Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Kecewa Asuransi BRI Life Telepro Medicash Hanya Memberikan Bonus Sehat 8 Juli 202410 Juli 2024 Tati Oktavia 11 Komentar Asuransi, Asuransi Jiwa, Asuransi Kesehatan, Auto Debit, Autodebit Rekening, Bank BRI, BRI Life, BritAma, Customer complaint handling, Customer Service, Data nasabah, Klaim Asuransi, Pembayaran premi asuransi, Pencairan dana asuransi, Pengembalian premi asuransi, Penutupan Polis Asuransi, polis asuransi, Premi Asuransi, Rekening Tabungan, Telemarketing, Telepro Medicash Optima, Transparansi Informasi Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Yth. PT BRI dan BRI Life yang mungkin sudah tidak akan saya percayai lagi! Terima kasih atas pelayanan yang menipu nasabahnya sendiri!! Sebelumnya, saya sudah menuliskan tulisan yang berjudul “Sulitnya Proses Klaim BRI Life” dan sampai detik ini saya masih merasa kecewa dan ditipu oleh pihak marketing BRI Life. Namun, saya hanya bisa meluapkannya pada tulisan di sini dengan harapan ada keadilan. Semua perbuatan ada tanggung jawabnya dan semoga rezekinya tidak berkah dan mungkin sampai sahamnya anjlok bangkrut!! Saya melalui media konsumen akan berbagi informasi mengenai Asuransi BRI Life Telepro Medicash Optima agar tidak ada korban lagi!! Sebelumnya saya sudah menuliskan kronologi kenapa bisa ikut Asuransi BRI Life pada tulisan yang saya bagikan pada tanggal 28 Mei 2024. Tanggal 04 April 2022: Saya ditelepon sebanyak 3x dengan nomor yang berbeda-beda. Telepon pertama diangkat, hanya saja saya diam, lalu saya langsung matikan. Telepon kedua tidak diangkat sama sekali dan yang ketiga saya angkat karena beliau menjelaskan dengan jelas bahwa beliau dari BRI dan menawarkan program BRI Life dengan iming-iming hanya selama 2 tahun. Kalau asuransi tidak dipakai selama dimulai sampai berakhir akan ada premi kembali dan bonus sehat 25%. Lalu saya menanyakan bagaimana proses pencairan? Dijawab mudah bisa via email atau datang langsung ke kantor BRI terdekat. Akhirnya saya percaya sampai menunggu selama 2 tahun lamanya karena memang biar bisa kembali preminya, karena pihak BRI bilang seperti itu. Tanggal 19 April 2024: Saya mengajukan klaim dan sudah ditransferkan oleh pihak BRI tanggal 21 Mei 2024 namun ternyata hanya bonus sehatnya saja sebesar 25%. Padahal yang dijanjikan di awal tawaran kalau tidak dipakai asuransinya ada premi kembali dan bonus sehat 25%. Artinya pihak marketing BRI menipu saya. Saya mengajukan refund premi (pengembalian premi) tidak bisa, hanya dijelaskan dapat bonus sehatnya saja. Tanggal 28 Mei 2024: Pihak BRI hanya memberikan saya bonus sehatnya saja, sedangkan saya menginginkan pengembalian premi namun tidak diberikan alasannya karena asuransi tidak ada bunga. Saya hanya menginginkan premi kembali, tidak usah bonus sehatnya. Saya dihubungi pada tanggal 28 Mei via telepon dan email serta diberikan tanggapan bahwa bonus sehat sudah ditransfer sebesar 25%. Namun, pada awal ditawarkan jika tidak digunakan asuransinya, premi kembali dan ada bonus sehat. Namun, ternyata cuma bonus sehat. BRI menyatakan telah menyelesaikan proses mandat bonus sehat. Kalau saya tahu tidak kembali preminya, juga tidak mungkin ikut yang namanya asuransi ini. Sudah jelas ada program pemerintah BPJS Kesehatan!! Saya membayar sebesar Rp282.500,00 per bulan selama 2 tahun yang kembali hanya 25% saja. Kalau tahu ini dari awal juga tidak bakal mau ikutan asuransi!! Teruntuk para pembaca, saya menyarankan agar jangan sekali-kali ikut asuransi. Prosesnya lama, ribet, dipersulit dan tidak tanggung jawab!!! Semoga dengan surat pembaca ini BRI Life dan Bank BRI dapat bergerak cepat menyelesaikan masalah nasabahnya. Kembalikan premi, tidak usah bonus sehatnya, secara profesional dan tidak mempermainkan nasabahnya. Untuk teman-teman pembaca, hati-hati jangan sampai terulang kembali apa yang saya alami 🙁 Jangan percaya sama asuransi jenis apapun!! Akhir kata, terima kasih mediakonsumen.com sudah menyediakan media ini, dan terima kasih pula kepada para