Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Transfer Uang dari DBS Digibank untuk Pembayaran Kartu Kredit BNI Tak Jelas Statusnya 17 Juli 202419 Juli 2024 Valen 7 Komentar Bank BNI, Bank DBS Indonesia, Kartu Kredit BNI, Kliring, Pembayaran tagihan, Tagihan kartu kredit, Transaksi gagal, Transfer antar bank, Transfer antarbank, Transfer Dana Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Dear Redaksi Mediakonsumen.com, Terima kasih saya ucapkan karena telah memuat keluhan saya di mediakonsumen.com. Saya bernama Valensia, merupakan nasabah Bank DBS Digibank dan sekaligus pengguna kartu kredit Bank BNI. Pada tanggal 30 Mei 2024, saya melakukan transfer uang senilai Rp1.010.347 dari Bank DBS melalui aplikasi Digibank untuk pembayaran kartu kredit BNI Vibe AMEX saya dengan metode SKN. Proses transfer dari aplikasi Digibank berhasil. Namun, setelah menunggu seminggu, dana tidak kunjung diterima oleh BNI dan tagihan kartu kredit BNI Vibe AMEX saya masih belum terbayar. Sehingga pada tanggal 5 Juni 2024, saya menghubungi customer service DBS untuk menanyakan perihal status uang pembayaran kartu kredit saya tersebut. Dari pihak Bank DBS, transfer tersebut sudah berhasil dan sudah diteruskan ke Bank BNI Card Center. Pihak DBS juga mengeluarkan surat dan bukti transaksi SKN berhasil diteruskan ke Bank BNI. Kemudian pada tanggal 9 Juni 2024 sampai 22 Juni 2024, saya rutin mengajukan keluhan melalui call center dan email ke BNI customer care dan mendapatkan jawaban tidak memuaskan, di mana menurut hasil pengecekan BNI, uang tidak masuk ke BNI karena statusnya invalid. Lah, jadi uang saya ke mana? Jadi, saya meminta pihak BNI untuk mengeluarkan surat resmi yang menyatakan bahwa uang saya tidak diterima oleh Bank BNI seperti yang dilakukan oleh Bank DBS. Namun, pihak Bank BNI enggan dan tidak mau mengeluarkan surat. (Dalam hal ini, saya menganggap uang pasti terpending di Bank BNI karena BNI tidak transparan dan tidak bersedia mengeluarkan surat). Kemudian tanggal 25 Juni 2024, saya kembali menghubungi Bank DBS menginformasikan bahwa pihak BNI tidak menerima dana tersebut. Bank DBS menerima keluhan dan melakukan pengecekan kembali dalam 3 hari kerja, dan kemudian saya mendapatkan jawaban bahwa dana berhasil diteruskan ke BNI. Pihak DBS mengeluarkan surat resmi kembali terkait hal tersebut. Menanggapi hal tersebut, pada tanggal 28 Juni 2024, saya kembali melakukan pelaporan keluhan melalui email ke BNI customer care, dan diberikan SLA 7 hari kerja untuk pengecekan. Pada tanggal 2 Juli 2024, saya juga mengunjungi customer service di cabang Bank BNI Kota Kisaran untuk membuat pelaporan. Namun, kata customer service-nya hanya bisa diproses melalui call center dan kantor cabang BNI tersebut menyambungkan saya kembali ke call center dan dijanjikan akan dilakukan pengecekan. Kemudian hari ini, tanggal 7 Juli 2024, saya menerima jawaban dari customer care BNI melalui telepon bahwa transfer uang saya statusnya invalid. Uang sudah di BNI call center dan dikembalikan ke bank pengirim oleh BNI Central Kliring. Namun, di sini saya meminta informasi kapan uang saya dikembalikan ke bank pengirim dan meminta bukti berupa surat. Namun, pihak call center BNI hanya mengatakan surat berupa pengajuan dan langsung menutup telepon saya. Menanggapi info lisan dari call center BNI yang menyampaikan dana sudah dikembalikan ke bank pengirim, pada tanggal 7 Juli 2024, saya kembali email ke Bank DBS untuk dilakukan pengecekan segera dan proses pengembalian ke rekening saya apabila dana sudah dikembalikan Bank BNI. Namun, hasilnya Bank DBS belum menerima pengembalian dari Bank BNI. (Surat dari Bank DBS terlampir). Sehingga sampai dengan hari ini, 17 Juli 2024, uang saya sampai sekarang tidak diketahui statusnya bagaimana. Jadi, dalam hal ini saya mau mengeluh ke siapa? Ke Bank DBS katanya uang sudah berhasil diteruskan, ke Bank BNI bilang tidak terima. Jadi, uang saya hilang ke mana? Mau lapor ke OJK atau Bank Indonesia selaku pelaksana SKN dari pihak BNI tidak mau mengeluarkan surat resmi. Jadi kami sebagai konsumen mau lapor ke mana? Mohon bantuan kepada pihak yang bersangkutan agar dapat membantu penyelesaian kendala saya. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Salam hangat, Valensia Asahan, Sumatera Utara Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bob18 Juli 2024 - (08:23 WIB)Permalink Transfer duit aja ngak becus. Madesu perbankan di sini. Sekarang jelas udah ada masalah, mereka pihak bank juga lepas tangan saja. Gila, padahal duit orang. 1 1 Login untuk Membalas
