Saya Terganggu Setiap Hari Ditelepon KTA Bank DBS

Saya mengajukan kartu kredit DBS untuk melengkapi portofolio kartu kredit saya. Kebetulan yang saya belum punya hanya 2, yaitu dari Bank DBS dan Bank M*****. Namun sampai saat ini tidak pernah disetujui pengajuannya.

Yang membuat saya terganggu, setiap hari marketing Bank DBS menelepon saya terus untuk menawarkan KTA. Saya sangat terganggu, bank lain tidak seperti itu (menawari setiap hari). Bank DBS kan bank luar negeri, kenapa cara cari profitnya sampai maaf ya, seperti orang mengemis KTA? Bank lain tidak seperti itu (hampir semua bank saya punya kartu kreditnya, jadi saya tahu pasti). Saya punya kartunya pun, para bank ini tidak pernah telepon bolak-balik.

Hanya Bank DBS, saya tidak punya kartu kreditnya tapi diganggu terus. Para pembaca, mohon berhati-hati sama Bank DBS. Mohon OJK menindaklanjuti marketing Bank DBS yang sangat meresahkan, karena melakukan tindakan di luar SOP.

Aditya Dwi Sutrisno
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

31 komentar untuk “Saya Terganggu Setiap Hari Ditelepon KTA Bank DBS

  • 23 Mei 2024 - (09:09 WIB)
    Permalink

    Ga punya utang dikerjar2 sama sales maksa suruh ajuin. Giliran punya utang dikerja2 sama DC. haduhhh pinjol sama bank sama aja

    • 23 Mei 2024 - (11:22 WIB)
      Permalink

      Itu baru dari dbs ratusan kali.saya hampir setiap bank punya produknya. Entah itu tabungan dan kartu kreditnya.cuma saya toleransi karena memang saya punya produknya(antara tabungan dan kartu kredit).Dbs ini tidak bisa ditoleransi saya lho engga punya tabungan dan kartu kreditnya sama sekali tapi berani nelpon setiap hari berkali kali.kta itu memang produk tapi saya tidak mengajukan kta.yang saya ajukan kartu kreditnya

  • 23 Mei 2024 - (09:31 WIB)
    Permalink

    Para marketing itu adalah mencari nafkah untuk keluarga mungkin ada yang terganggu tapi mungkin bisa ditolak atau dimarahin atau ngak usa diangkat tapi jangan bicara di media begini kasihan para marketing pasti terimbas dengan cara kerjanya.

    7
    8
    • 23 Mei 2024 - (14:55 WIB)
      Permalink

      Saya selalu bilang ke telemaketing:
      “Kalau saya butuh saya tahu ke mana. Anda mengambil hak orang lain yang benar-benar butuh menelepon saya, keluarga atau rekan bisnis saya. Telpon saya bukan untuk anda atau penawaran random anda”
      Yang ngeyel saya maki maki. Dan pernah saya datang ke salah satu bank (bukan DBS) untuk menghapus data saya dari target telemaketing, kalau tidak dilakukan saya pindahkan dana saya ke bank lain. Setahun bersih, sekarang mulai lagi.

    • 24 Mei 2024 - (20:13 WIB)
      Permalink

      Ya dr postingannya si penulis. Beliau pasti udah nolak berkali kali si sales cc itu. Dg cara lembut atau jahanam. Dan gk ada progressnya ..bahkan makin menggila. Mgkn krn uneg2nya dianggap sambil lalu aja sama para sales itu..jd wajarlah kan mbak. Kalo beliau jd buat uneg2 di MK. Siapa tahu kalo dah viral ..pimpinannya turun tangan..kelar deh perkaranya. Ya cari uang atau nafkah. Kita semua pahamlah..selain dg cara halal..kan juga sebaiknya gak mengganggu orang lain..pake etika lah.ibarat kata rumah kita didatangi pengamen atau orang jualan makanan sampe berkali kali sehari. Udah kita tolak..tp datang terus..walo suaranya bagus. Atau makanannya enak pun..lama2 kan menggangu juga mbak

      • 25 Mei 2024 - (09:59 WIB)
        Permalink

        Iya sudah bolak balik nolak dari cara yang paling halus saya jawab tidak punya produk apapun dari dbs (kartu kreditnya) samapi karena mengganngu saya instal truecaller dan upgrade premium untuk otomatis block tapi begitu kena block ganti nomer lainnya yang baru baru jadi benar benar terganggu.jadi kalau dbs indonesia tidak bisa menyelesaikan ya saya terpaksa kirim surat ke ojk dan dbs singapore untuk benar benar ditertibkan

      • 25 Mei 2024 - (11:54 WIB)
        Permalink

        Betul sebaiknya dengan cara elegan nawarinnya.minimal orang ini sudah punya produk dbs dahulu baru ditawari.kalaupun ditolak melulu harus instropeksi brati produknya perlu diperbaiki.jangan nawari terus terusan menghalalkan segala cara (dengan berganti ganti telpon. Bank dbs ini paling parah saya juga punya ocbc dan uob cara kerjanya tidak seperti mengemis kta seperti bank DBS ini

