Keluhan Surat Pembaca Sisa Saldo Voucher Owaku Rp514 Ribu Saya Hilang Setelah Fitur Wellness Grab Mendadak Raib 7 Agustus 2026 Ievan Beri komentar Dana tidak masuk, Grab Indonesia, Grab Wellness, Kartu debit kedaluwarsa, Keluhan konsumen, Layanan Pelanggan, Pengembalian dana, Refund, Saldo Tertahan, Voucher Owaku Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya ingin menyampaikan pengalaman yang sangat mengecewakan sebagai pelanggan Grab Indonesia. Saya berharap tulisan ini dapat menjadi perhatian bagi Grab Indonesia agar lebih bertanggung jawab dalam menangani dana milik konsumennya. Pada 18 Maret 2026 pukul 15.34 WIB, saya membeli Voucher Owaku melalui menu Wellness di aplikasi Grab dengan nilai Rp1.000.000. Selama beberapa waktu, voucher tersebut saya gunakan, sehingga masih tersisa saldo sebesar Rp514.480. Masalah mulai muncul ketika pada 19 Juli 2026, fitur Wellness di aplikasi Grab tiba-tiba menghilang. Akibatnya, saya tidak lagi dapat mengakses ataupun menggunakan sisa saldo voucher tersebut. Dana sebesar Rp514.480 seolah-olah tertahan begitu saja di sistem Grab. Merasa dirugikan, saya menghubungi layanan pelanggan Grab melalui akun resmi mereka di platform X sejak 28 Juli 2026. Saya terus melakukan tindak lanjut karena tidak ada kejelasan mengenai pengembalian dana saya. Dari pihak Grab, saya mendapatkan informasi bahwa proses refund telah dilakukan dan dana disebut telah dikirim ke kartu debit saya yang berakhiran 3086. Namun, hingga saat saya menulis artikel ini, dana tersebut sama sekali belum masuk ke rekening bank saya. Saya sudah memeriksa mutasi rekening berkali-kali dan tidak ada transaksi kredit sebesar nilai refund tersebut. Perlu saya jelaskan bahwa kartu debit berakhiran 3086 memang sudah tidak berlaku karena telah kedaluwarsa dan telah diganti dengan kartu debit yang baru. Meskipun nomor kartunya berbeda, rekening bank yang digunakan tetap sama. Oleh karena itu, saya telah meminta Grab untuk mengubah tujuan refund agar diproses ke kartu debit yang baru atau langsung ke rekening bank yang sama. Sayangnya, hingga saat ini saya hanya menerima jawaban bahwa kasus saya masih dalam proses. Tidak ada kepastian kapan dana akan dikembalikan, padahal uang tersebut adalah hak saya sebagai konsumen. Yang membuat saya semakin kecewa adalah lamanya penanganan kasus ini. Sebagai perusahaan teknologi besar, seharusnya Grab memiliki mekanisme yang jelas untuk menangani pengembalian dana, terutama ketika kartu pembayaran pelanggan telah diperbarui tetapi rekening banknya tetap sama. Jangan sampai konsumen harus terus-menerus mengejar haknya tanpa adanya kepastian. Saya hanya meminta satu hal yang sederhana, yaitu pengembalian sisa saldo voucher sebesar Rp514.480 yang hingga kini belum saya terima. Saya berharap Grab Indonesia segera memberikan solusi nyata, bukan sekadar menyampaikan bahwa kasus masih diproses. Melalui Media Konsumen, saya berharap Grab Indonesia dapat memberikan perhatian serius terhadap keluhan ini dan segera menyelesaikan proses refund yang sudah terlalu lama tertunda. Saya juga berharap pengalaman saya ini dapat menjadi pelajaran agar ke depannya tidak ada lagi konsumen lain yang mengalami kejadian serupa. Ievan Jakarta Utara Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.