar Diskon tokopedia.
    Barang nya di naikin harganya setinggi mungkin, lalu baru di diskon. Berarti, sama saja beli di harga normal.
    Wkwkwaoo.
    Parah tokopedia. Hancur

    3
    3
  • 6 November 2022 - (11:30 WIB)
    Permalink

    #uninstall tokopedia
    #tokopedia gak bermutu
    Lihat tuh Kejar Diskon tokopedia.
    Gak ada peminat nya.
    Harga di mark up setinggi mungkin, baru deh di diskon.
    Cashback gak bisa dibarengi dengan Gratis ongkir.
    Jauh-jauh deh belanja di tokopedia.

    3
    1
  • 6 November 2022 - (20:03 WIB)
    Permalink

    Gampangnya biar ga dikit2 komplain ga guna.

    Kalau si seller membatalkannya sendiri, yaudah cari toko lain ga usah ngejar diskon2 apalagi gratis ongkir.
    Kalau anda ga mau bayar ongkirnya, ga usah beli di toko online cari saja di toko lokal. Memangnya pihak ekspedisi ga butuh biaya perjalanan??

    2
    2
  • 6 November 2022 - (20:18 WIB)
    Permalink

    Masukan untuk tokopedia, menulis artikel dan memposting itu menghabiskan waktu, penulis rela menghabiskan waktunya sukarela karena perduli dengan marketplace tokopedia, seharusnya pihak tokopedia memberikan apresiasi, terkecuali jika memang pihak toko merupakan anti kritik. Someone once said win the heart of your loyal customer and your house will never crumble.

    4
    3
    • 6 November 2022 - (21:57 WIB)
      Permalink

      Setuju, seharusnya keluhan ini ditanggapi dengan cepat oleh Tokopedia.
      Saya lihat histori TS di MK, artikel ini merupakan keluhan yang ke-4 kali dan belum pernah sekalipun mendapat tanggapan dari Tokopedia (atau saya yang tidak tahu sudah ditanggapi??)

      Dari 1 customer ini saja (TS) sudah memperlihatkan ada masalah yang terjadi berulang.
      Menunjukkan kurangnya evaluasi dari manajemen Tokped untuk kasus seperti ini.
      Padahal program Kejar diskon, Flash Diskon, WIB dll adalah program unggulan Tokped.

      Jika tidak ditangani dengan benar, kasus2 seperti ini bisa membuat program unggulan menjadi program remeh-temeh yang tidak dipercaya masyarakat.

      Banyak yang dirugikan.
      Anggaran promosi Tokopedia tidak efektif (promosi untuk iklan dan program di TV, dll).
      Saya yakin anggarannya sangat besar sampai2 membeli slot acara di TV durasi 1 jam lebih. Promosinya gencar!
      Seller2 yang serius menjaga reputasi toko juga menjadi terpengaruh (termasuk juga anggaran mereka untuk ikut Program Sales)
      dan banyak lagi…

      Saya sebagai customer dan juga seller di Tokopedia, Mohon kepada Tokopedia untuk lebih serius menjaga Reputasi sebagai Market Place terpercaya, tidak hanya serius mempromosikannya saja.

      • 7 November 2022 - (11:47 WIB)
        Permalink

        setauku setiap seller yg batalin pesanan, akan terima konsekuensinya berupa poin penalty. mungkin seller akan memperhitungkan itu juga, ga apa2 kena penalty asal tokonya laris dikunjungi calon buyer. berarti tokped harusnya memberikan poin penalty yg lebih berat kalo msh byk hal ini terjadi

    • 8 November 2022 - (02:07 WIB)
      Permalink

      Menurut sy jika penulis masih mau menulis komplain berarti dia masih peduli agar tokopedia bisa menjadi lebih baik,

      Sebuah perusahaan harus mendengarkan kritik dan saran agar bisa tau kekurangan nya.

      Jika customer sudah tidak mau komplain berarti konsumen tsb sudah sayonara

      Di Jepang banyak lho perusahaan yg membayar utk setiap kritikan

      3
      2

 Apa Komentar Anda mengenai WIB Tokopedia?

Ada 57 komentar sampai saat ini..

Kejar Diskon WIB Tokopedia, Dalam Sehari Bisa 2 Kali Pembatalan oleh S…

oleh Yeremia dibaca dalam: <1 menit
57