adhe18 Juli 2024 - (09:08 WIB)Permalink sepertinya akan lebih cepat dan aman pembayaran kartu kredit melalui transfer online di banding dengan SKN, Login untuk Membalas
Sofian18 Juli 2024 - (11:12 WIB)Permalink Bank BNI… Bank DBS… sengaja nih bank sepertinya.. supaya nasabah lupa dan pasrah… jadi uangnya ych jadi milik mereka… kadang” pening lihat bank” ini.. jika tidak mau di anggap ambil duit nasabah, kenapa harus komplain dulu… kenapa gk inisiatif kembalikan z ke rekening pengirim jika gagal bayar… di komplain pun kesan nya di suruh menunggu, ujung” nya saling lempar dan tolak badan. setelah viral baru gerak dan laporannya di buka kembali.. sudah cukup 1 kasus bank jago.. jangan nambah” lagi… kepada BI dan OJK.. mohon di perhatikan itu bank bank nakal.. 1 Login untuk Membalas
Alan18 Juli 2024 - (11:25 WIB)Permalink SKN ke kartu kredit pula tujuannya. Sistem Kliring Nasional ini Bank pengirim kirim dana ke Bank Indonesia. Lalu nanti Bank Indonesia kirim ke rekening BNI. Kalau BI ga deteksi itu Kartu Kredit anda ada merupakan rekening BNI. Ya jadinya ditunggu pasti ada tolakan kliring ke Bank DBS. Saran saya sebaiknya bayar dulu aja Kartu Kredit sebelum jatuh tempo. Nanti minta dana tolakan kliring ke DBS. Karena SKN maksimal 3 hari kerja. Kalau ga terkirim pasti ada tolakan ke Bank asal. 1 Login untuk Membalas
ValensiaPenulis artikel18 Juli 2024 - (11:38 WIB)Permalink iya makasi infonya,mas. memang sudah dibayar ulang ke kartu kredit dulu kok, jadi ga ada masalah dengan tagihan CC nya. masalah skrg, ini pembayaran yg pertama itu dari 30 Mei sampai skrg 18 Juli , blm ada kejelasan.. jgn kan 3 hari kerja, ini 1 bulan pun ditunggu blm ada kabar. Bank pengirim dan penerima blm bisa kasi jawaban, yah sesuai kronologi diatas, Mas. Apakah memang butuh waktu selama ini ya kalau memang ada penolakan/ gagal ? Login untuk Membalas
Devi18 Juli 2024 - (16:27 WIB)Permalink Sistem SKN memang manual, karena ini sistem yg sudah tua, seingat saya kalau transfer SKN semuanya harus dimasukin manual semuanya. Beda kalau online, cukup masukin no.rek, nama pemilik rekening akan keluar sendiri. Disini saya lihat ada kesalahan di nama transfer tersebut yg tertulis “Credit Card Center” dimana harusnya tertulis nama pemilik kartu kredit tersebut. Dan terus terang saya lebih percaya DBS dari BNI ya. Harusnya kalau transfer skn error akan balik lagi otomatis tapi ya nggk sampai sebulan ya. Namun ini jelas berhasil karena sudah ada buktinya dari DBS. Dananya masuk BNI namun karena salah namanya tidak di masukin ke pembayaran kartu kredit tersebut. Cukup jelas yang harus dikejar disini adalah BNI ya bu. 2 Login untuk Membalas
ValensiaPenulis artikel19 Juli 2024 - (12:09 WIB)Permalink Terima kasih saya sampaikan kepada Mediakonsumen.com yang telah menerbitkan keluhan saya. Pertanggal 18 Juli 2024, setelah keluhan saya diterbitkan di media konsumen, pihak Bank DBS dan Bank BNI telah menghubungi saya. Bank BNI mengatakan setelah dicek kembali ternyata dananya ada di Bank BNI. Dan hari ini tgl 19 Juli 2024, dana saya sudah masuk ke kartu kredit saya. Terima kasih untuk Bank DBS yang selalu merespon dengan baik setiap keluhan saya. Terima kasih juga untuk Bank BNI akhirnya merespon dengan baik. Semoga Bank BNI bisa meningkatkan pelayanannya lagi. Jangan sampai harus di up ke Media konsumen baru di cek dengan benar. 1 Login untuk Membalas