Keluhan Surat Pembaca Susahnya Online Booking di Rumah Sakit PON Cawang 4 April 202530 Januari 2026 Rani 1 Komentar antrean pelayanan, BPJS Kesehatan, Jadwal Praktik Dokter, JKN, Klinik dan Rumah Sakit, Kuota pelayanan, Mobile JKN, obat BPJS, obat resep, Online Booking, Poliklinik, Resep Dokter, rumah sakit, Rumah Sakit PON Cawang, SOP, Standard Operating Procedures Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya adalah pasien lama BPJS di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Cawang. Sebagai pasien di RSPON, saya sering kali dirugikan dengan system online booking RSPON yang memberikan kuota online tidak sepadan. Sehingga, saya dan juga pasien lain terpaksa booking manual. Nyatanya, untuk booking manual pun terbatas oleh kuota per harinya. Puncaknya, bulan Maret 2025 lalu, karena kuota online sudah habis, saya memutuskan datang untuk ambil kuota manual seperti sebelumnya. Saya sudah datang jam 5 pagi, namun kuota manual pun sudah habis. Banyak pasien yang antre dari jam 3 (menurut pengakuan security di sana). Kalau memang jatah kuota online hanya terbatas, kenapa tidak dipertimbangkan untuk menambah kuota manualnya? Saya sengaja datang hari Selasa karena biasanya tidak terlalu ramai, namun kali ini beda. Mungkin karena mau libur Idulfitri dan lain-lain. Setidaknya, dari pihak RSPON sudah antisipasi dong. Apalagi selama ini, administrasi untuk daftar hanya dibuka satu loket saja (di loket Antrian A). Kuota ini dibutuhkan untuk kami, para pasien, bukan hanya konsultasi dengan dokter, namun juga untuk tebus obat di farmasi. Pasien RSPON kan bukan hanya dari wilayah Jakarta saja, mengapa kuota yang disediakan tidak sepadan? Saya lampirkan bukti kuota online di RSPON bulan April yang saya ambil tanggal 30 Maret 2025 di mana semua kuota sudah penuh hingga akhir April 2025. Ada tanggal yang tertera masih ada kuota, namun tidak bisa saya akses untuk booking. Ketika saya kroscek ke pihak informasi PON, jawaban mereka: “Kemungkinan di website kami belum terupdate.” Saya berharap permasalahan kuota ini bisa diatasi sehingga tidak menyulitkan kami para pasien yang ingin berobat. Rani Maharani Jakarta Selatan Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
madman5 April 2025 - (13:15 WIB)Permalink Sudah bukan rahasia lagi jika RS tidak memberikan “keleluasaan” untuk pasien BPJS. Dan bukan rahasia lagi kalau BPJS lebih sering “tarsok” soal tunggakan tagihan, mirip seperti teman ngutang teman. 1 Login untuk Membalas