  • 23 Mei 2024 - (11:06 WIB)
    Permalink

    Ditolak dan dimarahi cengengesan dan ditepon terus setiap hari.anda tidak tahu rasanya ditelpon dan diganggu setiap hari.mencari nafkah itu ya harus secara benar dan tidak boleh merugikan pihak yang lain. Saya hanya mengajukan kartu kredit dbs kartunya saja belum approve tapi menawarkan KTA nya ratusan kali(ibaratnya saya belum punya produknya tapi gangguannya seperti saya sudah punya kartu nya

  • 23 Mei 2024 - (15:46 WIB)
    Permalink

    Apakah sudah dijawab tidak berminat waktu telpon dan apakah nomor sama yg telpon? Saya juga pernah dpt penawaran KTA dbs dan ga punya cc juga karena area tidak mendukung tapi tidak ditelpon lagi cuma sekali waktu saya tolak

    • 23 Mei 2024 - (17:13 WIB)
      Permalink

      Sudah dijawab demikian tidak berminat dengan kta.tapi masih ngeyel telpon

      • 24 Mei 2024 - (16:41 WIB)
        Permalink

        Saya juga demikian…sehari 2-3x call
        (tapi bukan DBS) Dan bisa hampir setiap Hari, memang sangat mengganggu

        Akhirnya saya masukkan aplikasi utk reject call number
        Sampai saat ini no telp yg sudah saya blokir > 80 nomor telp dari bank yg sama

        • 24 Mei 2024 - (17:33 WIB)
          Permalink

          Sudah saya pakai truecaller supaya bisa block otomatis tapi engga kapok kapok ganti nomer yang berbeda jadi harus di tag ulang biar bisa jadi spam

  • 24 Mei 2024 - (08:10 WIB)
    Permalink

    Aku ditelp dari no telp yang terindikasi tele marketing tiap hari bisa 5-8x, entah dari bank apa atau perusahaan asuransi apa. Aku biarkan aja gak diangkat, gak perlu risau, gak merasa terganggu karena udah terlalu sibuk dengan pekerjaan di kantor di hari kerja dan aktivitas di rumah di akhir minggu.
    Bisa aja marketing DBS itu membuka jalan untuk nantinya anda memiliki kartu kredit DBS yang anda dambakan. Mereka punya job desc dan digaji lho untuk pekerjaannya itu. Dan itu termasuk pekerjaan formal.

    • 24 Mei 2024 - (09:32 WIB)
      Permalink

      Maaf ya selama merugikan orang lain meskipun anda digaji ya harus tetap ditegur karena sudah mengganggu kenyamanan (saya lho belum ada produknya dbs tapi sudah nawari kta itu ya keterlaluan) beda kalau saya sudah punya produknya ya monggo aja nawari yang lain. Mestinya Bank DBS ini cari nasabah untuk nabung bukan dari KTA yang getol

    • 24 Mei 2024 - (10:12 WIB)
      Permalink

      Menunggu orang marketing membuka jalan itu hanya angan2 saja. Saya lho apply nya dbs live fresh yang jargonnya instan approval 60 detik.bukti nya mana?. (Bahkan sudah lebih dari 6 bulan.

    • 24 Mei 2024 - (09:26 WIB)
      Permalink

      Setiap orang beda beda ya.(jangan disamakan.anda tidak terganggu ya monggo.kalau saya sangat terganggu.ngasih jalan apa ya?(dari ratusan kali telpon tidak terbukti sama sekali tuh.bahkan hampir semua bank saya punya.(jadi hampir semua bank ya paham bahwa saya nasabah yang sesuai kriteria.jadi butuh dibukain jalan untuk apa?

    • 24 Mei 2024 - (09:26 WIB)
      Permalink

      Betul itu saya hanya butuh kartu kreditnya tidak butuh kta nya

  • 24 Mei 2024 - (19:08 WIB)
    Permalink

    Saya mengerti perasaan anda krn saya pun merasakan hal yg serupa. Ditelpon ratusan kali dan pada akhirnya tidak pernah saya angkat bila bukan dari nomor yg saya kenal. Tp saya tahu cara itu tidak bisa dilakukan bila anda biasa menerima telpon dari pihak2 yg memang membutuhkan anda spt kastemer atau pembeli bila anda berbisnis atau berdagang. Saya paham itu sangat mengganggu. Setuju bila OJK menertibkan praktek2 seperti ini.