pembaca yang mungkin akan mendukung ataupun menyalahkan saya. Terima kasih juga yang sudah membaca tulisan saya. Yang menyalahkan pun saya terima. Terima kasih media konsumen yang sudah menyediakan media ini. Tati Oktavia Brebes, Jawa Tengah Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tommy8 Juli 2024 - (18:48 WIB)Permalink Kak, aku juga dulu pernah ditawarkan bebarapa asuransi entah itu dari perusahaan asuransi langsung atau bank yg ada produk asuransi. Kalo aku enggak berniat, langsung aku cut aja. Mereka pasti kirim polis kan ya Kak, coba dicek lagi dipolisnya Kak, pastiin ketentuannya. Login untuk Membalas
madman8 Juli 2024 - (20:09 WIB)Permalink Ajukan gugatan hukum kalau anda mampu secara finansial, fisikal, emosional, dan cukup bukti. Jika tidak mampu, pengalaman adalah guru berharga yang bisa diturunkan kepada anak-cucu untuk tidak menggunakan asuransi sampai armageddon. Bai de wei, BRI bangkrut kalau keuangan negara runtuh. Login untuk Membalas
Iwen10 Juli 2024 - (08:33 WIB)Permalink Ya jelas ngga mgkn ada model asuransi kek gitu. Orang sehat rame” masukin duit aja ke asuransi, sekalian premi yg gede 2M per 2 taon… Nanti baliknya 125%. Ngapain kerja, kan ada bonus 25% (500jt endapin 2 taon) dr asuransi 😁 kalo sakit ada tunjangan, kalo ngga, duit balik plus bonus… nghayal! Login untuk Membalas
Munzir Akbarwan8 Juli 2024 - (21:33 WIB)Permalink Harus sakit dulu baru bisa dicairkan preminya. Klw gak sakit duit sama asuransi gak bisa dicairkan. Login untuk Membalas
Putra9 Juli 2024 - (07:22 WIB)Permalink emang bisa balik ya preminya kalau asuransi nggak pernah dipakai sampai akhir kontrak? baru tau saya Login untuk Membalas
kris9 Juli 2024 - (08:16 WIB)Permalink saya tidak paham dengan statement kakak yang ini “Tanggal 19 April 2024: Saya mengajukan klaim dan sudah ditransferkan oleh pihak BRI tanggal 21 Mei 2024 namun ternyata hanya bonus sehatnya saja sebesar 25%. Padahal yang dijanjikan di awal tawaran kalau tidak dipakai asuransinya ada premi kembali dan bonus sehat 25%.” Di poin ini kakak menjelaskan tanggal 19 April 2024 anda mengajukan klaim dan sudah ditransfer oleh BRI dalam konteks ini, asuransi nya sudah digunakan kan?? “Padahal yang dijanjikan di awal tawaran kalau tidak dipakai asuransinya ada premi kembali dan bonus sehat 25%” Bagaimana bisa premi kembali full , apabila asuransi tersebut sudah digunakan?? Mohon koreksinya apabila saya salah dalam memahami tulisan TS Terima kasih Login untuk Membalas
Kun Anthoxy9 Juli 2024 - (08:23 WIB)Permalink saya juga gitu pernah ikut prudential, pas denger2 kabar negatif, langsung saya minta cairkan walau gak utuh tapi masih ada yang balik daripada sudah bayar bertahun tahun tapi tidak cair (walau bisa dicairkan tapi rugi uangnya yang kembali tidak smp 20-30 persen)..dulu infonya berkembang setelah 10 tahun , tapi baru beberapa tahun saya langsung cairkan..alhamdulillah tidak terjebak dengan asuransi yang kacau dinegara ini, dari yang saya baca sungguh ribet sekali klaim asuransi walau secara administrasi sudah melampirkan semua datanya. Login untuk Membalas
Yohanes_9 Juli 2024 - (08:36 WIB)Permalink Bukankah kalau asuransi memang premi tidak dikembalikan, seperti BPJS? Kalau yang bisa kembali mestinya tabungan. Login untuk Membalas
Alan9 Juli 2024 - (17:24 WIB)Permalink Nah setuju. Gimana kembali..? Kan pembelian perlindungan tempo waktu. Login untuk Membalas
Iwen9 Juli 2024 - (10:32 WIB)Permalink Sudah bener donk, jika selama masa kontrak tidak pernah klaim, dana kembali (bonus sehat) 25% dr total pembayaran premi. Mana mungkin seperti yg dikira TS, kembali 100%+25%… Kalo ada asuransi yg begitu, BPJS ngga laku. Asuransi bukan badan amal, sudah jelas mengharapkan profit (75%) dr nasabah sehat. TS yg kurang pemahaman aja… Login untuk Membalas
Alan9 Juli 2024 - (17:22 WIB)Permalink Kalau asuransi tidak dipakai selama dimulai sampai berakhir akan ada premi kembali dan bonus sehat 25%. Premi kembali ada klausulnya kah? Bukti percakapan. Atau ini hanya asumsi anda saja? Login untuk Membalas