Tanggapan perihal “Rupiah Cepat Menolak Restrukturisasi Utang”

Yth. Melani Setyarini,

Mohon maaf atas ketidaknyamanan Anda.

Setelah kami lakukan investigasi, analisa, dan tindak lanjut terkait pengaduan yang Anda sampaikan, terdapat beberapa poin hasil investigasi sebagai berikut:

1. Berdasarkan pemeriksaan Rupiah Cepat terhadap informasi yang disampaikan oleh Pelapor dapat disimpulkan bahwa Pelapor belum termasuk dalam kriteria pengajuan permohonan restrukturisasi atau pemberian keringanan pembayaran.

2. Bahwa berdasarkan SOP Restrukturisasi Rupiah Cepat untuk seorang Nasabah dapat dipertimbangkan mendapatkan persetujuan terhadap permohonan restrukturisasi yang diajukan baik berupa perpanjangan tenor pinjaman, pemotongan denda keterlambatan, pembayaran secara cicilan, atau keringanan pembayaran cicilan yaitu wajib memenuhi unsur-unsur sebagai berikut:

a. Peminjam atau Keluarga Inti Meninggal Dunia
b. Peminjam atau Keluarga Inti mengalami Bencana Alam
c. Peminjam atau Keluarga Inti Sakit keras

3. Pemberian restrukturisasi pembayaran pinjaman merupakan Hak dari Pemberi Pinjaman sehingga keputusan apakah permintaan keringanan disetujui atau tidak merupakan hak sepenuhnya dari Pemberi Pinjaman.

4. Rupiah Cepat hanya menyampaikan dan meneruskan informasi mengenai permohonan restrukturisasi yang diajukan oleh Pelapor apabila bukti-bukti yang disampaikan telah memenuhi kriteria atau Pelapor dianggap memenuhi unsur-unsur pemberian restrukturisasi pembayaran pinjaman.

5. Sehubungan dalam hal pengaduan ini Pelapor tidak dapat memberikan bukti-bukti yang kuat serta Pelapor juga tidak memenuhi unsur pemberian restrukturisasi maka Pelapor dianggap masih dapat untuk mengusahakan pembayaran pelunasan pinjaman dengan itikad baik sesuai dengan kewajiban yang diatur dalam Perjanjian Pinjaman.

Jika terdapat kendala lainnya silahkan hubungi kami kembali melalui layanan pelanggan Rupiah Cepat di cs@rupiahcepat.co.id atau 021-30006000 untuk mendapatkan respons yang lebih cepat.

Regards,

Tim Layanan Pelanggan Rupiah Cepat
Wisma BSG Lantai 6
Jalan Abdul Muis No 40,Petojo Selatan, Gambir
Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Rupiah Cepat Menolak Restrukturisasi Utang

Dear Rupiah Cepat, Saya sudah melakukan konfirmasi melalui email resmi Rupiah Cepat untuk mengajukan restrukturisasi utang karena kendala finansial. Saya...
Baca selengkapnya

14 komentar untuk “Tanggapan perihal “Rupiah Cepat Menolak Restrukturisasi Utang”

  • 17 Februari 2025 - (19:57 WIB)
    Permalink

    Halo rupiah cepat. Tolong keluarkan nomor saya dari target robot telemarketing kalian. Saya muak di telp terus oleh kalian. Saya tidak mau berhutang pinjol. Apalagi di telp oleh telemarketing kalian yang tidak tau waktu.

    Sampai saat ini sudah ratusan nomor saya blokir tpi sepertinya kalian punya ribuan nomor utk promosi via telp tsb.

    Kalian sudah mengganggu kenyamanan saya. Tolong beritahu saya bagaimana prosedur menghapus nomor saya dari target telemarketing kalian. Tolong beritahu saya ke email warostec**gmail.com. saya benar2 muak di telp terus

    • 18 Februari 2025 - (15:05 WIB)
      Permalink

      Iya kak.. Saya jg tiap hari di telp telemarketing dari rupiah cepat, sehari sampai 4x..😭.. Kadang malem jam 8 jg masih ada yg telp.. Itu kan udah bukan jam operasional..

    • 19 Februari 2025 - (23:39 WIB)
      Permalink

      Bener.. Padahal gak pernah daftar atau instal aplikasinya gak pernah apa… Kok bisa nomer diketahui sama rupiah…ini termasuk mengganggu kenyamanan orang tuh perusahaan?

  • 18 Februari 2025 - (07:33 WIB)
    Permalink

    Kesimpulannya utk restrukturisasi minimal harus nunggak dan ribut2 drama dulu, krn niat baik utk bicara dari awal tdk masuk SOP mereka

  • 18 Februari 2025 - (11:33 WIB)
    Permalink

    Marketing rupiah cepat selalu menelepon setiap hari bisa 2-3x. Sudah 2x buat laporan dan menyertai data² yg di minta melalui email dan dapat no surat pengaduan tetap ga pengaruh. Udah 2 minggu berlalu tetap di telp terus hingga mengganggu.