  • 24 Mei 2024 - (19:52 WIB)
    Permalink

    Terima kasih Bu Eva.Mesti praktek seperti ini harus dilaporkan ke ojk dan dbs pusat yang di luar negeri supaya ada tindakan tegas dan konsumen lainnya tidak diperlakukan secara semena mena

  • 25 Mei 2024 - (11:18 WIB)
    Permalink

    berpikir dulu sebelum apply KTA DBS sebab rentang sekali kartu kredit kita bsa jebol wajib lampir kan kartu kredit di arsir dan sediakan materai 1 lembar dan data diri kita dan mana ibu kandung hrs di tulis ini sangat berbahaya dgn data kartu kredit kita,setelah itu pengajuan 1000 % pasti di tolak,modus hanya kumpulin data dan materai.demikian.

  • 25 Mei 2024 - (11:50 WIB)
    Permalink

    Terima kasih pak suwanto masukannya.saya yakin kebenaran tersebut alasan utamanya kalau produknya bagus kenapa kok gencar nawarinnya.(KTA DBS) padahal yang saya apply kartu kreditnya yang jargomnya 60 detik jadi.(waktu itu cuma penasaran sih apa betul seperti itu 60 detik sekalian melengkapi porto cc.nyatanya 6 bulan lewat aja ga ada hasil.adanya malah ditelpon kta dbs bertubi tubi

  • 25 Mei 2024 - (11:56 WIB)
    Permalink

    OJK sudah melarang sales KTA via online, sudah ada peraturannya. Tapi tau ndiri negara ini, uang “berkuasa”. Legal saja MENGGANGGU org demi cari rezeki.
    Yg gak setuju paling juga oknum sales KTA.🤣
    Betullll sekali, Hanya BANK DBS SATU2nya bank yg gigih MENGEMIS KTA… walaupun kita gak punya CC DBS.
    Hidup anda akan terus sengsara sama halnya dengan saya 🤝

    • 25 Mei 2024 - (13:10 WIB)
      Permalink

      Terima kasih sarannya.saya jadi ragu ragu sama Dbs ini.karena saya sebetulnya hampir semua bank punya cc dan tabungannya. Tapi bank bank yang lain tidak seperti DBS yang kterlaluan nawarin KTA nya(padahal saya belum punya produk apapun di DBS).Kalau memang produknya bagus ngapain sampai sebegitunya nawari KTA? kalau memang produknya banyak yang menolak ya harus nya instropeksi dari cara nawari nasabahnya atau produknya dibagusin lagi

  • 25 Mei 2024 - (21:20 WIB)
    Permalink

    Diantara puluhan kali gangguan, adakah telepon dari fixed line? (021-3048****)

    Jika ada, anda bisa terus memberikan pressure kepada Bank DBS dengan menelepon call center tiap hari kalau perlu, dan menekankan bahwa ada pegawai dari dalam Gedung DBS yang menyalahgunakan telepon korporasi untuk penawaran telemarketing. 6 bulan pertama tahun 2023 saya terus konfrontasi DBS setidaknya sebulan dua kali masalah gangguan telemarketing ini termasuk di MediaKonsumen sampai akhirnya DBS mengakui seluruh gangguan yang saya terima berasal dari telepon resmi mereka sendiri. Dan sampai hari ini 25 Mei 2024 tidak ada gangguan telemarketing dari nomor fixed line mereka

    https://mediakonsumen.com/2023/05/10/surat-pembaca/kecewa-penanganan-keluhan-bank-dbs-atas-gangguan-oleh-telemarketing

    Namun jika puluhan telepon tersebut mayoritas dari telepon seluler pribadi, kemungkinan DBS akan mengelak dari tanggung jawab dan kita sendiri pun akan kesulitan menghentikan gangguan ini karena data kita sebagai nasabah perbankan sudah tersebar di pihak ketiga, dan belum tentu pula penyebarnya dari DBS karena telemarketer seperti ini biasanya outsourcing dan layanannya palugada, macam-macam produk berbagai bank terutama KTA nya, tersedia di telemarketer ini.

    Yah apapun itu, semoga kasus anda bisa mendapat penyelesaian terbaik

    • 25 Mei 2024 - (23:52 WIB)
      Permalink

      Terima kasih pak masukannya.maka dari itu pakai nomernya berganti ganti terus.tapi saya akan menyertakan bukti tidak hanya telpon tapi chat wa marketing yang selalu saya blokir supaya bank dbs berbenah.(jangan mencari keuntungan nya dengan jualan kta

    • 26 Mei 2024 - (00:25 WIB)
      Permalink

      Oke Tak coba isi form pengaduan ke ojk.(apakah ojk berfungsi sebagaimana mestinya atau cuma sekedar logo yang nampang.terima kasih para pembaca lain yang sudah ikut serta memberikan masukan.saya harap bank DBS ini harus melakukan pembenahan karena ini merupakan pengulangan.

 Apa Komentar Anda?

Ada 31 komentar sampai saat ini..

Saya Terganggu Setiap Hari Ditelepon KTA Bank DBS

oleh Aditya Dwi Sutrisno dibaca dalam: 1 menit
31