Teror Telepon PT Collectius Asset Management, Menagih Hutang Akulaku yang Sudah Lunas

Pada tahun 2028, saya pernah melakukan transaksi kredit berupa handphone di Akulaku, dengan skema cicilan 12 bulan. Jadi, kejadian ini sudah lama sekali. Saya akui sempat menunggak beberapa bulan karena suatu alasan, dengan total tunggakan sekitar Rp800 ribu.

Dalam email, saya mendapatkan pemberitahuan pihak Akulaku menyerahkan penagihan akun saya ke PT Collectius Asset Management (Collectius). Namun, dalam kontraknya saya masih bisa membayar di aplikasi Akulaku, dan itu yang saya lakukan. Singkat cerita, sekitar tahun 2020 tagihan saya sudah lunas sepenuhnya.

Karena saya sudah tidak mau terjerat hutang lagi, maka saya menutup atau menonaktifkan akun Akulaku saya. Sehingga sampai saat ini akun saya sudah tidak dapat diakses.

Nah, secara berkala pihak Collectius terus-menerus menagih via telepon. Berkali-kali pula saya jelaskan kalau saya sudah melunasi tagihan dan menutup akun Akulaku. Saya sudah memberikan bukti, bahwa saya sudah tidak punya tagihan ke pihak Collectius. Namun sampai saat ini saya masih diteror telepon dari mereka.

Saya sekarang hanya memiliki salinan SLIK/idebku OJK, bahwa tagihan Akulaku saya sudah lunas. Karena akun Akulaku saya sudah tidak aktif. Pihak Akulaku seharusnya berkewajiban memberi tahu pihak Collectius kalau tagihan saya sudah lunas.

Dalam kasus ini saya telah rugi secara materil dan imateril, karena habis waktu harus mengangkat telepon dari mereka terus-menerus dalam beberapa tahun ini. Berikut bukti nomor-nomor telepon yang digunakan Collectius menagih saya sampai saat. Masih banyak nomor lainnya tidak bisa saya cantumkan, karena terlalu banyak.

Ada juga dugaan dari oknum pihak mereka melalui spam call WhatsApp:

Yang saya mau adalah: Pertama, hentikan telepon penagihan karena sangat mengganggu. Kedua, sesuai kebijakan Akulaku, jika saya sudah menutup akun, seharusnya data saya dihapus dan tidak disebar ke pihak lain. Lalu pihak Collectius seharusnya meng-update data tagihan mereka ke pihak Akulaku. Saya juga mau nomor virtual account Maybank 782873000044*** atas nama saya, dihapus permanen.

Willyam Jeremia
Kota Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

21 komentar untuk “Teror Telepon PT Collectius Asset Management, Menagih Hutang Akulaku yang Sudah Lunas

  • 24 Desember 2023 - (10:45 WIB)
    Permalink

    Mungkin yang telepon penipuan, yang di wa awalan +1 adalah USA, bisa dipastikan penipuan.

    4
    2
  • 24 Desember 2023 - (17:31 WIB)
    Permalink

    Selalu terjadi lagi dan lagi, akibat sistem yang buruk nasabah/customer yang dirugikan.

    • 27 Desember 2023 - (23:56 WIB)
      Permalink

      Bubarkan pinjol legal dan ilegal karena sangat meresahkan dan merugikan rakyat kecil mereka adalah rentenir berdasi.mentang2 punya izin semau mereka sebar data dan nagih nya keluar kata2 binatang segala

      • 29 Desember 2023 - (21:40 WIB)
        Permalink

        Kalo dibubarin apa ga kasian orang orang yang hidupnya dari galbay pinjol? Itu banyak di facebook telegram grup galbay sampai satu orang aja puluhan pinjol. Kasian mereka nanti ga bisa beli baju / ganti hp gan😂

    • 27 Desember 2023 - (15:25 WIB)
      Permalink

      Maksudnya 2018. Boleh aja koreksi kesalahan typo, tapi kalau bisa tolong fokus sama substansi permasalahannya apa jika berkomentar. Terima kasih.

      1
      1
      • 28 Desember 2023 - (23:46 WIB)
        Permalink

        Kalau sy di pihak anda..ganti no handphone..beres tidak akan mengganggu lagi..jikalau debcolector ny kerumah..tinggal minta tunjukan bukti sisa hutang dari mereka atau tunjukan ke mereka bukti bahwa kami sudah lunas..jikalau masih menuntut..siapkan golok saja..cari kesempatan dalam kesempitan gitu sudah diluar nalar..berarti mereka memang pemeras..perangi saja

        1
        1
    • 28 Desember 2023 - (00:01 WIB)
      Permalink

      Seharusny mereka lebih sopan dlm berbicara’ agar nasabahpun lebih merasa nyaman.kesalahan mereka juga janji data aman dan tidak d sebar tp malah d sebar padahal tagihan baru telat 3 atau 4 hari.ojk,dan yg lainny harus lebih tegas terhadap pinjol Krn bisnis mereka hny memperkaya diri sementara orang yg melarat makin bnyk jadi korban mereka’ gmn negara bisa maju klu rakyatny menderita oleh pinjol2 yg beredar luas yg legal maupun ilegal.

      • 29 Desember 2023 - (21:46 WIB)
        Permalink

        Siapa bilang rakyat menderita? Semua kembali ke karakter masing masing, mau nahan nafsu ngutang atau kaga. Toh sekarang banyak masyarakat yang memanfaatkan pinjol buat hedon yang udah ga mentingin nama baik. Buktinya banyak grup galbay di facebook di telegram. Per orang bisa sampai galbay puluhan pinjol dengan nominal puluhan hingga ratusan juta, apa ga enak modal ktp dapet motor bahkan mobil bekas sampai baru?

  • 24 Desember 2023 - (20:46 WIB)
    Permalink

    2028?
    Waow dari masa depan apa gimana? Editor MK hanya menyunting tata bahasa,bukan angka maupun tanggal.

  • 26 Desember 2023 - (13:35 WIB)
    Permalink

    Aku laku emang gitu, aku yang sudah bayar di bulan 4, di buat nya belum bayar. Gara2 itu jadi di tolak pengajuan di bank

    • 29 Desember 2023 - (17:07 WIB)
      Permalink

      Akulaku skrg emang ancur,tagihan jatuh tempo masih 5 hari lagi udah ditelepon tiap waktu dan tiap hari

  • 28 Desember 2023 - (08:30 WIB)
    Permalink

    Saya pengguna Akulaku tidak pernah mengalami masalah, tapi ya angsuran selalu saya bayar tepat waktu bahkan jauh sebelum jatuh tempo. Seharusnya akun Akulakunya jg di hapus dulu, tunggu konfirmasi dari kedua pihak (Akulaku dan CAM) kalau dirasa sudah aman baru hapus.

 Apa Komentar Anda mengenai Akulaku Indonesia?

Ada 21 komentar sampai saat ini..

Teror Telepon PT Collectius Asset Management, Menagih Hutang Akulaku y…

oleh Willyam dibaca dalam: 1 menit
21