  • 18 Februari 2025 - (14:59 WIB)
    Permalink

    Unsur2nye : Meninggal dunia, kena bencana alam, dan sakit keras,.. busett di PHK gak termasuk ye??.. ya udh nunggu duitnye ada aje, bru bayar.. 😅

    • 19 Februari 2025 - (15:45 WIB)
      Permalink

      Udah galbayain aja kalo ga mau di lunasin hutang nya orang ada itikad baik dari ibu nya ini gimana sih rupiah cepat giliran di galbayain nanti di teror teror nasabah nya terus di kata katain ayo rupiah cepat pilih mana nasabah nya ga bayar atau hutang nyaau di lunasin

    • 24 Februari 2025 - (00:16 WIB)
      Permalink

      Anak ibu itu tujuh, beliau single parent dan beliau sudah ada niat baik buat melakukan restrukturisasi, tapi tanggapan Rupiah Cepat apa? Kalau saya sih mending Galbay. Ganti nomer, sebelum ganti nomer broadcast ke seluruh keluarga dan temen kalau hp di hack. Beres. Tuhan maha pemaaf. Jangan bicara dosa kalau posisi gini. Bicara dosa tuh sama koruptor yg makan duit rakyat triliunan.

  • 20 Februari 2025 - (09:23 WIB)
    Permalink

    Ngapain pakai rekonstruksi galbay aja gausah rekontruksi, takut di terror ganti nomer telp aja selesai. Kalau pinjol itu jangan pernah kasih data nomer telp perusahaan sama alamat dengan benar kalau rumah bener wajib, jadi aman dari terror. Rp juga DC ga merata ngapain takut kalau datang yaudah terima tapi ga usah dibayar DC masa kerja cuma 90 hari nanti bosen sendiri mereka, mereka sistem kerja dpt bayaran dr nasabah baru di bayar. Mereka marah” laporin polisi selesai rekam pas DC marah”

  • 21 Februari 2025 - (10:10 WIB)
    Permalink

    Saya tidak diminta bukti apapun.saya 2x email dan langsung mendapatkan jawaban tidak ada restru.sampai detik ini saya berusaha memenuhi kewajiban saya.bisa dicek namun terornya mengerikan.bahkan melalui apk hijau pun saya diteror dg ancaman.coba cek saya ada terlambat ga?.mohon @OJK dan @polisi cek bagaimana teror RC.

  • 24 Februari 2025 - (00:17 WIB)
    Permalink

    Anak ibu itu tujuh, beliau single parent dan beliau sudah ada niat baik buat melakukan restrukturisasi, tapi tanggapan Rupiah Cepat apa? Kalau saya sih mending Galbay. Ganti nomer, sebelum ganti nomer broadcast ke seluruh keluarga dan temen kalau hp di hack. Beres. Tuhan maha pemaaf. Jangan bicara dosa kalau posisi gini. Bicara dosa tuh sama koruptor yg makan duit rakyat triliunan.
    Solusi berhenti pinjol itu cuman satu. Galbay.

  • 24 Februari 2025 - (08:18 WIB)
    Permalink

    Rupiah cepat termasuk salah satu platform fintech yang marketing gencar banget

    Dari mana dapatkan data nomor handphone? Berarti ada dapat bocoran data pribadi hal ini dilakukan oleh mereka sesama se kolegial yaitu sama-sama platform fintech dengan solidaritas dan kesetiakawanan senasib sesama kelola fintech

    Pembocoran data pribadi sudah melanggar Undang-Undang Perlindungan data pribadi ( PDP) dan UU ITE

    Yang perlu dipertanyakan apa fungsi dan tugas Otoritas jasa Keuangan ( OJK) yang membuat regulasi terhadap bisnis fintech? Begitu juga apa kontribusi Asosiasi fintech pembiayaan bersama Indonesia ( AFPI) dalam hal pengawasan dan pembinaan anggotanya

    Saatnya anggota DPR, Ombudsman, Mahkamah Konstitusi merancang ulang UU terkait keberadaan Otoritas jasa Keuangan karena sudah banyak jatuh korban dari bisnis fintech yang saling memakan sesama manusia

    Sudah jelas pinjol itu sama karakteristik dengan judul yaitu adanya praktek kecanduan serta keinginan dari pemberi pinjaman dapat untung besar dengan suku bunga mencekik leher bahkan berita ada sekeluarga bunuh diri massal itu puncak gunung es dari peredaran fintech sebagai lintah darat abad modern didunia digital

    Sebelum jatuh lagi korban berikut nya, sebaiknya keberadaan Otoritas jasa Keuangan di tinjau ulang dan fungsi pengawasan dikembalikan ke. Bank Indonesia sebagai bank central

  • 24 Februari 2025 - (10:14 WIB)
    Permalink

    Untuk ibu Melani, saran saya mending galbay sekalian kalau dari pihak rupiah cepat “bodo amat” dengan keadaan ibu, ibu juga harus bisa “bodo amat”. Nggak usah dibayar sekalian

 Apa Komentar Anda?

Ada 14 komentar sampai saat ini..

Tanggapan perihal “Rupiah Cepat Menolak Restrukturisasi Utang…

oleh PRSOCMED Rupiah Cepat dibaca dalam: 1 menit
14